Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Budidaya Ikan Gurame

Budidaya gurami sangat lumrah dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia. Ikan air tawar ini menjadi primadona sebab rasanya yang enak dan dagingnya yang tebal. Bukan hanya itu, harga jual ikan gurami juga cukup tinggi sehingga menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pembudidayanya. Supaya sukses berbisnis, Anda harus pahami hal-hal penting ini sebelum memulai budidaya gurami.

Apabila Anda ingin membudidayakan gurami, ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dulu. Dengan demikian, Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai keuntungan dan hal-hal yang memengaruhi produktivitas gurami ini sendiri.

Untuk yang pertama, ikan gurami termasuk ikan dengan pertumbuhan yang cenderung cukup lambat. Jika dibandingkan dengan ikan jenis lain, ikan ini termasuk lambat. Akan tetapi, sekarang sudah banyak bibit ikan gurami unggul yang bisa dipanen dalam kurun waktu 3-4 bulan.

Jenis ikan gurami juga sangat beragam. Mulai dari gurami angsa atau soang, jepun, blue saphire, bastar, paris, kapas, porselin, sampai dengan gurami batu. Apabila Anda ingin melaksanakan budidaya gurami untuk dikonsumsi, pilihlah gurami dengan karakteristik produktivitas yang tinggi, mampu menghasilkan banyak telur, cepat besar, dan mempunyai daya jual tinggi.

Baca Juga:
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Umumnya ikan gurami hidup di area sungai dan rawa. Budidaya gurami dilaksanakan di air tawar dengan ketinggian sekitar 50—600 mdpl. Akan tetapi, ikan ini mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi jadi pada daerah dengan tingkat keasinan sedikit tinggi masih bisa ditolerir oleh ikan gurami. Lebih baiknya, tetap menggunakan air tawar untuk hasil maksimal.

Ketika bertelur, induk gurami akan menyimpan dan melindungi telur-telurnya dalam sarang yang dibuat sendiri. Induk jantan ataupun betina akan membuat sarang ini bersama-sama dari potongan rumput, tanaman, atau serabut lain yang bisa dikumpulkan. Sarang ini berukuran berkisar 30—35 cm dan terdapat pada kedalaman 30 cm. Ikan gurami umumnya akan memijah pada musim kemarau.

Mengenai pakan, gurami merupakan hewan omnivora alias pemakan segala. Namun, benih gurami memiliki beberapa pakan kesukaan antara lain larva serangga, udang-udangan, zooplankton, dan cacing sutera.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ikan gurami yang sudah besar cenderung menyukai pakan berupa daun-daunan yang tumbuh di air. Pakan ini masih bisa disesuaikan dengan lokasi hidupnya. Jika Anda memelihara gurami di kolam, Anda bisa memberi mereka pakan berupa pelet.

Lingkungan yang ideal untuk budidaya gurami adalah pada suhu 24—28 derajat Celcius. Kandungan oksigen terlarut antara 3—5 ppm dan keasaman berkisar pada pH 7—8. Gurami kurang peka pada keberadaan senyawa beracun. Oleh karena itu, keberadaan amoniak, amonium, ataupun asam sulfida tidak begitu berpengaruh pada hidup gurami.

Keunggulan lain dari ikan gurami adalah ia mampu bertahan pada lingkungan dengan jumlah oksigen yang kritis. Bahkan, gurami mampu bertahan pada air dengan kadar karbondioksida yang sangat tinggi hingga 100 ppm. Kelebihan ini ditunjang oleh adanya labirin pada insangnya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3