Inilah Cara Tepat Budidaya Pisang Kepok

FotorhfgfiugsijfgsjfgCreated

Syarat Tumbuh
Pisang Kepok bisa tumbuh di lahan basah maupun lahan kering, namun pada lingkungan yang kering hasil buahnya tidak dapat dipastikan. Iklim yang sesuai untuk pertumbuhan pisang kepok yaitu iklim tropis yang cenderung basah serta lembab. curah hujan yang ideal untuk pisang memiliki curah hujan 1.520 sampai 3.800 mm per tahunnya. Curah hujan yang tinggi juga tidak baik bagi tanaman, karena apabila ada air yang menggenang maka akan merusak kualitas batang pisang.

Pemilihan bibit
Bibit berasal dari pemisahan pohon pisang. Anakan dipilih dari indukan yang memiliki sifat unggul serta produktif. Anakan yang baik ialah anakan dengan tinggi sekitar 41-100 cm serta terbebas dari hama penyakit. Bibit anakan yang telah dipisahkan harus segera ditanam. Ini dilakukan guna menghindarkan serangan hama penggerek serta kematian di kebun.

*Baca Juga : Cara Budidaya Cabai Merah Dengan Baik & Benar

Persiapan Lahan.
Lahan yang cocok untuk budidaya pisang kepok yaitu memiliki kandunagn unsur hara yang banyak, gembur, memiliki kadar pH tanah normal, serta terbebas dari hama. Lahan dibersihkan dari sisa tanaman serta gulma, kemudian gemburkan tanah. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, sekitar 2 minggu hingga 1 bulan sebelum masa tanam. Tanah lapisan atas di pisah dengan tanah lapisan bawah. Penutupan lubang tanam dilakukan dengan memasukkan tanah lapisan bawah terlebih dahulu. Sebelum masuk masa tanam, lubang tanam diberi pupuk kandang sejumlah 10 kg/lubang. lalu diamkan selama 1-2 minggu.

Waktu Penanaman
Waktu penanaman pisang kepok bagusnya dilakukan pada awal musim hujan, supaya terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan serta buah sudah siap dipanen pada saat masuk musim kemarau. untuk memperoleh produksi serta kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama memakai jarak tanam yang lebar (misalnya 4 m x 4 m), lalu penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam. Ini bermaksud supaya dapat mengatur waktu panen serta pembongkaran tanaman yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.

Bila hujan telah turun dengan teratur, lakukan penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari agar bibit mendapatkan udara yang sejuk serta tidak langsung mendapatkan cahaya matahari. Lubang tanam yang telah ditimbun, digali seluas gumpalan tanah yang menutup media bibit pisang. Buka polybag bagian bawah, setelah itu bagian samping secara hati-hati. Letakkan bibit pisang kepok ini secara tegak lurus. Tutup lubang tanam dengan tanah galian serta tekan sedikit disamping tanah bekas polybag, selanjutnya siram bibit secukupnya. Jarak tanam sesuai dengan jenis Kepok serta Tanduk menggunakan jarak tanam 3 m x 3 m atau 3 m x 3,5 m.

Pemberian pupuk tambahan
Pemberian pupuk di kebun menggunakan pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang tanam yang telah dicampur dengan tanah bekas galian lubang. Pemberian selanjutnya dilakukan pada saat tanaman berumur 3 serta 6 bulan, dengan cara menaburkannya di sekitar tanaman, dengan dosis 0,5 kg/tanaman.

2Pemangkasan
Pemangkasan daun kering bermaksud guna menghindari penyebaran penyakit pada pohon pisang, mencegah daun kering menutupi anakan pisang, serta melindungi buah dari gesekan daun. Pada saat pembungaan, sisakan 6-8 daun sehat agar perkembangan buah menjadi maksimal. Sesudah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak melakukan pemangkasan daun lagi. Daun bekas pemangkasan dari tanaman sakit dikumpulkan serta dibakar.

Perawatan Tandan
Perawatan tandan dilakukan dengan membersihkan daun di sekitar tandan, terutama daun yang telah kering. Kemudian singkirkan buah pisang yang tidak bagus, selalu periksa apakah ada hama yang perusak, Lalu potong bunga jantan supaya buah yang berada di atasnya dapat tumbuh dengan baik. Buah juga perlu dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik warna biru ukuran 1 meter x 45 cm. Ini dilakukan guna menghindarkan buah dari kerusakan oleh serangga serta karena gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang mempunyai masa pembuahan yang sama dapat diberi tanda (misalnya dengan tali rafia warna yang sama). Ini berguna untuk menentukan waktu panen yang tepat, sehingga umur serta ukuran buah dapat seragam.

*Baca Juga : Inilah Hama Tanaman Hidroponik

Hama serta penyakit
Selalu periksa kondisi pohon serta buah pisang kepok dari serangan hama sera penyakit. Beberapa penyakit utama yang dapat menurunkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman pisang kepok, diantaranya ialah penyakit layu (layu fusarium serta layu bakteri), bercak daun (Black serta Yellow Sigatoka, penyakit yang disebabkan virus terutama virus kerdil pisang (Banana Bunchy Top Virus/BBTV). Sedangkan hama yang banyak ditemukan ialah ulat penggulung daun (Erionata thrax L.), Penggerek bonggol (Cosmopolites sordidus Germar), Penggerek batang (Odoiporus longicolis (Oliv), thrips (Chaetanaphotrips signipennis) serta burik pada buah (Nacolea
octasema).

Panen
Pemanenan ditentukan oleh umur serta bentuk buah. Daun yang telah kering merupakan ciri utama pemanenan sudah bisa dilakukan. Usia buah yang sudah siap dipanen berkisar dari 90-100 hari. Saat memanen buah pisang, usahakan tidak merusak kondisi buah karena jika rusak, kualitas serta harga jualnya nanti akan berkurang. Buah pisang bisa bertahan selama 8-10 hari setelah masa panen.

Selamat mencoba….

Advertisements

Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

fgggsdfgdfh

Siapa yang tidak mengenal wortel?? Wortel (Daucus carrota L.) merupakan
tumbuhan jenis sayuran yang dimanfaatkan umbinya. wortel memiliki umbi yang
berwarna jingga atau oranye terang. Wortel memiliki rasa yang gurih, renyah
serta agak manis. Wortel juga merupakan sumber vitamin A, vitamin B, Serta
vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wortel seperti tanah, suhu, curah hujan,
kelembaban, dan intensitas penyinaran matahari. Tanah yang cocok untuk
budidaya wortel merupakan tanah yang gembur yang memiliki banyak kandungan
unsur hara serta mempunyai kadar pH tanah berkisar antara 5.5 – 6.5.
Suhu yang optimal untuk pertumbuhan wortel adalah 15.6 – 21.1 °C dengan
Kelembaban udara yang cocok bagi pertumbuhan wortel ialah 80 -90 %. Hal – hal yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman wortel ialah:

*Baca Juga : Cara Paling Jitu Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi

Memilih Benih
Bibit wortel yang akan dipilih harus memenuhi syarat seperti tanaman tumbuh
subur dan kuat, berasal dari varietas unggul, murni dengan daya kecambahnya
tinggi ,berasal dari jenis yang berumur pendek, bentuknya seragam, bebas dari
hama dan penyakit (sehat), dan berproduksi tinggi.
Gosok benih wortel dengan kedua telapak tangan agar benih satu dan lainnya
tidak saling menempel.
Kemudian rendam benih wortel dalam air dingin selama 12 -24 jam atau dalam
air hangat (60 °C) selama 15 menit. Untuk mempercepat proses perkecambahannya.

Persiapan Lahan Budidaya Wortel
Lahan untuk menanam wortel harus dibajak atau dicangkul sedalam kurang lebih
40 cm terlebih dahulu. Kedalaman ini sangat penting mengingat tanaman wortel
akan dipanen umbinya. Tanah yang didigunakan untuk menanam wortel harus
gembur agar wortel tumbuh dengan sempurna.
Setelah tanah digemburkan, selanjutnya buat bedengan dengan ukuran lebar 120
-150 cm, tinggi 30-40 cm, sedangkan jarak antar bedengan adalah 50-60 cm
serta panjang tergantung pada keadaan lahan.
Saat membuat bedengan, campurkan pula pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai
pupuk dasar. Dosis pemberian pupuk sebanyak 15-20 ton per hektar. Jumlah
tepatnya sesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.
Buat larikan pada permukaan bedengan untuk menaburkan benih. Jarak antar
larikan 20 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Penanaman benih
Benih wortel dapat ditanam secara langsung, tanpa tahap penyemaian terlebih dahulu. Kebutuhan benih untuk budidaya wortel kurang lebih sebanyak 3-5 kg per hektar.
Benih wortel berasal dari biji, bentuknya kecil-kecil serta cenderung menempel
karena mempunyai serabut seperti bulu pada permukaannya. Maka dari itu
sebelum ditaburkan gosok-gosokkan terlebih dahulu dengan telapak tangan agar
benih tidak saling menempel. Atau, campurkan abu pada benih tersebut.
Taburkan benih diatas larikan kemudian tutup dengan tanah. Apabila tanahnya
kering, maka siram sedikit untuk menjaga kelembabannya. Tanaman wortel akan tumbuh setelah 10 hari.

Pemeliharaan Tanaman
Tanaman wortel memerlukan air yang memadai pada fase awal pertumbuhannya, sehingga perlu disiram  secara konsisten yaitu 1 -2 kali sehari, terutama pada musim kemarau. Jenis pupuk yang digunakan pada pemupukan susulan ialah jenis urea atau ZA. Dosis pupuk yang digunakan adalah urea 100 kg/ha atau ZA 200 kg/ha. Waktu pemberian pupuk susulan dapat dilakukan pada saat tanaman wortel berumur 1 bulan. Cara pemupukan yang baik yaitu dengan menyebarkan secara merata dalam alur-alur atau dimasukkan ke dalam lubang pupuk (tugal) sedalam 5-10 cm dari batang wortel, kemudian tutup dengan tanah serta disiram atau diairi hingga agak basah.
Lakukan penyiangan dengan membersihkan gulma atau tanaman penggangu di
sekitar tanaman wortel.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Lebih Optimal

Hama dan Penyakit Tanaman
Hama yang sering menyerang tanaman wortel ialah Ulat tanah (Agrotis ipsilon
Hufn.), Kutu daun (Aphid, Aphis spp.), Lalat atau magot (Psila rosae).
Sedangkan Penyakit yang sering menyerang tanaman wortel merupakan Bercak daun
Cercospora, Nematoda bintil akar, Busuk alternaria. Pengendalian secara
kimiawi bisa dilakukan menggunakan insektisida Furadan 3 G atau Indofuran 3 G
pada waktu tanam atau disemprot dengan menggunakan Hostathion 40 EC dan
lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Panen
Wortel dapat dipanen setelah berumur 100 hari tergantung dari varietasnya. Pemanenan tidak boleh terlambat karena umbi akan semakin mengeras (berkayu) jika
melebihi masa panen. Cara pemanenan wortel yaitu dengan cara mencabut seluruh
tanaman beserta umbinya. Pemanenan wortel dapat dilakukan pagi hari agar
dapat segera dipasarkan. Saat memanen wortel usahakan tidak merusak kondisi
wortel, karena dapat menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.

Selamat mencoba….

Langkah Tepat Cara Budidaya Ubi Jalar Supaya Hasil Lebih Optimal

ubi jalar

Siapa yang tidak mengenal ubi jalar??. Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L.) Merupakan sejenis tanaman budidaya yang dimanfaatkan  akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi serta daunnya yang masih muda dapat diolah menjadi sayur.Bahkan di beberapa wilayah di Indonesia, ubi jalar sudah menjadi makanan pokok pengganti nasi.

Budidaya ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang panas dan lembab. Di Indonesia sendiri, budidaya ubi jalar mencapai produktivitasnya yang paling optimal bila ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter. Suhu ideal bagi tanaman ini adalah 21-27 Celcius dengan dengan curah hujan sedang serta penyinaran matahari sekitar 11-12 jam sehari. Berikut merupakan langkah-langkah untuk budidaya ubi jalar agar hasil panen menjadi optimal.

*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Penyiapan bibit ubi jalar
Bibit biasanya didapat dengan cara stek batang. Tanaman yang cocok untuk dijadikan bibit stek diambil dari tanaman yang berumur minimal 2 bulan dengan ruas yang pendek-pendek. Caranya, potong batang tanaman kira-kira sepanjang 15-25 cm. Pada setiap potongan minimal terdapat dua ruas batang. Buang sebagian daun-daunnya untuk mengurangi penguapan. Ikat batang yang telah distek tersebut dan biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh. Perbanyakan dengan cara stek batang secara terus menerus dapat menurunkan kualitas tanaman. Maka perbanyakan dengan stek hanya dianjurkan untuk 3-5 generasi penanaman.

Pengolahan lahan untuk budidaya ubi jalar
Tanah yang cocok untuk budidaya ubi jalar ialah tanah yang gembur dengan pH tanah berkisar antara 5,5-7,5 serta memiliki drainase yang baik. Sebelum menanam ubi jalar, hendaknya tanah dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur. Kemudian buat bedengan setinggi 30-40 cm dengan lebar bedangan 60-100 cm serta jarak antar bedengan 40-60 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lahan.

Penanaman ubi jalar
Bibit ubi jalar ditanam pada bedengan.Dalam satu bedengan terdapat dua baris tanaman. Jarak antar tanaman dalam satu baris 30 cm dengan jarak antar baris 40 cm.
Di awal pertumbuhan usahakan jaga kelembaban tanah. Lakukan penyiraman setiap pagi serta sore hari pada stek yang baru ditanam. Penyiraman bisa dihentikan setelah tanaman terlihat tumbuh, yang dicirikan dengan keluarnya daun baru.

Pemeliharaan dan perawatan
lakukan penyiraman jika tanah benar-benar kering atau hujan tidak turun selama 3 minggu, karena ubi jalar tahan terhadap kekeringan. Periksa keseluruhan tanaman,jika ada tanaman ubi yang mati atau tidak tumbuh secara optimal segera lakukan penyulaman. Pada umur 4 minggu setelah tanam, lakukan pembongkaran tanah di kiri dan kanan tanaman, radius 10 dari tanaman. Hal ini dimaksudkan supaya akar tanaman tidak menjalar kemana-mana sehingga umbi terkonsentrasi pada jalur penanaman. Lakukan penyiangan untuk membersihkan rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan ubi jalar. Lakukan penertiban akar untuk menghasilkan umbi jalar yang besar serta berkualitas baik. Penertiban dilakukan dengan cara menarik batang tanaman agar akar yang tumbuh pada ruas ruas batang tidak menjadi umbi. Ini dilakukan agar pembentukan umbi terfokus pada pangkal batang sehingga menghasilkan umbi yang besar serta berkualitas

*Baca Juga : Cara Jitu Budidaya Singkong Supaya Hasil Menjadi Melimpah

Pemanenan ubi jalar
Ubi jalar bisa dipanen pada umur 3,5-4 bulan. Jangan memanen ubi jalar pada saat hujan karena akan membuat umbi menjadi busuk.
Umbi diambil dari dalam tanah dengan mengeruk tanah sekitar batang tempat umbi ubi jalar berada.Jika memanen menggunakan cangkul, pastikan tidak merusak umbi ubi jalar karena akan menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.
Setelah dipanen, ubi jalar dicuci dan disortir kemudian masukkan dalam karung/waring sayur lalu simpan ditempat kering sebelum dijual ke pasar .

Selamat mencoba…

Langkah Mudah Budidaya Ikan Nila Agar Hasil Panen Melimpah

waring

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan ikan nila, ikan yang satu ini mempunyai ciri khas warna yang kehitaman atau keabuan dan memiliki pita gelap melintang (belang) yang makin mengabur pada ikan dewasa. Sekarang ini ikan nila merupakan salah satu komoditi usaha yang sangat menjanjikan untuk ditumbuh kembangkan. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah ikan nila pada masa sekarang telah menjadi komoditas ekspor dan permintaan akan ikan nila tiap tahun semakin bertambah , apalagi konsumen kita secara umum menyukai masakan yang berasal dari ikan nila. Berdasarkan beberapa faktor inilah salah satu peluang usaha yang bisa Anda tumbuh kembangkan

Dalam berbisnis budidaya ikan nila, Anda harus memperhatikan tata cara pembudidayaan yang benar, agar usaha yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan. Kami akan membahas tata cara pemeliharaan ikan nila step by step yang dapat dikerjakan dengan simple .

  • Potensi Budidaya Ikan Nila
    – Memiliki daya adaptasi yang tinggi ( dapat hidup di air tawar, payau, laut )
    – daya tahan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan
    – Bersifat omnivora ( pemakan segala jenis makanan )
    – Bisa mencerna pakan secara efisien
    – Pertumbuhan cepat
    – Lebih tahan terhadap serangan penyakit, dibanding ikan lain sejenis

 

  • Kelebihan Budidaya Ikan Nila
    -Dapat Meningkatkan gizi
    – Cepat berkembang biak
    – Mudah dibudidayakan
    – Bisa di pelihara di berbagai kolam budidaya

  Langkah – langkah budidaya Ikan Nila : 

#1. Tempat pemeliharaan/kolam

kolam

 

Untuk kolam sendiri bisa di cocokkan dengan keadaan lingkungan tempat Anda tinggal, Anda dapat menggunakan berbagai macam jenis kolam, misalnya Anda bikin kolam di lokasi persawahan, tambak, kolam yang terbuat dari batu dan semen, atau bisa juga menggunakan media terpal sebagi tempat pemeliharaanya . media terpal lebih menghemat biaya dan cocok untuk Anda yang baru memulai usaha

*Baca Juga : Langkah Paling Mudah Budidaya Terong Belanda

#2. Pembuatan kolam

Untuk luas/ukuran kolam bias di cocokkan sesuai sama apa yang diinginkan serta keperluan anda, misal umpamanya : lebar 2m x luas 2m serta tinggi 2, 5 m (untuk persyaratan taraf kecil). dalam ukuran itu anda telah bisa memeilhara ikan lebih kurang sejumlah 1500 ekor ikan.
Sebelum Anda menaruh ikan nila ke kolam yang baru Anda buat, sebaiknya Anda memulai persiapan sebagai berikut :

– kolam yang baru di buat sebelum di penuhi air upayakan diberi pupuk organik (pupuk kandang yang telah terurai dengan benar) dengan ketebalan 2cm.
– Beri daun jerami atau bisa memakai daun yang telah kering dan lapuk setebal 2 cm.
– Tambahkan sedikit kapur dan garam serta taburkan ke seluruh permukaan kolam.
– Jika proses di atas sudah selesai, biarkan kolam selama 2 hari jangan dauhlu memasukkan air ke dalam kolam
– Sesudah kolam di isi air biarkan selama 7 hari, baru kemudian benih bibit ikan dimasukkan ke kolam, maksudya agar pupuk bisa terurai secara maksimal dan bisa dipakai sebagai makanan organik untuk bibit ikan itu.

#3. Bibit Ikan Nila

– Untuk bibit ikan nila bisa anda beli pada penyedia bibit ikan bila tidak ingin ribet.
– Pastikan bibit ikan yang sehat serta berkualitas, karena ini sangat berpengaruh pada hasil panen nanti.

#4. Perawatan ikan

Untuk perawatan ikan nila sangat mudah , berikut ini langkah-langkah perawatan ikan yang harus Anda lakukan :

– Berikan makanan ikan 2 kali sehari, pada waktu pagi dan sore hari
– Berikan vitamin untuk pertumbuhan dan kesehatan ikan sekali dalam sebulan
– Selalu jagalah kebersihan air di dalam kolam janganlah terlampau kotor, karena type ikan ini tidak menyukai air yang keruh, hal ini harus benar-benar anda cermati untuk menghindari ikan stres dan mati, serta berguna untuk keberlangsungan perkembangan ikan tersebut.
– Upayakan air kolam senantiasa mengalir agar perkembangan ikan bisa cepat, langkahnya anda bisa mengunakan pump air ( untuk kolam dari batu semen, terpal).

*Baca Juga : 7 Langkah Jitu Budidaya Ikan Gurame Yang Baik

#5. Penyakit pada Ikan Nila serta cara mengatasinya

– ikan stres
Bila ikan nila mengalami stres maka perkembangannya bisa terganggu, persoalan itu dapat di sebabkan oleh sebagian aspek seperti : Airnya kotor
Pemecahannya : Menguras kolam jika kolam telah mulai keruh.

– Ikan sakit karena bakteri jamur,
ciri – ciri penyakit ini umumnya muncul dikarenakan meningkatnya kandungan asam pada kolam dari hasil kotoran ikan tersebut.
cara mengatasi : pindahkan ikan yang sakit itu dan obati secara teratur, untuk obatnya bisa anda beli di toko ikan.

– Ikan kurang nafsu makan
Umumnya peristiwa ini muncul kaena keadaan ikan tengah stres
Pemecahannya : berikanlah obat penambah nafsu makan yang tersedia banyak di toko ikan, atau Anda bisa juga menggunakan rempah-rempah tradisional untuk mengatasinya.

#6. Panen

Umumnya pada saat panen ikan nila mebutuhkan waktu sepanjang 4 – 6 bulan, bergantung dari perawatan serta tempat pemeliharaanya, bila berat ikan berbeda-beda Anda bisa menyeleksi sesuai dengan yang diinginkan.

banner-fb-lim-corporation-1.jpg

WARING IKAN
Kami menyediakan waring ikan benang single maupun double, baik Uk. 1,2m x 100m atau Uk. 1,2m x 90m
Info harga waring ikan bisa anda klik Disini untuk pemesanan silahkan Hub. 087702821277 | 081232584950 | 085233925564
Waring ikan biasa digunakan sebagai keramba, tapi dapat juga dimanfaatkan layaknya paranet, yakni sebagai pengontrol sinar terik matahari siang.
Info selengkapnya tentang prodak bisa anda lihat di http://bit.do/djBKs
Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Waring Sayur Warna Merah Dan Kuning

Waring Hijau-Kuning-Merah

Waring memiliki beberapa macam jenis menurut fungsinya. Berikut ini adalah beberapa macam jenis waring yang tersedia di tempat kami ( LIM CORPORATION ).

Waring Ikan (Water net)
Waring ikan adalah jaring yang terbuat dari bahan plastik berwarna hitam. Waring ikan biasa digunakan untuk pagar pembatas tambak. Permintaan waring hitam ini juga cukup banyak.

Waring Sayur dan Buah
Selain digunakan untuk packing sayuran dan buah – buahan, waring sayur yang berwarna cerah ini juga digunakan untuk pagar lahan pertanian oleh para petani.

Di tempat kami tersedia waring sayur dengan beberapa pilihan warna dan ukuran, antara lain :
– waring warna merah (50×75 cm & 60×100 cm)
– waring warna kuning (50×80 cm & 60x100cm)
– waring warna orange
– waring warna ungu
– waring warna hijau

Minimal order 5 ball, 5 ball = 5.000 lembar.
Untuk info harga waring dan info cara pemesanan waring silahkan hubungi kami :
– SMS / Call : 0812 3258 4950 / 0877 0282 1277
– Phone/Fax : 031-8830487

*Baca juga Panduan Budidaya Tanaman Tomat

Tips Budidaya Tanaman Tomat

tomat2

Banyak hal yang butuh di perhatikan dalam budidaya tanaman tomat yaitu ketentuan tumbuh tanaman tomat. Ketentuan tumbuh tanaman tomat mencakup : iklim serta tanah.

1. Iklim

Iklim

Tanaman tomat (Solanum lycopersicum) dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi ataupun di dataran rendah, tergantung varietasnya. Tanaman tomat bisa tumbuh baik di dataran tinggi (kurang lebih

m 700 m dpi), dataran medium (200 m – 700 m dpi), serta dataran rendah (kurang dari 200 m dpl). Faktor temperatur bisa memengaruhi warna buah. Pada temperatur tinggi (diatas 32°C) warna buah tomat condong kuning, sedang pada temperatur tdk tetap warna buah condong tak rata. Temperatur ideal dan berpengaruh baik pada warna buah tomat yaitu pada 24°C – 28°C yang biasanya merah rata. Kondisi temperatur serta kelembapan yang tinggi, punya pengaruh kurang baik pada perkembangan, produksi serta kwalitas buah tomat. kelembapan yang relatip dibutuhkan untuk tanaman tomat yaitu 80%. Tanaman tomat membutuhkan intensitas sinar matahari sekurang–kurangya 10-12 jam sehari-hari (Sastrahidayat. 1992).

2. Tanah

Tanah

Tanaman tomat adalah tanaman yang dapat tumbuh disegala tempat, dari daerah dataran rendah hingga daerah dataran tinggi (pegunungan) untuk perkembangan yang baik, tanaman tomat memerlukan tanah yang gembur, kandungan keasaman pH diantaranya 5-6, tanah sedikit memiliki kandungan pasir, serta banyak terkandung humus, dan pengairan yang literature
serta cukup mulai tanam hingga tanaman dari mulai panen.

Berdasar pada type pertumbuhannya, tanaman tomat dibedakan atas type determinate serta indeterminate. Tanaman tomat bertipe determinate memiliki pola perkembangan batang dengan cara vertikal yang terbatas serta disudahi dengan perkembangan organ vegetatif (akar, batang daun), sedang tomat bertipe indeterminate memiliki kekuatan untuk selalu tumbuh serta tandan bunga tak ada pada tiap-tiap buku dan pada ujung tanaman selalu ada pucuk muda.

Bunga tanaman tomat berjenis dua dengan lima buah kelopak berwarna hijau berbulu serta dua buah daun mahkota (Tugiyono Hery, 2002). Pembuahan berlangsung 96 jam sesudah penyerbukan serta buah masak 45 hari hingga 50 hari sesudah pembuahan. Persentase penyerbukan sendiri pada tanaman tomat yaitu 95% – 100%.

Langkah Budidaya Tanaman Tomat
♦ Persemaiaan Benih Tomat

Persemaiaan Benih Tomat

Benih tomat martha mesti disemai dahulu sebelumnya ditanam. Persemaian dikerjakan di dalam kotak pesemaian (tray), media persemaian yaitu kombinasi tanah, arang sekam, serta pupuk kandang kuda dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Benih ditanamkan dalam kotak pesemaian (tray), benih dipelihara sampai usia 25-30 hari sesudah semai. Syarat-syarat langkah proses pesemaian yang baik yaitu :
a. Yang disemaikan umumnya tanaman yang lemah, tak kuat bila segera ditanam ditempat yang tetap
b. Tempat menyemai berbentuk bedengan spesial, di beri atap peneduh (paranet) untuk menghindar curahan hujan jangan pernah mengakibatkan kerusakan benih yang masihlah lemah.
c. Tempat pesemaian mesti aman dari masalah binatang
d. Penyiraman dikerjakan dengan memakai Hand Sprayer.
e. Baiknya tanaman baru dipindahkan ke tempat penanamannya di lega sesudah cukup kuat
f. Sebaiknya jika bibit terlebih dulu dipindahkan ke polibag, menanti waktu ditanam ditempat penanamannya.

♦ Pemrosesan Tanah

Pemrosesan Tanah

Pemrosesan tanah untuk tanaman tomat yaitu mencakup pembersihan tempat pembajakan atau pencangkulan serta pembuatan bedengan. Untuk memperoleh hasil yang baik dengan maksud :
a. Akar sisi tanaman yang ada pada tanah bisa tumbuh lebih prima.
b. Rumput liar bisa dikendalikan tumbuhnya.
c. Peredaran hawa lebih gampang serta luas, hingga mengakibatkan beberapa zat makanan didalam tanah bisa lebih sempurna
d. Air yang terlalu berlebih dapatb gampang meresap atau menguap.
e. Akar-akar tanaman bisa menembus tanah lebih gampang serta dalam.

♦ Pemupukan

Pemupukan

Pemupukan dibedakan jadi 2 jenis yaitu : pemupukan Organik serta Non Organik.
Pemberian pupuk organik (pupuk kandang) diberikan lewat cara diratakan di atas tanah bedengan. Pupuk kandang terkecuali bisa melakukan perbaikan karakter biologis tanah dapat juga melakukan perbaikan karakter kimia serta fisik tanah, pupuk kandang juga butuh diberikan pada tanaman sayuran yang banyak konsumsi nitrogen hingga nitrogen begitu memastikan kuantita dikonsumsi pada fase vegetatif. Pemberian pupuk non organik SP 36, ZA, Kcl dengan perbandingan 1 : 1 : ½ berperan untuk penyanter tanaman vegetatif. Langkah pemupukan dengan meratakan di atas bedengan dengan jarak per 1 m serta diberikan 100 g.

♦ Penanaman

Penanaman Dengan Polybag

Jika tempat telah siap, jadi bibit bisa selekasnya ditanam. Yang butuh di perhatikan dalam penanaman yaitu saat tanam serta jarak tanam. Saat tanam terkait erat dengan iklim. Ada tanaman yang pas ditanam di musim penghujan, sedang Jarak tanam sesuai dengan morfologi tanaman serta tingkat kesuburan tanahnya. Mengatur jarak tanam bermakna berikan ruangan lingkup hidup yang sama/rata untuk tiap-tiap tanaman. Dengan mengatur jarak tanam ini bakal didapat barisan-barisan tanaman yang teratur hingga gampang dalam lakukan pengelolaan tanaman setelah itu.

Bibit yang telah siap tanam dicabut dipersemaian beserta akarnya bila bibit datang dari persemaian plastik atau tray 25-30 hari sesudah semai bibit segera ditanam pada lubang tanam dengan jarak 70×60 cm, Pada saat penanaman bibit diupayakan tanaman tomat tak menyentuh tanah, supaya tanaman tak membusuk serta terserang penyakit akibat kotoran dikarenakan oleh tanah, waktu yang paling pas untuk penanaman tomat yaitu 2-4 minggu sebelumnya hujan paling akhir. Penanaman dikerjakan pada sore hari supaya tanaman tak layu serta bisa menyesuaikan pada tempat yang ditanami.

♦ Pemeliharaan
• Penyiraman

Penyiraman tanaman sayuran banyak memerlukan air seperti tanaman tomat, sayuran daun memiliki kandungan ± saat penyiraman yang baik adalah pada sore hari butuh di ketahui kalau maksud penyiraman yaitu :
a. Menukar air yang telah banyak menguap pada siang hari ;
b. Kembalikan kemampuan tanaman pada keadan tanaman pada malam hari ;
c. Menambahkan pada tanaman yang kekurangan air.

Penyiraman sebaiknya dikerjakan dengan hati–hati, serta diupayakan tak atau jangan pernah tentang daun lantaran tanaman bakal gampang menanggung derita penyakit seperti virus. Penyiraman yang dikerjakan penyusun memakai alat berbentuk selang serta dikerjakan pada sore hari dengan maksud kurangi penguapan.

• Penyulaman
Bibit tomat yang baru ditanam, baik lewat persemaian ataupun segera ditanam tak semua bisa tumbuh serta bertahan jadi tanaman dewasa sebagian salah satunya tentu ada yang mati satu diantara langkah mengatasinya yaitu lakukan penyulaman, langkahnya waktu tomat berusia 7–14 hari sesudah tanaman kerjakan pergantian bibit yang mati dengan bibit yang baru serta di ambil dari bibit terdahulu atau bibit yang ditanam dengan selang saat 7–14 hari dari pertama penyemaian. Bila dalam 3 mingu sesudah tanam masihlah diketemukan bibit yang mati tak perlu lagi dikerjakan penyulaman, sebab penyulaman pada usia lebih, dari 3 minggu bakal membuahkan tanaman yang perkembangan serta usia panennya tak seragam hingga bakal menyusahkan penanaman.

• Penyiangan/Pembumbunan
Penyiangan mesti dikerjakan pada saat terlihat kalau sudah tumbuh gulma yang mengganggu perkembangan tanaman. Umumnya proses penyiangan diimbangi dengan pembumbunan tanah di sekitaran tanaman. Penyiangan bisa dikerjakan 2 atau 3 kali atau sesuai sama keadaan lega. penyiangan dikerjakan lewat cara dicabut memakai tangan serta yang susah dicabut memakai cangkul atau kored.

• Pemupukan
Pupuk umumnya diberikan sebagai pupuk basic atau pupuk susulan. Bisa diberikan pada tanah atau melalui daun atau sisi tanaman lain. Sebagai pupuk basic dapat dipakai pupuk kandang atau kompos. Pupuk susulan berbentuk pupuk NPK yang didapatkan 2 – 3 kali sepanjang pertumbuhannya lewat cara ditugal kan pada tiap-tiap tanaman. NPK 15-15-15 sejumlah dosis 2 gr/tanaman.

• Pemangkasan
Tanaman yang berbentuk perdu atau pohon biasanya butuh pemangkasan. Pemangkasan ini ditujukan diantaranya untuk membuat pohon, kurangi daun, mempercepat pembuahan, meremajakan tanaman, dan sebagainya.

Maksud membuat pohon yaitu supaya bisa berbunga atau berproduksi lebih banya. Pengurangan daun ditujukan untuk memperoleh hasil assimilasi bersih yang optimum. Dengan pemangkasan juga bisa saja mempercepat sistem pembuahan. Namun adakalanya pemangkasan dikerjakan untuk peremajaan tanaman (rejuvenilisasi).

Pada umumnya pemangkasan dikerjakan dengan memotong cabang/ranting yang tumbuhnya tak pas, memotong tunas-tunas air, atau memotong ranting-ranting yang terkena penyakit. Pemangkasan yang penulis kerjakan tiap-tiap satu minggu sekali sepanjang pertumbuhannya, setiap pohon cuma ditinggalkan sua cabang serta semasing cabang dilewatkan tumbuh semasing tiga tandan, serta buah yang dilewatkan semasing tandan disisakan 5 buah yang dipelihara supaya membuahkan buah yang besar.

• Pengikatan
Pengikatan pohon ditujukan untuk hindari tanaman tomat rubuh ketika berbuah serta agar tanaman tomat itu bisa tumbuh tegak

• Ingindalian hama serta penyakit
A. Hama
1. Ulat buah (Hiliothis armigera)
Ulat ini menyerang tomat yang masihlah muda hingga buah telah tua terlihat berlubang–lubang serta umumnya busuk lantaran infeksi, ulat ini bisa dibrantas denagn inteksida.

2. Nematoda (Helodogyama sP)
Cacing ini mengakibatkan akar–akar tomat berbintil–bintil, umumnya cuma muncul pada tanah–tanah enteng yang sangat asam (PH 4 – 5). Pemberantasan dengan nematisida.

3. Lalat buah (Dacus durcalis)
Lalat ini biasanya menyerang lewat cara menyuntikan telur–telurnya dalam kulit buah tomat, serta telur itu bakal jadi larva yang menggerogoti buah tomat dari dalam sehinga buah itu jadi busuk serta rontok. Lalat buah bisa dikendalikan lewat cara menyemprotkan inteksida systemik mulai sejak buah berusia 1 minggu.

4. Kutu putih (Pseu dococus SP)
Kutu putih menyerang tomat lewat cara mengisap cairan daun. Hama ini dapat mambawa penyakit embun jelaga. Mengakibatkan daun jadi keriting serta bunga/buah alami kerontokan pemberontakan pakai insektisida.

B. Penyakit
1. Blossom and Root (busuk ujung buah)
Umumnya menyerang buah tomat baik yang masihlah muda ataupun yang telah tua. Penyakit dikarenakan oleh kekurangan unsur hara mikro Ca kalsium. Pembarantasnya dengan penyebaran kapur dolomit. pemupukan yang berimbangan pengairan rata penyemprotan CaCl2 pada semua permukaan daun dengan frekwensi 5–7 hari sekali sejumlah 0, 1%.

2. Layu furasium
Umumnya menyerang buah tomat baik yang masihlah muda di dataran tinggi yang mempunyai kelembapan tinggi dimusim hujan. Langkah yang bisa menghindar serangan penyakit layu furasium, seperti berikut :
Kerjakan pemupukan yang berimbang
a. Tentukan serta tanam bibit yang tahan pada semua penyakit
b. Tentukan tempat penanaman yang berdrainse cukup baik.
c. Tentukan daerah yang bersikulasi hawa lancar
d. Tentukan tempat penanaman yang memperoleh cahaya matahari penuh.
e. Tentukan tanaman yang masihlah sehat.
f. Rendam bibit kedalam larutan benomil 0, 1% sebelumnya penanaman.

3. Bacterial will (layu bakteri)
Umumnya menyerang tanaman tomat yang tumbuh didaerah dataran rendah dengan suhu serta kelembapan yang tinggi penyakit ini dikarenakan oleh bakteri psedomonas penyakit ini bisa dikendalikan dengan menggunakan Agrep 20 wp atau agromicin 15/1, 5 wp.

4. Penyakit busuk buah
Umumnya dikarenakan oleh cendawan Collectroticum SP. Hindari serangan penyakit ini lewat cara pemangkasan yang teratur, melindungi kelembapan kebun, serta melindungi saniatasi tanah. Penyakit ini bisa dihindari serta diberantas dengan memakai bubur Bordeaux 1-3%, alcohol 50WP, Prekiur N, prukit PR 10/56 WP, ridomil serta antracol.

Panen serta Pasca Panen
Panen buah tomat di panen pertama kalinya pada usia 90 hari mulai sejak geser tanam. Lantas sepanjang 3–5 hari sekali hingga buah habis, buah tomat yang bakal di pasarkan dalam jarak jauh baiknya dipanen pada tingkat paket 75%, saat buah marih hijau atau kira–kira 5– hari lagi jadi merah, sedang untuk jarak dekat tingkat kemasakan 90% yaitu saat buah berwarna kuning kemerah – merahan.

Baca Juga Budidaya Tanaman Wortel dan Pemanfaatan Waring Dalam Peternakan Ikan Lele

Pemanfaatan Waring Dalam Peternakan Ikan Lele

Waring banyak digunakan dalam proses budidaya ikan lele. Beragam fungsi mulai dari penutup kolam, dasar kolam, sampai kepada fungsi yang digunakan saat melakukan panen.

Waring pada penggunaan seperti gambar di atas adalah waring yang berfungsi sebagai penahan hama, terutama hama dari atas (dari sampah pepohonan). Untuk mencapai ukuran yang seperti diinginkan, waring dengan lebar 1.2 meter harus di jahit sedemikian rupa hingga dapat menutupi area seperti yang diinginkan.

Ada juga jaring-jaring lain yang digunakan sebaga penahan hama, ini biasanya disebut dengan paranet. Ini bentuknya seperti samak (tikar tempat duduk) berbahan pelastik. Ini juga dapat digunakan sebagai penutup hama / sampah dari pepohonan atau apapun yang asalnya dari atas.

Waring atau jaring juga dapat digunakan sebagai jaring yang digunakan saat panen. Ini sangat membantu petani lele saat panen, karena sangat memudahkan dalam penangkapan. Tidak perlu nangkap satu-satu, sekali panen langsung angkat bersama-sama.

Begitu juga seperti gambar diatas ini, bagaimana ke-dua petani ini sedang melakukan panen lele, dengan cara mengangkat waringnya secara bersama-sama.

Kami (LIM CORPORATION) menjual WARING IKAN. WARING IKAN sering dipakai dalam keramba ikan atau ada yang menggunakannya sebagai pagar lahan untuk menghalangi hewan pengganggu / perusak tanaman masuk.

Tersedia WARING IKAN benang single merk Arwana ukuran 120 cm x 100 m, dan WARING IKAN benang double RK ukuran 120 cm x 100 m. WARING IKAN ini berwarna hitam dengan garis kuning di sisi pinggirnya.

Dan untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami (LIM CORPORATION) :
– SMS / Call  : 0877 0282 1277

Budidaya Tanaman Wortel

cara-menanam-wortel-baik-bagus-benar.jpg

Budidaya & Trik Menanam Wortel – Wortel yang biasa ditemui sebagai sayuran pelengkap dalam menciptakan sop nyatanya sangat banyak manfaat yg terkandung didalamnya. Terkecuali Vitamin A yg baik buat kesehatan mata, wortel ini dapat juga mengurangi kadar kolesterol dalam darah & pula memperlancar buang air gede sebab kandungan serat dalam wortel akan menaikkan volume feses sampai 25%.

Wortel ini ialah tumbuhan biennial atau siklus hidup 12 – 24 bulan yang menaruh karbohidrat dalam jumlah yg banyak buat tumbuh berbunga terhadap tahun ke-2. Batang bunga bakal tumbuh setinggi kira kira 1 meter, dengan bunga berwarna putih. Wortel yaitu tanaman yg cuma bakal tumbuh kepada dataran tinggi. tanaman ini membutuhkan lingkungan tumbuh dengan suhu hawa yg dingin & lembab. Buat pertumbuhan & produksi umbi dibutuhkan suhu hawa optimal antara 15,6 sampai 21,1 derajat C. Suhu hawa yg terlampaui tinggi atau panas amat sering menyebabkan umbi kecil-kecil & berwarna pucat/kusam. kalau suhu hawa terlampaui rendah, sehingga umbi yg terbentuk jadi panjang mungil.

Petunjuk Teknis Budidaya Wortel & Trick Menanam Wortel
♦ Pembibitan
Wortel diperbanyak secara generatif bersama bijinya. Biji atau benih wortel ini akan dibeli ditoko-toko media produksi pertanian yg terdekat, namun dapat pula dgn membenihkan sendiri, terutama jenis/varietas wortel lokal & non hibrida.
Utk pembenihan wortel lokal mampu mengikuti tahapan berikut ini ;

a. Pilihlah tanaman wortel yg umurnya telah pass lanjut umur ± 3 bln, tumbuh subur & serta sehat. cabut tanaman wortel pilihannya tadi, kemudian amati umbi-nya, Umbi wortel yg baik & sehat jadikan pohon indukan, wujud umbi normal, tak cacat, warna kulit mengkilap kuning/jingga pun halus.
b. Potong terhadap ujung umbi wortel maksimal sepertiga bagiannya, pangkas serta tangkai daun dgn daunnya, sisakan 10 centi meter yg lekat terhadap umbi.
c. Siapkan lahan buat pembibitan tanaman wortel dalam wujud bedengan-bedengan yg diolah dengan cara sempurna dikasih pupuk kandang dengan cara optimal.
d. Buatkan lubang tanam dgn sarana bantu cangkul bersama jarak tanam 40-60 centimeter x 40-60 centimeter.
e. Tanamkan umbi wortel terhadap lubang sarana tanam yg telah dibuat, padatkan serta tanahnya dengan cara perlahan-lahan sampai menutup sektor leher batang.
f. Utk alur-alur dangkal disepanjang barisan tanaman wortel ± 5 senti meter dari batang.
g. Melaksanakan pemberian pupuk buatan berupa campuran ZA + SP + KCL (1 : 2 : 2) jumlahnya 10 gr/bibit tanaman, seterusnya pupuk tersebut ditutup dgn tanah tipis.
h. Pelihara bibit wortel selagi ± 3 bln, sampai membuahkan tangkai buah & biji dalam jumlah tidak sedikit.
i. Petiklah tangkai buah wortel yg telah sepuh atau kering, dulu jemur sampai kering buat diambil bijinya.

♦ Teknik Penyemaian Benih
Biji wortel ditaburkan dengan cara serta-merta di fasilitas tanam, akan jugga disebarkan dengan cara merata disetiap bedengan atau dgn dicicir memanjang dalam barisan. Jarak antara barisan paling tak 15 senti meter, setelah itu kalau telah tumbuh bakal dilakukan penjarangan maka tanaman wortel itu berjarak 3-5 centimeter satu sama yang lain. Keperluan benih atau bibit tiap-tiap are-nya antara 150-200 gr. Utk Biji wortel kebanyakan dapat sejak mulai berkecambah sesudah berusia 8-12 hri.

♦ Pengolahan Fasilitas Tanam
Perdana tanah dicangkul sedalam kurang lebih 40 senti meter, & dikasih pupuk kandang atau kompos sejumlah 15 ton tiap-tiap hektarnya. Setelah Itu dibuatkan bedengan-bedengan selebar 100 – 150 senti meter, tinggi 30-40 centimeter, jarak antar bedengan 50-60 centimeter & panjang tergantung terhadap kondisi lahan.

♦ Trick Menanam Wortel
tips penanaman benih wortel dgn lewat tahapan juga sebagai berikut :
a. Sebarkan (taburkan) benih wortel dengan cara merata dalam alur-alur/garitan-garitan yg sedia.
b. Tutup benih wortel bersama tanah slim sedalam nol,5-1 centimeter.
c. Untuk alur-alur dangkal sejauh 5 centi meter dari ruang benih arah barisan (memanjang) buat meletakkan pupuk basic. Type pupuk yg diberikan ialah campuran TSP ± 400 kg (± 200 kg P2 O5/ha) bersama KCl 150 kg (± 75 kg K2O/ha).
d. Sebarkan pupuk tersebut dengan cara merata, setelah itu tutup bersama tanah tidak tebal.
e. Tutup tiap garitan (alur) bersama dedaunan kering atau pelepah daun pisang selagi 7-10 hri utk mencegah hanyutnya benih wortel oleh percikan (guyuran) air sekaligus berfungsi menjaga kestabilan kelembaban tanah. Sesudah benih wortel tumbuh di permukaan tanah, penutup tadi langsung di buka kembali.

♦ Pemeliharaan Tanaman Wortel
Jalankan penjarangan antara tanaman wortel yg satu bersama yang lain. ini dilakukan kepada dikala tanaman berusia 1 bln sesudah periode tanam. Tujuannya yakni utk meraih tanaman wortel segera tumbuh & subur, maka di inginkan hasil panen memuaskan. Melaksanakan pembersihan pada Rumput-rumput liar atau gulma yg tumbuh di sekitar tanaman. Rumput liar yg tumbuh dalam parit serta dibersihkan supaya tak jadi sarang hama ataupun penyakit. Tanah di kurang lebih barisan tanaman wortel digemburkan, seterusnya ditimbunkan kebagian pangkal batang wortel supaya nanti umbinya tertutup oleh tanah.

♦ Pemanenan Wortel
Ciri-ciri tanaman wortel telah bakal dipanen yakni juga sebagai berikut :
1. Tanaman wortel yg sudah berusia ± 3 bln sejak sebar benih atau tergantung varietasnya. Varietas Ideal dipanen terhadap usia 100 hingga 120 hri sesudah tanam.
2. Ukuran umbi sudah maksimal & tak terlampaui lanjut umur. Panen yg terlampaui sepuh atau terlambat panen ini bisa menyebabkan umbi jadi keras & berkatu, maka mutu wortel jadi rendah atau tak laku dijual. Begitu serta utk panen terlampaui awal cuma dapat membuahkan umbi berukuran mungil, maka produksi wortel jadi turun.

Utk Trick panen wortel ini relatif enteng, adalah dgn mencabut seluruhnya tanaman dgn umbi-umbinya. Tanaman yg baik & dipelihara dengan cara intensif akan membuahkan umbi antara 20-30 ton/hektar.

Budidaya Tanaman Cabai

PM 999-600x600

Seperti yang kita ketahui selama ini, cabai merah merupakan komoditi bernilai ekonomis yang tinggi, namun harus di barengi dengan pengetahuan yang tepat dalam menanam cabai merah ini, terutama dalam cara yang baik dalam budidaya. Pun juga harus cerdik dalam menyiasati pasar, agar pas panen harga tidak anjlok, yang membuat kita merugi.

Tanaman cabai pada dasarnya tanaman yang mudah tumbuh diberbagai daerah dan kondisi tanah seperti apapun namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Harus dipahami sebelum menanam cabai, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman cabai ini.

Apa Syarat Tumbuh Tanaman Cabai?
Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi syarat tumbuhnya tanaman cabai, antara lain:
1. Tanaman cabai harus ditanama pada tanah yang gembur dan subur, untuk itu lakukan pengolahan lahan dengan baik.
2. PH tanah harus berkisar antara 6,5 – 6,8.
3. Ketersedian air sangat dipentingkan, karena tumbuhan ini sangat membutuhkan air, baik sebagai pelarut unsur ahra ataupun digunakan dalam proses fotosintesis dan proses respirasi.
4. Tanaman ini cocok ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan yang cukup. artinya tidak berlebih dan tidak kurang.

Proses Penanaman Cabai
Persiapan Lahan.
Siapkan lahan terlebih dahulu, kemudian lakukan proses pembajakan. Pembajakan bertujuan untuk menggemburkan tanah, sehingga proses pengolahan lahan selanjutnya bisa berjalan dengan baik. Selanjutnya buatlah bedengan, sedangkan ukurannya bisa menggunakan lebar 100 hingga 120 cm, tinggi bedengan berkisar antara 50 hingga 70 cm. Dan lebar parit bisa sekitar 40-50 cm.

Kemudian lakukan pupuk dasar dengan pemberian pupuk kompos organik sebanyak 40-50 ton/ha dengan bertujuan untuk memenuhi unsur hara dalam tanah sebelum tanam. Penggunaan mulsa tidaklah diwajibkan, namun sangat disarankan, karena dengan menggunakan mulsa hitam perak dapat menguntungkan dalam berbagai hal. Info selengkapnya tentang manfaat mulsa plastik hitam perak untuk budidaya tanaman silahkan klik disini.

Pembibitan dan Penanaman Cabai
Buatlah media semai dengan komposisi 21 liter tanah dengan 10-15 pupuk kandang, gunakan polybag kecil sebagai wadah media, lakukan penyemaian pada media tersebut. Pemeliharaan bibit dilakukan dengan membungka sungkup ditiap pagi jam 07.00 hingga jam 10.00, kemudian ditutup lagi hingga sore hari sekitar jam 15.00 hingga 17.00. Ketika bibit berumur 5 hari buka sungkup sepenuhnya.

Penyiraman dilakukan seminimal mungkin dan jangan terlalu basah, dilakukan setiap pagi, gunakan pestisida nabati untuk melakukan Pengendalian kemungkinan ada hama di umur muda itu.
Lakukan Pemindahan bibit semai ketika sudah keluar daun sejati sebanyak 4 helai, pindahkan secara hati-hati.

Pemeliharaan Tanaman Cabai
1. Penyulaman
Penyulaman dilakukan hingga umur tanaman cabai mencapai 3 minggu, jangan lakukan penyulaman hingga terlalu tua, hal ini akan menyebabkan tanaman tidak sama atau tidak seragam.

2. Pengikatan Tanaman
Pengikatan tanaman bertujuan untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, agar tanaman kuat dan kekar ketika diterpa angin, selain itu ini juga dilakukan untuk menjaga kelembaban saat tanaman tumbuh dewasa. Dilakukan hingga cabang utama terbentuk yang ditandai dengan munculnya bunga pertama. Untuk mengikat tanaman biasa menggunakan rafia, atau lebih baik menggunakan tali gawar atau tali salaran. Karena dengan menggunakan tali salaran akan lebih menghemat biaya, tali tidak mudah rusak, lebih ulet dan awet dalam segala cuaca.
Informasi selengkapnya tentang tali gawar/tali salaran silahkan klik disini.

3. Sanitasi Lahan
Sanitasi lahan dilakukan dengan beberapa tahap, diantaranya adalah, pengendalian hama/gulma, melakukan pengendalian air ketika musim hujan tiba sehingga genangan air dapat dialirkan, ketika tanaman cabai terkena penyakit maka lakukan sanitasi dan kendalikan hama sedetil mungkin.

4. Pengairan
Pengairan diberikan secara teratur dan terukur, dengan dilakukan penggenangan atau pengeleban hanya seminggu sekali jika tidak adahujan. Dan yang perlu menjadi catatan penggenangan dilakukan hanya 1/3 dari dalamnya bedengan.

Pemupukan Tanaman Cabai
1. Pupuk Akar
Dilakukan dengan cara pengocoran dengan beberapa aplikasi, diantaranya :
Umur 15 hari setelah tanam (HST) dengan menggunakan pupuk organik dengan dosis disesuaikan dengan jenis pupuk organik yang digunakan. Kemudian pupuk juga diberikan pada umur 46 hari setelah masa tanam dengan menggandakan dosis yang diberikkan pada tahap awal.
Dan setelah itu, pada umur 76 hari setelah masa tanam, dengan menambah dosis pupuk pada tahap kedua.

2. Pupuk Daun
Pupuk daun pada tanaman cabai bisa menggunakan POC atau pupuk organik cair, Pupuk ini langsung disemprotkan ke daun, Pupuk ini bertujuan untuk menyuburkan daun, dan mempermudah proses fotosintetis jika daun tanaman subur dan rindang.

Pengendalian Hama Pada Tanaman Cabai
Pengendalian hama dilakukan dengan cara PHT, yang paling penting adalah mengenali jenis Hama dan Penyakit yang terjadi pada tanaman, dan lakukan tindakan yang cepat dengan melakukan pengendalian terkontrol

Proses Pemanenan Tanaman Cabai
Proses pemanenan tanamanam cabai merah sangat mudah sekali, namun yang harus diperhatikan adalah tanaman cabai bisa dilakukan pada saat tanaman berusia 90 hingga 120 hari setelah masa tanam. dan yang perlu diperhatikan adalah persentase masak tanaman atau cabai adalah berkisar antara 80-90 persen masak.

jual-waring-sayur-unt-lain-lain-1508602

Untuk memudahkan pengepakan dan pengangkutan dan mencegah agar cabai tidak mudah busuk/rusak sebaiknya gunakan karung jaring (waring sayur). Untuk kebutuhan waring sayur (waring merah dan waring kuning) silahkan hubungi kami sms/call: 08123.258.4950 – 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564.
Baca juga Jual Waring Sayur Harga Murah.

Pengertian Waring

Waring adalah merupakan anyaman yang dibuat dari bahan plastik. Secara umum berdasarkan penggunaannya waring dibedakan menjadi dua macam, yakni waring sayur & waring ikan.

jual-waring-sayur-unt-lain-lain-1508602

1. WARING SAYUR

Sesuai namanya waring sayur ini digunakan untuk membungkus/mengepak sayur atau hasil pertanian & perkebunan, misalnya kol, cabai (lombok), wortel, tomat, dll. Mengapa menggunakan waring sayur, kok tidak menggunakan karung seperti beras? Karena waring sayur memiliki kerapatan anyaman yang sangat longgar, pori-porinya lebar, sirkulasi udara bisa terjaga dengan baik. Sehingga sayur yang dikemas dalam waring bisa lebih awet, tahan lama, dan tidak mudah membusuk.

Ada beberapa pilihan warna waring sayur di pasaran, yakni waring kuning, waring merah, waring ungu, waring orange, dan waring hijau. Warna waring sayur disesuaikan dengan warna jenis sayurnya, misalnya waring untuk cabai biasanya warna merah, waring untuk kol biasanya warna hijau, dst.

Berikut beberapa ukuran waring sayur yang tersedia pada kami:
Ukuran waring sayur yang tersedia saat ini:
Waring Sayur Warna Kuning
– 46×72 cm
– 50×80 cm
– 60×100 cm

Waring Sayur Warna Merah
– 50×75 cm
– 55×80 cm
– 55×85 cm
– 55×95 cm
– 60×90 cm
– 60×100 cm
– 80×120 cm
– 90×120 cm

Waring Sayur Warna Ungu
– 60×100 cm

Catatan:
*** Waring sayur merk MULYANA
*** Minimal order waring sayur sebanyak 5.000 lembar (5 ball, 1 ball = 1000 lembar)

2. WARING IKAN

Waring ikan biasa digunakan untuk keramba ikan atau sebagai pagar pada tambak ikan, yang berfungsi agar ikan tidak melompat/keluar dari area tambak. Waring ikan biasanya berwarna hitam, ada anyaman yang tersususn dari satu benang (single) & ada juga waring ikan dengan benang ganda (double).
Waring ini juga sering digunakan sebagai pagar di bidang pertanian dan juga perkebunan sebagai pagar lahan untuk menghalangi hewan pengganggu / perusak tanaman agar tidak bisa masuk ke lahan.

waring ikan merk arwana (2)

Tersedia waring ikan merk ARWANA dengan spesifikasi sebagai berikut:
– ukuran 120 cm x 100 meter
– benang satu (single)
– berwarna hitam dengan garis kuning di sisi pinggirnya
– 1 ball = 10 roll
– berat sekitar 80 kg/ball
– minimal order 1 ball (10 roll)

Untuk informasi harga waring sayur & harga waring ikan silahkan hubungi kami:
– SMS / Call: 0812 3258 4950 | 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277
– Email: limcorporation2009@gmail.com
– Phone: 031-8830487