Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik

Seledri ialah tanaman sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini di Indonesia diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan sedangkan beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

Seledri kini sudah banyak ditanam atau dibudidayakan dalam skala kecil ataupun besar. Tanaman ini tidak hanya ditanam secara konvensional, kini banyak orang yang menanam seledriu secara hidroponik. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam seledri secara hidroponik.

Persiapan Bibit Seledri
Bibit seledri dapat diperoleh dari penyemaian biji benih ataupun dari anakan. Anakan seledri untuk bibit dapatanda dapatkan dengan membeli di toko atau pasar. Pilihlah anakan yang sehat, tidak cacat. Untuk meminimalisir kerusakan akar seledri, pisahkan anakan seledri secara hati-hati. Jika anda ingin menanam melalui biji benih, berikut adalah langkah-langkah menyemai benih seledri:

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Pertama siapkan dahulu biji benih seledri yang dapat anda dapatkan di toko pertanian. Selanjutnya isi baskom atau wadah lain yang berukuran sedang dengan air. Kemudian masukan biji benih seledri untuk direndam selama sekitar 1 jam. Selama perendaman, lakukan seleksi benih. Benih yang mengambang dibuang dan gunakan benih yang tenggelam.

Selanjutnya, siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel, lalu masukkan arang sekam dalam netpot dan basahi dengan air. Masukkan benih dalam netpot, dalam setiap netpot diisi dengan 3-5 biji benih. Setelah melakukan penyemaian pada biji benih seledri selesai, tunggu hingga daun sejatinya muncul karena itu bertanda bahwa tanaman sudah dapat diberiu nutrisi.

Cara Menanam Seledri Hidroponik
Siapkan dahulu alat-alat untuk menanam, seperti tandon nutrisi yang dapat berupa pipa paralon, toples, botol bekas, ember atau yang lainnya. Namum disarankan menggunakan pipa paralor karena lebih kokoh. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
Lalu tutupi kedua ujung pada pipa paralon dengan penutup atau bisa juga dengan sterofoam agar nutrisi yang diberikan tidak tumpah.
Selanjutnya, larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml dalam 1 liter air, dan isi paralon dengan nutrisi hidroponik sebanyak 1260 ppm – 1680 ppm dengan pH 6,5.
Jika sudah, letakkan netpot yang sudah ada benih pada lubang pipa paralon yang sudah dibuat.
Agar terhindar dari sinar matahari langsung, maka buatlah naungan. Setelah sekitar satu minggu barulah lakukan perkenalan sinar matahari secara bertahap.
Perawatan Seledri Hidroponik
Lakukan pengecekan ketersediaan nutrisi yang ada dalam pipa setiap hari, jika nutrisi berkurang maka segera tambah. Pemberian nutrisi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Pemanenan Seledri Hidroponik
Seledri dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 1 bulan hingga 1,5 bulan, pemenenan tersebut dapay diulang setiap 5 hingga 6 hari sekali. Cara pemanenan yaitu dengan mencabut seledri dari netpot.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik“, Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Advertisements

Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan

Bagi anda yang sudah berkecimpung di dunia pertanian atau tambak ikan pasti sudah tidak asing dengan waring. Untuk pemula mungkin masih bingung membedakan antara waring, paranet dan insectnet. Paranet biasanya digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari, msalnya 50% atau 75%. Paranet biasanya berwarna hitam dengan pola anyaman seperti tikar. Insectnet seperti namanya digunakan untuk melindugi tanaman dari hama pengganggu dengan kerapatan yang berfariasi. Insectnet biasanya berwarna hijau atau putih. Waring pun ada dua jenis, waring ikan yang biasanya digunakan untuk tambak berwarna hitam dan waring sayur yang diguankan sebagai wadah sayuran setelah dipanen atau ketika didistribusi. Waring sayur memiliki beberapa jenis dan ukuran serta warna. Kami menyediakan waring sayur dengan bahan seperti raffia berwarna merah dan kuning dengan ukuran:

Waring Sayur Merah :

1.50×75 cm
2.60×100 cm
3.80×120 cm

Waring Sayur Kuning :

1.50×80 cm
2.60×100 cm

Setalah mengetahui ukuran, pilih waring sayur juga berdasarkan kebutuhan, yaitu:

1. Jenis hasil panen
Saat ini banyak produsen waring sayur berbagai warna, ukuran dan kualitas yang berbeda. Untuk hasil panen yang berat seperti kentang, umbi-umbian, apel dan lain-lain pasti membutuhkan waring sayur yang kuat agar tidak mudah robek saat digunakan. Kerusakan pada kemasan dapat menghambat proses distribusi dan menambah biaya. Ketika membeli waring apalagi dengan metode online anda harus sangat berhati-hati dalam memilih. Pilihlah produsen atau toko yang sudah terpercaya. Anda bias melihat dari kolom komentar atau sharing dengan petani lain. Jika membeli langsung di toko lakukan survey untuk mengetahui kualitas bahan dan harga.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

2. Ukuran
Untuk mengemas hasil panen yang melimpah dibutuhkan waring sayur ukuran besar. Waring sayur juga bias disesuaikan, misalnya ingin mengemas produk mentimun 20 Kg per waring anda data memodifikasi kemasan. Hal ini memudahkan menghitung karena sudah diketahui secara pasti berapa berat per waring. Untuk kemasan skala besar biasanya menggunakan waring seperti karung berbentuk persegi panjang. Untuk kemasan kecil menggunakan waring berbentuk lingkaran. Contohnya adalah ketika membeli buah dari pasar yang langsung dijual ke konsumen. Warna waring sayur yang beragam mempercantik kemasan produk.

3.Kualitas dan Distributor yang Terpercaya
Banyaknya distributor waring sayur membuat konsumen harus selalu berhati-hati dalam memilih produk. Waring memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Pastikan anda melakukan survey sebelum membeli dan melakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya.Selain digunakan untuk membungkus buah hasil panen, waring juga bisa digunakan sebagai pembungkus yang melindungi buah ketika masih di pohon. Contohnya pada buah kelengkeng, mangga, belimbing dan lain-lain. Buah dibungkus sebelum masak agar terhindar dari hama yang akan memakan buah.

Kami melayani pembelian grosir waring sayur dan buah untuk kebutuhan agen, pertanian besar atau juga pertanian sedang. Untuk mendapatkan harga waring sayur dan buah ataupun waring ikan di pabrik waring kami, maka Anda dapat melakukan pembelian minimal 5 ball (5000 lembar). Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda juga bias menjadi penjual waring, kami siap menjadi distributor anda. Info pemesanan hubungi kami dengan

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB