Kegunaan Waring Selain Sebagai Pembungkus Buah dan Sayur

Waring_Sayur_Harga_Murah_Langsung_Dari_Pabrik

Alat pembungkus buah-buahan atau sayuran ini, pada umumnya dibuat ber-rongga. Rongga inilah yang membuat hasil panen masih bisa berinteraksi dengan udara jadi kwalitasnya buah atau sayuran tetap segar. Alat pembungkus yang pas untuk kondisi ini adalah waring sayur.

Apa waring itu? Waring adalah Anyaman dari benang yang terbuat dari plastik. Waring ini beragam kegunaannya. Baik untuk Perikanan, Pertanian ataupun Perkebunan. Di bidang perikanan, waring ini biasanya digunakan untuk pembuatan Kolam Ikan. Waring jenis lainnya yaitu yang biasa digunakan di bidang pertanian dan perkebunan yang digunakan untuk Pagar Tanaman. Waring Pagar Tanaman ini banyak manfaatnya, selain menyederhanakan bentuk pagar, waring pagar ini juga bisa menjaga tanaman dari hama perkebunan ataupun pertanian

Baca Juga :

8 Jenis Tumbuhan Terunik & Langka Di Dunia
Paranet Untuk Lapangan Futsal, Lebih Awet & Murah!
Woww!! Budidaya Lidah Buaya Dengan Mulsa Plastik, Hasil Lebih Bagus Dan Menguntungkan

Kita sering sekali melihat Waring ini di sekitar kita, namun kita tidak tahu apa benda tersebut dan manfaatnya. Padahal kita sering melihatnya di lahan pertanian atau perkebunan, seperti tanaman padi, tanaman bunga, tanaman sayuran, atau pada tanaman lainnya dengan dikelilingi semacam jaring sebagai pagar atau pembatas tanaman.

994956_03ffe626-7018-44c1-8fa6-a521042e92c0

Waring pagar tanaman atau ada yang menyebutnya Waring Hitam, waring jaring, warung sayur dan lainnya ini memiliki banyak manfaat. Untuk Waring pagar ini bermanfaat untuk melindungi tanaman dari hewan pengganggu yang bisa merusak tanaman, seperti Ayam, bebek, atau kambing yang berkeliaran disekitar tanaman tersebut. Waring Pagar ini juga bisa digunakan untuk melindungi serangan hama dari atas, misalnya hama seperti penangkal burung-burung pemakan biji-bijian.

Fungsi lainnya ialah dapat juga digunakan untuk merakit mozaik stone, sebagai Fungsi Packing, dan saat ini waring sering digunakan para kontraktor bangunan sebagai penutup atau pengaman material yang terjatuh dari atas gedung.

Jika Anda membutuhkan Waring untuk pagar tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan lebih awet silakan hubungi kami SMS/Call/WA : 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277

Advertisements

Panen Kentang 1 Ton?! Simak Tips Dan Triknya

Kentang termasuk dalam keluarga umbi-umbian yang sangat populer untuk konsumsi sehari-hari. Umbi yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan kadar gula yang rendah. Untuk anda yang ingin menjalankan program diet sangat disarankan mengkonsumsi kentang. Produk turunan kentang pun sudah berkembang pada saat ini contohnya saja kentang goreng, kentang krispi, dan masih banyak lagi.

Budidaya kentang banyak terdapat pada kawasan dataran tinggi, pada dataran rendah kentang tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Berikut kami punya tips-tips agar budidaya kentang mendapatkan hasil dengan panen yang hampir mencapai 1 ton.

  • Syarat tumbuh

    Kentang dapat tumbuh baik pada ketinggian 1500-2500 meter dpl. Tanaman kentang yang subur harus mendapatkan curah hujan 1100-1500 mm/tahun, apabila kurang dari angka tersebut biasanya kentang akan tumbuh kerdil. Begitu juga dengan kelembaban kentang, kentang membutuhkan kelembaban udara yang tinggi sekitar 80-90%.
    Penyinaran matahari untuk tanaman kentang cukup 6-7 jam/hari. sedangkan untuk kondisi tanah yang baik untuk tanaman kentang adalah jenis tanah vulkanis dengan teksttur yang gembur. Untuk pH tanah netral berkisar 5,5-6,5. Tanah harus memiliki kanduangan air yang baik dan tidak terlalu dalam.Setelah persyaratan diatas terpenuhi mari kita mulai menanam kentang dengan panduan berikut.

  • Pemilihan bibit atau umbi

    bibit kentang
    Bibit Kentang

Dalam budidaya kentang bibit kentang bukanlah biji melainkan umbinya. Dalam pemilihan umbi kentang diharapkan pilihlah bibit yang berkualitas yang berasal dari indukan yang berkualitas. Umbi yang akan ditanam harus bebas dari hama dan penyakit serta tidak memiliki cacat pada tubuh umbi. Untuk bibit kentang yang baik memiliki tunas yang kuat dengan panjang tunas 1-2 cm dan terdapat 4-5 tunas per umbi.

  • Pengolahan Tanah

    lahan kentang
    Kebun Kentang

Langkah awal dalam pengolahan tanah adalah dengan membajak/mencangkul tanah hingga sedalam 20-30cm setelah itu diamkan tanah selama 3-5 hari tergantung cuaca apabila cuaca cerah 3 hari sudah cukup. Setelah itu aplikasikan komppos ke lahan lalu dicangkul hingga merata, agar kompos dapat bekerja dengan baik maka diamkan tanah selama 1 minggu. Setelah 1 munggu buat bedengan dengan lebar 50-70cm tinggi 25-30 cm dan jarak antar bedengan 3cm. Usahakan arah bedengan dibuat dari timur ke barat agar tanaman merata terkena paparan matahari.

  • Penanaman

    penanaman kentang

Setelah pengolahan tanah siap maka langkah selanjutnya adalah penanaman. Lakukan penanaman pada awal musim hujan agar tanaman kentang dapat mendapatkan curah hujan maksimal. Lakukan penanaman dengan cara membuat lubang tanam selebar 10-15 cm dengan kedalaman 10 cm. Bibit yang ditanam jangan ditanam terlalu dalam karena akan menghambat pertumbuhan tunas.

Baca Juga :
Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati
Cara Menanam Kubis Dengan Baik Dan Benar
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

  • Perawatan Tanaman

    perawatan kentang

Perawatan yang intensif adalah sebagai salah satu syarat agar hasil panen kentang melimpah. Perawatan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Lakukanlah penyiraman setiap 1-2 kali seminggu pastikan tanah tidak tergenang hanya cukup dengan membasahi sampai tanah kelihatan basah dan lembab.
Untuk pemupukan tanaman kentang dapat dilakukan pada umur 3 minggu setelah tanam. dan lakukan secara rutin 3 minggu sekali. Pemupukan yang baik dengan menggunakan komposisi Urea 500kg per ha, pupuk KCL 110 kg per ha, Pupuk ZA 160 kg per ha dan SP 36 sebanyak 450 kg per ha. Lakukan pemupukan dengan menaburkannya pada lubang tanaman.
Langkah selanjutnyha adalah menyiangi tanaman dari gangguan gulma. Lakukanlah penyiangan setiap 3 minggu sekali sebelum pemupukan. Bersihkan gulma yang tumbuh disekitar area tanam. lakukanlah penyiangan hingga gulma benar-benar bersih dari area pertanaman agar tidak terjadi persaingan makanan antara tanaman kentang dan gulma.

  • Panen dan Pasca Panen

    pasca panen

Pemanenan kentang dapat dilakukan ketika umur tanaman telah menginjak usia 4 bulan. Lakukan pemanenan dengan cara mencabut atau menggali tanaman untuk mengambil umbinya. Gali bedengan dengan menggunakan garpu tala kecil namun lakukanlah dengan hati-hati agar tidak menancap dan merusak permukaan umbi.

  • Panen Kentang Hasil Maksimal

    panen kentang lagio

    Setelah pemanenan dilakukan, lakukanlah proses pencucian, cuci umbi hingga benar-benar bersih dari tanah dan kotoran yang menempel. Lalu lakukan penyortiran berdasarkan ukuran, bentuk serta kualitas. Umbi disortir agar lebih mudah dalam proses pendistribusian ke pasaran.

Sekian Mungkin Artikel Ini Bisa Bermanfaat, Terimakasih/

Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik

Seledri ialah tanaman sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini di Indonesia diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan sedangkan beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

Seledri kini sudah banyak ditanam atau dibudidayakan dalam skala kecil ataupun besar. Tanaman ini tidak hanya ditanam secara konvensional, kini banyak orang yang menanam seledriu secara hidroponik. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam seledri secara hidroponik.

Persiapan Bibit Seledri
Bibit seledri dapat diperoleh dari penyemaian biji benih ataupun dari anakan. Anakan seledri untuk bibit dapatanda dapatkan dengan membeli di toko atau pasar. Pilihlah anakan yang sehat, tidak cacat. Untuk meminimalisir kerusakan akar seledri, pisahkan anakan seledri secara hati-hati. Jika anda ingin menanam melalui biji benih, berikut adalah langkah-langkah menyemai benih seledri:

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Pertama siapkan dahulu biji benih seledri yang dapat anda dapatkan di toko pertanian. Selanjutnya isi baskom atau wadah lain yang berukuran sedang dengan air. Kemudian masukan biji benih seledri untuk direndam selama sekitar 1 jam. Selama perendaman, lakukan seleksi benih. Benih yang mengambang dibuang dan gunakan benih yang tenggelam.

Selanjutnya, siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel, lalu masukkan arang sekam dalam netpot dan basahi dengan air. Masukkan benih dalam netpot, dalam setiap netpot diisi dengan 3-5 biji benih. Setelah melakukan penyemaian pada biji benih seledri selesai, tunggu hingga daun sejatinya muncul karena itu bertanda bahwa tanaman sudah dapat diberiu nutrisi.

Cara Menanam Seledri Hidroponik
Siapkan dahulu alat-alat untuk menanam, seperti tandon nutrisi yang dapat berupa pipa paralon, toples, botol bekas, ember atau yang lainnya. Namum disarankan menggunakan pipa paralor karena lebih kokoh. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
Lalu tutupi kedua ujung pada pipa paralon dengan penutup atau bisa juga dengan sterofoam agar nutrisi yang diberikan tidak tumpah.
Selanjutnya, larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml dalam 1 liter air, dan isi paralon dengan nutrisi hidroponik sebanyak 1260 ppm – 1680 ppm dengan pH 6,5.
Jika sudah, letakkan netpot yang sudah ada benih pada lubang pipa paralon yang sudah dibuat.
Agar terhindar dari sinar matahari langsung, maka buatlah naungan. Setelah sekitar satu minggu barulah lakukan perkenalan sinar matahari secara bertahap.
Perawatan Seledri Hidroponik
Lakukan pengecekan ketersediaan nutrisi yang ada dalam pipa setiap hari, jika nutrisi berkurang maka segera tambah. Pemberian nutrisi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Pemanenan Seledri Hidroponik
Seledri dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 1 bulan hingga 1,5 bulan, pemenenan tersebut dapay diulang setiap 5 hingga 6 hari sekali. Cara pemanenan yaitu dengan mencabut seledri dari netpot.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik“, Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan

Bagi anda yang sudah berkecimpung di dunia pertanian atau tambak ikan pasti sudah tidak asing dengan waring. Untuk pemula mungkin masih bingung membedakan antara waring, paranet dan insectnet. Paranet biasanya digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari, msalnya 50% atau 75%. Paranet biasanya berwarna hitam dengan pola anyaman seperti tikar. Insectnet seperti namanya digunakan untuk melindugi tanaman dari hama pengganggu dengan kerapatan yang berfariasi. Insectnet biasanya berwarna hijau atau putih. Waring pun ada dua jenis, waring ikan yang biasanya digunakan untuk tambak berwarna hitam dan waring sayur yang diguankan sebagai wadah sayuran setelah dipanen atau ketika didistribusi. Waring sayur memiliki beberapa jenis dan ukuran serta warna. Kami menyediakan waring sayur dengan bahan seperti raffia berwarna merah dan kuning dengan ukuran:

Waring Sayur Merah :

1.50×75 cm
2.60×100 cm
3.80×120 cm

Waring Sayur Kuning :

1.50×80 cm
2.60×100 cm

Setalah mengetahui ukuran, pilih waring sayur juga berdasarkan kebutuhan, yaitu:

1. Jenis hasil panen
Saat ini banyak produsen waring sayur berbagai warna, ukuran dan kualitas yang berbeda. Untuk hasil panen yang berat seperti kentang, umbi-umbian, apel dan lain-lain pasti membutuhkan waring sayur yang kuat agar tidak mudah robek saat digunakan. Kerusakan pada kemasan dapat menghambat proses distribusi dan menambah biaya. Ketika membeli waring apalagi dengan metode online anda harus sangat berhati-hati dalam memilih. Pilihlah produsen atau toko yang sudah terpercaya. Anda bias melihat dari kolom komentar atau sharing dengan petani lain. Jika membeli langsung di toko lakukan survey untuk mengetahui kualitas bahan dan harga.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

2. Ukuran
Untuk mengemas hasil panen yang melimpah dibutuhkan waring sayur ukuran besar. Waring sayur juga bias disesuaikan, misalnya ingin mengemas produk mentimun 20 Kg per waring anda data memodifikasi kemasan. Hal ini memudahkan menghitung karena sudah diketahui secara pasti berapa berat per waring. Untuk kemasan skala besar biasanya menggunakan waring seperti karung berbentuk persegi panjang. Untuk kemasan kecil menggunakan waring berbentuk lingkaran. Contohnya adalah ketika membeli buah dari pasar yang langsung dijual ke konsumen. Warna waring sayur yang beragam mempercantik kemasan produk.

3.Kualitas dan Distributor yang Terpercaya
Banyaknya distributor waring sayur membuat konsumen harus selalu berhati-hati dalam memilih produk. Waring memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Pastikan anda melakukan survey sebelum membeli dan melakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya.Selain digunakan untuk membungkus buah hasil panen, waring juga bisa digunakan sebagai pembungkus yang melindungi buah ketika masih di pohon. Contohnya pada buah kelengkeng, mangga, belimbing dan lain-lain. Buah dibungkus sebelum masak agar terhindar dari hama yang akan memakan buah.

Kami melayani pembelian grosir waring sayur dan buah untuk kebutuhan agen, pertanian besar atau juga pertanian sedang. Untuk mendapatkan harga waring sayur dan buah ataupun waring ikan di pabrik waring kami, maka Anda dapat melakukan pembelian minimal 5 ball (5000 lembar). Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda juga bias menjadi penjual waring, kami siap menjadi distributor anda. Info pemesanan hubungi kami dengan

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Inilah Cara Tepat Budidaya Pisang Kepok

FotorhfgfiugsijfgsjfgCreated

Syarat Tumbuh
Pisang Kepok bisa tumbuh di lahan basah maupun lahan kering, namun pada lingkungan yang kering hasil buahnya tidak dapat dipastikan. Iklim yang sesuai untuk pertumbuhan pisang kepok yaitu iklim tropis yang cenderung basah serta lembab. curah hujan yang ideal untuk pisang memiliki curah hujan 1.520 sampai 3.800 mm per tahunnya. Curah hujan yang tinggi juga tidak baik bagi tanaman, karena apabila ada air yang menggenang maka akan merusak kualitas batang pisang.

Pemilihan bibit
Bibit berasal dari pemisahan pohon pisang. Anakan dipilih dari indukan yang memiliki sifat unggul serta produktif. Anakan yang baik ialah anakan dengan tinggi sekitar 41-100 cm serta terbebas dari hama penyakit. Bibit anakan yang telah dipisahkan harus segera ditanam. Ini dilakukan guna menghindarkan serangan hama penggerek serta kematian di kebun.

*Baca Juga : Cara Budidaya Cabai Merah Dengan Baik & Benar

Persiapan Lahan.
Lahan yang cocok untuk budidaya pisang kepok yaitu memiliki kandunagn unsur hara yang banyak, gembur, memiliki kadar pH tanah normal, serta terbebas dari hama. Lahan dibersihkan dari sisa tanaman serta gulma, kemudian gemburkan tanah. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, sekitar 2 minggu hingga 1 bulan sebelum masa tanam. Tanah lapisan atas di pisah dengan tanah lapisan bawah. Penutupan lubang tanam dilakukan dengan memasukkan tanah lapisan bawah terlebih dahulu. Sebelum masuk masa tanam, lubang tanam diberi pupuk kandang sejumlah 10 kg/lubang. lalu diamkan selama 1-2 minggu.

Waktu Penanaman
Waktu penanaman pisang kepok bagusnya dilakukan pada awal musim hujan, supaya terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan serta buah sudah siap dipanen pada saat masuk musim kemarau. untuk memperoleh produksi serta kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama memakai jarak tanam yang lebar (misalnya 4 m x 4 m), lalu penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam. Ini bermaksud supaya dapat mengatur waktu panen serta pembongkaran tanaman yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.

Bila hujan telah turun dengan teratur, lakukan penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari agar bibit mendapatkan udara yang sejuk serta tidak langsung mendapatkan cahaya matahari. Lubang tanam yang telah ditimbun, digali seluas gumpalan tanah yang menutup media bibit pisang. Buka polybag bagian bawah, setelah itu bagian samping secara hati-hati. Letakkan bibit pisang kepok ini secara tegak lurus. Tutup lubang tanam dengan tanah galian serta tekan sedikit disamping tanah bekas polybag, selanjutnya siram bibit secukupnya. Jarak tanam sesuai dengan jenis Kepok serta Tanduk menggunakan jarak tanam 3 m x 3 m atau 3 m x 3,5 m.

Pemberian pupuk tambahan
Pemberian pupuk di kebun menggunakan pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang tanam yang telah dicampur dengan tanah bekas galian lubang. Pemberian selanjutnya dilakukan pada saat tanaman berumur 3 serta 6 bulan, dengan cara menaburkannya di sekitar tanaman, dengan dosis 0,5 kg/tanaman.

2Pemangkasan
Pemangkasan daun kering bermaksud guna menghindari penyebaran penyakit pada pohon pisang, mencegah daun kering menutupi anakan pisang, serta melindungi buah dari gesekan daun. Pada saat pembungaan, sisakan 6-8 daun sehat agar perkembangan buah menjadi maksimal. Sesudah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak melakukan pemangkasan daun lagi. Daun bekas pemangkasan dari tanaman sakit dikumpulkan serta dibakar.

Perawatan Tandan
Perawatan tandan dilakukan dengan membersihkan daun di sekitar tandan, terutama daun yang telah kering. Kemudian singkirkan buah pisang yang tidak bagus, selalu periksa apakah ada hama yang perusak, Lalu potong bunga jantan supaya buah yang berada di atasnya dapat tumbuh dengan baik. Buah juga perlu dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik warna biru ukuran 1 meter x 45 cm. Ini dilakukan guna menghindarkan buah dari kerusakan oleh serangga serta karena gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang mempunyai masa pembuahan yang sama dapat diberi tanda (misalnya dengan tali rafia warna yang sama). Ini berguna untuk menentukan waktu panen yang tepat, sehingga umur serta ukuran buah dapat seragam.

*Baca Juga : Inilah Hama Tanaman Hidroponik

Hama serta penyakit
Selalu periksa kondisi pohon serta buah pisang kepok dari serangan hama sera penyakit. Beberapa penyakit utama yang dapat menurunkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman pisang kepok, diantaranya ialah penyakit layu (layu fusarium serta layu bakteri), bercak daun (Black serta Yellow Sigatoka, penyakit yang disebabkan virus terutama virus kerdil pisang (Banana Bunchy Top Virus/BBTV). Sedangkan hama yang banyak ditemukan ialah ulat penggulung daun (Erionata thrax L.), Penggerek bonggol (Cosmopolites sordidus Germar), Penggerek batang (Odoiporus longicolis (Oliv), thrips (Chaetanaphotrips signipennis) serta burik pada buah (Nacolea
octasema).

Panen
Pemanenan ditentukan oleh umur serta bentuk buah. Daun yang telah kering merupakan ciri utama pemanenan sudah bisa dilakukan. Usia buah yang sudah siap dipanen berkisar dari 90-100 hari. Saat memanen buah pisang, usahakan tidak merusak kondisi buah karena jika rusak, kualitas serta harga jualnya nanti akan berkurang. Buah pisang bisa bertahan selama 8-10 hari setelah masa panen.

Selamat mencoba….

Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

fgggsdfgdfh

Siapa yang tidak mengenal wortel?? Wortel (Daucus carrota L.) merupakan
tumbuhan jenis sayuran yang dimanfaatkan umbinya. wortel memiliki umbi yang
berwarna jingga atau oranye terang. Wortel memiliki rasa yang gurih, renyah
serta agak manis. Wortel juga merupakan sumber vitamin A, vitamin B, Serta
vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wortel seperti tanah, suhu, curah hujan,
kelembaban, dan intensitas penyinaran matahari. Tanah yang cocok untuk
budidaya wortel merupakan tanah yang gembur yang memiliki banyak kandungan
unsur hara serta mempunyai kadar pH tanah berkisar antara 5.5 – 6.5.
Suhu yang optimal untuk pertumbuhan wortel adalah 15.6 – 21.1 °C dengan
Kelembaban udara yang cocok bagi pertumbuhan wortel ialah 80 -90 %. Hal – hal yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman wortel ialah:

*Baca Juga : Cara Paling Jitu Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi

Memilih Benih
Bibit wortel yang akan dipilih harus memenuhi syarat seperti tanaman tumbuh
subur dan kuat, berasal dari varietas unggul, murni dengan daya kecambahnya
tinggi ,berasal dari jenis yang berumur pendek, bentuknya seragam, bebas dari
hama dan penyakit (sehat), dan berproduksi tinggi.
Gosok benih wortel dengan kedua telapak tangan agar benih satu dan lainnya
tidak saling menempel.
Kemudian rendam benih wortel dalam air dingin selama 12 -24 jam atau dalam
air hangat (60 °C) selama 15 menit. Untuk mempercepat proses perkecambahannya.

Persiapan Lahan Budidaya Wortel
Lahan untuk menanam wortel harus dibajak atau dicangkul sedalam kurang lebih
40 cm terlebih dahulu. Kedalaman ini sangat penting mengingat tanaman wortel
akan dipanen umbinya. Tanah yang didigunakan untuk menanam wortel harus
gembur agar wortel tumbuh dengan sempurna.
Setelah tanah digemburkan, selanjutnya buat bedengan dengan ukuran lebar 120
-150 cm, tinggi 30-40 cm, sedangkan jarak antar bedengan adalah 50-60 cm
serta panjang tergantung pada keadaan lahan.
Saat membuat bedengan, campurkan pula pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai
pupuk dasar. Dosis pemberian pupuk sebanyak 15-20 ton per hektar. Jumlah
tepatnya sesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.
Buat larikan pada permukaan bedengan untuk menaburkan benih. Jarak antar
larikan 20 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Penanaman benih
Benih wortel dapat ditanam secara langsung, tanpa tahap penyemaian terlebih dahulu. Kebutuhan benih untuk budidaya wortel kurang lebih sebanyak 3-5 kg per hektar.
Benih wortel berasal dari biji, bentuknya kecil-kecil serta cenderung menempel
karena mempunyai serabut seperti bulu pada permukaannya. Maka dari itu
sebelum ditaburkan gosok-gosokkan terlebih dahulu dengan telapak tangan agar
benih tidak saling menempel. Atau, campurkan abu pada benih tersebut.
Taburkan benih diatas larikan kemudian tutup dengan tanah. Apabila tanahnya
kering, maka siram sedikit untuk menjaga kelembabannya. Tanaman wortel akan tumbuh setelah 10 hari.

Pemeliharaan Tanaman
Tanaman wortel memerlukan air yang memadai pada fase awal pertumbuhannya, sehingga perlu disiram  secara konsisten yaitu 1 -2 kali sehari, terutama pada musim kemarau. Jenis pupuk yang digunakan pada pemupukan susulan ialah jenis urea atau ZA. Dosis pupuk yang digunakan adalah urea 100 kg/ha atau ZA 200 kg/ha. Waktu pemberian pupuk susulan dapat dilakukan pada saat tanaman wortel berumur 1 bulan. Cara pemupukan yang baik yaitu dengan menyebarkan secara merata dalam alur-alur atau dimasukkan ke dalam lubang pupuk (tugal) sedalam 5-10 cm dari batang wortel, kemudian tutup dengan tanah serta disiram atau diairi hingga agak basah.
Lakukan penyiangan dengan membersihkan gulma atau tanaman penggangu di
sekitar tanaman wortel.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Lebih Optimal

Hama dan Penyakit Tanaman
Hama yang sering menyerang tanaman wortel ialah Ulat tanah (Agrotis ipsilon
Hufn.), Kutu daun (Aphid, Aphis spp.), Lalat atau magot (Psila rosae).
Sedangkan Penyakit yang sering menyerang tanaman wortel merupakan Bercak daun
Cercospora, Nematoda bintil akar, Busuk alternaria. Pengendalian secara
kimiawi bisa dilakukan menggunakan insektisida Furadan 3 G atau Indofuran 3 G
pada waktu tanam atau disemprot dengan menggunakan Hostathion 40 EC dan
lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Panen
Wortel dapat dipanen setelah berumur 100 hari tergantung dari varietasnya. Pemanenan tidak boleh terlambat karena umbi akan semakin mengeras (berkayu) jika
melebihi masa panen. Cara pemanenan wortel yaitu dengan cara mencabut seluruh
tanaman beserta umbinya. Pemanenan wortel dapat dilakukan pagi hari agar
dapat segera dipasarkan. Saat memanen wortel usahakan tidak merusak kondisi
wortel, karena dapat menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.

Selamat mencoba….

Langkah Tepat Cara Budidaya Ubi Jalar Supaya Hasil Lebih Optimal

ubi jalar

Siapa yang tidak mengenal ubi jalar??. Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L.) Merupakan sejenis tanaman budidaya yang dimanfaatkan  akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi serta daunnya yang masih muda dapat diolah menjadi sayur.Bahkan di beberapa wilayah di Indonesia, ubi jalar sudah menjadi makanan pokok pengganti nasi.

Budidaya ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang panas dan lembab. Di Indonesia sendiri, budidaya ubi jalar mencapai produktivitasnya yang paling optimal bila ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter. Suhu ideal bagi tanaman ini adalah 21-27 Celcius dengan dengan curah hujan sedang serta penyinaran matahari sekitar 11-12 jam sehari. Berikut merupakan langkah-langkah untuk budidaya ubi jalar agar hasil panen menjadi optimal.

*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Penyiapan bibit ubi jalar
Bibit biasanya didapat dengan cara stek batang. Tanaman yang cocok untuk dijadikan bibit stek diambil dari tanaman yang berumur minimal 2 bulan dengan ruas yang pendek-pendek. Caranya, potong batang tanaman kira-kira sepanjang 15-25 cm. Pada setiap potongan minimal terdapat dua ruas batang. Buang sebagian daun-daunnya untuk mengurangi penguapan. Ikat batang yang telah distek tersebut dan biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh. Perbanyakan dengan cara stek batang secara terus menerus dapat menurunkan kualitas tanaman. Maka perbanyakan dengan stek hanya dianjurkan untuk 3-5 generasi penanaman.

Pengolahan lahan untuk budidaya ubi jalar
Tanah yang cocok untuk budidaya ubi jalar ialah tanah yang gembur dengan pH tanah berkisar antara 5,5-7,5 serta memiliki drainase yang baik. Sebelum menanam ubi jalar, hendaknya tanah dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur. Kemudian buat bedengan setinggi 30-40 cm dengan lebar bedangan 60-100 cm serta jarak antar bedengan 40-60 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lahan.

Penanaman ubi jalar
Bibit ubi jalar ditanam pada bedengan.Dalam satu bedengan terdapat dua baris tanaman. Jarak antar tanaman dalam satu baris 30 cm dengan jarak antar baris 40 cm.
Di awal pertumbuhan usahakan jaga kelembaban tanah. Lakukan penyiraman setiap pagi serta sore hari pada stek yang baru ditanam. Penyiraman bisa dihentikan setelah tanaman terlihat tumbuh, yang dicirikan dengan keluarnya daun baru.

Pemeliharaan dan perawatan
lakukan penyiraman jika tanah benar-benar kering atau hujan tidak turun selama 3 minggu, karena ubi jalar tahan terhadap kekeringan. Periksa keseluruhan tanaman,jika ada tanaman ubi yang mati atau tidak tumbuh secara optimal segera lakukan penyulaman. Pada umur 4 minggu setelah tanam, lakukan pembongkaran tanah di kiri dan kanan tanaman, radius 10 dari tanaman. Hal ini dimaksudkan supaya akar tanaman tidak menjalar kemana-mana sehingga umbi terkonsentrasi pada jalur penanaman. Lakukan penyiangan untuk membersihkan rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan ubi jalar. Lakukan penertiban akar untuk menghasilkan umbi jalar yang besar serta berkualitas baik. Penertiban dilakukan dengan cara menarik batang tanaman agar akar yang tumbuh pada ruas ruas batang tidak menjadi umbi. Ini dilakukan agar pembentukan umbi terfokus pada pangkal batang sehingga menghasilkan umbi yang besar serta berkualitas

*Baca Juga : Cara Jitu Budidaya Singkong Supaya Hasil Menjadi Melimpah

Pemanenan ubi jalar
Ubi jalar bisa dipanen pada umur 3,5-4 bulan. Jangan memanen ubi jalar pada saat hujan karena akan membuat umbi menjadi busuk.
Umbi diambil dari dalam tanah dengan mengeruk tanah sekitar batang tempat umbi ubi jalar berada.Jika memanen menggunakan cangkul, pastikan tidak merusak umbi ubi jalar karena akan menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.
Setelah dipanen, ubi jalar dicuci dan disortir kemudian masukkan dalam karung/waring sayur lalu simpan ditempat kering sebelum dijual ke pasar .

Selamat mencoba…

Langkah Mudah Budidaya Ikan Nila Agar Hasil Panen Melimpah

waring

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan ikan nila, ikan yang satu ini mempunyai ciri khas warna yang kehitaman atau keabuan dan memiliki pita gelap melintang (belang) yang makin mengabur pada ikan dewasa. Sekarang ini ikan nila merupakan salah satu komoditi usaha yang sangat menjanjikan untuk ditumbuh kembangkan. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah ikan nila pada masa sekarang telah menjadi komoditas ekspor dan permintaan akan ikan nila tiap tahun semakin bertambah , apalagi konsumen kita secara umum menyukai masakan yang berasal dari ikan nila. Berdasarkan beberapa faktor inilah salah satu peluang usaha yang bisa Anda tumbuh kembangkan

Dalam berbisnis budidaya ikan nila, Anda harus memperhatikan tata cara pembudidayaan yang benar, agar usaha yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan. Kami akan membahas tata cara pemeliharaan ikan nila step by step yang dapat dikerjakan dengan simple .

  • Potensi Budidaya Ikan Nila
    – Memiliki daya adaptasi yang tinggi ( dapat hidup di air tawar, payau, laut )
    – daya tahan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan
    – Bersifat omnivora ( pemakan segala jenis makanan )
    – Bisa mencerna pakan secara efisien
    – Pertumbuhan cepat
    – Lebih tahan terhadap serangan penyakit, dibanding ikan lain sejenis

 

  • Kelebihan Budidaya Ikan Nila
    -Dapat Meningkatkan gizi
    – Cepat berkembang biak
    – Mudah dibudidayakan
    – Bisa di pelihara di berbagai kolam budidaya

  Langkah – langkah budidaya Ikan Nila : 

#1. Tempat pemeliharaan/kolam

kolam

 

Untuk kolam sendiri bisa di cocokkan dengan keadaan lingkungan tempat Anda tinggal, Anda dapat menggunakan berbagai macam jenis kolam, misalnya Anda bikin kolam di lokasi persawahan, tambak, kolam yang terbuat dari batu dan semen, atau bisa juga menggunakan media terpal sebagi tempat pemeliharaanya . media terpal lebih menghemat biaya dan cocok untuk Anda yang baru memulai usaha

*Baca Juga : Langkah Paling Mudah Budidaya Terong Belanda

#2. Pembuatan kolam

Untuk luas/ukuran kolam bias di cocokkan sesuai sama apa yang diinginkan serta keperluan anda, misal umpamanya : lebar 2m x luas 2m serta tinggi 2, 5 m (untuk persyaratan taraf kecil). dalam ukuran itu anda telah bisa memeilhara ikan lebih kurang sejumlah 1500 ekor ikan.
Sebelum Anda menaruh ikan nila ke kolam yang baru Anda buat, sebaiknya Anda memulai persiapan sebagai berikut :

– kolam yang baru di buat sebelum di penuhi air upayakan diberi pupuk organik (pupuk kandang yang telah terurai dengan benar) dengan ketebalan 2cm.
– Beri daun jerami atau bisa memakai daun yang telah kering dan lapuk setebal 2 cm.
– Tambahkan sedikit kapur dan garam serta taburkan ke seluruh permukaan kolam.
– Jika proses di atas sudah selesai, biarkan kolam selama 2 hari jangan dauhlu memasukkan air ke dalam kolam
– Sesudah kolam di isi air biarkan selama 7 hari, baru kemudian benih bibit ikan dimasukkan ke kolam, maksudya agar pupuk bisa terurai secara maksimal dan bisa dipakai sebagai makanan organik untuk bibit ikan itu.

#3. Bibit Ikan Nila

– Untuk bibit ikan nila bisa anda beli pada penyedia bibit ikan bila tidak ingin ribet.
– Pastikan bibit ikan yang sehat serta berkualitas, karena ini sangat berpengaruh pada hasil panen nanti.

#4. Perawatan ikan

Untuk perawatan ikan nila sangat mudah , berikut ini langkah-langkah perawatan ikan yang harus Anda lakukan :

– Berikan makanan ikan 2 kali sehari, pada waktu pagi dan sore hari
– Berikan vitamin untuk pertumbuhan dan kesehatan ikan sekali dalam sebulan
– Selalu jagalah kebersihan air di dalam kolam janganlah terlampau kotor, karena type ikan ini tidak menyukai air yang keruh, hal ini harus benar-benar anda cermati untuk menghindari ikan stres dan mati, serta berguna untuk keberlangsungan perkembangan ikan tersebut.
– Upayakan air kolam senantiasa mengalir agar perkembangan ikan bisa cepat, langkahnya anda bisa mengunakan pump air ( untuk kolam dari batu semen, terpal).

*Baca Juga : 7 Langkah Jitu Budidaya Ikan Gurame Yang Baik

#5. Penyakit pada Ikan Nila serta cara mengatasinya

– ikan stres
Bila ikan nila mengalami stres maka perkembangannya bisa terganggu, persoalan itu dapat di sebabkan oleh sebagian aspek seperti : Airnya kotor
Pemecahannya : Menguras kolam jika kolam telah mulai keruh.

– Ikan sakit karena bakteri jamur,
ciri – ciri penyakit ini umumnya muncul dikarenakan meningkatnya kandungan asam pada kolam dari hasil kotoran ikan tersebut.
cara mengatasi : pindahkan ikan yang sakit itu dan obati secara teratur, untuk obatnya bisa anda beli di toko ikan.

– Ikan kurang nafsu makan
Umumnya peristiwa ini muncul kaena keadaan ikan tengah stres
Pemecahannya : berikanlah obat penambah nafsu makan yang tersedia banyak di toko ikan, atau Anda bisa juga menggunakan rempah-rempah tradisional untuk mengatasinya.

#6. Panen

Umumnya pada saat panen ikan nila mebutuhkan waktu sepanjang 4 – 6 bulan, bergantung dari perawatan serta tempat pemeliharaanya, bila berat ikan berbeda-beda Anda bisa menyeleksi sesuai dengan yang diinginkan.

banner-fb-lim-corporation-1.jpg

WARING IKAN
Kami menyediakan waring ikan benang single maupun double, baik Uk. 1,2m x 100m atau Uk. 1,2m x 90m
Info harga waring ikan bisa anda klik Disini untuk pemesanan silahkan Hub. 087702821277 | 081232584950 | 085233925564
Waring ikan biasa digunakan sebagai keramba, tapi dapat juga dimanfaatkan layaknya paranet, yakni sebagai pengontrol sinar terik matahari siang.
Info selengkapnya tentang prodak bisa anda lihat di http://bit.do/djBKs
Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Waring Sayur Warna Merah Dan Kuning

Waring Hijau-Kuning-Merah

Waring memiliki beberapa macam jenis menurut fungsinya. Berikut ini adalah beberapa macam jenis waring yang tersedia di tempat kami ( LIM CORPORATION ).

Waring Ikan (Water net)
Waring ikan adalah jaring yang terbuat dari bahan plastik berwarna hitam. Waring ikan biasa digunakan untuk pagar pembatas tambak. Permintaan waring hitam ini juga cukup banyak.

Waring Sayur dan Buah
Selain digunakan untuk packing sayuran dan buah – buahan, waring sayur yang berwarna cerah ini juga digunakan untuk pagar lahan pertanian oleh para petani.

Di tempat kami tersedia waring sayur dengan beberapa pilihan warna dan ukuran, antara lain :
– waring warna merah (50×75 cm & 60×100 cm)
– waring warna kuning (50×80 cm & 60x100cm)
– waring warna orange
– waring warna ungu
– waring warna hijau

Minimal order 5 ball, 5 ball = 5.000 lembar.
Untuk info harga waring dan info cara pemesanan waring silahkan hubungi kami :
– SMS / Call : 0812 3258 4950 / 0877 0282 1277
– Phone/Fax : 031-8830487

*Baca juga Panduan Budidaya Tanaman Tomat

Budidaya Bawang Merah

Bawang Merah merupakan salah satu komoditas rempah-rempah yang paling dicari dan dibutuhkan oleh semua masyarakat di Indonesia. Kebutuhan bawang merah tiap tahun semakin meningkat ditunjang dengan kebutuhan bawang merah untuk berbagai olahan makanan. Pada awal tahun 90an Indonesia merupakan salah satu pengekspor bawang merah, namun sekarang menjadi salah satu pengimpor bawang merah terbesar di dunia.

ciputranews_1403838143

Berikut kami jelaskan beberapa cara menanam bawang merah dengan benar di bawah ini :

• Persiapan Yang Harus Di Lakukan Dalam Budidaya Bawang Merah

– Benih Bawang Merah
Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal untuk benih hibrida impor. Ada bentuk benih biji, ada juga bentuk umbi. Sebagian besar budidaya bawang merah di sentra menggunakan produksi bibit umbi.

– Pemilihan Benih
Biji bawang yang baik adalah benih yang telah disimpan selama 2-3 bulan. dan berasal dari tanaman yang dipanen pada umur 70-90 hari. Karena pada usia yang digunakan sebagai umbi bibit memiliki titik tumbuh akar. Umbi bibit juga akan berasal dari tanaman yang sehat dengan ciri-ciri, terlihat cerah, segar, tidak mengerut, dan tidak ada warna hitam adalah tanda dari penyakit yang disebabkan jamur.

Jangan menggunakan lampu yang terlalu kecil untuk benih. karena biji kecil akan membuat pertumbuhan tanaman yang jelek dan hasil sedikit. Umbinya juga harus ukuran seragam, tidak ada luka, atau tidak merobek kulit.
Sebelum ditanam, akhir potongan umbi pertama sekitar 1/3 % bagian panjang umbi. Kulit luar yang kering biji dan akar sisa-sisa dibuang.

Tujuannya agar pertumbuhan umbi merata, merangsang pertumbuhan tunas dan pertumbuhan tanaman itu sendiri. dan merangsang sisi pertumbuhan akar, dan mendorong pembentukan anakan. Untuk mencegah pembusukan, sebelum ditanam, memotong luka di umbi harus dikeringkan terlebih dahulu. Sedang untuk memperkirakan jumlah bibit, untuk satu hektar dibutuhkan sekitar 600-800 kg benih.

– Tahap Penanaman
Untuk menghasilkan umbi dengan baik kuantitas dan kualitas, teknik penanaman yang tepat diperlukan waktu tanam, pemilihan bibit, persiapan tanah, teknik penanaman, penyiraman, penyiangan, mengolah tanah, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

– Waktu Tanam
Waktu yang ideal untuk menanam bawang merah adalah di musim kemarau. Namun karena pertumbuhan membutuhkan banyak air, maka harus dilengkapi dengan sistem irigasi yang baik. sehingga tanaman tidak kekurangan air dan juga tidak becek.

Penanaman dilakukan ketika cuaca cerah, Penanaman tidak dilakukan selama masa transisi atau perubahan musim. karena sering terjadi angin saat kering. Dampak angin kering akan membuat daun tanaman rusak dan ujung daun terbakar. Pada saat berkabut juga tidak baik untuk pertumbuhan bawang merah. karena udara berkabut mungkin menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh janiur.

– Persiapan Dan Pengolahan Tanah
Tujuan pengolahan adalah untuk melonggarkan tanah atau menggemburkan tanah. menghilangkan gulma, dan menciptakan sistem penyerapan air. Pengolahan dilakukan sebelum proses penanaman. Caranya dengan melonggarkan atau menggemburkan tanah menggunakan cangkul, bajak, atau traktor jika lahan yang akan ditanam cukup luas.

Selanjutnya, membuat tempat saluran irigasi dengan menempatkan parit antara jarak tanggul atau bedengan. Fungsi parit adalah sebagai alat aliran air dan tempat untuk membuang air yang berlebihan. Lentang tanggul 100-120 cm lebar tanggul atau bedengan. parit berukuran sedang dengan kedalaman sekitar 30-35 cm lebar 30¬40 cm. Untuk bedengan panjang dan parit panjang tentu saja disesuaikan dengan luas lahan.

Menjelang penanaman, tepatnya seminggu sebelumnya. tanah persemaian harus diberikan pupuk dasar, yaitu pupuk kandang atau kompos dan diratakan. Tepat satu hari sebelum proses penanaman lahan irigasi cukup siap untuk tanam.

– Proses Penanaman Bawang Merah
Untuk menanam bawang merah, Tanggul yang telah disiapkan di lubangi kecil-kecil dengan kedalaman kurang lebih sama dengan bibit yang akan ditanam jarak sekitar 15 x 15 cm atau 15 x 20 cm. Selanjutnya, umbi bibit dimasukkan ke dalam lubang dengan menempatkan ujung di sisi atas.

Jangan menanam benih terlalu dalam, karena itu membuat kerusakan (membusuk). Ujung Umbi harus ditutup sedikit ke tanah, karena jika tanah penutup terlalu tebal akan dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Setelah proses ini selesai penanaman disiram pada tiap jalur – jalur bedeng atau tanggul yang sudah di tanami.

– Penyiraman Dan Penyiangan Bawang
Tanaman bawang merah harus disiram setiap hari sampai daun pertama tumbuh. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari. Penyiraman baru bisa dilakukan sekali sehari jika tanaman bawang 50 hari.
Ketika menyiram tanaman bawang merah tidak boleh terlalu basah. karena hasilnya bisa menjadi tanah padat dan gangguan pertumbuhan tanaman. serta terjadinya pembusukan.

Bawang merah juga harus disiangi untuk menyingkirkan semua gulma. Penyiangan dan mencabut gulma dengan tangan atau alat-alat lain harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman bawang merah.

Selama pertumbuhan bawang merah. Penyiangan biasanya dilakukan dua kali. Penyiangan pertama saat tanaman masih berusia 2-4 minggu. menjadi penyiangan kedua dilakukan saat tanaman berumur 5-6 minggu. Untuk frekuensi penyiangan sendiri tergantung pada pertumbuhan gulma.

– Pemupukan
Pupuk untuk bawang dapat menggunakan pupuk alami atau buatan. Pemupukan dilakukan dalam dua tahap, yaitu sebelum tanam dan setelah penanaman. Pemupukan tahap pertama sering menggunakan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10-15 ton per hektar.

Tujuan memberikan pupuk alami sebelum penanaman, sehingga struktur tanah tidak mudah mengembun. Selain itu, untuk menyuburkan tanah dan untuk meningkatkan kemampuan tanah untuk mengikat air. Sedang untuk pupuk tambahan diberikan dengan cara mengubur di tanah dengan jarak 10 cm dari tanaman atau tabur antara barisan tanaman.

– Pengendalian Hama Dan Penyakit
Jenis hama yang menyerang tanaman bawang merah adalah ngengat dan jamur. Tipe kedua hama ini menyebabkan ujung daun dipotong dan daun terkulai. Ulat media dapat merusak umbi disimpan di gudang. Pencegahan hama dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida Bayrusil 250 EC atau Azodrin 15 WSC. Dosis: 2 ml / I air.

Untuk penyakit yang menyerang tanaman bawang merah adalah tempat ungu yang disebabkan oleh jamur. Terlihat gejala penyakit ini adalah adanya bercak putih pada daun abu-abu yang kemudian berubah menjadi cokelat dan kering. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan tanaman bawang merah menggunakan Difolatan 4F.

– Proses Panen
Karakteristik tanaman bawang merah yang sudah layak untuk dipanen setelah batang lemah atau runtuh. Hal ini biasanya terjadi pada penanaman setelah 60 sampai 90 hari, tetapi itu semua tergantung pada bidang media. Kemudian karakteristik lainnya adalah bentuk bulat yang hampir sempurna, beberapa sudah terlihat di permukaan tanah. umbi sudah berwarna merah gelap atau keunguan bawang merah dan bau khasnya.

waring-sayur-bungkus-bawang-merah

Setelah di panen bawang merah harus di jemur dibawah sinar matahari selama seminggu atau dua minggu, sehingga buah tahan lama. Setelah bawang siap kemudian disimpan dalam karung jerat dengan suhu sekitar 30-33 ° C.

 

Baca juga Cara Budidaya Kentang