4 Trik Ampuh Untuk Mengatasi Hama Siput, Salah Satunya Menggunakan Waring Ikan

pagar tanaman

Semakin banyaknya orang melaksanakan gaya hidup sehat belakangan ini, banyak orang yang mulai memilih untuk mengubah pola makannya dengan memperbanyak makan sayuran dan buah setiap harinya. Maka, mulai banyak kesadaran masyarakat untuk budidaya sendiri di rumah. Jadi hasil sayuran dan buah yang dipanen bisa langsung dikonsumsi. Dengan berbudidaya sendiri, Anda akan bisa mengatur jenis sayuran dan buah apa yang akan ditanam, pemakaian pupuk organik ataukah non organik, jenis perawatan tanaman yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Jadi hasil panennya pun lebih terjamin kualitasnya untuk Anda konsumsi bersama dengan keluarga.

Jika Anda ingin berkebun sendiri, maka salah satu hal yang perlu Anda perhatikan yaitu pengendalian hama tanaman yang sangat mengganggu. Bukan karena hama saja tetapi produksi kebun Anda bisa menurun akibat terserang penyakit ataupun pengaruh cuaca. Maka Anda harus lebih waspada karena adanya hama pengganggu yang bisa merusak dan memakan tanaman. Contoh hama yang banyak ditemui oleh pemilik perkebunan yaitu hama siput tak bercangkang. Hewan gastropoda ini banyak berkeliaran di malam hari dan memakan tanaman sayur atau buah dari bermacam jenis. Sangat mengganggu dan hama siput ini yaitu salah satu jenis hama yang sangat sulit diatasi. umumnya tukang kebun memakai bermacam cara untuk bisa menghalangi siput ini merusak lahan. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi hama siput.

Baca Juga :

1. Memakai Jebakan

Cara yang pertama yaitu memakai jebakan untuk bisa menangkap siput, menghalangi siput masuk ke lahan, memakai pemangsa untuk memakan siput, atau dengan memakai pestisida yang bisa mematikan siput. Memakai jebakan untuk menangkap siput sebetulnya cukup merepotkan karena bermacam jebakan harus dipersiapkan terlebih dulu, termasuk bermacam-macam perlengkapan supaya siput bisa tertangkap. Contohnya seperti menyiapkan beberapa botol kaca, campuran bir dan susu, tepung jagung, dan lain sebagainya.

2. Menggunakan Hewan Pemangsa atau Predator

Teknik untuk mengatasi yang kedua yaitu dengan memakai pemangsa atau predator untuk memakan siput, seperti cacing parasit atau burung. Tetapi kadang cara ini kurang efektif sebab burung sulit untuk menemukan siput pada malam hari, dimana malam hari yaitu waktu dimana siput itu banyak menyerbu lahan. Walaupun sudah memakai cacing parasit, bisa juga menjadi kesalahan karena cacing parasit ini juga bisa menghilang begitu saja dari kebun Anda dan bahkan mengakibatkan hama siput lebih banyak. Oleh karena itu Anda harus rajin membeli cacing parasit ini untuk untuk memangsa hama siput di kebun Anda.

3. Menggunakan Cairan Pestisida

Kemudian teknik yang selanjutnya yaitu dengan memakai pestisida atau bahan kima untuk menghalau siput. Pestisida yang bisa dipakai yaitu seperti amonia, butiran besi fosfat, atau metaldehyde. Tetapi siput bisa mengeluarkan lendir dari tubuhnya untuk mengatasi bermacam ancaman pestisida ini, jadi beberapa bahan pestisida menjadi kurang efektif. Tak hanya itu, kekurangan dari pemakaian bahan kimia ini yaitu juga bisa mempengaruhi hasil kebun Anda nantinya. Bahkan untuk metaldehyde akan sangat berbahaya jika Anda juga mempunyai hewan peliharaan, karena kandungan meteldehyde bisa membunuh hewan peliharaan Anda juga.

4. Menggunakan Waring Ikan / Waring Pagar

Nah, bagaimana jika memakai waring ikan, waring hitam atau waring pagar? Waring ikan ternyata sudah teruji bisa dipakai untuk menghalangi siput masuk ke dalam lahan Anda. Waring Ikan atau waring pagar ini ada berbagai macam jenisnya, yang paling umum yaitu waring jenis RK atau benang double dan waring jenis TL atau benang single. Waring jenis RK umumnya dipakai untuk keramba, sebab benangnya double, jadi lebih kuat. Sedangkan waring ikan jenis TL banyak dipakai untuk pagar tanaman, jadi banyak yang menyebutnya waring pagar.

Memakai waring ikan ini sangat gampang, karena Anda hanya cukup membeli waring seluas lahan kebun di rumah Anda, kemudian menutupi tanaman sayur dan buah Anda dengan memakai waring tersebut. Selain menghalangi siput, waring juga akan bisa menghalangi lahan Anda dari hewan pengganggu yang lain, seperti burung hantu. Sesudah kebun Anda tertutupi dengan waring hitam, Anda bisa tetap mengelola kebun Anda seperti biasanya, termasuk memberi pupuk organik ataupun pestisida alami untuk tambahan penghalang siput yang merusak tanaman Anda.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Kolam Keramba Dari Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila Mampu Hasilkan Panen Melimpah

ikan nila

Ikan nila termasuk jenis ikan konsumsi yang hidup di air tawar. Ikan ini sangat gampang di budidayakan serta sangat gampang dipasarkan karena termasuk salah satu jenis ikan yang paling sering dikonsumsi setiap hari. Karena proses budidaya ikan nila ini sangat gampang dan pemasarannya yang cukup luas bisa dijadikan peluang usaha.

Budidaya ikan nila ditambak terbukti bisa membawa keuntungan dalam berbisnis. Berikut ini cara budidaya ikan nila dengan waring ikan, yaitu :

A. Penyediaan Sarana dan Peralatan

1. Kolam

Ada beberapa kolam yang dipakai ketika budidaya ikan nila yaitu :

Kolam Pemijahan
Kolam yang tepat untuk pemijahan ikan nila ini yaitu kolam tanah yang luasnya sekitar 50m2 – 100m2 dengan kepadatan kolam indukan hanya 2 ekor/m2. Untuk suhu kolam pemijahan yaitu sekitar antara 20-22 derajat C, dengan kedalaman air sekitar 40cm-60cm, dan sebaiknya dasar kolam berpasir.

Kolam Pendederan
Pada kolam pendederan luasnya tak lebih dari 50m2 – 100m2. Dengan kedalaman air kolam sekitar 30cm-50cm dan kepadatan ikan sebaiknya sekitar 5-50 ekor/m2. Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan sekitar 3-4 minggu, ketika benih ikan berukuran sekitar 3cm-5cm.

Kolam Pembesaran
Kolam pembesaran fungsinya untuk tempat memelihara dan membesarkan benih sesudah dari kolam pendederan. Sebaiknya dalam pemeliharaan ini dibutuhkan beberapa kolam pembesaran, yaitu :

– Kolam pembesaran tahap yang pertama fungsinya untuk memelihara benih ikan sesudah dari kolam pendederan. Sebaiknya kolam untuk pembesaran tahap pertama ini berjumlah sekitar 2-4 buah dengan luas maksimal 250-500 m2/kolam. Disarankan untuk pembesaran pada tahap pertama ini jangan memakai kolam semen, karena benih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. Apabila benih sudah menjadi gelondongan kecil maka bisa dilaksanakan pembesaran tahap yang kedua atau bisa langsung dijual kepada pera petani.
– Tujuan dari kolam pembesaran tahap kedua ini untuk memelihara benih gelondongan besar bisa dilaksanakan di kolam tanah atau sawah ataupun bisa juga memakai keramba apung dengan mata jaring 1,25cm–1,5cm. Sebaiknya jumlah penebaran pada kolam pembesaran tahap kedua ini tak lebih dari 10 ekor/m2.
– Kolam pembesaran tahap yang ketiga tujuannya untuk membesarkan benih. Dibutuhkan kolam tanah antara 80cm-100cm dengan luas 500m2 – 2.000m2.

Baca Juga :

2. Alat

Alat yang umum dipakai yaitu jala, waring ikan, hapa, seser, ember, baskom beberapa ukuran, timbangan skala kecil dan besar, cangkul, arit, pisau serta piring secchi untuk mengukur kadar kekeruhan air.

3. Persiapan Media

* Keringkan kolam selama beberapa hari. Kemudian laksanakan pengapuran supaya bisa menghilangkan hama dan ikan liar sebanyak 25-200 gr/m2.
* Pemberian pupuk organik dengan dosis 50-700 gr/m2.

B. Pembibitan

Ikan nila sangat gampang untuk kawin silang dan bertelur secara liar. Akibatnya, kepadatan kolam akan meningkat. Untuk ikan nila yang sedang dalam masa beranak, pertumbuhan iakn tersebut akan lambat jadi diperlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai ukuran yang diinginkan. Untuk mengatasi kekurangan ikan nila di atas, maka laksanakan metode kultur tunggal kelamin. Dalam pelaksanaan metode ini benih jantan saja yang dipelihara karena ikan nila jantan tumbuhnya lebih cepat dibandingkan ikan nila betina.

C. Pembenihan

Pada saat proses pembenihan umumnya akan menghasilkan benih yang berbeda ukurannya tergantung dengan lamanya pemeliharaan benih ikan. Benih yang umumrnya sekitar 2-3 minggu sesudah menetas disebut dengan benih kecil dan ukurannya sekitar 3cm-5cm. Tahap berikutnya untuk benih ikan kecil dipelihara pada kolam lain ataupun di sawah. Jika pemeliharaan sudah berjalan sekitar 1-3 minggu akan menghasilkan benih dengan ukuran sekitar 6cm dan berat sekitar 8-10 gr/ekor.

Kolam harus sudah dipersiapkan 2 minggu sebelum dipakai. Keringkan bagian dasar kolam, kemudian jemur beberapa hari, dan bersihkan dari rerumputan serta dicangkul sampai rata. Tanggul dan pintu air diperbaiki jangan sampai terjadi kebocoran. Saluran air diperbaiki supaya jalan air lancar. Pasangkan saringan pada pintu pemasukan ataupun pengeluaran air. Dan untuk yang berikutnya yaitu :
a. Pemupukan
b. Pemberian Pakan
c. Pemeliharaan Kolam atau Tambak

D. Pemanenan

Ikan nila bisa dipanen yaitu sesudah masa pemeliharaan sekitar 4-6 bulan. Ketika pemanenan total ukuran ikan bervariasi di atas 50 gr/ekor. Sistem pemanenan bisa juga dilaksanakan secara bertahap, dimana hanya dipilih ukuran sesuai permintaan pasar. Untuk pemanenan tahap yang pertama bisa dilaksanakan dengan memakai jaring dan untuk pemanenan yang berikutnya dilaksanakan secara bertahap.

Terdapat 2 teknik dan cara untuk pemanenan ikan nila yang paling gampang yaitu dengan mengeringkan kolam secara total atau dikeringkan sebagian. Jika ikan dipanen secara keseluruhan, maka kolam dikeringkan secara total. Tetapi jika akan memanennya beberapa maka hanya sebagian air yang dibuang.

Sebaiknya ketika pemanenan air segar selalu dialirkan ke dalam kolam untuk mencegah supaya ikan tak banyak yang mati. Ikan akan berkumpul di kubangan penangkapan atau dalam saluran, kemudian diserok atau ditangkap. Jika pemanenan sudah selesai, kolam pemeliharaan dikeringkan dan dipersiapkan untuk pemeliharaan yang berikutnya.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Keunggulan Budidaya Metode Keramba Jaring Apung Dengan Waring Ikan, Lebih Awet & Murah

Keramba Jaring Apung

Membudidayakan ikan dalam keramba jaring apung yaitu salah satu cara budidaya yang bisa Anda laksankan di laut. Tetapi tak hanya di laut Anda juga bisa laksanakan di sungai ataupun danau. Pastinya dengan keadaan serta ketinggian air yang cukup apabila Anda ingin melaksanakan budidaya. Keramba umumnya menjadi pilihan bagus apabila Anda ingin melaksanakan budidaya.

Keramba Jaring Apung adalah suatu cara pemeliharaan ikan ataupun hewan air yang mana kerangkanya terbuat dari bambu, kayu, pipa pralon ataupun besi. Umumnya berbentuk persegi serta diberi jaring/waring ikan dan juga dilengkapi dengan pelampung dari drum plastik ataupun streoform. Jadi wadah tersebut akan terus terapung di air.

Kerangka serta pelampung itulah yang berfungsi untuk penahan jaring/waring ikan jadi tetap terbuka dan berada di permukaan air. Dan juga jaring/waring ikan tetap tertutup pada bagian bawah yang akan dipakai budidaya ikan untuk beberapa bulan kedepannya.

Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Apabila Anda ingin budidaya ikan, Anda bisa melaksanakannya dengan memakai beberapa media, salah satunya yaitu dengan memakai keramba jaring apung. Budidaya memakai keramba jaring apung bisa Anda laksanakan di sungai, danau, di atas kolam terpal bahkan di peraiaran laut. Cara ini adalah salah satu cara budidaya yang efisien serta efektif dilaksanakan. Tak heran apabila sudah banyak yang memakai cara ini.

Dengan tempat yang tak begitu luas, Anda bisa memperbanyak hasil panen ikan. Pastinya tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar. Pola yang Anda pakai yaitu dengan mengintensifkan pola dari budidaya ikan yang Anda pilih. Meskipun pada akhirnya bisa berdampak pada biaya yang tinggi. Tetapi Anda bisa memperoleh keuntungan yang tinggi juga pastinya.

Apabila Anda mengelolanya dengan baik, membuat kolam jaring ini di sungai pun bisa menjadi potensi yang sangat luar biasa. Bahkan Anda bisa memperoleh penghasilan dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini bisa menjadi lapangan pekerjaan terutama untuk warga yang tinggal disekitarnya.

1. Penyeleksian Benih Ikan

Faktor yang paling penting dari budidaya ikan dalam keramba jaring apung yaitu pemilihan benih. Hal ini menjadi salah satu faktor yang sangat penting dan wajib untuk Anda perhatikan.

Apabila Anda membuat kesalahan ketika pemilihan benih. Pastinya bisa berpengaruh buruk pada hasil panen. Karena bisa jadi harapan Anda akan menjadi sia-sia. Bahkan keuntungan yang Anda peroleh dari budidaya ikan ini tak akan mampu menutup modal yang sudah dikeluarkan. Pastinya Anda tak menginginkan hal ini terjadi.

2. Penebaran Benih Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Sebagai salah satu bentuk sterilisasi, yaitu ketika sebelum menebar benih. Sebaiknya Anda merendam lebih dulu kedalam larutan Kalium Pemanganat. Perhatikan supaya konsentrasi berada pada 4–5 ppm serta direndam selama kurang lebih 15–30 menit. Laksanakan adaptasi suhu pada benih jadi suhu pada kemasan ikan akan sama dengan suhu pada keramba jaring apung. Caranya yaitu dengan merendam kemasan benih kedalam keramba jaring apung selama sekitar 1 jam.

Untuk penebaran benih sebaiknya Anda kerjakan di pagi hari. Untuk menghindari ikan mengalami stres serta kematian yang disebabkan perbedaan suhu. Benih yang Anda tebar haruslah berukuran 5cm–8cm, serta mempunyai berat 30gr–50gr dan juga padat tebar sebanyak 50–70ekor/m3. Pakan yang Anda berikan ketika pembesaran ikan yaitu lambit.

Baca Juga :

3. Pemeliharaan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Untuk lama pemeliharaan ikan dalam keramba jaring apung bisa sampai 4 bulan. Pastinya dengan tingkat keberhasilan hidup sebesar 80%. Pakan yang Anda berikan lebih baik berupa pelet apung. Untuk pakan bisa diberikan dengan dosis 3%–4% dari total bobot ikan. Anda bisa memberikan sebanyak 3 kali 1 hari. Yaitu ketika pagi hari, siang hari serta sore hari dengan rasio konversi pakan sebesar 1,3.

4. Perhatikan Kondisi Air Kolam

Ketika memelihara ikan memakai keramba jaring, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi air. Meskipun beberapa ikan gampang untuk dipelihara. Bahkan dengan kondisi air bagaimanapun, ikan bisa hidup dengan media pembesaran apapun. Tetapi bukan berarti Anda bisa mengabaikan kondisi air.

5. Perhatikan Suhu Air Kolam

Tak hanya kondisi air, Anda juga harus memperhatikan suhu air kolam. Ikan pada normalnya bisa hidup pada suhu 26-32 C. Apabila suhu air terlalu rendah, bisa mengakibatkan masalah pada ikan seperti proses pencernaan yang terganggu. Lain lagi apabila suhu air pada kolam tinggi ataupun hangat. Suhu yang hangat justru dianjurkan karena membuat pencernaan ikan menjadi lebih lancar dan cepat

6. Proses Pemeliharaan

Benih ikan yang sudah Anda tebar ke dalam keramba, ini menandakan ikan sudah siap masuk dalam tahap pemeliharaan. Pada tahapan ini Anda harus memperhatikan 2 hal yang penting. Yang pertama yaitu tentang pengelolaan air serta masalah pemberian pakan. Sangat tak dianjurkan untuk mengganti air atau memindahkan ikan selama proses ini sampai dengan masa panen. Karena penggantian air kolam bisa berdampak buruk pada ikan yang Anda pelihara.

Faktor penting selanjutnya yaitu tentang masalah pakan ikan. Karena banyaknya jenis pakan untuk ikan baik yang organik ataupun nonorganik. Anda bisa memberikan pakan yang organik seperti keong mas, plankton, cacing dan makanan organik yang lainnya. Tak hanya itu jangan lupa untuk selalu memperhatikan proses pemberian pakan.

Berikan pakan sebanyak 5-6 kali dalam 1 hari. Untuk pemberian pakan berikan jarak kurang lebih 2-3 jam. Seperti halnya budidaya ikan air tawar

Apabila ketika Anda ingin memberikan pakan tetapi turun hujan. Disarankan untuk tak pernah menebarkan pakan. Karena hal ini bisa membuat pakan ikan menjadi tercemar, karena air hujan bisa membuat pakan tercemar zat asam. Pakan yang terkontaminasi bisa berdampak buruk pada kesehatan ikan. Bahkan bisa mempengaruhi kualitas dan membuat ikan mati keracunan.

7. Pengelolaan Panen Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Pemanenan ikan bisa Anda laksanakan sesuai dengan permintaan pasar. Tetapi umumnya ukuran panen haruslah ikan dengan berat 500gr/ekor. Panen bisa Anda laksanakan di pagi hari atau sore hari untuk mengurangi resiko kematian pada ikan. Penanganan panen bisa Anda kerjakan sesuai dengan cara penanganan ikan hidup. Hal yang perlu Anda perhatikan juga yaitu memastikan supaya ikan bisa sampai ke konsumen dalam keadaan segar dengan cara pengangkutan memakai air bersuhu rendah. Waktu pengangkutan dikerjakan pada waktu pagi hari ataupun sore hari.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 Ball
– 1 Ball = 1.000 lembar
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Analisa Usaha Budidaya Tanaman Blewah!!

Blewah adalah salah satu jenis tanaman yang hampir sejenis dengan buah melon. Pada umumnya blewah digunakan sebagai bahan pembuatan minuman karena cita rasa dari buah blewah sangat menyegarkan. Bentuk buah blewah menyerupai labu dengan memiliki warna kuning apabila sudah matang.

Banyak kandungan manfaat yang bisa diperoleh jika mengkonsumsi blewah. Manfaat apa saja diantaranya dapat digunakan untuk menurunkan berat badan, menurunkan tingkat tekanan darah rebdah, menurunkan kolesterol serta dapat mencegah penyakit jantung dan penyakit kanker. Kebutuhan blewah saat ini banyak diperlukan oleh masyarakat untuk membuat minuman yang menyegarkan. Banyaknya kebutuhan blewah yang semakin terus meningkat membuat potensi dari budidaya blewah sangat menguntungkan untuk dijalani.

Cara budidaya blewah sangat mudah, efisien serta tidak membutuhkan biaya yang banyak. Cara menanam blewah hampir sama dengan penanaman semangka. Teknik budidaya blewah dimulai dari mempersiapkan lahan tanam yang dilubangi. Tanah yang digunakan sebagai lahan tanam sebaiknya juga dibajak agar tanaman blewah dapat tumbuh maksimal. Lahan tanam juga bisa ditambahkan dengan pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Untuk menjaga kelembaban tanah tambahkan dolomit agar tanaman blewah dapat tumbuh baik. Bagi Anda yang ingin membudidayakan tanaman blewah di bawah ini ada beberapa cara tanam blewah yang perlu Anda ketahui.

  1. Penanaman Blewah

Sebelum Anda melakukan proses penanaman blewah sebaiknya benih blewah yang akan digunakan direndam dahulu selama 24 jam. Proses ini bertujuan agar benih tidak mengalami kekeringan. Apabila tidak direndam benih blewah akan menjadi kering sehingga tidak bisa tumbuh menjadi buah setelah ditanam. Setelah direndam benih blewah bisa di bawa ke lahan penanaman. Satu lubang tanam sebaiknya dimasukan benih blewah sebanyak 2 hingga 3 buah. Setelah itu lubang tanam diuruk kembali dengan tanah. Jarak tanam yang efisien yaitu 70 cm.

  1. Perawatan

Agar memperoleh hasil panen yang berkualitas sebaiknya Anda melakukan perawatan tanaman blewah dengan baik. Pemupukan tanaman blewah sebaiknya dulakukan saat usia blewah 7 hari, 20 hari dan 35 hari. Pupuk yang digunakan sebaiknya dicampur dengan air. Jika perawatan blewah tidak dilakukan dengan maksimal kemungkinan akan membuat tanaman terserang penyakit sehingga akan emnghasilkan buah blewah dengan kualitas yang kurang baik.

  1. Pemanenan

Buah blewah dapat dipanen sata usianya sudah 50 hari. Dalam satu kali tanam bisa dipanen 2 kali apabila perawatan dilakukan dengan maksimal. Setelah dipanen buah blewah bisa dipasarkan di pasar-pasar tradisional. Budidaya blewah sangat mudah karena bisa dilakukan dimana saja dan tidak terpengaruih oleh iklim.

Care budidaya blewah dapat Anda perhatikan di atas. Jika diperhatikan dari cara tanah di atas budidaya blewah sangat mudah untuk dilakukan sehingga Anda bisa mencoba untuk menjalankan peluang bisnis budidaya blewah. Besanyanya biaya yang diperlukan untuk budidaya blewah dapat Anda perhatikan dari hitungan analisa usaha di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Blewah

Asumsi

  • Masa penggunaan alat untuk sewa lahan selama waktu 1.5 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk pompa air selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk mesin hand sprayer selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk penyiram tanaman gembor selama waktu 2.5tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk pisau selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk timbangan selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk sabit selama waktu 1.5 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk timba selama waktu 1 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk wadah untuk panen selama waktu 1 tahun.
  • Masa penggunaan alat untuk peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Lahan  Rp. 3,000,000
 Pompa Air  Rp. 1,200,000
 Mesin hand sprayer  Rp. 550,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 75,000
 Pisau  Rp. 50,000
 Timbangan  Rp. 300,000
 Sabit  Rp. 100,000
 Cangkul  Rp. 125,000
 Gerobak dorong  Rp. 400,000
 Timba  Rp. 60,000
 Wadah untuk panen  Rp. 155,000
 Peralatan tambahan  Rp. 80,000
 Jumlah Investasi  Rp. 6,095,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 3.000.000  Rp. 100,000
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.200.000  Rp. 40,000
 Penyusutan mesin hand sprayer 1/30 x Rp. 550.000  Rp. 18,333
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 75.000  Rp. 2,500
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 300.000  Rp. 10,000
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 125.000  Rp. 4,167
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 400.000  Rp. 13,333
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 60.000  Rp. 2,000
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 155.000  Rp. 5,167
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 80.000  Rp. 2,667
 Total Biaya Tetap  Rp. 203,167

 

Biaya Variabel
 Bibit blewah  Rp. 120,000  x  30  =  Rp. 3,600,000
 Pupuk alami  Rp. 122,000  x  30  =  Rp. 3,660,000
 Pupuk buatan  Rp. 95,000  x  30  =  Rp. 2,850,000
 Karung  Rp. 60,000  x  30  =  Rp. 1,800,000
 Pestisida hama  Rp. 78,000  x  30  =  Rp. 2,340,000
 Pestisida rumput  Rp. 68,000  x  30  =  Rp. 2,040,000
 Pekerja  Rp. 200,000  x  30  =  Rp. 6,000,000
 Mulsa plastik  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Biaya Variabel  Rp. 18,690,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 18,893,167

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
90 kg  x Rp. 10,000  =  Rp. 900,000
Rp. 900,000  x 30 hr  =  Rp. 27,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.  27,000,000  – 18,893,167  =  Rp. 8,106,833

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 6,095,000  : 8,106,833  = 1  bln

Simak Cara Menanam Buah Blewah Yang Baik Dan Benar

Blewah adalah salah satu tanaman yang menghasilkan buah sejenis dengan buah melon.
Blewah biasanya dijadikan pelengkap untuk membuat minuman yang segar. Dari fisiknya, buah blewah memiliki bentuk yang serupa dengan labu yang berwarna kuning diluar.
Blewah kaya akan manfaat bagi kesehatan diantaranya: menurunkan bobot badan, menurunkan tingkat tekanan darah, menurunkan kolesterol serta mencegah penyakit jantung dan juga mencegah risiko penyakit kanker.

blewahhh

Langkah 1: Mempersiapkan Bibit Tanaman Blewah
Bibit blewah biasanya dapat diperoleh di kios-kios pertanian. Syarat perkembangan dari blewah harus sesuai dengan kondisi di daerah tempat blewah tersebut akan ditanam.
Bibit blewah bisa disemai terlebih dahulu lalu ditanam. Tetapi agar lebih praktis sebaiknya biji blewah ditanam langsung di lahan tanam permanen.

Langkah 2: Menyiapkan Lahan Tanaman Blewah
Pertama-tama lahan tanam digemburkan dahulu menggunakan mesin pembajak atau menggunakan cangkul.Kemudian bentuklah tanah dengan ukuran kurang lebih lebar 80cm – 120cm dan ketinggian 40 cm. kemudian sebarkan pupuk kandang secara merata.Jika tidak ada jerami sisa panen padi, pupuk dapat juga ditebarkan di atas tegalan.
Jika ingin mengurangi tumbuhnya rumput-rumput di area tanam buah blewah, maka dapat dipasang pelatik mulsa. Diamkan lahan tanam tersebut selama kurang lebih satu minggu sebelum mulai ditanami.

Baca Juga :
Bisnis Tak Pernah Mati : Ternak Lele Sankurian
Fungsi Jaring Kerambah Yang Tidak Diketahui
Budidaya Rumput Laut Bagi Pemula
Jual Jaring Untuk Kerambah Ikan

Langkah 3: Menanam Biji Tanaman Blewah
Biji buah blewah juga ditanam menggunakan bantuan kayu yang diruncingkan seperti ketika menanam jagung atau padi di sawah.Langkahnya yaitu membuat lubang dengan cara menusukkan kayu runcing tersebut ke dalam tanah dengan jarak 70 cm x 70cm antar lubang tanam.
Jika lahan tanam dilengkapi dengan pelastik mulsa, sebaiknya sebelum membuat lubang tanam terlebih dahulu membuat lubang pada mulsa dengan memakai besi bulat yang telah dipanaskan.
Kemudian masukkan 2-3 biji buah blewah ke dalam lubang tanam, dan tutuplah lubang tersebut dengan cara menekan tanah yang ada disekitar lubang dengan perlahan-lahan.
Biji buah blewah akan mulai tumbuh dan memunculkan tunas pada sekitar 7 sampai 10 hari setelah ditanam.
Alangkah baiknya penyiraman dilakukan secara rutin pada pagi dan juga sore hari, terutama pada musim kemarau. Jika dalam musim hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan.

Langkah 4: Perawatan Pada Tanaman Blewah
Untuk langkah perawatan pada tanaman blewah, dapat dilakukan penyulaman jika ada biji yang tidak tumbuh.Kemudian bersihkan rumput-rumput yang tumbuh di sekitar tanaman buah blewah.
Lakukan pemupukan secara rutin menggunakan pupuk kandang sekitar umur 3 minggu. Pemupukan dengan pupuk kimia NPK dapat dilakukan jika dibutuhkan.

panennn

Langkah 5: Pemanenan Buah Blewah
Umumnya tanaman buah blewah akan menghasilkan buah yang siap panen pada umur sekitar 3 bulan dari masa penanaman.
Pemanenan atau pemetikan dapat dilakukan dengan cara memotong tangkai buah blewah dengan menggunakan pisau ataupun gunting.
Itulah beberapa langkah dalam menanam tanaman blewah yang mudah bagi pemula. Tanaman blewah dapat ditanam di kebun ataupun di rumah. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

 

Budidaya Rumput Laut Bagi Pemula

Rumput laut adalah salah satu aset atau pendapatan dari laut yang dapat dikembangkan serta dapat menjadi komoditi yang memiliki nilai jual tinggi.Oleh karena itu cara budidaya rumput laut & cara pengolahannya menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kemajuan budidaya rumput laut serta membantu para petani agar mendapatkan ketrampilan teknik budidaya rumput laut yang baik guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Manfaat Rumput Laut
1. Mencegah Penyakit Kanker
2. Menurunkan Berat Badan
3. Mengatur Fungsi Hormonal
4. Menurunkan Gula Darah dan Kolesterol
5. Mengeluarkan Racun di Dalam Tubuh
6. Menjaga Kesehatan Kulit
7. Menjaga Kesehatan Tulang
8. Mempercepat Penyembuhan Luka
9. Meningkatkan Sistem Imun
10. Membuat Tubuh Menjadi Sehat

a. Pembentukan dan Pemilihan Bibit Rumput Laut
Pembentukan bibit rumput laut dapat dilakukan dengan cara vegetatif maupun generatif. Bibit yang digunakan untuk budidaya merupakan bibit yang berasal dari stek tanaman rumput laut yang sudah dibudidayakan berkualitas unggul (memiliki banyak cabang) yang masih muda, bersih dan segar dan memiliki angka pertumbuhan harian yang baik.

b. Penanaman
Ada beberapa teknik dalam tanam rumput laut, diantaranya teknik lepas dasar, rakit apung dan teknik lepas dasar atau tali gantung.

1. teknik Lepas Dasar
Penanaman dengan teknik ini, bibit diikatkan dengan batu-batu karang kemudian batuan karang tersebut disebarkan di dasar perairan. teknik ini cocok dilakukan pada perairan yang memiliki dasaran yang rata dan tidak ditumbuhi karang dan juga tidak berpasir. teknik ini mudah dan hanya memerlukan peralatan yang sederhana, namun teknik ini jarang dilakukan karena keberhasilannya belum diyakini dan mengingat pula persyaratan yang perlu dipenuhi yaitu lahan yang terbuka dengan terdapat potongan batu karang yang kedudukannya sebagai substrat yang kokoh dan tidak mudah terbawa arus. Selain sulitnya mendapatkan lahan budidaya seperti itu, kelemahan lain teknik ini adalah nantinya akan ada banyak bibit yang hilang terbawa ombak, tidak dapat dilakukan di perairan yang berpasir, banyak mendapat gangguan dari bulubabi yang akan memiliki produksi yang rendah.

rumput laut 2
Rumput Laut

2. Metoda Rakit Apung
Penanaman dengan teknik ini, rakit apung yang digunakan terbuat dari bambu berukuran antara sekitar 2,5 x 2,5 meter persegi hingga 7 x 7 meter persegi bergantung pada ketersediaan bambu. Ikat rakit apung pada patok kayu yang telah ditancapkan di dasar laut atau gunakan jangkar sebagai penahanan agar rakit aoung tidak terbawa arus.
Dalam memasang tali dan juga patok harus memperhitungkan faktor ombak, arus dan pasang surut air. teknik rakit apung ini cocok dilakukan pada lokasi budidaya yang memiliki kedalaman sekitar 60 cm. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk budidaya dengan teknik ini adalah bibit, potongan bambu yang memiliki diameter sekitar 10 cm, potongan kayu penyiku yang memiliki diameter sekitar 5 cm, tali rafia, tali ris dengan diameter sekitar 4 mm dan 12 cm, serta jangkar besi, bongkah batu ataupun adukan semen pasir. Berikut adalah tahapan penanaman dengan teknik ini :

Susun potongan bambu dan kayu, kemudian ikatkan pada jangkar pemberat dengan tali 12 mm.
Thallus dengan berat sekitar 100 gram diikatkan pada tali ris dengan menggunakan tali rafia lalu diberi jarak sekitar 20 cm – 25 cm
Panjang tali ris disesuaikan dengan panjang rakit apung yang digunakan sedangkan jarak antara tali ris yaitu sekitar 50 cm.
Tali ris yang telah berisi tanaman diikatkan pada rakit. Untuk titik tanam juga disesuaikan dengan ukuran rakit apung. Untuk rakit apung yang memiliki ukuran 7 Meter x 7 meter maka ditanami sekitar 500 titik tanam rumput laut.

3.Metode lepas dasar atau tali gantung
Penanaman rumput laut dengan teknik lepas dasar atau tali gantung, tali ris yang sudah berisi ikatan tanaman direntangkan pada tali ris utama. Pengikatan tali ris pada tali ris utama dilakukan dengan benar agar nantinya mudah dibuka kembali. Tali ris utama yang terbuat dari bahan polyetilendengan diameter sekitar 8 mm dibentangkan pada patok. Beri jarak tiap tali ris dengan tali ris utama dengan jarak sekitar 20 cm. Patok terbuat dari kayu dengan diameter sekitar 5 cm adan panjang sekitar 2 m. Jarak patok untuk membentangkan tali ris utama adalah sekitar 2,5 m.

c. Pemeliharaan Tanaman Rumput Laut
Usahakan selalu mengontrol dan bersihkan kotoran yang menempel pada rumput laut secara rutin dan apabila terjadi kerusakan pada sarana budidaya rumput laut maka harus segera diperbaiki.

Perlu pula dilakukan pemupukan apabila budidaya dilakukan di tambak (biasanya rumput laut jenis gracilaria sp) dengan menggunkan pupuk urea, TSP dan ZA, selain itu bila budidaya dilakukan di tambak maka perlu juga dilakukan pergantian air setiap 15 hari sekali saat bulan baru dan bulan purnama.

rumput laut

d. Pemanenan Rumput Laut
Rumput laut dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 6 minggu- 2 bulan setelah tanam atau telah memiliki berat per ikatan sekitar 800 gram.
Cara memanen rumput laut pada saat air surut dapat dilakukan secara langsung di lokasi budidaya, sedangkan pada saat air pasang adalah dengan cara mengangkat seluruh rumput laut ke darat kemudian tali rafia pengikat dipotong.

 

Rasakan Keuntungan “Tiada Matinya” Dengan Ternak Lele Sankurian

Usaha ternak lele begitu meyakinkan karena lele banyak dibutuhkan oleh warung-warung tenda yang menjajahkan masakan lele. Belum lagi permintaan yang datang dari restoran dan rumah tangga, lele juga kerap dimasak menjadi produk olahan lain yang menggugah selera. Maka dari itu bisnis budidaya ikan lele juga menguntungkan

Bisnis Ikan Lele Tak Ada Matinya

Terbukanya pasar lele yang luas juga masih diikuti oleh teknologi budidaya lele yang tidak susah. Dengan hanya menggunakan kolam tanah, kolam terpal, atau kolam beton, lele sudah bisa dibesarkan.

Dengan ditemukannya lele jenis sangkurian, waktu pembesaran lele juga dapat dipersingkat. Untuk lele jenis sangkurian ini memang beda hanya dibutuhkan waktu 50 hari pemanenannya berbeda dengan lele biasanya yang membutuhkan waktu 5 bulan untuk panen

Dengan menebar lele ukuran 7-10 cm kurang dari 2 bulan kemudian, benih tersebut telah tumbuh mencapai 9-10 ekor/kg. Ukuran tersebut itulah yang paling banyak dicari oleh pedagang lele.

 

Keuntungan Usaha Ikan Lele Sankurian

  • Keuntungan Bisnis Ikan Lele
    Permintaan yang semakin meningkat karena banyak pedagang kaki lima yang menyuguhkan hidangan lele menjadikan bisnis pembesaran lele tidak pernah surut. Pembudidaya ikan lele tidak perlu ragu untuk memproduksi lebih banyak lagi. Sejumlah pembudidaya ternak lele bahkan menyampaikan bahwa berapapun produksi lele, pasar mampu menyerapnya dengan cepat.

 

  • Alasan Memilih Bisnis Ternak Lele
    Ada banyak alasan mengapa bisnis ikan lele tidak pernah surut, terutama bisnis pembesaran. Namun, dari sekian banyak alasan tersebut, minimal ada 5 hal yang menjadikan banyak orang terjun dalam bisnis ini, mulai dari sekadar usaha sampingan, investasi masa depan, hingga sebagai sumber pendapatan utama keluarga.

lele pyton

Kelebihan Melakukan Bisnis Ikan Lele

  • Permintaannya Tinggi
    permintaan lele cukup tinggi dan cenderung terus menignkat. Hal ini sangat wajar karena lele adalah bahan makanan yang setiap hari dikonsumsi. Hampir disetiap sudut kota-mulai dari kota besar sampai kota kecil-sangat mudah ditemukan warung-warung penjual lele. Berdasarkan sejumlah informasi, kebutuhan lele di daerah jabodetabek misalnya, tak kurang dari 40 ton sehari. Itupun masih didatagakn dari lyar daerah tersebut. Sementara di daerah yogjakarta dan sekitarnya berkisar 8 – 10 ton perhari.

 

  • Bisnis Ikan Lele – Mudah Diusahakan
    Pembesaran lele sebenarnya tidak teralu sulit diusahakan. Bahkan, bagi pemula pun bisa dengan cepat mempelajarinya. Kunci dalam pembesaran lele adalah penggunaan benih yang berkualitas, menjaga kualitas air pemeliharaan, dan pemberian pakan yang tepat.

 

  • Waktu Pemeliharaan Bisa Dipercepat
    Untuk memanen ikan lele, pemanenan ikan lele bisa diatur waktunya. Tergantung ukuran benih yang ditebar dan intensitas pemeliharaan. Sebagai contoh, dengan menebar benih ukuran 7-9 cm, bisa dipanen dalam waktu kurang dari 2 bulan, yaitu 50 hari.
  • Bisnis Ikan Lele – Modal Kecil, Untung Besar
    Memulai usaha pembesaran ikan lele tidak harus dengan modal besar. Menebar benih sekitar 5.000 ekor, dibutuhkan modal awal sekitar Rp. 5 – 7 juta. Dengan waktu pemeliharaan kurang dari 2 bulan, pembudidaya dapat memperoleh keuntungan sekitar 15% dari biaya yang dikeluarkannya.

 

  • Bisa Dipelihara di Berbagai Wadah dan Diusahakan di Lahan Sempit
    Bisnis ikan lele khususnya pemeliharaan ini dapat Anda sediakan di berbagai wadah seperti tong, kolam taman, kolam tanah, kolam terpal, kolam tembok, dan kolam jaring apung.

lele sangkurian

Cara Merawat Ikan Lele agar Cepat Besar

  • Lele Ukuran Super Paling Banyak Dicari
    Maraknya bisnis ikan lele pasca panen seperti olahan lele dan menjamurnya usaha warung pecel lele membuat banyak pemula yang ingin terjun dalam usaha pembesaran lele. Sayangnya, semangat tersebut sering sekali tidak disertai dengan pengetahuan yang cukup. Agar dapat sukses dalam usaha dan bisnis ikan lele terutama masa pemeliharaan maka sebaiknya maka sebaiknya memahami hal-hal yang bersifat teknis dan non teknis budidaya. Sebagai contohnya, karakteristik pasar lele adalah hanya ikan lele dengan ukuran tertentu yang diterima oleh pedagang dengan harga tinggi, yaitu ukuran 8-10 ekor per kg (lele ukuran super). Jika ukuran diluar itu, biasanya harganya akan lebih murah dengan selisih Rp.1.000 – 2000 per kg.

Panen Kentang 1 Ton?! Simak Tips Dan Triknya

Kentang termasuk dalam keluarga umbi-umbian yang sangat populer untuk konsumsi sehari-hari. Umbi yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan kadar gula yang rendah. Untuk anda yang ingin menjalankan program diet sangat disarankan mengkonsumsi kentang. Produk turunan kentang pun sudah berkembang pada saat ini contohnya saja kentang goreng, kentang krispi, dan masih banyak lagi.

Budidaya kentang banyak terdapat pada kawasan dataran tinggi, pada dataran rendah kentang tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Berikut kami punya tips-tips agar budidaya kentang mendapatkan hasil dengan panen yang hampir mencapai 1 ton.

  • Syarat tumbuh

    Kentang dapat tumbuh baik pada ketinggian 1500-2500 meter dpl. Tanaman kentang yang subur harus mendapatkan curah hujan 1100-1500 mm/tahun, apabila kurang dari angka tersebut biasanya kentang akan tumbuh kerdil. Begitu juga dengan kelembaban kentang, kentang membutuhkan kelembaban udara yang tinggi sekitar 80-90%.
    Penyinaran matahari untuk tanaman kentang cukup 6-7 jam/hari. sedangkan untuk kondisi tanah yang baik untuk tanaman kentang adalah jenis tanah vulkanis dengan teksttur yang gembur. Untuk pH tanah netral berkisar 5,5-6,5. Tanah harus memiliki kanduangan air yang baik dan tidak terlalu dalam.Setelah persyaratan diatas terpenuhi mari kita mulai menanam kentang dengan panduan berikut.

  • Pemilihan bibit atau umbi

    bibit kentang
    Bibit Kentang

Dalam budidaya kentang bibit kentang bukanlah biji melainkan umbinya. Dalam pemilihan umbi kentang diharapkan pilihlah bibit yang berkualitas yang berasal dari indukan yang berkualitas. Umbi yang akan ditanam harus bebas dari hama dan penyakit serta tidak memiliki cacat pada tubuh umbi. Untuk bibit kentang yang baik memiliki tunas yang kuat dengan panjang tunas 1-2 cm dan terdapat 4-5 tunas per umbi.

  • Pengolahan Tanah

    lahan kentang
    Kebun Kentang

Langkah awal dalam pengolahan tanah adalah dengan membajak/mencangkul tanah hingga sedalam 20-30cm setelah itu diamkan tanah selama 3-5 hari tergantung cuaca apabila cuaca cerah 3 hari sudah cukup. Setelah itu aplikasikan komppos ke lahan lalu dicangkul hingga merata, agar kompos dapat bekerja dengan baik maka diamkan tanah selama 1 minggu. Setelah 1 munggu buat bedengan dengan lebar 50-70cm tinggi 25-30 cm dan jarak antar bedengan 3cm. Usahakan arah bedengan dibuat dari timur ke barat agar tanaman merata terkena paparan matahari.

  • Penanaman

    penanaman kentang

Setelah pengolahan tanah siap maka langkah selanjutnya adalah penanaman. Lakukan penanaman pada awal musim hujan agar tanaman kentang dapat mendapatkan curah hujan maksimal. Lakukan penanaman dengan cara membuat lubang tanam selebar 10-15 cm dengan kedalaman 10 cm. Bibit yang ditanam jangan ditanam terlalu dalam karena akan menghambat pertumbuhan tunas.

Baca Juga :
Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati
Cara Menanam Kubis Dengan Baik Dan Benar
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

  • Perawatan Tanaman

    perawatan kentang

Perawatan yang intensif adalah sebagai salah satu syarat agar hasil panen kentang melimpah. Perawatan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Lakukanlah penyiraman setiap 1-2 kali seminggu pastikan tanah tidak tergenang hanya cukup dengan membasahi sampai tanah kelihatan basah dan lembab.
Untuk pemupukan tanaman kentang dapat dilakukan pada umur 3 minggu setelah tanam. dan lakukan secara rutin 3 minggu sekali. Pemupukan yang baik dengan menggunakan komposisi Urea 500kg per ha, pupuk KCL 110 kg per ha, Pupuk ZA 160 kg per ha dan SP 36 sebanyak 450 kg per ha. Lakukan pemupukan dengan menaburkannya pada lubang tanaman.
Langkah selanjutnyha adalah menyiangi tanaman dari gangguan gulma. Lakukanlah penyiangan setiap 3 minggu sekali sebelum pemupukan. Bersihkan gulma yang tumbuh disekitar area tanam. lakukanlah penyiangan hingga gulma benar-benar bersih dari area pertanaman agar tidak terjadi persaingan makanan antara tanaman kentang dan gulma.

  • Panen dan Pasca Panen

    pasca panen

Pemanenan kentang dapat dilakukan ketika umur tanaman telah menginjak usia 4 bulan. Lakukan pemanenan dengan cara mencabut atau menggali tanaman untuk mengambil umbinya. Gali bedengan dengan menggunakan garpu tala kecil namun lakukanlah dengan hati-hati agar tidak menancap dan merusak permukaan umbi.

  • Panen Kentang Hasil Maksimal

    panen kentang lagio

    Setelah pemanenan dilakukan, lakukanlah proses pencucian, cuci umbi hingga benar-benar bersih dari tanah dan kotoran yang menempel. Lalu lakukan penyortiran berdasarkan ukuran, bentuk serta kualitas. Umbi disortir agar lebih mudah dalam proses pendistribusian ke pasaran.

Sekian Mungkin Artikel Ini Bisa Bermanfaat, Terimakasih/

Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati

         Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wewangian yang tajam terutama pada malam hari tepatnya mulai pukul 19.00. Bunga Kemuning atau nama ilmiahnya Murraya paniculata menyerupai bunga melati yang tidak sekedar wangi.

       Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. warnanya putih, wangi, keluar dari ujung ranting maupun sela-sela daun. Daun mahkota bunga berwarna putih.

            Buah kemuning mempunyai daging yang tidak banyak, daging ini berbentuk bulat telur atau lonjong, mempunyai panjang sekitar 8 – 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning
Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi. Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi. Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan. Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 – 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.

            Kemuning mempunyai daun berbentuk majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun yang berjumlah 3 – 9, letak berseling. Bentuk dari anak daunnya bertangkai, bentuk menyerupai bulat telur sungsang atau disebut jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata dan terkadang agak beringgit, panjang mencapai 2 – 7 cm, lebar dari 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, berwarna wama hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga Kemuning bisa kita jumpai tumbuh liar, tepi hutan, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl.

            Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daunnya majemuk, mempunyai sirip-sirip ganjil dengan anak daun sekitar 3 – 9, letaknya berseling.

            Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, berwarna putih, memiliki bau yang harum, keluar ujung ranting maupun dari sela sela daun. Buahnya berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang sekitar 8 – 12 mm, disaat sudah tua buahnya berwarna merah mengilap dan di saat masih muda buahnya berwarna hijau, terkadang berbiji 1 dan 2.

            Kemuning memiliki beberapa julukan nama, antara lain Kamuning dari Sunda, kemuning, kumuning dari Jawa.; Kajeni, kemuning, kemoning dari Bali, kamoneng dari Madura,; Kamuning dari Manado, Makasar, kamoni dari Bare, palopo dari Bugis.; Kamuni dari daerah Bima. eseki, tanasa, kamone, kamoni dari Maluku.; Jiu li xiang, yueh chu dari negara China, Orange jessamine dari negara Inggris

 

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm