Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini

Pengendalian Gulma
Pengendalian Gulma dengan Bahan Alami

Distributor Waring Ikan High Quality – Lim Corporation

Hama pengganggu seperti gulma bisa tumbuh di mana saja. Bukan hanya tumbuh di tanah, hama ini juga bisa tumbuh menyembul dari sela-sela paving. Keberadaan rumput liar ini cukup mengganggu pemandangan, apalagi jika Anda termasuk seorang yang selalu menjaga kerapian taman.

Meskipun sudah dicabut gulma bisa tumbuh lagi dengan sendirinya. Cara-cara yang akan kami bagikan di sini menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah didapat kok. Berikut beberapa cara membasmi rumput liar.

1. Bensin
Agar tak tumbuh lagi bisa memakai bahan kimia yang sangat keras, misalnya bensin. Bensin mengandung zat kimia yang bisa membasmi rumput liar dan mencegahnya tumbuh kembali. Namun, perlu Anda ingat bahwa penggunaan bensin untuk membasmi rumput liar ini dapat mencemari tanah dan tanaman lainnya, kecuali Anda tidak ingin menggunakan tanah tersebut untuk bercocok tanam lagi.

Campurkan bensin jenis apapun dengan garam, pupuk urea, dan sabun cuci (boleh sabun cair cuci piring atau deterjen). Aduk semua bahan tersebut menjadi satu, lalu campurkan dengan air secukupnya. Berikan ramuan bensin ini pada tanaman liar atau gulma dengan cara disemprot, dalam waktu semalam gulma akan mati. Larutan bensin ini bisa menjadi pengganti herbisida jika Anda kesulitan menemukan produk pembasmi gulma tersebut. Racun kimia yang dihasilkan larutan bensin ini hampir sama mematikannya dengan herbisida.

2. Garam
Tak ingin menggunakan bahan-bahan kimia yang berbau menyengat? Tak masalah, karena ada cara membasmi rumput liar agar tidak tumbuh lagi yang mengandalkan bahan alami yang aman, yaitu garam. Umumnya bahan ini Anda manfaatkan untuk memasak sekarang bisa dipakai untuk membasmi rumput liar.

Cara membasmi rumput liar dengan garam sangat mudah karena Anda hanya perlu menaburkan garam secukupnya ke rumput liar dan area sekitarnya. Namun, cara ini tak secepat membasmi rumput liar dengan bensin. Garam akan menyerap kandungan air di rumput liar dan tanah sekitarnya sehingga lama kelamaan rumput liar akan mati karena mengering.

BACA JUGA:
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?

3. Herbisida
Cobalah menggunakan herbisida untuk membasmi gulma sampai ke akar-akarnya. Herbisida merupakan produk pemberantas gulma yang sering dipakai untuk kebutuhan pertanian. Produk herbisida banyak dijual di toko tanaman dan pertanian.

Herbisida ini akan meracuni gulma dengan masuk melalui daun dan meresap sampai akar gulma. Gulma yang sudah terkontaminasi herbisida akan mati dengan sendirinya. Umumnya rumput liar tak akan tumbuh kembali bila Anda memakai herbisida ini. Apabila tumbuh kembali, butuh waktu yang lama agar bisa tumbuh pasca dibasmi dengan herbisida.

4. Cuka
Jangan bingung mencari cara membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi. Selain garam, Anda juga dapat memanfaatkan cuka yang biasa dipakai untuk makan atau memasak, lho. Cuka atau cairan dengan kandungan asam yang sangat tinggi ini terkenal bisa membasmi gulma hanya dengan satu kali pemakaian saja.

Caranya, Anda harus mencampur cuka dengan sabun cair pencuci piring terlebih dulu. Apabila kedua bahan ini sudah tercampur rata, semprotkan pada rumput liar yang ingin dibasmi. Tidak perlu menyemprot akarnya, cukup semprot daun-daunnya saja. Karena kandungan acetic acid pada cuka akan mematikan rumput liar secara perlahan. Dan sabun cair pencuci piring bisa membuat cuka melekat di dedaunan rumput liar.

5. Air Panas Mendidih
Jika tidak sempat membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membasmi rumput liar, Anda hanya perlu menjaring air sampai mendidih. Kemudian, ketika baru mendidih segera siramkan air panas tersebut ke rumput liar yang ingin dibasmi.

Air panas dengan suhu tinggi yang Anda siramkan akan langsung membunuh rumput liar langsung ke akarnya. Agar lebih hemat penggunaan air dan gas, Anda boleh menggunakan air panas bekas rebusan telur, mie instan, dan lain-lain.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

6. Belerang
Selama ini belerang dikenal sebagai bahan alami yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit kulit. Tetapi, tahukah Anda bahwa belerang juga bisa dimanfaatkan untuk melengkapi cara membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi? Langkah awal Anda harus menyediakan 3 ons belerang, 4 liter air, 2 kg garam, dan 2 botol cuka putih. Setelah itu, bahan yang tersedia ini harus dimasak sampai benar-benar mendidih.

Setelah mendidih, matikan api dan masukkan cuka putih ke dalam bahan-bahan yang sudah direbus tadi. Jika sudah 12 jam, masukkan larutan belerang ini ke dalam spryer. Sesudah itu semprotkan cairan belerang buatan sendiri ini ke rumput liar. Jika masih tersisa, cairan belerang ini bisa disimpan dan dipakai saat gulma tumbuh kembali.

7. Boraks
Jenis bahan ampuh yang bisa Anda pakai untuk membasmi rumput liar sampai ke akarnya. Boraks yaitu senyawa kimia yang cukup terkenal dan bisa diperoleh dengan mudah di Indonesia.

Pemakaian borak untuk membasmi gulma sangat gampang, Anda harus mencampurkan boraks dengan air secukupnya. Pasta dari boraks inilah yang nantinya akan disiramkan ke rumput liar yang tumbuh di sekitar Anda. Bahan ini bisa membasmi rumput liar dan mencegahnya tumbuh lagi di kemudian hari.

8. Baking Soda
Cara membasmi hama supaya tak tumbuh lagi yaitu dengan memanfaatkan baking soda. Seperti ketika Anda menggunakan boraks untuk membasmi rumput liar, Anda pun harus membuat pasta baking soda terlebih dahulu.

Setelah itu, siramkan baking soda ke tanaman liar dan tanah yang ada di sekitarnya. Bahan ini membunuh gulma dengan cara menaikkan tingkat keasaman tanah, pH tanah yang tadinya normal akan berubah menjadi pH basa bila disiram dengan baking soda.

9. Air Kelapa dan Ragi Tape
Jenis gulma ini sangat berbeda-beda. Salah satu jenis rumput liar yang paling sulit dibasmi adalah ilalang. Rumput ini dapat berumbuh dengan sangat cepat dan tentunya membuat kita kerepotan saat harus membersihkannya.

Membasmi rumput liar agar tak tumbuh lagi yaitu dengan memakai air kelapa dan ragi tape. Siapkan 2 liter air kelapa, 60 gr deterjen, 25 butir ragi tape, 1,5 kg pupuk urea, dan 1/4 kg garam. Semua bahan ini dicampur sedikit demi sedikit sehingga menghasilkan racun yang ampuh untuk membasmi rumput liar.

Demikian pembahasan artikel tentang “Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan

Budidaya Gurame
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan

Salah satu jenis ikan air tawar yang banyak digemari sebagai ikan konsumsi di wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan yaitu gurame. Selain sebagai ikan konsumsi, ikan ini juga dibudidayakan di kolam ataupun di akuarium.

Klasifikasi Ilmiah Dari Ikan Gurame, Yaitu :

* Kingdom : Animalia
* Filum : Chordata
* Kelas : Actinopterygii
* Ordo : Perciformes
* Famili : Osphronemidae
* Genus : Osphronemus
* Spesies : Osphronemus goramy

Ikan gurami mempunyai tubuh yang lebar serta pipih. Gurami ini semula menyebar di daerah pulau sunda besar yaitu di provinsi Sumatera, Jawa dan Kalimantan, tetapi sekarang sudah banyak dibudidaya di berbagai negara di wilayah Asia terutama Asia Tenggara dan Asia Selatan serta Australia.

Ikan gurame banyak hidup di sungai, rawa ataupun kolam termasuk air payau. Gurame ini merupakan jenis ikan omnivora, ikan ini memakan tumbuhan, serangga, ikan kecil serta barang yang membusuk di air.

Ngomong-ngomong tentang ikan gurami! Nih ada beberapa jenis gurame yang cocok dibudidayakan, antara lain:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Gurame Soang
Gurame Soang yang biasa disebut Gurame Angsa ini merupakan jenis gurame yang asalnya dari Jawa Barat terutama di daerah Ciamis dan sekitarnya sehingga jenis gurame ini juga disebut dengan gurame jawa barat.

Gurame soang mempunyai karakteristik yaitu mempunyai dahi yang menonjol baik jantan maupun betinanya seperti angsa. Gurame jenis ini mempunyai bentuk tubuh pipih dan memanjang, mempunyai warna tubuh kombinasi putih dan hitam dengan bagian ekor ada warna kemerahan yang hanya akan terlihat jelas ketika masih kecil (umurnya kurang dari 1 tahun). Gurame soang bisa tumbuh hingga sepanjang 65cm dengan berat mencapai 8kg.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?
Intip Kelebihan & Kelemahan Antara Kolam Beton Dengan Kolam Tanah

Gurame Jepun
Gurame jepun yang biasa disebut Gurame jepang ini merupakan jenis gurame yang mempunyai ukuran lebih kecil dibandingkan dengan gurame soang. Ukuran gurame jepun yaitu sekitar 45cm untuk panjangnya dengan bobot sekitar 3kg,5-4kg.

Jenis gurame ini lebih dikenal di daerah Jawa Tengah, dan banyak yang mengatakan bahwa jenis gurame ini merupakan gurame asli Jawa Tengah.

Gurame ini mempunyai warna hitam pekat di bagian atas tubuhnya serta mempunyai sisik putih dengan garis gelap sehingga terlihat seperti keabu-abuan, ketika masih berumur kurang dari 1 tahun, gurame ini terlihat agak berwarna kebiruan.

Gurame Paris
Gurame paris ini mempunyai tubuh berwarna oranye. Akan tetapi, sebetulnya gurame jenis ini mempunyai warna dasar merah cerah hanya saja terdapat warna putih di bagian tubuhnya sehingga tampak berwarna oranye. Berat maksimal untuk ikan gurame paris yaitu berkisar 1,5 kg.

Gurame Bastar
Gurame bastar mempunyai warna abu-abu kehitaman serta berwarna putih pada bagian kepalanya. Gurame jenis ini mempunyai sisik yang lebar serta mempunyai pertumbuhan yang pesat dan cepat.

Gurame Kapas
Gurame jenis ini mempunyai warna putih keperakan terlihat seperti warna kapas dengan sisik yang lebar serta keras/kasar. Pertumbuhan ikan gurame ini cukup pesat dan cepat, ikan ini bisa tumbuh dengan bobot mencapai 1,5kg.

Gurame Bluesafir
Untuk jenis gurame ini mempunyai warna hitam kemerahan, hampir sama dengan gurame lain yang terlihat kemerahan. Ikan gurame bluesafir bisa mencapai panjang maksimal sekitar 35cm dan berat sekitar 4kg.

Gurame Batu
Jenis gurame batu ini paling jarang ditemui karena pembudidayaan ikan ini masih cukup sedikit. Gurame batu mempunyai karakteristik berwarna hitam merata dengan sisik yang keras/kasar.

Gurame ini mempunyai pertumbuhan yang cukup lambat dan ukuran maksimalnya tak terlalu besar. Ketika berumur 1 tahun, ikan ini hanya berbobot sekitar 0,5kg.

Gurame Porselin
Dan untuk jenis gurame porselin mempunyai warna merah muda yang cerah dengan warna putih di bagian bawahnya. Ikan ini mempunyai ukuran kepala yang cukup kecil. Pertumbuhan gurame jenis ini cukup pesat & cepat dengan bobot rata-rata mencapai 2kg.

Demikian artikel pembahasan tentang “Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

fgggsdfgdfh

Siapa yang tidak mengenal wortel?? Wortel (Daucus carrota L.) merupakan
tumbuhan jenis sayuran yang dimanfaatkan umbinya. wortel memiliki umbi yang
berwarna jingga atau oranye terang. Wortel memiliki rasa yang gurih, renyah
serta agak manis. Wortel juga merupakan sumber vitamin A, vitamin B, Serta
vitamin C yang baik untuk kesehatan tubuh.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan wortel seperti tanah, suhu, curah hujan,
kelembaban, dan intensitas penyinaran matahari. Tanah yang cocok untuk
budidaya wortel merupakan tanah yang gembur yang memiliki banyak kandungan
unsur hara serta mempunyai kadar pH tanah berkisar antara 5.5 – 6.5.
Suhu yang optimal untuk pertumbuhan wortel adalah 15.6 – 21.1 °C dengan
Kelembaban udara yang cocok bagi pertumbuhan wortel ialah 80 -90 %. Hal – hal yang perlu dilakukan dalam budidaya tanaman wortel ialah:

*Baca Juga : Cara Paling Jitu Meningkatkan Produktivitas Tanaman Padi

Memilih Benih
Bibit wortel yang akan dipilih harus memenuhi syarat seperti tanaman tumbuh
subur dan kuat, berasal dari varietas unggul, murni dengan daya kecambahnya
tinggi ,berasal dari jenis yang berumur pendek, bentuknya seragam, bebas dari
hama dan penyakit (sehat), dan berproduksi tinggi.
Gosok benih wortel dengan kedua telapak tangan agar benih satu dan lainnya
tidak saling menempel.
Kemudian rendam benih wortel dalam air dingin selama 12 -24 jam atau dalam
air hangat (60 °C) selama 15 menit. Untuk mempercepat proses perkecambahannya.

Persiapan Lahan Budidaya Wortel
Lahan untuk menanam wortel harus dibajak atau dicangkul sedalam kurang lebih
40 cm terlebih dahulu. Kedalaman ini sangat penting mengingat tanaman wortel
akan dipanen umbinya. Tanah yang didigunakan untuk menanam wortel harus
gembur agar wortel tumbuh dengan sempurna.
Setelah tanah digemburkan, selanjutnya buat bedengan dengan ukuran lebar 120
-150 cm, tinggi 30-40 cm, sedangkan jarak antar bedengan adalah 50-60 cm
serta panjang tergantung pada keadaan lahan.
Saat membuat bedengan, campurkan pula pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai
pupuk dasar. Dosis pemberian pupuk sebanyak 15-20 ton per hektar. Jumlah
tepatnya sesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.
Buat larikan pada permukaan bedengan untuk menaburkan benih. Jarak antar
larikan 20 cm dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Penanaman benih
Benih wortel dapat ditanam secara langsung, tanpa tahap penyemaian terlebih dahulu. Kebutuhan benih untuk budidaya wortel kurang lebih sebanyak 3-5 kg per hektar.
Benih wortel berasal dari biji, bentuknya kecil-kecil serta cenderung menempel
karena mempunyai serabut seperti bulu pada permukaannya. Maka dari itu
sebelum ditaburkan gosok-gosokkan terlebih dahulu dengan telapak tangan agar
benih tidak saling menempel. Atau, campurkan abu pada benih tersebut.
Taburkan benih diatas larikan kemudian tutup dengan tanah. Apabila tanahnya
kering, maka siram sedikit untuk menjaga kelembabannya. Tanaman wortel akan tumbuh setelah 10 hari.

Pemeliharaan Tanaman
Tanaman wortel memerlukan air yang memadai pada fase awal pertumbuhannya, sehingga perlu disiram  secara konsisten yaitu 1 -2 kali sehari, terutama pada musim kemarau. Jenis pupuk yang digunakan pada pemupukan susulan ialah jenis urea atau ZA. Dosis pupuk yang digunakan adalah urea 100 kg/ha atau ZA 200 kg/ha. Waktu pemberian pupuk susulan dapat dilakukan pada saat tanaman wortel berumur 1 bulan. Cara pemupukan yang baik yaitu dengan menyebarkan secara merata dalam alur-alur atau dimasukkan ke dalam lubang pupuk (tugal) sedalam 5-10 cm dari batang wortel, kemudian tutup dengan tanah serta disiram atau diairi hingga agak basah.
Lakukan penyiangan dengan membersihkan gulma atau tanaman penggangu di
sekitar tanaman wortel.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Lebih Optimal

Hama dan Penyakit Tanaman
Hama yang sering menyerang tanaman wortel ialah Ulat tanah (Agrotis ipsilon
Hufn.), Kutu daun (Aphid, Aphis spp.), Lalat atau magot (Psila rosae).
Sedangkan Penyakit yang sering menyerang tanaman wortel merupakan Bercak daun
Cercospora, Nematoda bintil akar, Busuk alternaria. Pengendalian secara
kimiawi bisa dilakukan menggunakan insektisida Furadan 3 G atau Indofuran 3 G
pada waktu tanam atau disemprot dengan menggunakan Hostathion 40 EC dan
lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.

Panen
Wortel dapat dipanen setelah berumur 100 hari tergantung dari varietasnya. Pemanenan tidak boleh terlambat karena umbi akan semakin mengeras (berkayu) jika
melebihi masa panen. Cara pemanenan wortel yaitu dengan cara mencabut seluruh
tanaman beserta umbinya. Pemanenan wortel dapat dilakukan pagi hari agar
dapat segera dipasarkan. Saat memanen wortel usahakan tidak merusak kondisi
wortel, karena dapat menurunkan kualitas serta harga jualnya nanti.

Selamat mencoba….

Langkah Mudah Budidaya Ikan Nila Agar Hasil Panen Melimpah

waring

Anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan ikan nila, ikan yang satu ini mempunyai ciri khas warna yang kehitaman atau keabuan dan memiliki pita gelap melintang (belang) yang makin mengabur pada ikan dewasa. Sekarang ini ikan nila merupakan salah satu komoditi usaha yang sangat menjanjikan untuk ditumbuh kembangkan. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah ikan nila pada masa sekarang telah menjadi komoditas ekspor dan permintaan akan ikan nila tiap tahun semakin bertambah , apalagi konsumen kita secara umum menyukai masakan yang berasal dari ikan nila. Berdasarkan beberapa faktor inilah salah satu peluang usaha yang bisa Anda tumbuh kembangkan

Dalam berbisnis budidaya ikan nila, Anda harus memperhatikan tata cara pembudidayaan yang benar, agar usaha yang Anda kembangkan bisa menghasilkan keuntungan. Kami akan membahas tata cara pemeliharaan ikan nila step by step yang dapat dikerjakan dengan simple .

  • Potensi Budidaya Ikan Nila
    – Memiliki daya adaptasi yang tinggi ( dapat hidup di air tawar, payau, laut )
    – daya tahan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan
    – Bersifat omnivora ( pemakan segala jenis makanan )
    – Bisa mencerna pakan secara efisien
    – Pertumbuhan cepat
    – Lebih tahan terhadap serangan penyakit, dibanding ikan lain sejenis

 

  • Kelebihan Budidaya Ikan Nila
    -Dapat Meningkatkan gizi
    – Cepat berkembang biak
    – Mudah dibudidayakan
    – Bisa di pelihara di berbagai kolam budidaya

  Langkah – langkah budidaya Ikan Nila : 

#1. Tempat pemeliharaan/kolam

kolam

 

Untuk kolam sendiri bisa di cocokkan dengan keadaan lingkungan tempat Anda tinggal, Anda dapat menggunakan berbagai macam jenis kolam, misalnya Anda bikin kolam di lokasi persawahan, tambak, kolam yang terbuat dari batu dan semen, atau bisa juga menggunakan media terpal sebagi tempat pemeliharaanya . media terpal lebih menghemat biaya dan cocok untuk Anda yang baru memulai usaha

*Baca Juga : Langkah Paling Mudah Budidaya Terong Belanda

#2. Pembuatan kolam

Untuk luas/ukuran kolam bias di cocokkan sesuai sama apa yang diinginkan serta keperluan anda, misal umpamanya : lebar 2m x luas 2m serta tinggi 2, 5 m (untuk persyaratan taraf kecil). dalam ukuran itu anda telah bisa memeilhara ikan lebih kurang sejumlah 1500 ekor ikan.
Sebelum Anda menaruh ikan nila ke kolam yang baru Anda buat, sebaiknya Anda memulai persiapan sebagai berikut :

– kolam yang baru di buat sebelum di penuhi air upayakan diberi pupuk organik (pupuk kandang yang telah terurai dengan benar) dengan ketebalan 2cm.
– Beri daun jerami atau bisa memakai daun yang telah kering dan lapuk setebal 2 cm.
– Tambahkan sedikit kapur dan garam serta taburkan ke seluruh permukaan kolam.
– Jika proses di atas sudah selesai, biarkan kolam selama 2 hari jangan dauhlu memasukkan air ke dalam kolam
– Sesudah kolam di isi air biarkan selama 7 hari, baru kemudian benih bibit ikan dimasukkan ke kolam, maksudya agar pupuk bisa terurai secara maksimal dan bisa dipakai sebagai makanan organik untuk bibit ikan itu.

#3. Bibit Ikan Nila

– Untuk bibit ikan nila bisa anda beli pada penyedia bibit ikan bila tidak ingin ribet.
– Pastikan bibit ikan yang sehat serta berkualitas, karena ini sangat berpengaruh pada hasil panen nanti.

#4. Perawatan ikan

Untuk perawatan ikan nila sangat mudah , berikut ini langkah-langkah perawatan ikan yang harus Anda lakukan :

– Berikan makanan ikan 2 kali sehari, pada waktu pagi dan sore hari
– Berikan vitamin untuk pertumbuhan dan kesehatan ikan sekali dalam sebulan
– Selalu jagalah kebersihan air di dalam kolam janganlah terlampau kotor, karena type ikan ini tidak menyukai air yang keruh, hal ini harus benar-benar anda cermati untuk menghindari ikan stres dan mati, serta berguna untuk keberlangsungan perkembangan ikan tersebut.
– Upayakan air kolam senantiasa mengalir agar perkembangan ikan bisa cepat, langkahnya anda bisa mengunakan pump air ( untuk kolam dari batu semen, terpal).

*Baca Juga : 7 Langkah Jitu Budidaya Ikan Gurame Yang Baik

#5. Penyakit pada Ikan Nila serta cara mengatasinya

– ikan stres
Bila ikan nila mengalami stres maka perkembangannya bisa terganggu, persoalan itu dapat di sebabkan oleh sebagian aspek seperti : Airnya kotor
Pemecahannya : Menguras kolam jika kolam telah mulai keruh.

– Ikan sakit karena bakteri jamur,
ciri – ciri penyakit ini umumnya muncul dikarenakan meningkatnya kandungan asam pada kolam dari hasil kotoran ikan tersebut.
cara mengatasi : pindahkan ikan yang sakit itu dan obati secara teratur, untuk obatnya bisa anda beli di toko ikan.

– Ikan kurang nafsu makan
Umumnya peristiwa ini muncul kaena keadaan ikan tengah stres
Pemecahannya : berikanlah obat penambah nafsu makan yang tersedia banyak di toko ikan, atau Anda bisa juga menggunakan rempah-rempah tradisional untuk mengatasinya.

#6. Panen

Umumnya pada saat panen ikan nila mebutuhkan waktu sepanjang 4 – 6 bulan, bergantung dari perawatan serta tempat pemeliharaanya, bila berat ikan berbeda-beda Anda bisa menyeleksi sesuai dengan yang diinginkan.

banner-fb-lim-corporation-1.jpg

WARING IKAN
Kami menyediakan waring ikan benang single maupun double, baik Uk. 1,2m x 100m atau Uk. 1,2m x 90m
Info harga waring ikan bisa anda klik Disini untuk pemesanan silahkan Hub. 087702821277 | 081232584950 | 085233925564
Waring ikan biasa digunakan sebagai keramba, tapi dapat juga dimanfaatkan layaknya paranet, yakni sebagai pengontrol sinar terik matahari siang.
Info selengkapnya tentang prodak bisa anda lihat di http://bit.do/djBKs
Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Waring Sayur Warna Merah Dan Kuning

Waring Hijau-Kuning-Merah

Waring memiliki beberapa macam jenis menurut fungsinya. Berikut ini adalah beberapa macam jenis waring yang tersedia di tempat kami ( LIM CORPORATION ).

Waring Ikan (Water net)
Waring ikan adalah jaring yang terbuat dari bahan plastik berwarna hitam. Waring ikan biasa digunakan untuk pagar pembatas tambak. Permintaan waring hitam ini juga cukup banyak.

Waring Sayur dan Buah
Selain digunakan untuk packing sayuran dan buah – buahan, waring sayur yang berwarna cerah ini juga digunakan untuk pagar lahan pertanian oleh para petani.

Di tempat kami tersedia waring sayur dengan beberapa pilihan warna dan ukuran, antara lain :
– waring warna merah (50×75 cm & 60×100 cm)
– waring warna kuning (50×80 cm & 60x100cm)
– waring warna orange
– waring warna ungu
– waring warna hijau

Minimal order 5 ball, 5 ball = 5.000 lembar.
Untuk info harga waring dan info cara pemesanan waring silahkan hubungi kami :
– SMS / Call : 0812 3258 4950 / 0877 0282 1277
– Phone/Fax : 031-8830487

*Baca juga Panduan Budidaya Tanaman Tomat

Budidaya Bawang Merah

Bawang Merah merupakan salah satu komoditas rempah-rempah yang paling dicari dan dibutuhkan oleh semua masyarakat di Indonesia. Kebutuhan bawang merah tiap tahun semakin meningkat ditunjang dengan kebutuhan bawang merah untuk berbagai olahan makanan. Pada awal tahun 90an Indonesia merupakan salah satu pengekspor bawang merah, namun sekarang menjadi salah satu pengimpor bawang merah terbesar di dunia.

ciputranews_1403838143

Berikut kami jelaskan beberapa cara menanam bawang merah dengan benar di bawah ini :

• Persiapan Yang Harus Di Lakukan Dalam Budidaya Bawang Merah

– Benih Bawang Merah
Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal untuk benih hibrida impor. Ada bentuk benih biji, ada juga bentuk umbi. Sebagian besar budidaya bawang merah di sentra menggunakan produksi bibit umbi.

– Pemilihan Benih
Biji bawang yang baik adalah benih yang telah disimpan selama 2-3 bulan. dan berasal dari tanaman yang dipanen pada umur 70-90 hari. Karena pada usia yang digunakan sebagai umbi bibit memiliki titik tumbuh akar. Umbi bibit juga akan berasal dari tanaman yang sehat dengan ciri-ciri, terlihat cerah, segar, tidak mengerut, dan tidak ada warna hitam adalah tanda dari penyakit yang disebabkan jamur.

Jangan menggunakan lampu yang terlalu kecil untuk benih. karena biji kecil akan membuat pertumbuhan tanaman yang jelek dan hasil sedikit. Umbinya juga harus ukuran seragam, tidak ada luka, atau tidak merobek kulit.
Sebelum ditanam, akhir potongan umbi pertama sekitar 1/3 % bagian panjang umbi. Kulit luar yang kering biji dan akar sisa-sisa dibuang.

Tujuannya agar pertumbuhan umbi merata, merangsang pertumbuhan tunas dan pertumbuhan tanaman itu sendiri. dan merangsang sisi pertumbuhan akar, dan mendorong pembentukan anakan. Untuk mencegah pembusukan, sebelum ditanam, memotong luka di umbi harus dikeringkan terlebih dahulu. Sedang untuk memperkirakan jumlah bibit, untuk satu hektar dibutuhkan sekitar 600-800 kg benih.

– Tahap Penanaman
Untuk menghasilkan umbi dengan baik kuantitas dan kualitas, teknik penanaman yang tepat diperlukan waktu tanam, pemilihan bibit, persiapan tanah, teknik penanaman, penyiraman, penyiangan, mengolah tanah, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

– Waktu Tanam
Waktu yang ideal untuk menanam bawang merah adalah di musim kemarau. Namun karena pertumbuhan membutuhkan banyak air, maka harus dilengkapi dengan sistem irigasi yang baik. sehingga tanaman tidak kekurangan air dan juga tidak becek.

Penanaman dilakukan ketika cuaca cerah, Penanaman tidak dilakukan selama masa transisi atau perubahan musim. karena sering terjadi angin saat kering. Dampak angin kering akan membuat daun tanaman rusak dan ujung daun terbakar. Pada saat berkabut juga tidak baik untuk pertumbuhan bawang merah. karena udara berkabut mungkin menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh janiur.

– Persiapan Dan Pengolahan Tanah
Tujuan pengolahan adalah untuk melonggarkan tanah atau menggemburkan tanah. menghilangkan gulma, dan menciptakan sistem penyerapan air. Pengolahan dilakukan sebelum proses penanaman. Caranya dengan melonggarkan atau menggemburkan tanah menggunakan cangkul, bajak, atau traktor jika lahan yang akan ditanam cukup luas.

Selanjutnya, membuat tempat saluran irigasi dengan menempatkan parit antara jarak tanggul atau bedengan. Fungsi parit adalah sebagai alat aliran air dan tempat untuk membuang air yang berlebihan. Lentang tanggul 100-120 cm lebar tanggul atau bedengan. parit berukuran sedang dengan kedalaman sekitar 30-35 cm lebar 30¬40 cm. Untuk bedengan panjang dan parit panjang tentu saja disesuaikan dengan luas lahan.

Menjelang penanaman, tepatnya seminggu sebelumnya. tanah persemaian harus diberikan pupuk dasar, yaitu pupuk kandang atau kompos dan diratakan. Tepat satu hari sebelum proses penanaman lahan irigasi cukup siap untuk tanam.

– Proses Penanaman Bawang Merah
Untuk menanam bawang merah, Tanggul yang telah disiapkan di lubangi kecil-kecil dengan kedalaman kurang lebih sama dengan bibit yang akan ditanam jarak sekitar 15 x 15 cm atau 15 x 20 cm. Selanjutnya, umbi bibit dimasukkan ke dalam lubang dengan menempatkan ujung di sisi atas.

Jangan menanam benih terlalu dalam, karena itu membuat kerusakan (membusuk). Ujung Umbi harus ditutup sedikit ke tanah, karena jika tanah penutup terlalu tebal akan dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Setelah proses ini selesai penanaman disiram pada tiap jalur – jalur bedeng atau tanggul yang sudah di tanami.

– Penyiraman Dan Penyiangan Bawang
Tanaman bawang merah harus disiram setiap hari sampai daun pertama tumbuh. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari. Penyiraman baru bisa dilakukan sekali sehari jika tanaman bawang 50 hari.
Ketika menyiram tanaman bawang merah tidak boleh terlalu basah. karena hasilnya bisa menjadi tanah padat dan gangguan pertumbuhan tanaman. serta terjadinya pembusukan.

Bawang merah juga harus disiangi untuk menyingkirkan semua gulma. Penyiangan dan mencabut gulma dengan tangan atau alat-alat lain harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman bawang merah.

Selama pertumbuhan bawang merah. Penyiangan biasanya dilakukan dua kali. Penyiangan pertama saat tanaman masih berusia 2-4 minggu. menjadi penyiangan kedua dilakukan saat tanaman berumur 5-6 minggu. Untuk frekuensi penyiangan sendiri tergantung pada pertumbuhan gulma.

– Pemupukan
Pupuk untuk bawang dapat menggunakan pupuk alami atau buatan. Pemupukan dilakukan dalam dua tahap, yaitu sebelum tanam dan setelah penanaman. Pemupukan tahap pertama sering menggunakan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10-15 ton per hektar.

Tujuan memberikan pupuk alami sebelum penanaman, sehingga struktur tanah tidak mudah mengembun. Selain itu, untuk menyuburkan tanah dan untuk meningkatkan kemampuan tanah untuk mengikat air. Sedang untuk pupuk tambahan diberikan dengan cara mengubur di tanah dengan jarak 10 cm dari tanaman atau tabur antara barisan tanaman.

– Pengendalian Hama Dan Penyakit
Jenis hama yang menyerang tanaman bawang merah adalah ngengat dan jamur. Tipe kedua hama ini menyebabkan ujung daun dipotong dan daun terkulai. Ulat media dapat merusak umbi disimpan di gudang. Pencegahan hama dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida Bayrusil 250 EC atau Azodrin 15 WSC. Dosis: 2 ml / I air.

Untuk penyakit yang menyerang tanaman bawang merah adalah tempat ungu yang disebabkan oleh jamur. Terlihat gejala penyakit ini adalah adanya bercak putih pada daun abu-abu yang kemudian berubah menjadi cokelat dan kering. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan tanaman bawang merah menggunakan Difolatan 4F.

– Proses Panen
Karakteristik tanaman bawang merah yang sudah layak untuk dipanen setelah batang lemah atau runtuh. Hal ini biasanya terjadi pada penanaman setelah 60 sampai 90 hari, tetapi itu semua tergantung pada bidang media. Kemudian karakteristik lainnya adalah bentuk bulat yang hampir sempurna, beberapa sudah terlihat di permukaan tanah. umbi sudah berwarna merah gelap atau keunguan bawang merah dan bau khasnya.

waring-sayur-bungkus-bawang-merah

Setelah di panen bawang merah harus di jemur dibawah sinar matahari selama seminggu atau dua minggu, sehingga buah tahan lama. Setelah bawang siap kemudian disimpan dalam karung jerat dengan suhu sekitar 30-33 ° C.

 

Baca juga Cara Budidaya Kentang 

 

 

Pemanfaatan Waring Dalam Peternakan Ikan Lele

Waring banyak digunakan dalam proses budidaya ikan lele. Beragam fungsi mulai dari penutup kolam, dasar kolam, sampai kepada fungsi yang digunakan saat melakukan panen.

Waring pada penggunaan seperti gambar di atas adalah waring yang berfungsi sebagai penahan hama, terutama hama dari atas (dari sampah pepohonan). Untuk mencapai ukuran yang seperti diinginkan, waring dengan lebar 1.2 meter harus di jahit sedemikian rupa hingga dapat menutupi area seperti yang diinginkan.

Ada juga jaring-jaring lain yang digunakan sebaga penahan hama, ini biasanya disebut dengan paranet. Ini bentuknya seperti samak (tikar tempat duduk) berbahan pelastik. Ini juga dapat digunakan sebagai penutup hama / sampah dari pepohonan atau apapun yang asalnya dari atas.

Waring atau jaring juga dapat digunakan sebagai jaring yang digunakan saat panen. Ini sangat membantu petani lele saat panen, karena sangat memudahkan dalam penangkapan. Tidak perlu nangkap satu-satu, sekali panen langsung angkat bersama-sama.

Begitu juga seperti gambar diatas ini, bagaimana ke-dua petani ini sedang melakukan panen lele, dengan cara mengangkat waringnya secara bersama-sama.

Kami (LIM CORPORATION) menjual WARING IKAN. WARING IKAN sering dipakai dalam keramba ikan atau ada yang menggunakannya sebagai pagar lahan untuk menghalangi hewan pengganggu / perusak tanaman masuk.

Tersedia WARING IKAN benang single merk Arwana ukuran 120 cm x 100 m, dan WARING IKAN benang double RK ukuran 120 cm x 100 m. WARING IKAN ini berwarna hitam dengan garis kuning di sisi pinggirnya.

Dan untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami (LIM CORPORATION) :
– SMS / Call  : 0877 0282 1277

Budidaya Tanaman Wortel

cara-menanam-wortel-baik-bagus-benar.jpg

Budidaya & Trik Menanam Wortel – Wortel yang biasa ditemui sebagai sayuran pelengkap dalam menciptakan sop nyatanya sangat banyak manfaat yg terkandung didalamnya. Terkecuali Vitamin A yg baik buat kesehatan mata, wortel ini dapat juga mengurangi kadar kolesterol dalam darah & pula memperlancar buang air gede sebab kandungan serat dalam wortel akan menaikkan volume feses sampai 25%.

Wortel ini ialah tumbuhan biennial atau siklus hidup 12 – 24 bulan yang menaruh karbohidrat dalam jumlah yg banyak buat tumbuh berbunga terhadap tahun ke-2. Batang bunga bakal tumbuh setinggi kira kira 1 meter, dengan bunga berwarna putih. Wortel yaitu tanaman yg cuma bakal tumbuh kepada dataran tinggi. tanaman ini membutuhkan lingkungan tumbuh dengan suhu hawa yg dingin & lembab. Buat pertumbuhan & produksi umbi dibutuhkan suhu hawa optimal antara 15,6 sampai 21,1 derajat C. Suhu hawa yg terlampaui tinggi atau panas amat sering menyebabkan umbi kecil-kecil & berwarna pucat/kusam. kalau suhu hawa terlampaui rendah, sehingga umbi yg terbentuk jadi panjang mungil.

Petunjuk Teknis Budidaya Wortel & Trick Menanam Wortel
♦ Pembibitan
Wortel diperbanyak secara generatif bersama bijinya. Biji atau benih wortel ini akan dibeli ditoko-toko media produksi pertanian yg terdekat, namun dapat pula dgn membenihkan sendiri, terutama jenis/varietas wortel lokal & non hibrida.
Utk pembenihan wortel lokal mampu mengikuti tahapan berikut ini ;

a. Pilihlah tanaman wortel yg umurnya telah pass lanjut umur ± 3 bln, tumbuh subur & serta sehat. cabut tanaman wortel pilihannya tadi, kemudian amati umbi-nya, Umbi wortel yg baik & sehat jadikan pohon indukan, wujud umbi normal, tak cacat, warna kulit mengkilap kuning/jingga pun halus.
b. Potong terhadap ujung umbi wortel maksimal sepertiga bagiannya, pangkas serta tangkai daun dgn daunnya, sisakan 10 centi meter yg lekat terhadap umbi.
c. Siapkan lahan buat pembibitan tanaman wortel dalam wujud bedengan-bedengan yg diolah dengan cara sempurna dikasih pupuk kandang dengan cara optimal.
d. Buatkan lubang tanam dgn sarana bantu cangkul bersama jarak tanam 40-60 centimeter x 40-60 centimeter.
e. Tanamkan umbi wortel terhadap lubang sarana tanam yg telah dibuat, padatkan serta tanahnya dengan cara perlahan-lahan sampai menutup sektor leher batang.
f. Utk alur-alur dangkal disepanjang barisan tanaman wortel ± 5 senti meter dari batang.
g. Melaksanakan pemberian pupuk buatan berupa campuran ZA + SP + KCL (1 : 2 : 2) jumlahnya 10 gr/bibit tanaman, seterusnya pupuk tersebut ditutup dgn tanah tipis.
h. Pelihara bibit wortel selagi ± 3 bln, sampai membuahkan tangkai buah & biji dalam jumlah tidak sedikit.
i. Petiklah tangkai buah wortel yg telah sepuh atau kering, dulu jemur sampai kering buat diambil bijinya.

♦ Teknik Penyemaian Benih
Biji wortel ditaburkan dengan cara serta-merta di fasilitas tanam, akan jugga disebarkan dengan cara merata disetiap bedengan atau dgn dicicir memanjang dalam barisan. Jarak antara barisan paling tak 15 senti meter, setelah itu kalau telah tumbuh bakal dilakukan penjarangan maka tanaman wortel itu berjarak 3-5 centimeter satu sama yang lain. Keperluan benih atau bibit tiap-tiap are-nya antara 150-200 gr. Utk Biji wortel kebanyakan dapat sejak mulai berkecambah sesudah berusia 8-12 hri.

♦ Pengolahan Fasilitas Tanam
Perdana tanah dicangkul sedalam kurang lebih 40 senti meter, & dikasih pupuk kandang atau kompos sejumlah 15 ton tiap-tiap hektarnya. Setelah Itu dibuatkan bedengan-bedengan selebar 100 – 150 senti meter, tinggi 30-40 centimeter, jarak antar bedengan 50-60 centimeter & panjang tergantung terhadap kondisi lahan.

♦ Trick Menanam Wortel
tips penanaman benih wortel dgn lewat tahapan juga sebagai berikut :
a. Sebarkan (taburkan) benih wortel dengan cara merata dalam alur-alur/garitan-garitan yg sedia.
b. Tutup benih wortel bersama tanah slim sedalam nol,5-1 centimeter.
c. Untuk alur-alur dangkal sejauh 5 centi meter dari ruang benih arah barisan (memanjang) buat meletakkan pupuk basic. Type pupuk yg diberikan ialah campuran TSP ± 400 kg (± 200 kg P2 O5/ha) bersama KCl 150 kg (± 75 kg K2O/ha).
d. Sebarkan pupuk tersebut dengan cara merata, setelah itu tutup bersama tanah tidak tebal.
e. Tutup tiap garitan (alur) bersama dedaunan kering atau pelepah daun pisang selagi 7-10 hri utk mencegah hanyutnya benih wortel oleh percikan (guyuran) air sekaligus berfungsi menjaga kestabilan kelembaban tanah. Sesudah benih wortel tumbuh di permukaan tanah, penutup tadi langsung di buka kembali.

♦ Pemeliharaan Tanaman Wortel
Jalankan penjarangan antara tanaman wortel yg satu bersama yang lain. ini dilakukan kepada dikala tanaman berusia 1 bln sesudah periode tanam. Tujuannya yakni utk meraih tanaman wortel segera tumbuh & subur, maka di inginkan hasil panen memuaskan. Melaksanakan pembersihan pada Rumput-rumput liar atau gulma yg tumbuh di sekitar tanaman. Rumput liar yg tumbuh dalam parit serta dibersihkan supaya tak jadi sarang hama ataupun penyakit. Tanah di kurang lebih barisan tanaman wortel digemburkan, seterusnya ditimbunkan kebagian pangkal batang wortel supaya nanti umbinya tertutup oleh tanah.

♦ Pemanenan Wortel
Ciri-ciri tanaman wortel telah bakal dipanen yakni juga sebagai berikut :
1. Tanaman wortel yg sudah berusia ± 3 bln sejak sebar benih atau tergantung varietasnya. Varietas Ideal dipanen terhadap usia 100 hingga 120 hri sesudah tanam.
2. Ukuran umbi sudah maksimal & tak terlampaui lanjut umur. Panen yg terlampaui sepuh atau terlambat panen ini bisa menyebabkan umbi jadi keras & berkatu, maka mutu wortel jadi rendah atau tak laku dijual. Begitu serta utk panen terlampaui awal cuma dapat membuahkan umbi berukuran mungil, maka produksi wortel jadi turun.

Utk Trick panen wortel ini relatif enteng, adalah dgn mencabut seluruhnya tanaman dgn umbi-umbinya. Tanaman yg baik & dipelihara dengan cara intensif akan membuahkan umbi antara 20-30 ton/hektar.

Budidaya Tanaman Cabai

PM 999-600x600

Seperti yang kita ketahui selama ini, cabai merah merupakan komoditi bernilai ekonomis yang tinggi, namun harus di barengi dengan pengetahuan yang tepat dalam menanam cabai merah ini, terutama dalam cara yang baik dalam budidaya. Pun juga harus cerdik dalam menyiasati pasar, agar pas panen harga tidak anjlok, yang membuat kita merugi.

Tanaman cabai pada dasarnya tanaman yang mudah tumbuh diberbagai daerah dan kondisi tanah seperti apapun namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Harus dipahami sebelum menanam cabai, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman cabai ini.

Apa Syarat Tumbuh Tanaman Cabai?
Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi syarat tumbuhnya tanaman cabai, antara lain:
1. Tanaman cabai harus ditanama pada tanah yang gembur dan subur, untuk itu lakukan pengolahan lahan dengan baik.
2. PH tanah harus berkisar antara 6,5 – 6,8.
3. Ketersedian air sangat dipentingkan, karena tumbuhan ini sangat membutuhkan air, baik sebagai pelarut unsur ahra ataupun digunakan dalam proses fotosintesis dan proses respirasi.
4. Tanaman ini cocok ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan yang cukup. artinya tidak berlebih dan tidak kurang.

Proses Penanaman Cabai
Persiapan Lahan.
Siapkan lahan terlebih dahulu, kemudian lakukan proses pembajakan. Pembajakan bertujuan untuk menggemburkan tanah, sehingga proses pengolahan lahan selanjutnya bisa berjalan dengan baik. Selanjutnya buatlah bedengan, sedangkan ukurannya bisa menggunakan lebar 100 hingga 120 cm, tinggi bedengan berkisar antara 50 hingga 70 cm. Dan lebar parit bisa sekitar 40-50 cm.

Kemudian lakukan pupuk dasar dengan pemberian pupuk kompos organik sebanyak 40-50 ton/ha dengan bertujuan untuk memenuhi unsur hara dalam tanah sebelum tanam. Penggunaan mulsa tidaklah diwajibkan, namun sangat disarankan, karena dengan menggunakan mulsa hitam perak dapat menguntungkan dalam berbagai hal. Info selengkapnya tentang manfaat mulsa plastik hitam perak untuk budidaya tanaman silahkan klik disini.

Pembibitan dan Penanaman Cabai
Buatlah media semai dengan komposisi 21 liter tanah dengan 10-15 pupuk kandang, gunakan polybag kecil sebagai wadah media, lakukan penyemaian pada media tersebut. Pemeliharaan bibit dilakukan dengan membungka sungkup ditiap pagi jam 07.00 hingga jam 10.00, kemudian ditutup lagi hingga sore hari sekitar jam 15.00 hingga 17.00. Ketika bibit berumur 5 hari buka sungkup sepenuhnya.

Penyiraman dilakukan seminimal mungkin dan jangan terlalu basah, dilakukan setiap pagi, gunakan pestisida nabati untuk melakukan Pengendalian kemungkinan ada hama di umur muda itu.
Lakukan Pemindahan bibit semai ketika sudah keluar daun sejati sebanyak 4 helai, pindahkan secara hati-hati.

Pemeliharaan Tanaman Cabai
1. Penyulaman
Penyulaman dilakukan hingga umur tanaman cabai mencapai 3 minggu, jangan lakukan penyulaman hingga terlalu tua, hal ini akan menyebabkan tanaman tidak sama atau tidak seragam.

2. Pengikatan Tanaman
Pengikatan tanaman bertujuan untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman, agar tanaman kuat dan kekar ketika diterpa angin, selain itu ini juga dilakukan untuk menjaga kelembaban saat tanaman tumbuh dewasa. Dilakukan hingga cabang utama terbentuk yang ditandai dengan munculnya bunga pertama. Untuk mengikat tanaman biasa menggunakan rafia, atau lebih baik menggunakan tali gawar atau tali salaran. Karena dengan menggunakan tali salaran akan lebih menghemat biaya, tali tidak mudah rusak, lebih ulet dan awet dalam segala cuaca.
Informasi selengkapnya tentang tali gawar/tali salaran silahkan klik disini.

3. Sanitasi Lahan
Sanitasi lahan dilakukan dengan beberapa tahap, diantaranya adalah, pengendalian hama/gulma, melakukan pengendalian air ketika musim hujan tiba sehingga genangan air dapat dialirkan, ketika tanaman cabai terkena penyakit maka lakukan sanitasi dan kendalikan hama sedetil mungkin.

4. Pengairan
Pengairan diberikan secara teratur dan terukur, dengan dilakukan penggenangan atau pengeleban hanya seminggu sekali jika tidak adahujan. Dan yang perlu menjadi catatan penggenangan dilakukan hanya 1/3 dari dalamnya bedengan.

Pemupukan Tanaman Cabai
1. Pupuk Akar
Dilakukan dengan cara pengocoran dengan beberapa aplikasi, diantaranya :
Umur 15 hari setelah tanam (HST) dengan menggunakan pupuk organik dengan dosis disesuaikan dengan jenis pupuk organik yang digunakan. Kemudian pupuk juga diberikan pada umur 46 hari setelah masa tanam dengan menggandakan dosis yang diberikkan pada tahap awal.
Dan setelah itu, pada umur 76 hari setelah masa tanam, dengan menambah dosis pupuk pada tahap kedua.

2. Pupuk Daun
Pupuk daun pada tanaman cabai bisa menggunakan POC atau pupuk organik cair, Pupuk ini langsung disemprotkan ke daun, Pupuk ini bertujuan untuk menyuburkan daun, dan mempermudah proses fotosintetis jika daun tanaman subur dan rindang.

Pengendalian Hama Pada Tanaman Cabai
Pengendalian hama dilakukan dengan cara PHT, yang paling penting adalah mengenali jenis Hama dan Penyakit yang terjadi pada tanaman, dan lakukan tindakan yang cepat dengan melakukan pengendalian terkontrol

Proses Pemanenan Tanaman Cabai
Proses pemanenan tanamanam cabai merah sangat mudah sekali, namun yang harus diperhatikan adalah tanaman cabai bisa dilakukan pada saat tanaman berusia 90 hingga 120 hari setelah masa tanam. dan yang perlu diperhatikan adalah persentase masak tanaman atau cabai adalah berkisar antara 80-90 persen masak.

jual-waring-sayur-unt-lain-lain-1508602

Untuk memudahkan pengepakan dan pengangkutan dan mencegah agar cabai tidak mudah busuk/rusak sebaiknya gunakan karung jaring (waring sayur). Untuk kebutuhan waring sayur (waring merah dan waring kuning) silahkan hubungi kami sms/call: 08123.258.4950 – 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564.
Baca juga Jual Waring Sayur Harga Murah.

Pengertian Waring

Waring adalah merupakan anyaman yang dibuat dari bahan plastik. Secara umum berdasarkan penggunaannya waring dibedakan menjadi dua macam, yakni waring sayur & waring ikan.

jual-waring-sayur-unt-lain-lain-1508602

1. WARING SAYUR

Sesuai namanya waring sayur ini digunakan untuk membungkus/mengepak sayur atau hasil pertanian & perkebunan, misalnya kol, cabai (lombok), wortel, tomat, dll. Mengapa menggunakan waring sayur, kok tidak menggunakan karung seperti beras? Karena waring sayur memiliki kerapatan anyaman yang sangat longgar, pori-porinya lebar, sirkulasi udara bisa terjaga dengan baik. Sehingga sayur yang dikemas dalam waring bisa lebih awet, tahan lama, dan tidak mudah membusuk.

Ada beberapa pilihan warna waring sayur di pasaran, yakni waring kuning, waring merah, waring ungu, waring orange, dan waring hijau. Warna waring sayur disesuaikan dengan warna jenis sayurnya, misalnya waring untuk cabai biasanya warna merah, waring untuk kol biasanya warna hijau, dst.

Berikut beberapa ukuran waring sayur yang tersedia pada kami:
Ukuran waring sayur yang tersedia saat ini:
Waring Sayur Warna Kuning
– 46×72 cm
– 50×80 cm
– 60×100 cm

Waring Sayur Warna Merah
– 50×75 cm
– 55×80 cm
– 55×85 cm
– 55×95 cm
– 60×90 cm
– 60×100 cm
– 80×120 cm
– 90×120 cm

Waring Sayur Warna Ungu
– 60×100 cm

Catatan:
*** Waring sayur merk MULYANA
*** Minimal order waring sayur sebanyak 5.000 lembar (5 ball, 1 ball = 1000 lembar)

2. WARING IKAN

Waring ikan biasa digunakan untuk keramba ikan atau sebagai pagar pada tambak ikan, yang berfungsi agar ikan tidak melompat/keluar dari area tambak. Waring ikan biasanya berwarna hitam, ada anyaman yang tersususn dari satu benang (single) & ada juga waring ikan dengan benang ganda (double).
Waring ini juga sering digunakan sebagai pagar di bidang pertanian dan juga perkebunan sebagai pagar lahan untuk menghalangi hewan pengganggu / perusak tanaman agar tidak bisa masuk ke lahan.

waring ikan merk arwana (2)

Tersedia waring ikan merk ARWANA dengan spesifikasi sebagai berikut:
– ukuran 120 cm x 100 meter
– benang satu (single)
– berwarna hitam dengan garis kuning di sisi pinggirnya
– 1 ball = 10 roll
– berat sekitar 80 kg/ball
– minimal order 1 ball (10 roll)

Untuk informasi harga waring sayur & harga waring ikan silahkan hubungi kami:
– SMS / Call: 0812 3258 4950 | 0852 3392 5564 | 0877 0282 1277
– Email: limcorporation2009@gmail.com
– Phone: 031-8830487