Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Kentang Bonnotte
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Kentang atau nama ilmiahnya Solanum Tuberosum L. tergolong tanaman berkeping dua atau sering disebut dikotil dari keluarga Solanaceae. Tanaman ini merupakan tanaman semusim dan memiliki kemampuan berkembang biak secara vegetatif melalui umbi. Budidaya kentang akan tumbuh subur di daerah beriklim dingin, suhu udara yang tinggi mengakibatkan tanaman tak bisa membentuk umbi.

Ketinggian yang baik untuk budidaya kentang berada pada kisaran 1000-2000 mdpl dengan suhu 14-22 derajat celcius. Curah hujan yang baik selama periode pertumbuhan tanaman kentang yaitu 1000-1500 mm. Jika curah hujan terlalu tinggi bisa mengakibatkan kebusukan pada umbi.

Budidaya kentang di Indonesia, pertama kali dilaksanakan pada abad ke-18 di Cibodas, Lembang, Pangalengan dan Tengger. Dan setelah itu menyebar ke wilayah Sumatera tepatnya di daerah dataran tinggi kerinci. Sekarang ini banyak tempat di Indonesia menjadi sentra budidaya kentang. Prospek usaha budidaya kentang sangat menjanjikan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Kentang menjadi salah satu komoditas budidaya yang menjanjikan. Terlebih dengan tingginya angka konsumsi kentang di dunia. Pemuliaan kentang juga dikerjakan untuk menghasilkan varietas unggul kentang yang disukai konsumen. Salah satunya adalah kentang Bonnotte yang mempunyai cita rasa seperti rumput laut.

Kentang Bonnotte dijuluki sebagai kentang Bonnotte de Noirmoutier. Penamaan ini karena kentang yang satu ini hanya bisa tumbuh di daerah Ile de Noirmoutier, salah satu pesisir di wilayah Prancis.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya
Pembibitan Tanaman Kentang Jadi Peluang Usaha Menjanjikan, Coba Sekarang!

Sulit dibudidayakan di daerah lain mengakibatkan harga kentang Bonnotte ini pun melambung tinggi. Bahkan saking mahalnya, kentang Bonnotte diumpamakan sebagai kaviar atau telur ikan sturgeon di dunia kentang.

Harga kentang Bonnotte sekitar lima dolar per setengah kilogram. Apabila dirupiahkan, kurang lebih setengah kilogram kentang Bonnotte dihargai Rp70 ribu rupiah. Puncak harga tertinggi kentang Bonnotte terjadi pada 1996. Pada saat itu, harga kentang Bonnotte dibanderol sekitar Rp7 juta untuk setengah kilogram kentang.

Harga yang sangat tinggi ini cukup masuk akal. Pertama, persebarannya yang sangat minim di daerah tersebut. Alasan kedua yaitu karena rasa dari kentang ini sangat lezat.

Kentang biasanya mempunyai rasa tawar dan hambar. Penambahan bumbu diberikan ketika mengolah kentang menjadi olahan. Garam, lada, dan rempah-rempah merupakan bumbu-bumbu yang ditambahkan pada pembuatan olahan kentang.

Kentang Bonnotte mempunyai cita rasa yang mirip dengan rumput laut. Rasa ini merupakan perpaduan rasa chesnut dengan kastanye. Rasa lezat inilah yang membuat konsumen menyukainya.

Salah satu penyebab kentang Bonnotte mempunyai rasa yang unik yaitu petani yang mencampurkan rumput laut ke tanah. Tujuan awalnya yaitu untuk membuat tanah menjadi lebih gembur. Dengan begitu, kentang pun bisa tumbuh menjadi lebih baik.

Tanaman kentang Bonnotte juga hanya bisa dipanen 1 kali dalam 1 tahun. Karena itulah, kentang ini pun ketersediaannya sangat terbatas. Sesudah panen, umumnya akan diselenggarakan festival kentang Bonnotte di Ile de Noirmoutier. Di festival ini, Anda bisa menjumpai kentang yang dimasak dengan ikan sarden panggang.

Kentang yang dipanen kemudian dijual ke wilayah Eropa dalam waktu yang terbatas, yaitu sepuluh hari sesudah masa panennya. Petani kentang Bonnotte biasanya memanen kentang dengan memakai tangan karena kentang jenis ini bertekstur rapuh dan harus dikerjakan dengan hati-hati.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Cara Praktis Budidaya Kentang

Kentang merupakan tanaman yang mempunyai nama latin Solanum tuberosum L ini memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Asal mula tanaman kentang ini dari amerika selatan. Dan dibawa oleh penjelajah eropa yaitu portugis dan juga spanyol lalu dibudidayakan di eropa sehingga sampai sekarang dapat menyebar di seluruh dunia. Tanaman ini merupakan tanaman yang menyukai iklim sejuk. Di area tropis seperti Indonesia ini cocoknya di budidayakan di tempat dataran tinggi.

Kentang Memiliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Antara Lain :

1. Pencegahan kanker
2. Mengurangi kadar kolesterol
3. Mengurangi resiko batu ginjal
4. Kesehatan Tulang
5. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
6. Kesehatan Jantung
7. Membangun dan pembentukan sel
8. Kesehatan Otak & Saraf
9. Mengobati Wajah Berjerawat
10. Mengatasi bengkak sekitar mata

*Baca Juga : Cara Lengkap Budidaya Ikan Mas Yang Benar

Sebelum Melakukan Budidaya Kentang Anda Harus Tahu Syarat Tumbuh Tanaman Kentang Terlebih Dahulu, Sebagai Berikut :

1. Tanaman ini akan tumbuh dengan maksimal di area sejuk, di dataran tinggi misalnya. Jika Penanaman Kentang di dataran rendah dengan suhu yang kurang dingin akan menghasilkan kentang berukuran kecil.

2. Kentang merupakan jenis tanaman yang membutuhkan curah hujan sedang yakni 1500 mm per tahunnya.

3.Kentang tumbuh dengan optimal pada temperatur 15-18 derajat celcius di malam hari dan 24-30 derajat celcius di siang hari. Suhu seperti ini bisa didapat di area beriklim sejuk seperti di pegunungan.

4. Sebaiknya tanaman kentang ditanam di wilayah yang tidak berangin. Karena angin dapat dengan mudah menghembuskan berbagai macam virus dan penyakit yang berbahaya bagi tanaman kentang.

Selanjutnya kita akan membahas tentang cara Mudah Budidaya Kentang.

Pertama, persiapkanlah lahan. Kentang sendiri adalah tanaman yang termasuk memerlukan perawatan yang intens. Karena kentang memerlukan tanah yang subur dan berhumus. Sebab itulah ada beberapa cara untuk membuat tanah menjadi subur dan baik bagi kentang sehingga kentang bisa tumbuh dengan optimal.

Lakukan pembajakan diarea tanah yang akan dijadikan tempat budidaya kentang, setelah pembajakan tanah, imbangi dengan mencangkul agar dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jika hendak memperoleh tanah yang baik untuk tanaman kentang, lakukan pembajakan dan pencangkulan ini dua kali.Setelah pembajakan pertama berlalu beberapa hari sekitar seminggu, maka lakukan pembajakan kedua.

Untuk tanah yang akan ditempati benih kentang , buatlah menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Karna ini berfungsi untuk memberikan oksigen yang banyak pada tanah. Dan jangan lupa untuk memberikan pupuk organik sebelum bibit kentang ditanam.

Kedua, Pembibitan buah kentang. Ada dua cara untuk mendapatkan bibit kentang yang berkualitas.
pertama, dengan cara membuat benih kentang sendiri. Yakni dengan menyimpan kentang selama 4 bulan hingga bertunas didalam gudang. Cara kedua dengan membeli bibit kentang yang berkualitas. kalau tidak ingin repot-repot lebih baik beli saja, dan juga lebih aman karena sudah pasti kalau bibit kentang yang dibeli itu berkualitas. tetapi, jika ingin mencoba membuat bibit kentang sendiri juga tidak apa-apa untuk dicoba.

Untuk ukuran bibit kentang yang berkualitas mempunyai berat 30 sampai 80 gram. Sedangkan tunas yang berkualitas baik mempunyai panjang 2 sampai 3 cm dan dalam satu bibit terdapat 3 sampai 5 tunas.

Ketiga, Melakukan penanaman kentang. Dalam melakukan penanaman ini harus dilakukan setelah seminggu lahan disiapkan. Jika memang sudah seminggu dari hari lahan disiapkan baru lakukan penanaman bibit. Penanaman bibit di benamkan kedalam tanah sedalam 8 cm dan jangan terlalu dalam sehingga tunas nya saja yang terlihat. Lalu semprotkan pestisida pada tunas bibit kentang agar dapat tahan dari hama tanaman.

Keempat, Lakukan pemupukan dan penyiangan. Untuk melakukan pemupukan ini dilakukan setiap 20 hari sekali. Dan untuk hari ke 30 setelah penanaman gunakan pupuk NPK, sesudah hari 40 gunakan pupuk ber HP tinggi,setelah hari ke-60 gunakan pupuk ber PK tinggi.

Sedangkan dalam melakukan penyiangan bisa dilakukan dengang menyemprotkan pestisida agar tanaman kebal terhadap hama. Tetapi jangan keseringan, karna akan membuat hama tanaman ini bisa kebal terhadap pestisida. Kemudian jangan biarkan umbi kentang muncul ke permukaan tanah sebab kentang dapat terkena racun. Dan jangan memberikan air yang terlalu banyak.

Kelima, adalah proses pemanenan. Proses pemanenan ini bisa dilakukan setelah tananam kentang berumur 85 hari dari proses penanaman. Atau bisa dilihat dari tanaman kentang yang mulai mongering maka itu adalah waktu yang tepat untuk dilakukan pemanenan.

*Baca Juga : Cara Menanam Buah Strawberry Di Polybag Atau Pot Dengan Mudah

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” cara Mudah Budidaya Kentang “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…