Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Hobi Berkebun
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Bertanam atau berkebun merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan untuk dilaksanakan di sela-sela kesibukan. Untuk melaksanakan kegiatan yang satu ini, tentunya dibutuhkan peralatan berkebun yang bisa mendukung segala kebutuhan. Pasalnya, berkebun merupakan proses yang sangat panjang dan harus dilaksanakan dengan teliti.

Salah satu manfaat berkebun adalah membantu melepaskan stres. Adapun satu penelitian di Belanda menunjukkan bahwa mereka yang hobi berkebun mempunyai suasana hati yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang membaca. Mereka juga mempunyai kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah. Kortisol yang rendah membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan, mencerna makanan yang lebih baik, meningkatkan ingatan dan mencegah penyakit jantung.

Berkebun bisa dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, supaya tanaman tumbuh subur dan bertahan lama, Anda perlu memerhatikan beberapa hal berikut ini sebelum mulai hobi berkebun.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tentukan Ide Tanaman yang Akan Dikembangkan
Ada banyak jenis tanaman yang bisa Anda tanam. Ada baiknya, Anda mulai dengan memilih tanaman yang tepat. Misalnya, tanaman sayur untuk dikembangkan supaya bisa memenuhi cadangan makanan harian Anda dan keluarga. Selain itu, tanaman obat-obatan juga bisa menjadi pilihan sebagai apotek hidup.

Lebih Baik Mulai dengan Skala Kecil
Memulai sesuatu selalu dari yang kecil, termasuk berkebun. Saat Anda baru mengatakan ini adalah hobi baru, tidak ada salahnya memulai dengan dua atau tiga pot. Bahkan, tidak ada salahnya juga memulai dengan jenis tanaman yang sama.

Jumlah tanaman yang sedikit akan membuat Anda memiliki waktu banyak untuk mempelajari tanaman tersebut. Mungkin Anda tahu berapa kali tanaman itu harus disiram dan seberapa banyak sinar matahari yang dibutuhkannya.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Tempat dengan Cahaya Matahari Cukup
Tempat memiliki peran penting selain jenis tanaman. Pot berukuran kecil bisa dibilang mudah untuk dipindah-pindahkan ke tempat yang banyak mendapatkan cahaya matahari. Selain itu, ketika malam atau hujan besar, tanaman pun bisa dipindahkan ke tempat yang terlindungi.

Kalau memang Anda memilih untuk berkebun di pekarangan rumah, pastikan di sekitarnya mendapat cahaya matahari yang cukup. Tempat tersebut pun harus mudah dijangkau.

Buat Tanah Lebih Subur
Anda harus membuat tanah subur dengan memupuknya sebelum memasukkan bibit tanaman ke dalamnya. Namun, bukan berarti tanah itu akan subur selamanya. Anda harus menjaganya setiap saat. Pastikan tanah di sekitar tanaman juga mendapatkan air yang cukup, tidak kurang atau berlebihan. Anda juga wajib memberikan pupuk dalam kurun waktu tertentu.

Mulai Berkebun Berarti Mulai Belajar
Masalah tanaman bukan hanya sekadar tanah, pupuk, dan air. Ada banyak hal yang wajib Anda perhatikan dan pelajari, mulai dari pencahayaan sampai tanaman yang bisa ditanam di sekitarnya. Jangan takut, Anda bisa mencari informasi dengan mudah di buku atau internet tentang tanaman yang sedang Anda kembangkan.

Demikian artikel pembahasan tentang “Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Dua petani mengemas sayuran kubis hasil panennya di salah satu lahan pertanian di Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/4).
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Jual Waring Sayur Untuk Pengemas Sayur & Buah – Lim Corporation

Kendala yang terjadi dalam pengembangan bisnis buah dan sayur salah satunya yaitu kehilangan hasil yang tinggi sesudah komoditas dipanen. Karena kehilangan hasil yang optimal karena penyusutan bobot ataupun akibat kerusakan pada buah dan sayur bisa mencapai sekitar 25%-40% dan menjadi nilai yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan negara maju.

Pengolahan pascapanen yang cocok Tak hanya bisa meminimalkan kehilangan hasil komoditas buah dan sayur sesudah dipanen bisa juag untuk mempertahankan mutu pada buah dan sayur. Terdapat cara yang sering dikerjakan ketika penanganan pasca panen buah dan sayuran yaitu seperti pencucian, perbaikan bentuk kulit, sortasi, penghilangan warna hijau, pengemasan, dan pendinginan.

Pencucian
Dalam tahap pencucian dikerjakan dengan tujuan untuk menghilangkan kontaminasi kotoran baik secara fisik, kimia, ataupun biologi. Pencucian tak dilaksanakan pada sayuran yang teksturnya lunak dan gampang rusak. Pencucian dikerjakan dengan memakai air biasa atau juga dengan memakai air yang sudah dicampur dengan klorin untuk menghilangkan mikroba. Apabila proses pencucian sudah selesai kemudian komoditas ditiriskan ditempat terbuka atau dengan mengalirkan udara panas.

Curing
Yang kedua yaitu Curing atau Perbaikan bentuk kulit dikerjakan pada komoditas sayuran atau buah yang mengalami kerusakan kulit supaya kulitnya kembali bagus. Beberapa komoditas yang umumnya perlu di-curing yaitu kentang, bawang merah, bawang putih, ubi jalar, dan lain sebagainya. Proses curing dikerjakan sebelum komoditas disimpan atau dipasarkan. Curing dilaksanakan dengan membiarkan bahan untuk beberapa hari pada suhu ruang. Pada bawang merah dan bawang putih, curing dilaksanakan dengan menjemurnya dibawah sinar matahari secara langsung. Curing bisa juga dilaksanakan dengan penyimpanan suhu dibawah suhu ruang dan kelembaban yang tinggi. Tak hanya memperbaiki bentuk kulit, curing juga bisa menurunkan kadar air yang bisa mencegah pertumbuhan jamur.

Sortasi
Tahap selanjutnya sortasi yaitu memisahkan komoditas berdasar mutu atau kualitasnya. Pemisahan sesuai dengan ukuran, tingkat kematangan, kerusakan, warna, dan lain sebagainya. Tujuan dari tahap sortasi yaitu untuk pemasaran.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pelilinan
Tahap pelilinan dikerjakan dengan tujuan menghambat respirasi dan transpirasi untuk menjaga kesegaran buah dan sayur. Tak hanya menjaga kesegaran buah dan sayur, pelilinan juga dilaksanakan untuk memperbaiki warna produk hortikultura. Ketebalan lilin harus disesuaikan supaya tak terlalu tebal untuk menghindari kebusukan.

Baca Juga:
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Penghilangan Warna Hijau
Penghilangan warna hijau atau degreening dikerjakan untuk menyeragamkan warna dan menjadikan warna buah dan sayur lebih khas. Degreening dikerjakan dengan memberi tambahan gas etilen atau asetilen. Kematangan dan dekomposisi klorofil menentukan lamanya proses penghilangan warna hijau pada buah atau sayur.

Pengemasan dan Pengepakan
Ketika mengolah dari hasil panen jangan sampai Anda melakukan langkah yang salah. Proses pengemasan tak semata berfungsi untuk proses pengangkutan saja. Lebih dari itu, pengemasan difungsikan untuk mempertahankan kualitas dan kesegaran sayuran, mempermudah ketika pemindahan dan penyimpanan, serta menghindari kerusakan buah atau sayur akibat gesekan, dan juga bermanfaat untuk branding komoditas supaya menghasilkan harga jual panen yang lebih baik pastinya. Salah satu metode pengemasan terbaik sayuran yaitu dengan memakai waring sayur. Pada proses pengemasan serta pengepakan hindari untuk mengemas dengan wadah yang tak ada lubang untuk keluar masuknya udara karena akan membuat buah dan sayuran cepat busuk. Ngomong-ngomong tentang waring sayur, berikut penjelasan singkatnya.

Apa sih waring sayur itu?
Waring sayur merupakan kemasan atau bungkus finshing pengangkutan komoditas sayuran, baik itu wortel, kentang, tomat, cabai, bayam, sawi, kubis, kol, dan lain sebagainya yang berbentuk karung. Waring terbuat dari jaring yang dibentuk dari anyaman plastik, atau bisa juga dari nets atau snare nets. Tak hanya bermanfaat untuk pengemasan hasil pertanian sayur, waring juga bisa dipakai untuk pengemasan hasil pertanian lain, seperti buah-buahan, hasil panen tambak, ikan atau produk pertanian lainnya.

Apa saja manfaat dari waring sayur?
Bukan saja sebagai alat pengemasan hasil panen sayuran, buah-buahan, atau produk hasil pertanian lainnya, waring juga bisa dipakai untuk membantu pada proses pertanian. Pada perkebunan atau buah pohon, waring juga sering dipakai sebagai pagar untuk melindungi tanaman dari serangan hama. Bisa juga dipakai sebagai penutup bunga yang akan berubah menjadi buah-buahan. Sebab fungsi waring pada dasarnya sangat beragam dan multi fungsi.

Dengan memakai waring sayur diharapkan bisa meningkatkan kualitas produksi hasil panen. Fungsi yang lainnya yaitu dapat juga dipakai untuk merakit mozaik stone, sebagai Fungsi Packaging. Di luar sektor pertanian, waring juga sering dipakai oleh para kontraktor bangunan sebagai penutup atau pengaman material pada proses pembangunan gedung bertingkat. Hal ini bertujuan supaya material di lantai atas pada proses pembangunan tak jatuh ke bawah, atau ke petak tanah orang lain.

* Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pembibitan Tanaman Kentang Jadi Peluang Usaha Menjanjikan, Coba Sekarang!

Tanaman Kentang
Pembibitan Tanaman Kentang

Distributor Waring Sayur Harga Murah – Lim Corporation

Kentang adalah salah satu jenis sayur yang sangat familiar di lidah kita, siapapun pasti sudah pernah mengkonsumsinya. Di pasar pun, banyak sekali pedagang sayur yang menjual kentang dengan harga yang kian meningkat setiap tahunnya.

Bukan hanya dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap menu masakan saja, kentang juga dimanfaatkan untuk pengganti nasi ataupun roti sebagai asupan karbohidrat utama. Tak hanya itu, kentang juga mempunyai berbagai macam jenis kandungan zat yang sangat baik untuk tubuh Anda.

Nah, karena itulah peluang usaha pembibitan tanaman kentang sangat menjanjikan di Indonesia. Sayuran umbi ini adalah salah satu jenis sayuran yang banyak dan mungkin sering dikonsumsi. Faktor lain juga turut memengaruhi usaha ini jadi layak Anda pertimbangkan. Nah, berikut ini beberapa hal yang menjadi daya tarik usaha pembibitan tanaman kentang.

1. Harga Kentang Relatif Stabil
Dengan stabilnya harga kentang bisa memberi keuntungan karena Anda bisa membuat perencanaan ekonomi menjadi yang lebih matang. Tanaman kentang ini juga tergolong jenis sayuran yang rutin dikonsumsi jadi Anda tak perlu membuat perhitungan terlalu spesifik soal waktu penanamannya.

Hal tersebut karena kentang adalah sayuran yang bisa disimpan. Berbeda dengan cabai, tomat, kubis, dan jenis sayuran lain yang gampang busuk. Permintaan kentang juga terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, karena banyaknya berbagai menu kentang juga turut membuat kentang semakin dicari.

Baca Juga: Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

2. Potensi Bisnisnya Tergolong Besar
Keperluan bibit tanaman kentang terus meningkat. Pada tahun 2001, bibit kentang diperlukan sampai sekitar 29.000 ton. Pada tahun 2009, keperluan akan bibit ini melonjak tinggi menjadi sekitar 96.227 ton. Oleh sebab itu, usaha pembibitan kentang mempunyai potensi bisnis yang besar jika dikembangkan dengan maksimal.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

3. Segmen Usaha Dapat Dipilih Sesuai Modal
Bisa dikatakan, usaha pembibitan tanaman kentang ini adalah usaha yang sangat fleksible alias gampang dilaksanakan, terutama jika dibandingkan dengan usaha agronomi yang lainnya. Apabila Anda mempunyai modal yang cukup banyak, Anda bisa memulai bisnis dengan bibit kentang G0 dan G1.

G0 atau generasi nol adalah istilah untuk turunan generasi bibit kentang yang asalnya langsung dari pembibitan kultur invitro. Bibit tersebut diambil langsung dari setek mikro dari dalam botol. Untuk bibit G0 dihasilkan di dalam laboratorium yang sifatnya steril.

Baca Juga: Cara Jitu Budidaya Bawang Putih, Jadi Prospek Yang Menguntungkan

Anda juga masih berkemungkinan melaksanakan usaha pembibitan tanaman kentang G1, G2, G3, sampai G4. Pastinya ada pertimbangan risiko seperti bentuk ukuran yang berbeda, variasi ukuran yang lebar, dan sebagainya. Akan tetapi, biaya untuk pembibitan generasi berikutnya ini tak sebesar biaya pembibitan memakai bibit G0.

4. Pasarnya Terjamin dan Pasti
Pangsa pasar untuk kentang sangat terbuka lebar. Sayuran yang lain umumnya akan turun harga ketika panen raya, dan naik dengan signifikan ketika situasi sebaliknya. Tanaman kentang bukan tanaman sayuran yang seperti demikian sebab harganya relatif tak mempunyai perbedaan.

Umumnya tanaman kentang ini dijual untuk keperluan konsumsi di pasar tradisional. Kentang juga bisa dijadikan untuk bahan baku industri. Penjualannya juga bisa dilaksanakan dengan bibit kentang. Pasar pembibitan kentang ini sendiri masih bisa dimanfaatkan dengan baik.

* Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda Membutuhkan atau Ingin Memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati

         Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wewangian yang tajam terutama pada malam hari tepatnya mulai pukul 19.00. Bunga Kemuning atau nama ilmiahnya Murraya paniculata menyerupai bunga melati yang tidak sekedar wangi.

       Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. warnanya putih, wangi, keluar dari ujung ranting maupun sela-sela daun. Daun mahkota bunga berwarna putih.

            Buah kemuning mempunyai daging yang tidak banyak, daging ini berbentuk bulat telur atau lonjong, mempunyai panjang sekitar 8 – 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning
Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi. Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi. Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan. Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 – 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.

            Kemuning mempunyai daun berbentuk majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun yang berjumlah 3 – 9, letak berseling. Bentuk dari anak daunnya bertangkai, bentuk menyerupai bulat telur sungsang atau disebut jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata dan terkadang agak beringgit, panjang mencapai 2 – 7 cm, lebar dari 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, berwarna wama hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga Kemuning bisa kita jumpai tumbuh liar, tepi hutan, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl.

            Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daunnya majemuk, mempunyai sirip-sirip ganjil dengan anak daun sekitar 3 – 9, letaknya berseling.

            Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, berwarna putih, memiliki bau yang harum, keluar ujung ranting maupun dari sela sela daun. Buahnya berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang sekitar 8 – 12 mm, disaat sudah tua buahnya berwarna merah mengilap dan di saat masih muda buahnya berwarna hijau, terkadang berbiji 1 dan 2.

            Kemuning memiliki beberapa julukan nama, antara lain Kamuning dari Sunda, kemuning, kumuning dari Jawa.; Kajeni, kemuning, kemoning dari Bali, kamoneng dari Madura,; Kamuning dari Manado, Makasar, kamoni dari Bare, palopo dari Bugis.; Kamuni dari daerah Bima. eseki, tanasa, kamone, kamoni dari Maluku.; Jiu li xiang, yueh chu dari negara China, Orange jessamine dari negara Inggris

 

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik

Seledri ialah tanaman sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini di Indonesia diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan sedangkan beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

Seledri kini sudah banyak ditanam atau dibudidayakan dalam skala kecil ataupun besar. Tanaman ini tidak hanya ditanam secara konvensional, kini banyak orang yang menanam seledriu secara hidroponik. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam seledri secara hidroponik.

Persiapan Bibit Seledri
Bibit seledri dapat diperoleh dari penyemaian biji benih ataupun dari anakan. Anakan seledri untuk bibit dapatanda dapatkan dengan membeli di toko atau pasar. Pilihlah anakan yang sehat, tidak cacat. Untuk meminimalisir kerusakan akar seledri, pisahkan anakan seledri secara hati-hati. Jika anda ingin menanam melalui biji benih, berikut adalah langkah-langkah menyemai benih seledri:

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Pertama siapkan dahulu biji benih seledri yang dapat anda dapatkan di toko pertanian. Selanjutnya isi baskom atau wadah lain yang berukuran sedang dengan air. Kemudian masukan biji benih seledri untuk direndam selama sekitar 1 jam. Selama perendaman, lakukan seleksi benih. Benih yang mengambang dibuang dan gunakan benih yang tenggelam.

Selanjutnya, siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel, lalu masukkan arang sekam dalam netpot dan basahi dengan air. Masukkan benih dalam netpot, dalam setiap netpot diisi dengan 3-5 biji benih. Setelah melakukan penyemaian pada biji benih seledri selesai, tunggu hingga daun sejatinya muncul karena itu bertanda bahwa tanaman sudah dapat diberiu nutrisi.

Cara Menanam Seledri Hidroponik
Siapkan dahulu alat-alat untuk menanam, seperti tandon nutrisi yang dapat berupa pipa paralon, toples, botol bekas, ember atau yang lainnya. Namum disarankan menggunakan pipa paralor karena lebih kokoh. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
Lalu tutupi kedua ujung pada pipa paralon dengan penutup atau bisa juga dengan sterofoam agar nutrisi yang diberikan tidak tumpah.
Selanjutnya, larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml dalam 1 liter air, dan isi paralon dengan nutrisi hidroponik sebanyak 1260 ppm – 1680 ppm dengan pH 6,5.
Jika sudah, letakkan netpot yang sudah ada benih pada lubang pipa paralon yang sudah dibuat.
Agar terhindar dari sinar matahari langsung, maka buatlah naungan. Setelah sekitar satu minggu barulah lakukan perkenalan sinar matahari secara bertahap.
Perawatan Seledri Hidroponik
Lakukan pengecekan ketersediaan nutrisi yang ada dalam pipa setiap hari, jika nutrisi berkurang maka segera tambah. Pemberian nutrisi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Pemanenan Seledri Hidroponik
Seledri dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 1 bulan hingga 1,5 bulan, pemenenan tersebut dapay diulang setiap 5 hingga 6 hari sekali. Cara pemanenan yaitu dengan mencabut seledri dari netpot.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik“, Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan

Bagi anda yang sudah berkecimpung di dunia pertanian atau tambak ikan pasti sudah tidak asing dengan waring. Untuk pemula mungkin masih bingung membedakan antara waring, paranet dan insectnet. Paranet biasanya digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari, msalnya 50% atau 75%. Paranet biasanya berwarna hitam dengan pola anyaman seperti tikar. Insectnet seperti namanya digunakan untuk melindugi tanaman dari hama pengganggu dengan kerapatan yang berfariasi. Insectnet biasanya berwarna hijau atau putih. Waring pun ada dua jenis, waring ikan yang biasanya digunakan untuk tambak berwarna hitam dan waring sayur yang diguankan sebagai wadah sayuran setelah dipanen atau ketika didistribusi. Waring sayur memiliki beberapa jenis dan ukuran serta warna. Kami menyediakan waring sayur dengan bahan seperti raffia berwarna merah dan kuning dengan ukuran:

Waring Sayur Merah :

1.50×75 cm
2.60×100 cm
3.80×120 cm

Waring Sayur Kuning :

1.50×80 cm
2.60×100 cm

Setalah mengetahui ukuran, pilih waring sayur juga berdasarkan kebutuhan, yaitu:

1. Jenis hasil panen
Saat ini banyak produsen waring sayur berbagai warna, ukuran dan kualitas yang berbeda. Untuk hasil panen yang berat seperti kentang, umbi-umbian, apel dan lain-lain pasti membutuhkan waring sayur yang kuat agar tidak mudah robek saat digunakan. Kerusakan pada kemasan dapat menghambat proses distribusi dan menambah biaya. Ketika membeli waring apalagi dengan metode online anda harus sangat berhati-hati dalam memilih. Pilihlah produsen atau toko yang sudah terpercaya. Anda bias melihat dari kolom komentar atau sharing dengan petani lain. Jika membeli langsung di toko lakukan survey untuk mengetahui kualitas bahan dan harga.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

2. Ukuran
Untuk mengemas hasil panen yang melimpah dibutuhkan waring sayur ukuran besar. Waring sayur juga bias disesuaikan, misalnya ingin mengemas produk mentimun 20 Kg per waring anda data memodifikasi kemasan. Hal ini memudahkan menghitung karena sudah diketahui secara pasti berapa berat per waring. Untuk kemasan skala besar biasanya menggunakan waring seperti karung berbentuk persegi panjang. Untuk kemasan kecil menggunakan waring berbentuk lingkaran. Contohnya adalah ketika membeli buah dari pasar yang langsung dijual ke konsumen. Warna waring sayur yang beragam mempercantik kemasan produk.

3.Kualitas dan Distributor yang Terpercaya
Banyaknya distributor waring sayur membuat konsumen harus selalu berhati-hati dalam memilih produk. Waring memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Pastikan anda melakukan survey sebelum membeli dan melakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya.Selain digunakan untuk membungkus buah hasil panen, waring juga bisa digunakan sebagai pembungkus yang melindungi buah ketika masih di pohon. Contohnya pada buah kelengkeng, mangga, belimbing dan lain-lain. Buah dibungkus sebelum masak agar terhindar dari hama yang akan memakan buah.

Kami melayani pembelian grosir waring sayur dan buah untuk kebutuhan agen, pertanian besar atau juga pertanian sedang. Untuk mendapatkan harga waring sayur dan buah ataupun waring ikan di pabrik waring kami, maka Anda dapat melakukan pembelian minimal 5 ball (5000 lembar). Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda juga bias menjadi penjual waring, kami siap menjadi distributor anda. Info pemesanan hubungi kami dengan

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Inilah Cara Tepat Budidaya Pisang Kepok

FotorhfgfiugsijfgsjfgCreated

Syarat Tumbuh
Pisang Kepok bisa tumbuh di lahan basah maupun lahan kering, namun pada lingkungan yang kering hasil buahnya tidak dapat dipastikan. Iklim yang sesuai untuk pertumbuhan pisang kepok yaitu iklim tropis yang cenderung basah serta lembab. curah hujan yang ideal untuk pisang memiliki curah hujan 1.520 sampai 3.800 mm per tahunnya. Curah hujan yang tinggi juga tidak baik bagi tanaman, karena apabila ada air yang menggenang maka akan merusak kualitas batang pisang.

Pemilihan bibit
Bibit berasal dari pemisahan pohon pisang. Anakan dipilih dari indukan yang memiliki sifat unggul serta produktif. Anakan yang baik ialah anakan dengan tinggi sekitar 41-100 cm serta terbebas dari hama penyakit. Bibit anakan yang telah dipisahkan harus segera ditanam. Ini dilakukan guna menghindarkan serangan hama penggerek serta kematian di kebun.

*Baca Juga : Cara Budidaya Cabai Merah Dengan Baik & Benar

Persiapan Lahan.
Lahan yang cocok untuk budidaya pisang kepok yaitu memiliki kandunagn unsur hara yang banyak, gembur, memiliki kadar pH tanah normal, serta terbebas dari hama. Lahan dibersihkan dari sisa tanaman serta gulma, kemudian gemburkan tanah. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm, sekitar 2 minggu hingga 1 bulan sebelum masa tanam. Tanah lapisan atas di pisah dengan tanah lapisan bawah. Penutupan lubang tanam dilakukan dengan memasukkan tanah lapisan bawah terlebih dahulu. Sebelum masuk masa tanam, lubang tanam diberi pupuk kandang sejumlah 10 kg/lubang. lalu diamkan selama 1-2 minggu.

Waktu Penanaman
Waktu penanaman pisang kepok bagusnya dilakukan pada awal musim hujan, supaya terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan serta buah sudah siap dipanen pada saat masuk musim kemarau. untuk memperoleh produksi serta kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama memakai jarak tanam yang lebar (misalnya 4 m x 4 m), lalu penanaman tahap kedua dilakukan diantara jarak tanam yang telah ditanam. Ini bermaksud supaya dapat mengatur waktu panen serta pembongkaran tanaman yang memungkinkan masih adanya panen karena penanaman yang tidak serempak.

Bila hujan telah turun dengan teratur, lakukan penanaman. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari agar bibit mendapatkan udara yang sejuk serta tidak langsung mendapatkan cahaya matahari. Lubang tanam yang telah ditimbun, digali seluas gumpalan tanah yang menutup media bibit pisang. Buka polybag bagian bawah, setelah itu bagian samping secara hati-hati. Letakkan bibit pisang kepok ini secara tegak lurus. Tutup lubang tanam dengan tanah galian serta tekan sedikit disamping tanah bekas polybag, selanjutnya siram bibit secukupnya. Jarak tanam sesuai dengan jenis Kepok serta Tanduk menggunakan jarak tanam 3 m x 3 m atau 3 m x 3,5 m.

Pemberian pupuk tambahan
Pemberian pupuk di kebun menggunakan pupuk kandang sebanyak 10 kg/lubang tanam yang telah dicampur dengan tanah bekas galian lubang. Pemberian selanjutnya dilakukan pada saat tanaman berumur 3 serta 6 bulan, dengan cara menaburkannya di sekitar tanaman, dengan dosis 0,5 kg/tanaman.

2Pemangkasan
Pemangkasan daun kering bermaksud guna menghindari penyebaran penyakit pada pohon pisang, mencegah daun kering menutupi anakan pisang, serta melindungi buah dari gesekan daun. Pada saat pembungaan, sisakan 6-8 daun sehat agar perkembangan buah menjadi maksimal. Sesudah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya tidak melakukan pemangkasan daun lagi. Daun bekas pemangkasan dari tanaman sakit dikumpulkan serta dibakar.

Perawatan Tandan
Perawatan tandan dilakukan dengan membersihkan daun di sekitar tandan, terutama daun yang telah kering. Kemudian singkirkan buah pisang yang tidak bagus, selalu periksa apakah ada hama yang perusak, Lalu potong bunga jantan supaya buah yang berada di atasnya dapat tumbuh dengan baik. Buah juga perlu dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik warna biru ukuran 1 meter x 45 cm. Ini dilakukan guna menghindarkan buah dari kerusakan oleh serangga serta karena gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang mempunyai masa pembuahan yang sama dapat diberi tanda (misalnya dengan tali rafia warna yang sama). Ini berguna untuk menentukan waktu panen yang tepat, sehingga umur serta ukuran buah dapat seragam.

*Baca Juga : Inilah Hama Tanaman Hidroponik

Hama serta penyakit
Selalu periksa kondisi pohon serta buah pisang kepok dari serangan hama sera penyakit. Beberapa penyakit utama yang dapat menurunkan kualitas serta kuantitas produksi tanaman pisang kepok, diantaranya ialah penyakit layu (layu fusarium serta layu bakteri), bercak daun (Black serta Yellow Sigatoka, penyakit yang disebabkan virus terutama virus kerdil pisang (Banana Bunchy Top Virus/BBTV). Sedangkan hama yang banyak ditemukan ialah ulat penggulung daun (Erionata thrax L.), Penggerek bonggol (Cosmopolites sordidus Germar), Penggerek batang (Odoiporus longicolis (Oliv), thrips (Chaetanaphotrips signipennis) serta burik pada buah (Nacolea
octasema).

Panen
Pemanenan ditentukan oleh umur serta bentuk buah. Daun yang telah kering merupakan ciri utama pemanenan sudah bisa dilakukan. Usia buah yang sudah siap dipanen berkisar dari 90-100 hari. Saat memanen buah pisang, usahakan tidak merusak kondisi buah karena jika rusak, kualitas serta harga jualnya nanti akan berkurang. Buah pisang bisa bertahan selama 8-10 hari setelah masa panen.

Selamat mencoba….

Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

fgggsdfgdfh

Siapa yang tidak mengenal wortel?? Wortel (Daucus carrota L.) merupakan
tumbuhan jenis sayuran yang dimanfaatkan umbinya. wortel memiliki umbi yang
berwarna jingga atau oranye terang. Wortel memiliki rasa yang gurih, renyah
serta agak manis. Wortel juga merupakan sumber vitamin A, vitamin B, Serta
vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wortel seperti tanah, suhu, curah hujan,
kelembaban, dan intensitas penyinaran matahari. Tanah yang cocok untuk
budidaya wortel merupakan tanah yang gembur yang memiliki banyak kandungan
unsur hara serta mempunyai kadar pH tanah berkisar antara 5.5 – 6.5.
Suhu yang optimal untuk pertumbuhan wortel adalah 15.6 – 21.1 °C dengan
Kelembaban udara yang cocok bagi pertumbuhan wortel ialah 80 -90 %. Hal – hal yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman wortel ialah:

*Baca Juga : Cara Paling Jitu Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi

Memilih Benih
Bibit wortel yang akan dipilih harus memenuhi syarat seperti tanaman tumbuh
subur dan kuat, berasal dari varietas unggul, murni dengan daya kecambahnya
tinggi ,berasal dari jenis yang berumur pendek, bentuknya seragam, bebas dari
hama dan penyakit (sehat), dan berproduksi tinggi.
Gosok benih wortel dengan kedua telapak tangan agar benih satu dan lainnya
tidak saling menempel.
Kemudian rendam benih wortel dalam air dingin selama 12 -24 jam atau dalam
air hangat (60 °C) selama 15 menit. Untuk mempercepat proses perkecambahannya.

Persiapan Lahan Budidaya Wortel
Lahan untuk menanam wortel harus dibajak atau dicangkul sedalam kurang lebih
40 cm terlebih dahulu. Kedalaman ini sangat penting mengingat tanaman wortel
akan dipanen umbinya. Tanah yang didigunakan untuk menanam wortel harus
gembur agar wortel tumbuh dengan sempurna.
Setelah tanah digemburkan, selanjutnya buat bedengan dengan ukuran lebar 120
-150 cm, tinggi 30-40 cm, sedangkan jarak antar bedengan adalah 50-60 cm
serta panjang tergantung pada keadaan lahan.
Saat membuat bedengan, campurkan pula pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai
pupuk dasar. Dosis pemberian pupuk sebanyak 15-20 ton per hektar. Jumlah
tepatnya sesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.
Buat larikan pada permukaan bedengan untuk menaburkan benih. Jarak antar
larikan 20 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Penanaman benih
Benih wortel dapat ditanam secara langsung, tanpa tahap penyemaian terlebih dahulu. Kebutuhan benih untuk budidaya wortel kurang lebih sebanyak 3-5 kg per hektar.
Benih wortel berasal dari biji, bentuknya kecil-kecil serta cenderung menempel
karena mempunyai serabut seperti bulu pada permukaannya. Maka dari itu
sebelum ditaburkan gosok-gosokkan terlebih dahulu dengan telapak tangan agar
benih tidak saling menempel. Atau, campurkan abu pada benih tersebut.
Taburkan benih diatas larikan kemudian tutup dengan tanah. Apabila tanahnya
kering, maka siram sedikit untuk menjaga kelembabannya. Tanaman wortel akan tumbuh setelah 10 hari.

Pemeliharaan Tanaman
Tanaman wortel memerlukan air yang memadai pada fase awal pertumbuhannya, sehingga perlu disiram  secara konsisten yaitu 1 -2 kali sehari, terutama pada musim kemarau. Jenis pupuk yang digunakan pada pemupukan susulan ialah jenis urea atau ZA. Dosis pupuk yang digunakan adalah urea 100 kg/ha atau ZA 200 kg/ha. Waktu pemberian pupuk susulan dapat dilakukan pada saat tanaman wortel berumur 1 bulan. Cara pemupukan yang baik yaitu dengan menyebarkan secara merata dalam alur-alur atau dimasukkan ke dalam lubang pupuk (tugal) sedalam 5-10 cm dari batang wortel, kemudian tutup dengan tanah serta disiram atau diairi hingga agak basah.
Lakukan penyiangan dengan membersihkan gulma atau tanaman penggangu di
sekitar tanaman wortel.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Lebih Optimal

Hama dan Penyakit Tanaman
Hama yang sering menyerang tanaman wortel ialah Ulat tanah (Agrotis ipsilon
Hufn.), Kutu daun (Aphid, Aphis spp.), Lalat atau magot (Psila rosae).
Sedangkan Penyakit yang sering menyerang tanaman wortel merupakan Bercak daun
Cercospora, Nematoda bintil akar, Busuk alternaria. Pengendalian secara
kimiawi bisa dilakukan menggunakan insektisida Furadan 3 G atau Indofuran 3 G
pada waktu tanam atau disemprot dengan menggunakan Hostathion 40 EC dan
lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Panen
Wortel dapat dipanen setelah berumur 100 hari tergantung dari varietasnya. Pemanenan tidak boleh terlambat karena umbi akan semakin mengeras (berkayu) jika
melebihi masa panen. Cara pemanenan wortel yaitu dengan cara mencabut seluruh
tanaman beserta umbinya. Pemanenan wortel dapat dilakukan pagi hari agar
dapat segera dipasarkan. Saat memanen wortel usahakan tidak merusak kondisi
wortel, karena dapat menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.

Selamat mencoba….

Langkah Tepat Cara Budidaya Ubi Jalar Supaya Hasil Lebih Optimal

ubi jalar

Siapa yang tidak mengenal ubi jalar??. Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L.) Merupakan sejenis tanaman budidaya yang dimanfaatkan  akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi serta daunnya yang masih muda dapat diolah menjadi sayur.Bahkan di beberapa wilayah di Indonesia, ubi jalar sudah menjadi makanan pokok pengganti nasi.

Budidaya ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang panas dan lembab. Di Indonesia sendiri, budidaya ubi jalar mencapai produktivitasnya yang paling optimal bila ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter. Suhu ideal bagi tanaman ini adalah 21-27 Celcius dengan dengan curah hujan sedang serta penyinaran matahari sekitar 11-12 jam sehari. Berikut merupakan langkah-langkah untuk budidaya ubi jalar agar hasil panen menjadi optimal.

*Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Sawi Hidroponik Supaya Hasil Panen Lebih Optimal

Penyiapan bibit ubi jalar
Bibit biasanya didapat dengan cara stek batang. Tanaman yang cocok untuk dijadikan bibit stek diambil dari tanaman yang berumur minimal 2 bulan dengan ruas yang pendek-pendek. Caranya, potong batang tanaman kira-kira sepanjang 15-25 cm. Pada setiap potongan minimal terdapat dua ruas batang. Buang sebagian daun-daunnya untuk mengurangi penguapan. Ikat batang yang telah distek tersebut dan biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh. Perbanyakan dengan cara stek batang secara terus menerus dapat menurunkan kualitas tanaman. Maka perbanyakan dengan stek hanya dianjurkan untuk 3-5 generasi penanaman.

Pengolahan lahan untuk budidaya ubi jalar
Tanah yang cocok untuk budidaya ubi jalar ialah tanah yang gembur dengan pH tanah berkisar antara 5,5-7,5 serta memiliki drainase yang baik. Sebelum menanam ubi jalar, hendaknya tanah dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur. Kemudian buat bedengan setinggi 30-40 cm dengan lebar bedangan 60-100 cm serta jarak antar bedengan 40-60 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lahan.

Penanaman ubi jalar
Bibit ubi jalar ditanam pada bedengan.Dalam satu bedengan terdapat dua baris tanaman. Jarak antar tanaman dalam satu baris 30 cm dengan jarak antar baris 40 cm.
Di awal pertumbuhan usahakan jaga kelembaban tanah. Lakukan penyiraman setiap pagi serta sore hari pada stek yang baru ditanam. Penyiraman bisa dihentikan setelah tanaman terlihat tumbuh, yang dicirikan dengan keluarnya daun baru.

Pemeliharaan dan perawatan
lakukan penyiraman jika tanah benar-benar kering atau hujan tidak turun selama 3 minggu, karena ubi jalar tahan terhadap kekeringan. Periksa keseluruhan tanaman,jika ada tanaman ubi yang mati atau tidak tumbuh secara optimal segera lakukan penyulaman. Pada umur 4 minggu setelah tanam, lakukan pembongkaran tanah di kiri dan kanan tanaman, radius 10 dari tanaman. Hal ini dimaksudkan supaya akar tanaman tidak menjalar kemana-mana sehingga umbi terkonsentrasi pada jalur penanaman. Lakukan penyiangan untuk membersihkan rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan ubi jalar. Lakukan penertiban akar untuk menghasilkan umbi jalar yang besar serta berkualitas baik. Penertiban dilakukan dengan cara menarik batang tanaman agar akar yang tumbuh pada ruas ruas batang tidak menjadi umbi. Ini dilakukan agar pembentukan umbi terfokus pada pangkal batang sehingga menghasilkan umbi yang besar serta berkualitas

*Baca Juga : Cara Jitu Budidaya Singkong Supaya Hasil Menjadi Melimpah

Pemanenan ubi jalar
Ubi jalar bisa dipanen pada umur 3,5-4 bulan. Jangan memanen ubi jalar pada saat hujan karena akan membuat umbi menjadi busuk.
Umbi diambil dari dalam tanah dengan mengeruk tanah sekitar batang tempat umbi ubi jalar berada.Jika memanen menggunakan cangkul, pastikan tidak merusak umbi ubi jalar karena akan menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.
Setelah dipanen, ubi jalar dicuci dan disortir kemudian masukkan dalam karung/waring sayur lalu simpan ditempat kering sebelum dijual ke pasar .

Selamat mencoba…

Langkah Mudah Budidaya Ikan Nila Agar Hasil Panen Melimpah

waring

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan ikan nila, ikan yang satu ini mempunyai ciri khas warna yang kehitaman atau keabuan dan memiliki pita gelap melintang (belang) yang makin mengabur pada ikan dewasa. Sekarang ini ikan nila merupakan salah satu komoditi usaha yang sangat menjanjikan untuk ditumbuh kembangkan. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah ikan nila pada masa sekarang telah menjadi komoditas ekspor dan permintaan akan ikan nila tiap tahun semakin bertambah , apalagi konsumen kita secara umum menyukai masakan yang berasal dari ikan nila. Berdasarkan beberapa faktor inilah salah satu peluang usaha yang bisa Anda tumbuh kembangkan

Dalam berbisnis budidaya ikan nila, Anda harus memperhatikan tata cara pembudidayaan yang benar, agar usaha yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan. Kami akan membahas tata cara pemeliharaan ikan nila step by step yang dapat dikerjakan dengan simple .

  • Potensi Budidaya Ikan Nila
    – Memiliki daya adaptasi yang tinggi ( dapat hidup di air tawar, payau, laut )
    – daya tahan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan
    – Bersifat omnivora ( pemakan segala jenis makanan )
    – Bisa mencerna pakan secara efisien
    – Pertumbuhan cepat
    – Lebih tahan terhadap serangan penyakit, dibanding ikan lain sejenis

 

  • Kelebihan Budidaya Ikan Nila
    -Dapat Meningkatkan gizi
    – Cepat berkembang biak
    – Mudah dibudidayakan
    – Bisa di pelihara di berbagai kolam budidaya

  Langkah – langkah budidaya Ikan Nila : 

#1. Tempat pemeliharaan/kolam

kolam

 

Untuk kolam sendiri bisa di cocokkan dengan keadaan lingkungan tempat Anda tinggal, Anda dapat menggunakan berbagai macam jenis kolam, misalnya Anda bikin kolam di lokasi persawahan, tambak, kolam yang terbuat dari batu dan semen, atau bisa juga menggunakan media terpal sebagi tempat pemeliharaanya . media terpal lebih menghemat biaya dan cocok untuk Anda yang baru memulai usaha

*Baca Juga : Langkah Paling Mudah Budidaya Terong Belanda

#2. Pembuatan kolam

Untuk luas/ukuran kolam bias di cocokkan sesuai sama apa yang diinginkan serta keperluan anda, misal umpamanya : lebar 2m x luas 2m serta tinggi 2, 5 m (untuk persyaratan taraf kecil). dalam ukuran itu anda telah bisa memeilhara ikan lebih kurang sejumlah 1500 ekor ikan.
Sebelum Anda menaruh ikan nila ke kolam yang baru Anda buat, sebaiknya Anda memulai persiapan sebagai berikut :

– kolam yang baru di buat sebelum di penuhi air upayakan diberi pupuk organik (pupuk kandang yang telah terurai dengan benar) dengan ketebalan 2cm.
– Beri daun jerami atau bisa memakai daun yang telah kering dan lapuk setebal 2 cm.
– Tambahkan sedikit kapur dan garam serta taburkan ke seluruh permukaan kolam.
– Jika proses di atas sudah selesai, biarkan kolam selama 2 hari jangan dauhlu memasukkan air ke dalam kolam
– Sesudah kolam di isi air biarkan selama 7 hari, baru kemudian benih bibit ikan dimasukkan ke kolam, maksudya agar pupuk bisa terurai secara maksimal dan bisa dipakai sebagai makanan organik untuk bibit ikan itu.

#3. Bibit Ikan Nila

– Untuk bibit ikan nila bisa anda beli pada penyedia bibit ikan bila tidak ingin ribet.
– Pastikan bibit ikan yang sehat serta berkualitas, karena ini sangat berpengaruh pada hasil panen nanti.

#4. Perawatan ikan

Untuk perawatan ikan nila sangat mudah , berikut ini langkah-langkah perawatan ikan yang harus Anda lakukan :

– Berikan makanan ikan 2 kali sehari, pada waktu pagi dan sore hari
– Berikan vitamin untuk pertumbuhan dan kesehatan ikan sekali dalam sebulan
– Selalu jagalah kebersihan air di dalam kolam janganlah terlampau kotor, karena type ikan ini tidak menyukai air yang keruh, hal ini harus benar-benar anda cermati untuk menghindari ikan stres dan mati, serta berguna untuk keberlangsungan perkembangan ikan tersebut.
– Upayakan air kolam senantiasa mengalir agar perkembangan ikan bisa cepat, langkahnya anda bisa mengunakan pump air ( untuk kolam dari batu semen, terpal).

*Baca Juga : 7 Langkah Jitu Budidaya Ikan Gurame Yang Baik

#5. Penyakit pada Ikan Nila serta cara mengatasinya

– ikan stres
Bila ikan nila mengalami stres maka perkembangannya bisa terganggu, persoalan itu dapat di sebabkan oleh sebagian aspek seperti : Airnya kotor
Pemecahannya : Menguras kolam jika kolam telah mulai keruh.

– Ikan sakit karena bakteri jamur,
ciri – ciri penyakit ini umumnya muncul dikarenakan meningkatnya kandungan asam pada kolam dari hasil kotoran ikan tersebut.
cara mengatasi : pindahkan ikan yang sakit itu dan obati secara teratur, untuk obatnya bisa anda beli di toko ikan.

– Ikan kurang nafsu makan
Umumnya peristiwa ini muncul kaena keadaan ikan tengah stres
Pemecahannya : berikanlah obat penambah nafsu makan yang tersedia banyak di toko ikan, atau Anda bisa juga menggunakan rempah-rempah tradisional untuk mengatasinya.

#6. Panen

Umumnya pada saat panen ikan nila mebutuhkan waktu sepanjang 4 – 6 bulan, bergantung dari perawatan serta tempat pemeliharaanya, bila berat ikan berbeda-beda Anda bisa menyeleksi sesuai dengan yang diinginkan.

banner-fb-lim-corporation-1.jpg

WARING IKAN
Kami menyediakan waring ikan benang single maupun double, baik Uk. 1,2m x 100m atau Uk. 1,2m x 90m
Info harga waring ikan bisa anda klik Disini untuk pemesanan silahkan Hub. 087702821277 | 081232584950 | 085233925564
Waring ikan biasa digunakan sebagai keramba, tapi dapat juga dimanfaatkan layaknya paranet, yakni sebagai pengontrol sinar terik matahari siang.
Info selengkapnya tentang prodak bisa anda lihat di http://bit.do/djBKs
Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini