Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Budidaya Buah Kawista

Kawista merupakan tanaman buah dari famili Rutaceae yang asalnya dari India. Tanaman ini mempunyai kayu keras dan dengan pertumbuhan yang cukup lambat. Sebagai salah satu solusinya, maka harus memilih dari bibit unggul dari perbanyakan vegetatif.

Bibit inilah yang sering dimanfaatkan para pembudidaya untuk bisa memperoleh hasil buah yang lebih melimpah. Apabila ditanam melalui biji, maka akan butuh waktu lebih lama untuk berbuah. Jadi dilihat dari cara pembiakan yang lebih efektif untuk melaksanakan budidaya tanaman ini yaitu dengan metode vegetatif.

Memilih Bibit Unggul Buah Kawista

Tahap ini merupakan hal pertama yang harus dilaksanakan. Dengan memilih bibit unggul maka akan diperoleh tanaman yang unggul juga. Ciri tanaman ini yaitu tahan pada hama, pohon tak setinggi di alam liar jadi buah lebih gampang dipanen.

Bibit tersebut sering kali ditemui dari hasil perbanyakan vegetatif. Nah, inilah yang menjadi solusi bagi pembudidaya tanaman buah kawista ini. Tak hanya itu, buah juga akan berkualitas baik ukuran ataupun rasa manisnya sebab diperoleh dari bibit yang unggul juga.

Untuk memperoleh bibit buah ini ada satu cara lebih gampang dan praktis untuk diterapkan yaitu dengan membeli bibit langsung dari para penjual bibit unggul. Hal ini bisa dilaksanakan sesudah terlebih dulu menemukan toko bibit yang terpercaya. Dari sinilah akan diperoleh berbagai keunggulan. Pastinya semua itu akan lebih mempermudah proses budidaya.

BACA JUGA:
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Budidaya dengan Sistem Tabulampot

Buah kawista adalah tanaman yang banyak dijadikan model tanaman tabulampot. Dengan segala kemudahan yang diperoleh, maka metode ini banyak dipakai.

Khususnya bagi yang tak mempunyai lahan luas untuk budidaya tanaman, maka tabulampot menjadi pilihan yang utama. Bibit kawista memang mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan jenis bibit buah lainnya jadi sangat cocok untuk dibudidayakan.

Bibit tanaman ini bersifat adaptif jadi sangat gampang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Termasuk didalam media berupa pot, tanaman ini relatif gampang untuk dibudidayakan.

Dengan metode inilah, maka panen pertama bisa lebih cepat. Bibit pohon kawista bisa berbuah pada usia 3-4 tahun dengan perawatan rutin dan pemberian pupuk yang tepat.

Bila jenis buah lain bisa berbuah rata-rata setahun sekali, jenis buah yang satu ini mampu berbuah lebih dari dari sekali dalam setahun. Bisa dikatakan bahwa tanaman kawista bisa berbuah tanpa mengenal musim. Karena adanya beberapa kelebihan tersebut, membuat kawista sangat cocok untuk dibudidayakan.

Perawatan Tanaman Budidaya Kawista

Sama halnya budidaya tanaman lain, perawatan pohon buah jenis ini tak terlalu berbeda. Terutama untuk buah-buah tropis yang sangat baik ditanam di Indonesia, semuanya memerlukan perawatan mulai dari pemilihan media tanam sampai proses pemupukan yang tepat. Perawatan tanaman ini bisa terdiri dari:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

* Penyediaan Unsur Hara Pada Media Tanam
Faktor ini sangat penting terutama di awal penananam bibit. Sebab, bibit harus ditanam di tanah yang gembur dan kaya unsur hara. Bila memungkinkan, bisa ditambah dengan pupuk organik untuk mengkondisikan tanah supaya lebih gembur.

* Penyiraman Media Tanam
Proses penyiraman bisa dilaksanakan setiap hari, tetapi jangan sampai memberikan efek berupa kelembaban yang berlebihan pada tanah. Sebab pada dasarnya, tanah kering merupakan yang paling cocok untuk budidaya tanaman ini.

* Pemupukan
Pemberian pupuk organik bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan tanah. Bukan hanya itu, pemupukan yang teratur juga membantu proses pembentukan bunga dan buah pada tanaman ini. Berikan juga insektisida atau pestisida secukupnya ketika penyakit dan hama mulai menyerang tanaman buah.

* Pembasmian Gulma
Rumput liar yang tumbuh di sekeliling tanaman adalah salah satu bentuk gangguan pada pertumbuhan tanaman budidaya. Jadi pastikan untuk membersihkan tanaman pengganggu di sekitar media tanah, baik di pot ataupun di lahan, tanaman pengganggu harus dibuang. Hal ini memungkinkan pohon bisa menyerap dengan sempurna semua unsur hara di dalam tanah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Pupuk Bokashi

Pupuk bokashi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang sekarang ini sudah banyak beredar di pasaran. Bukan hanya itu, Anda juga bisa membuat sendiri pupuk yang teknik pembuatannya berasal dari Jepang ini. Tak hanya dalam skala rumah tangga, pembuatan pupuk bokashi juga dikerjakan dalam skala industri.

Pupuk ini pertama kali dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa. Diperlukan mikroorganisme EM4 yang membantu proses fermentasi dalam pembuatan pupuk ini. Bahan baku yang dibutuhkan juga sederhana, yaitu bisa berasal dari limbah organik. Didalam pembuatan pupuk skala industri ini, Anda dapat memakai sisa panen dan limbah peternakan.

Bahan baku yang harus disiapkan dalam pembuatan pupuk bokashi skala indsutri diantaranya, Anda memerlukan 200 kg jerami atau sisa hijauan lain, 600 kg kotoran ternak yang sudah dikeringkan, 50 kg serbuk gergaji atau bisa diganti dedak, 50 kg arang sekam, 100 kg humus, dan 1 liter larutan dekomposer EM4 serta 1 kg gula pasir.

BACA JUGA:
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Humus tersebut bisa berupa tanah top soil. Sebaiknya gunakan tanah hutan untuk hasil yang lebih maksimal. Dalam pembuatan pupuk, pilihlah tempat fermentasi yang terlindung dari air hujan dan paparan sinar matahari secara langsung.

Untuk lubang yang diperlukan mempunyai ukuran panjang 2 m, lebar 1 m, dan kedalamannya berkisar 30—50cm. Apabila Anda memakai bahan baku yang lebih banyak, Lebih baiknya ukuran lubang juga diperbesar.

Pembuatan diawali dengan mencacah jerami dan hijauan lain sampai ukurannya mengecil. Campurkan seluruh bahan organik dan aduk sampai merata. Pakailah cangkul atau sekop sebagai alat bantu.

Apabila Anda merasa bahwa tanah yang dipakai asam, tambahkan abu Mg dan kapur Ca. Pemberian tambahan mineral ini dipakai untuk memperkaya kandungan hara pada pupuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selanjutnya encerkan dekomposer EM4 yang terdiri atas bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.), Actinomycetes, dan ragi, ingat lakukan di lain wadah. Dalam 1 liter larutan dekomposer tersebut bisa dicampurkan dengan 200 liter air pengencer. Masukkan juga 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan larutan pada bahan baku yang sudah dicacah. Aduk sampai larutan merata.

Kelembapan yang dipakai sebaiknya sekitar 30%—40%. Supaya lembap, kepalkan campuran sampai menggumpal, tetapi jangan sampai air yang dipakai ikut keluar. Apabila kurang lembap, Anda bisa menambahkan air pada bahan baku.

Setelah itu tutup rapat seluruh lubang fermentasi dengan plastik atau terpal. Waktu yang dibutuhikan dekomposer untuk mengubah bahan baku menjadi pupuk sekitar 7—14 hari. Kontrol suhu maksimal fermentasi, yaitu maksimal 45 derajat Celcius dengan cara mengaduk campuran supaya suhunya turun. Sesudah warna dan aromanya menyerupai tanah, pupuk bisa langsung dipakai.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Revolusi Industri 4.0 Sektor Pertanian

Distributor Waring Sayur Mulyana Harga Murah – Lim Corporation

Sektor pertanian tak mungkin dapat mencukupi keperluan masyarakat yang terus bertambah tanpa adanya teknologi. Inisiatif Kementan untuk menggenjot produktivitas pertanian dengan menerbitkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan. Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke-empat atau disebut juga Industri 4.0, ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Bidang pertanian juga harus beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Untuk kedepannya olah lahan, tanam, panen sampai pengolahan dikerjakan memakai remote control dari rumah. Teknologi mekanisasi pertanian ini adalah salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Inovasi dan pemanfaatannya oleh petani harus terus didorong.

Ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Kelimanya mentransformasi cara manusia berinteraksi sampai pada level yang paling mendasar, juga diarahkan untuk efisiensi dan daya saing industri.

Dari implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, harapannya proses usaha tani menjadi semakin efisien, peningkatan produktivitas, dan daya saing. Apabila dulu tanam 1 hektare perlu Rp2 juta, sekarang ditekan lewat mekanisasi pertanian jadi Rp1 juta. Bila diterapkan 16 juta lahan pertanian, sudah hemat 16 triliun. Dan itu pun baru dari sisi tanam, belum panen dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Cara untuk mendukung sektor pertanian pada revolusi industri 4.0 yang akan datang, sedang bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar. Data besar, sensor dan drone, alat analisis, internet pertanian dan otomatisasi alsintan adalah beberapa teknologi yang mendukung industri 4.0. Memanfaatkan teknologi Internet of Thing (IoT) dalam internet pertanian yaitu untuk menyambungkan benda-benda sekitar kita dengan internet melalui smarphone ataupun gadget lainnya.

Hal tersebut melengkapi dan mengembangkan praktek pertanian modern yang selama ini sudah dijalankan termasuk dalam pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, hingga pemasaran.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga sudah mendukung pengembangan Industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas, setelah itu digabung menjadi generasi baru yang digunakan untuk menggerakkan traktor jadi mampu beroperasi tanpa operator, pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pada kesempatan tersebut, Balitbangtan meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, yaitu UPJA Smart Mobile dan SAPA MEKTAN. Pengertian UPJA Smart Mobile yaitu aplikasi android yang dipakai untuk melaksanakan usaha di bidang jasa seperti jasa pengolahan tanah, irigasi, penanaman padi, panen padi, penggilingan padi, jual benih, jual gabah, pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan penjualan suku cadang alsintan.

Banner Waring Sayur

Sementara, SAPA MEKTAN adalah aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan. Penerbitan inovasi lainnya yang dihasilkan Balitbangtan, antara lain seperti Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system mendukung Program Bekerja.

Semua inovasi teknologi Badan Litbang yang dilaunching hari ini diharapkan diadopsi dan diproduksi massal oleh para perusahaan alsintan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha tani sehingga mampu meningkatkan produksi usahatani dan kesejahteraan petani.

Demikian pembahasan artikel tentang “Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan

Jahe Merah
Cara Budidaya Jahe Merah

Distributor Waring Sayur Mulyana High Quality – Lim Corporation

Jahe merah sudah dikenal mempunyai banyak manfaat dan khasiat. Salah satu tanaman rempah sekaligus tanaman herbal, jahe merah dipercaya bisa menyembuhkan sekaligus meredakan berbagai jenis penyakit.

Mulai dari gejala flu, demam ringan, batuk sampai mampu menjaga kondisi jantung dan menurunkan berat badan. Sejak dulu jahe merah sudah dipercaya sebagai tanaman yang kaya akan manfaat, jadi kehadirannya selalu ditanam sebagai tanaman toga atau tanaman obat keluarga di rumah.

Permintaan jahe merah dipasaran juga tak pernah menurun. Bahkan cenderung mengalami peningkatan seiring dengan kepedulian masyarakat akan obat-obatan herbal. Hal ini disebabkan karena semakin populernya makanan atau minuman hangat yang berbahan jahe seperti sekoteng dan bajigur.

Cara Menanam Jahe Merah di Tanah

Oleh sebab itu, budidaya jahe merah dinilai paling tepat dilakukan. Apalagi Anda yang mempunyai lahan luas yang tak terpakai. Anda bisa mencoba 5 cara budidaya jahe merah di tanah paling gampang dan menguntungkan ini.

1. Menyiapkan Lahan Tanam

Tahapan awal saat budidaya jahe merah yaitu menyiapkan lahan tanam. Lahan tanam yang dibutuhkan harus berupa lahan tanah yang subur dan gembur. Oleh sebab itu, pastinya Anda memerlukan pengolahan lahan. Berikut langkah yang digunakan untuk menyiapkan lahan tanam.

* Gemburkan lahan tanam dengan cara mencangkul lahan atau anda juga bisa membajak area tanam.
* Kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar 1 m dan panjang disesuaikan luas lahan.
* Tinggi bedengan dibuat 25-30 cm.
* Kemudian jarak antar bedengan sekitar 50 cm.
* Setelah itu taburkan pupuk kandang dengan dosis 10 kg untuk bedengan dengan luas 10 m.
* Buatlah lubang tanam dengan jarak 25×25 cm.
* Kedalaman lubang tanam 25-30 cm.
* Selanjutnya isi pupuk kandang kedalam lubang tanam sebanyak 0,5 kg.
* Biarkan selama seminggu baru kemudian bedengan bisa ditanami.

BACA JUGA:
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental

2. Memilih Benih Tanaman

Setelah lahan tanam siap, maka tahapan selanjutnya yaitu menyiapkan benih tanaman. Benih tanaman yang harus disiapakan ialah berupa rumpang benih jahe merah. Untuk mendapatkannya dengan mudah Anda bisa membelinya di pasar tradisional. Meski begitu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan benih kualitas baik, antara lain sebagai berikut:
* Pilih rimpang dengan ukuran yang besar.
* Kondisi rimpang masih segar, dengan kadar air yang banyak serta tak keriput.
* Rimpang dalam kondisi sehat, utuh dan tak cacat.
* Selain itu warna rimpang haruslah merah cerah menyala.
* Letakkan rimpang di ruangan yang sejuk.
* Kemudian siram menggunakan air secukupnya, setelah itu biarkan sampai rimpang mengeluarkan tunas atau mata tunas.
* Sembari menunggu maka siram dan lakukan pemeliharaan, jika ada rimpang yang busuk sebaiknya buang dan jauhkan.
* Setelah rimpang mulai bertunas, selanjutnya anda bisa langsung melakukan penanaman.

3. Menanam Jahe Merah

Setelah lahan tanam dan bibit siap, maka tahapan selanjutnya yaitu melakukan penanaman pada lahan. Disarankan agar penanaman dilakukan ketika selesai musim penghujan dan memasuki musin kemarau. Sebab curah air yang berlimpah dapat menyebabkan benih membusuk dan tak bisa tumbuh. Oleh sebab itu, penanaman dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
* Masukkan rimpang jahe merah kesetiap lubang tanam.
* Kemudian tutup kembali lubang tanam sampai rata.
* Namun, jangan sampai menutup bagian tunas tanaman.
* Dan berikan furadan untuk menanggulangi serangan jamur pada rimpang.
* Setelah itu siram bibit menggunakan air secukupnya.
* Amati dan tunggu selama satu minggu, bila tunas tak tumbuh maka periksa bibit.
* Sebab bisa jadi bibit busuk jadi perlu di ganti dengan bibit baru.
* Proses penyulaman ini dikerjakan agar tanaman bisa tumbuh seragam dan bisa dipanen secara bersamaan.
* Setelah di tanam tentunya sangat penting untuk dilakukan perawatan dan pemeliharaan agar tanaman dapat menghasilkan umbi yang berkualitas.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

4. Perawatan dan Pemeliharaan

Proses ini dalam budidaya jahe merah terbilang cukup sederhana. Berikut beberapa tahapan dalam perawatan dan pemeliharaan tanaman jahe merah.

Penyiraman
Penyiraman dilakukan setiap hari terutama ketika awal tanam. Dengan catatan bahwa masa tanam yang anda lakukan bertepatan dengan musim kering atau musim kemarau. Namun, sebaiknya tanam ketika akhir memasuki musim penghujan dan memasuki musim kemarau. Dengan begitu anda tak perlu terlalu sering menyiram tanaman. Apabila anda terlalu sering menyiram maka akan membuat umbi membusuk.

Oleh sebab itu, untuk pengairan sendiri anda bisa kerjakan secukupnya saja. Apabila kondisi lahan memang benar-benar kering maka anda bisa menyiramnya sedikit demi sedikit. Anda bisa menggunakan penyiram air seperti sprayer. Lakukan penyiraman minimal 3-4 hari sekali. Selain itu, penyiraman juga bisa mempermudah proses panen. Anda bisa menyiram tanaman 3 hari sebelum dilakukan panen agar mempermudah proses pengambilan umbi.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan ketika awal masa tanam memakai pupuk organik atau pupuk kandang. Disarankan hanya memakai pupuk kandang atau pupuk organik saja. Sebetulnya tanpa diberi pupuk tanaman jahe merah sudah bisa tumbuh baik. Namun untuk memperbaiki kualitas umbi anda perlu melakukan pemupukan tambahan. Pemupukan dilakukan minimal 3 kali sampai dengan masa panen tiba.

Pemupukan pertama ketika tanaman berumur 1 bulas setelah tanam. Selanjutnya ketika tanaman berumur 2 bulan setelah tanam. Dan pemupukan terakhir ketika tanaman berumur 3 bulan setelah tanam. Pemupukan dikerjakan dengan cara memberikan pupuk langsung ke bedengan. Usahakan pupuk yang diberikan sudah dikeringkan dan dalam kondisi benar-benar kering. Sebab jika basah dikhawatirkan malah dapat merusak umbi jahe merah.

Penyiangan
Penyiangan dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Dengan cara membersihkan gulma dan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman. Tak hanya itu, rumput di sekitar bedengan harus dibersihkan. Sebab jika tak dilakukan penyiangan di khawatirkan pertumbuhan tanaman akan terganggu serta juga menjadi sarang dari pertumbuhan hama dan penyakit. Oleh sebab itu, maka penyiangan harus di lakukan secara rutin sebagai upaya pencegahan hama dan penyakit. Dan juga memberikan pertumbuhan optimal bagi tanaman untuk menyerap hara yang diberikan melalui pemupukan.

5. Panen Jahe Merah

Panen bisa dilakukan sejak umur 3-4 bulan. Pada akhir masa tanam panen dapat dilakukan dengan mencabut batang tanaman berserta umbinya. Kemudian memotong bagian pangkal batang. Serta meletakkannya pada wadah bersih untuk tetap menjaga kesegarannya. Dan pisahkan antara umbi jahe merah yang sehat dan tidak. Usaha kan gemburkan tanah agar Anda tak kesulitan saat memanen.

Demikian pembahasan artikel tentang “Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Hobi Berkebun
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Bertanam atau berkebun merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan untuk dilaksanakan di sela-sela kesibukan. Untuk melaksanakan kegiatan yang satu ini, tentunya dibutuhkan peralatan berkebun yang bisa mendukung segala kebutuhan. Pasalnya, berkebun merupakan proses yang sangat panjang dan harus dilaksanakan dengan teliti.

Salah satu manfaat berkebun adalah membantu melepaskan stres. Adapun satu penelitian di Belanda menunjukkan bahwa mereka yang hobi berkebun mempunyai suasana hati yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang membaca. Mereka juga mempunyai kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah. Kortisol yang rendah membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan, mencerna makanan yang lebih baik, meningkatkan ingatan dan mencegah penyakit jantung.

Berkebun bisa dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, supaya tanaman tumbuh subur dan bertahan lama, Anda perlu memerhatikan beberapa hal berikut ini sebelum mulai hobi berkebun.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tentukan Ide Tanaman yang Akan Dikembangkan
Ada banyak jenis tanaman yang bisa Anda tanam. Ada baiknya, Anda mulai dengan memilih tanaman yang tepat. Misalnya, tanaman sayur untuk dikembangkan supaya bisa memenuhi cadangan makanan harian Anda dan keluarga. Selain itu, tanaman obat-obatan juga bisa menjadi pilihan sebagai apotek hidup.

Lebih Baik Mulai dengan Skala Kecil
Memulai sesuatu selalu dari yang kecil, termasuk berkebun. Saat Anda baru mengatakan ini adalah hobi baru, tidak ada salahnya memulai dengan dua atau tiga pot. Bahkan, tidak ada salahnya juga memulai dengan jenis tanaman yang sama.

Jumlah tanaman yang sedikit akan membuat Anda memiliki waktu banyak untuk mempelajari tanaman tersebut. Mungkin Anda tahu berapa kali tanaman itu harus disiram dan seberapa banyak sinar matahari yang dibutuhkannya.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Tempat dengan Cahaya Matahari Cukup
Tempat memiliki peran penting selain jenis tanaman. Pot berukuran kecil bisa dibilang mudah untuk dipindah-pindahkan ke tempat yang banyak mendapatkan cahaya matahari. Selain itu, ketika malam atau hujan besar, tanaman pun bisa dipindahkan ke tempat yang terlindungi.

Kalau memang Anda memilih untuk berkebun di pekarangan rumah, pastikan di sekitarnya mendapat cahaya matahari yang cukup. Tempat tersebut pun harus mudah dijangkau.

Buat Tanah Lebih Subur
Anda harus membuat tanah subur dengan memupuknya sebelum memasukkan bibit tanaman ke dalamnya. Namun, bukan berarti tanah itu akan subur selamanya. Anda harus menjaganya setiap saat. Pastikan tanah di sekitar tanaman juga mendapatkan air yang cukup, tidak kurang atau berlebihan. Anda juga wajib memberikan pupuk dalam kurun waktu tertentu.

Mulai Berkebun Berarti Mulai Belajar
Masalah tanaman bukan hanya sekadar tanah, pupuk, dan air. Ada banyak hal yang wajib Anda perhatikan dan pelajari, mulai dari pencahayaan sampai tanaman yang bisa ditanam di sekitarnya. Jangan takut, Anda bisa mencari informasi dengan mudah di buku atau internet tentang tanaman yang sedang Anda kembangkan.

Demikian artikel pembahasan tentang “Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Dua petani mengemas sayuran kubis hasil panennya di salah satu lahan pertanian di Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/4).
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Jual Waring Sayur Untuk Pengemas Sayur & Buah – Lim Corporation

Kendala yang terjadi dalam pengembangan bisnis buah dan sayur salah satunya yaitu kehilangan hasil yang tinggi sesudah komoditas dipanen. Karena kehilangan hasil yang optimal karena penyusutan bobot ataupun akibat kerusakan pada buah dan sayur bisa mencapai sekitar 25%-40% dan menjadi nilai yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan negara maju.

Pengolahan pascapanen yang cocok Tak hanya bisa meminimalkan kehilangan hasil komoditas buah dan sayur sesudah dipanen bisa juag untuk mempertahankan mutu pada buah dan sayur. Terdapat cara yang sering dikerjakan ketika penanganan pasca panen buah dan sayuran yaitu seperti pencucian, perbaikan bentuk kulit, sortasi, penghilangan warna hijau, pengemasan, dan pendinginan.

Pencucian
Dalam tahap pencucian dikerjakan dengan tujuan untuk menghilangkan kontaminasi kotoran baik secara fisik, kimia, ataupun biologi. Pencucian tak dilaksanakan pada sayuran yang teksturnya lunak dan gampang rusak. Pencucian dikerjakan dengan memakai air biasa atau juga dengan memakai air yang sudah dicampur dengan klorin untuk menghilangkan mikroba. Apabila proses pencucian sudah selesai kemudian komoditas ditiriskan ditempat terbuka atau dengan mengalirkan udara panas.

Curing
Yang kedua yaitu Curing atau Perbaikan bentuk kulit dikerjakan pada komoditas sayuran atau buah yang mengalami kerusakan kulit supaya kulitnya kembali bagus. Beberapa komoditas yang umumnya perlu di-curing yaitu kentang, bawang merah, bawang putih, ubi jalar, dan lain sebagainya. Proses curing dikerjakan sebelum komoditas disimpan atau dipasarkan. Curing dilaksanakan dengan membiarkan bahan untuk beberapa hari pada suhu ruang. Pada bawang merah dan bawang putih, curing dilaksanakan dengan menjemurnya dibawah sinar matahari secara langsung. Curing bisa juga dilaksanakan dengan penyimpanan suhu dibawah suhu ruang dan kelembaban yang tinggi. Tak hanya memperbaiki bentuk kulit, curing juga bisa menurunkan kadar air yang bisa mencegah pertumbuhan jamur.

Sortasi
Tahap selanjutnya sortasi yaitu memisahkan komoditas berdasar mutu atau kualitasnya. Pemisahan sesuai dengan ukuran, tingkat kematangan, kerusakan, warna, dan lain sebagainya. Tujuan dari tahap sortasi yaitu untuk pemasaran.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pelilinan
Tahap pelilinan dikerjakan dengan tujuan menghambat respirasi dan transpirasi untuk menjaga kesegaran buah dan sayur. Tak hanya menjaga kesegaran buah dan sayur, pelilinan juga dilaksanakan untuk memperbaiki warna produk hortikultura. Ketebalan lilin harus disesuaikan supaya tak terlalu tebal untuk menghindari kebusukan.

Baca Juga:
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik

Penghilangan Warna Hijau
Penghilangan warna hijau atau degreening dikerjakan untuk menyeragamkan warna dan menjadikan warna buah dan sayur lebih khas. Degreening dikerjakan dengan memberi tambahan gas etilen atau asetilen. Kematangan dan dekomposisi klorofil menentukan lamanya proses penghilangan warna hijau pada buah atau sayur.

Pengemasan dan Pengepakan
Ketika mengolah dari hasil panen jangan sampai Anda melakukan langkah yang salah. Proses pengemasan tak semata berfungsi untuk proses pengangkutan saja. Lebih dari itu, pengemasan difungsikan untuk mempertahankan kualitas dan kesegaran sayuran, mempermudah ketika pemindahan dan penyimpanan, serta menghindari kerusakan buah atau sayur akibat gesekan, dan juga bermanfaat untuk branding komoditas supaya menghasilkan harga jual panen yang lebih baik pastinya. Salah satu metode pengemasan terbaik sayuran yaitu dengan memakai waring sayur. Pada proses pengemasan serta pengepakan hindari untuk mengemas dengan wadah yang tak ada lubang untuk keluar masuknya udara karena akan membuat buah dan sayuran cepat busuk. Ngomong-ngomong tentang waring sayur, berikut penjelasan singkatnya.

Apa sih waring sayur itu?
Waring sayur merupakan kemasan atau bungkus finshing pengangkutan komoditas sayuran, baik itu wortel, kentang, tomat, cabai, bayam, sawi, kubis, kol, dan lain sebagainya yang berbentuk karung. Waring terbuat dari jaring yang dibentuk dari anyaman plastik, atau bisa juga dari nets atau snare nets. Tak hanya bermanfaat untuk pengemasan hasil pertanian sayur, waring juga bisa dipakai untuk pengemasan hasil pertanian lain, seperti buah-buahan, hasil panen tambak, ikan atau produk pertanian lainnya.

Apa saja manfaat dari waring sayur?
Bukan saja sebagai alat pengemasan hasil panen sayuran, buah-buahan, atau produk hasil pertanian lainnya, waring juga bisa dipakai untuk membantu pada proses pertanian. Pada perkebunan atau buah pohon, waring juga sering dipakai sebagai pagar untuk melindungi tanaman dari serangan hama. Bisa juga dipakai sebagai penutup bunga yang akan berubah menjadi buah-buahan. Sebab fungsi waring pada dasarnya sangat beragam dan multi fungsi.

Dengan memakai waring sayur diharapkan bisa meningkatkan kualitas produksi hasil panen. Fungsi yang lainnya yaitu dapat juga dipakai untuk merakit mozaik stone, sebagai Fungsi Packaging. Di luar sektor pertanian, waring juga sering dipakai oleh para kontraktor bangunan sebagai penutup atau pengaman material pada proses pembangunan gedung bertingkat. Hal ini bertujuan supaya material di lantai atas pada proses pembangunan tak jatuh ke bawah, atau ke petak tanah orang lain.

* Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pembibitan Tanaman Kentang Jadi Peluang Usaha Menjanjikan, Coba Sekarang!

Tanaman Kentang
Pembibitan Tanaman Kentang

Distributor Waring Sayur Harga Murah – Lim Corporation

Kentang adalah salah satu jenis sayur yang sangat familiar di lidah kita, siapapun pasti sudah pernah mengkonsumsinya. Di pasar pun, banyak sekali pedagang sayur yang menjual kentang dengan harga yang kian meningkat setiap tahunnya.

Bukan hanya dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap menu masakan saja, kentang juga dimanfaatkan untuk pengganti nasi ataupun roti sebagai asupan karbohidrat utama. Tak hanya itu, kentang juga mempunyai berbagai macam jenis kandungan zat yang sangat baik untuk tubuh Anda.

Nah, karena itulah peluang usaha pembibitan tanaman kentang sangat menjanjikan di Indonesia. Sayuran umbi ini adalah salah satu jenis sayuran yang banyak dan mungkin sering dikonsumsi. Faktor lain juga turut memengaruhi usaha ini jadi layak Anda pertimbangkan. Nah, berikut ini beberapa hal yang menjadi daya tarik usaha pembibitan tanaman kentang.

1. Harga Kentang Relatif Stabil
Dengan stabilnya harga kentang bisa memberi keuntungan karena Anda bisa membuat perencanaan ekonomi menjadi yang lebih matang. Tanaman kentang ini juga tergolong jenis sayuran yang rutin dikonsumsi jadi Anda tak perlu membuat perhitungan terlalu spesifik soal waktu penanamannya.

Hal tersebut karena kentang adalah sayuran yang bisa disimpan. Berbeda dengan cabai, tomat, kubis, dan jenis sayuran lain yang gampang busuk. Permintaan kentang juga terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Selain itu, karena banyaknya berbagai menu kentang juga turut membuat kentang semakin dicari.

Baca Juga: Iniloh!! Teknik Pembibitan Tanaman Kelor Supaya Tumbuh Subur

2. Potensi Bisnisnya Tergolong Besar
Keperluan bibit tanaman kentang terus meningkat. Pada tahun 2001, bibit kentang diperlukan sampai sekitar 29.000 ton. Pada tahun 2009, keperluan akan bibit ini melonjak tinggi menjadi sekitar 96.227 ton. Oleh sebab itu, usaha pembibitan kentang mempunyai potensi bisnis yang besar jika dikembangkan dengan maksimal.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

3. Segmen Usaha Dapat Dipilih Sesuai Modal
Bisa dikatakan, usaha pembibitan tanaman kentang ini adalah usaha yang sangat fleksible alias gampang dilaksanakan, terutama jika dibandingkan dengan usaha agronomi yang lainnya. Apabila Anda mempunyai modal yang cukup banyak, Anda bisa memulai bisnis dengan bibit kentang G0 dan G1.

G0 atau generasi nol adalah istilah untuk turunan generasi bibit kentang yang asalnya langsung dari pembibitan kultur invitro. Bibit tersebut diambil langsung dari setek mikro dari dalam botol. Untuk bibit G0 dihasilkan di dalam laboratorium yang sifatnya steril.

Baca Juga: Cara Jitu Budidaya Bawang Putih, Jadi Prospek Yang Menguntungkan

Anda juga masih berkemungkinan melaksanakan usaha pembibitan tanaman kentang G1, G2, G3, sampai G4. Pastinya ada pertimbangan risiko seperti bentuk ukuran yang berbeda, variasi ukuran yang lebar, dan sebagainya. Akan tetapi, biaya untuk pembibitan generasi berikutnya ini tak sebesar biaya pembibitan memakai bibit G0.

4. Pasarnya Terjamin dan Pasti
Pangsa pasar untuk kentang sangat terbuka lebar. Sayuran yang lain umumnya akan turun harga ketika panen raya, dan naik dengan signifikan ketika situasi sebaliknya. Tanaman kentang bukan tanaman sayuran yang seperti demikian sebab harganya relatif tak mempunyai perbedaan.

Umumnya tanaman kentang ini dijual untuk keperluan konsumsi di pasar tradisional. Kentang juga bisa dijadikan untuk bahan baku industri. Penjualannya juga bisa dilaksanakan dengan bibit kentang. Pasar pembibitan kentang ini sendiri masih bisa dimanfaatkan dengan baik.

* Info mengenai harga Waring Sayur silakan klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargawaringsayur

Bila Anda Membutuhkan atau Ingin Memesan Waring Sayur atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk penanganan pasca panen tanaman atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dan untuk pemesanan Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati

         Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wewangian yang tajam terutama pada malam hari tepatnya mulai pukul 19.00. Bunga Kemuning atau nama ilmiahnya Murraya paniculata menyerupai bunga melati yang tidak sekedar wangi.

       Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. warnanya putih, wangi, keluar dari ujung ranting maupun sela-sela daun. Daun mahkota bunga berwarna putih.

            Buah kemuning mempunyai daging yang tidak banyak, daging ini berbentuk bulat telur atau lonjong, mempunyai panjang sekitar 8 – 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning
Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi. Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi. Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan. Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 – 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.

            Kemuning mempunyai daun berbentuk majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun yang berjumlah 3 – 9, letak berseling. Bentuk dari anak daunnya bertangkai, bentuk menyerupai bulat telur sungsang atau disebut jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata dan terkadang agak beringgit, panjang mencapai 2 – 7 cm, lebar dari 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, berwarna wama hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga Kemuning bisa kita jumpai tumbuh liar, tepi hutan, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl.

            Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daunnya majemuk, mempunyai sirip-sirip ganjil dengan anak daun sekitar 3 – 9, letaknya berseling.

            Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, berwarna putih, memiliki bau yang harum, keluar ujung ranting maupun dari sela sela daun. Buahnya berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang sekitar 8 – 12 mm, disaat sudah tua buahnya berwarna merah mengilap dan di saat masih muda buahnya berwarna hijau, terkadang berbiji 1 dan 2.

            Kemuning memiliki beberapa julukan nama, antara lain Kamuning dari Sunda, kemuning, kumuning dari Jawa.; Kajeni, kemuning, kemoning dari Bali, kamoneng dari Madura,; Kamuning dari Manado, Makasar, kamoni dari Bare, palopo dari Bugis.; Kamuni dari daerah Bima. eseki, tanasa, kamone, kamoni dari Maluku.; Jiu li xiang, yueh chu dari negara China, Orange jessamine dari negara Inggris

 

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik

Seledri ialah tanaman sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini di Indonesia diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan sedangkan beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

Seledri kini sudah banyak ditanam atau dibudidayakan dalam skala kecil ataupun besar. Tanaman ini tidak hanya ditanam secara konvensional, kini banyak orang yang menanam seledriu secara hidroponik. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam seledri secara hidroponik.

Persiapan Bibit Seledri
Bibit seledri dapat diperoleh dari penyemaian biji benih ataupun dari anakan. Anakan seledri untuk bibit dapatanda dapatkan dengan membeli di toko atau pasar. Pilihlah anakan yang sehat, tidak cacat. Untuk meminimalisir kerusakan akar seledri, pisahkan anakan seledri secara hati-hati. Jika anda ingin menanam melalui biji benih, berikut adalah langkah-langkah menyemai benih seledri:

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Pertama siapkan dahulu biji benih seledri yang dapat anda dapatkan di toko pertanian. Selanjutnya isi baskom atau wadah lain yang berukuran sedang dengan air. Kemudian masukan biji benih seledri untuk direndam selama sekitar 1 jam. Selama perendaman, lakukan seleksi benih. Benih yang mengambang dibuang dan gunakan benih yang tenggelam.

Selanjutnya, siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel, lalu masukkan arang sekam dalam netpot dan basahi dengan air. Masukkan benih dalam netpot, dalam setiap netpot diisi dengan 3-5 biji benih. Setelah melakukan penyemaian pada biji benih seledri selesai, tunggu hingga daun sejatinya muncul karena itu bertanda bahwa tanaman sudah dapat diberiu nutrisi.

Cara Menanam Seledri Hidroponik
Siapkan dahulu alat-alat untuk menanam, seperti tandon nutrisi yang dapat berupa pipa paralon, toples, botol bekas, ember atau yang lainnya. Namum disarankan menggunakan pipa paralor karena lebih kokoh. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
Lalu tutupi kedua ujung pada pipa paralon dengan penutup atau bisa juga dengan sterofoam agar nutrisi yang diberikan tidak tumpah.
Selanjutnya, larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml dalam 1 liter air, dan isi paralon dengan nutrisi hidroponik sebanyak 1260 ppm – 1680 ppm dengan pH 6,5.
Jika sudah, letakkan netpot yang sudah ada benih pada lubang pipa paralon yang sudah dibuat.
Agar terhindar dari sinar matahari langsung, maka buatlah naungan. Setelah sekitar satu minggu barulah lakukan perkenalan sinar matahari secara bertahap.
Perawatan Seledri Hidroponik
Lakukan pengecekan ketersediaan nutrisi yang ada dalam pipa setiap hari, jika nutrisi berkurang maka segera tambah. Pemberian nutrisi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Pemanenan Seledri Hidroponik
Seledri dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 1 bulan hingga 1,5 bulan, pemenenan tersebut dapay diulang setiap 5 hingga 6 hari sekali. Cara pemanenan yaitu dengan mencabut seledri dari netpot.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik“, Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan

Bagi anda yang sudah berkecimpung di dunia pertanian atau tambak ikan pasti sudah tidak asing dengan waring. Untuk pemula mungkin masih bingung membedakan antara waring, paranet dan insectnet. Paranet biasanya digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari, msalnya 50% atau 75%. Paranet biasanya berwarna hitam dengan pola anyaman seperti tikar. Insectnet seperti namanya digunakan untuk melindugi tanaman dari hama pengganggu dengan kerapatan yang berfariasi. Insectnet biasanya berwarna hijau atau putih. Waring pun ada dua jenis, waring ikan yang biasanya digunakan untuk tambak berwarna hitam dan waring sayur yang diguankan sebagai wadah sayuran setelah dipanen atau ketika didistribusi. Waring sayur memiliki beberapa jenis dan ukuran serta warna. Kami menyediakan waring sayur dengan bahan seperti raffia berwarna merah dan kuning dengan ukuran:

Waring Sayur Merah :

1.50×75 cm
2.60×100 cm
3.80×120 cm

Waring Sayur Kuning :

1.50×80 cm
2.60×100 cm

Setalah mengetahui ukuran, pilih waring sayur juga berdasarkan kebutuhan, yaitu:

1. Jenis hasil panen
Saat ini banyak produsen waring sayur berbagai warna, ukuran dan kualitas yang berbeda. Untuk hasil panen yang berat seperti kentang, umbi-umbian, apel dan lain-lain pasti membutuhkan waring sayur yang kuat agar tidak mudah robek saat digunakan. Kerusakan pada kemasan dapat menghambat proses distribusi dan menambah biaya. Ketika membeli waring apalagi dengan metode online anda harus sangat berhati-hati dalam memilih. Pilihlah produsen atau toko yang sudah terpercaya. Anda bias melihat dari kolom komentar atau sharing dengan petani lain. Jika membeli langsung di toko lakukan survey untuk mengetahui kualitas bahan dan harga.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

2. Ukuran
Untuk mengemas hasil panen yang melimpah dibutuhkan waring sayur ukuran besar. Waring sayur juga bias disesuaikan, misalnya ingin mengemas produk mentimun 20 Kg per waring anda data memodifikasi kemasan. Hal ini memudahkan menghitung karena sudah diketahui secara pasti berapa berat per waring. Untuk kemasan skala besar biasanya menggunakan waring seperti karung berbentuk persegi panjang. Untuk kemasan kecil menggunakan waring berbentuk lingkaran. Contohnya adalah ketika membeli buah dari pasar yang langsung dijual ke konsumen. Warna waring sayur yang beragam mempercantik kemasan produk.

3.Kualitas dan Distributor yang Terpercaya
Banyaknya distributor waring sayur membuat konsumen harus selalu berhati-hati dalam memilih produk. Waring memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Pastikan anda melakukan survey sebelum membeli dan melakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya.Selain digunakan untuk membungkus buah hasil panen, waring juga bisa digunakan sebagai pembungkus yang melindungi buah ketika masih di pohon. Contohnya pada buah kelengkeng, mangga, belimbing dan lain-lain. Buah dibungkus sebelum masak agar terhindar dari hama yang akan memakan buah.

Kami melayani pembelian grosir waring sayur dan buah untuk kebutuhan agen, pertanian besar atau juga pertanian sedang. Untuk mendapatkan harga waring sayur dan buah ataupun waring ikan di pabrik waring kami, maka Anda dapat melakukan pembelian minimal 5 ball (5000 lembar). Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda juga bias menjadi penjual waring, kami siap menjadi distributor anda. Info pemesanan hubungi kami dengan

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB