Fungsi Jaring Kerambah Yang Tidak Diketahui

 

 

      Jaring kerambah ini juga mempunyai fungsi yang begitu banyak, bukan hanya jaring dengan kegunaan sebagai tambak namun jaring ini juga mempunyai fungsi yang banyak

Seperti Berikut :

  1. Fungsi Jaring yaitu untuk menghindari ikan lele yang akan mengaduk-aduk kotoran yang jatuh kebawah kolam. Sehingga tingkat kekeruhan kolam akan berkurang. Kotoran yang jatuh ke bawah kolam akan disedot menggunakan pompa celub.
  2. Fungsi Jaring juga akan mempermudah proses sortasi dan proses pemanenan sehingga mempersempit waktu sortasi dan pemanena ikan yang akan berpengaruh terhadap tingkat stress ikan lele.
  3. Penggunaan jaring tidak akan merusak sungut atau kulit lele. Selama kita bisa memberikan air yang sehat dan berkualitas sehingga pertumbuhan potogen  yang muncul pada jaring akan berkurang.
  4. Bisa dijadikan pelindung lapangan futsal.
  5. Bisa dijadikan pelindung lapangan volly

 

Baca Juga :
Tips Dan Trik Agar Panen Kentang Melimpah
Cara Menanam Kubis Dengan Baik Dan Benar
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Unik!! Kulit Telur Yang Bisa Disulap Menjadi Pupuk Organik

 

Untuk Info Lanjut Pemesanan Jaring, Bisa Di Baca Di Bawah Ini :

 

Alamat kantor:

Jl. Raya Klagen, Perum Prima Garden Estate A7-01, Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. 61258.

Info lebih lanjut silahkan sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP) di nomor :

-0852 3392 5564

-0877 0282 1277

-0812 3258 4950

Advertisements

Panen Kentang 1 Ton?! Simak Tips Dan Triknya

Kentang termasuk dalam keluarga umbi-umbian yang sangat populer untuk konsumsi sehari-hari. Umbi yang satu ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat dengan kadar gula yang rendah. Untuk anda yang ingin menjalankan program diet sangat disarankan mengkonsumsi kentang. Produk turunan kentang pun sudah berkembang pada saat ini contohnya saja kentang goreng, kentang krispi, dan masih banyak lagi.

Budidaya kentang banyak terdapat pada kawasan dataran tinggi, pada dataran rendah kentang tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Berikut kami punya tips-tips agar budidaya kentang mendapatkan hasil dengan panen yang hampir mencapai 1 ton.

  • Syarat tumbuh

    Kentang dapat tumbuh baik pada ketinggian 1500-2500 meter dpl. Tanaman kentang yang subur harus mendapatkan curah hujan 1100-1500 mm/tahun, apabila kurang dari angka tersebut biasanya kentang akan tumbuh kerdil. Begitu juga dengan kelembaban kentang, kentang membutuhkan kelembaban udara yang tinggi sekitar 80-90%.
    Penyinaran matahari untuk tanaman kentang cukup 6-7 jam/hari. sedangkan untuk kondisi tanah yang baik untuk tanaman kentang adalah jenis tanah vulkanis dengan teksttur yang gembur. Untuk pH tanah netral berkisar 5,5-6,5. Tanah harus memiliki kanduangan air yang baik dan tidak terlalu dalam.Setelah persyaratan diatas terpenuhi mari kita mulai menanam kentang dengan panduan berikut.

  • Pemilihan bibit atau umbi

    bibit kentang
    Bibit Kentang

Dalam budidaya kentang bibit kentang bukanlah biji melainkan umbinya. Dalam pemilihan umbi kentang diharapkan pilihlah bibit yang berkualitas yang berasal dari indukan yang berkualitas. Umbi yang akan ditanam harus bebas dari hama dan penyakit serta tidak memiliki cacat pada tubuh umbi. Untuk bibit kentang yang baik memiliki tunas yang kuat dengan panjang tunas 1-2 cm dan terdapat 4-5 tunas per umbi.

  • Pengolahan Tanah

    lahan kentang
    Kebun Kentang

Langkah awal dalam pengolahan tanah adalah dengan membajak/mencangkul tanah hingga sedalam 20-30cm setelah itu diamkan tanah selama 3-5 hari tergantung cuaca apabila cuaca cerah 3 hari sudah cukup. Setelah itu aplikasikan komppos ke lahan lalu dicangkul hingga merata, agar kompos dapat bekerja dengan baik maka diamkan tanah selama 1 minggu. Setelah 1 munggu buat bedengan dengan lebar 50-70cm tinggi 25-30 cm dan jarak antar bedengan 3cm. Usahakan arah bedengan dibuat dari timur ke barat agar tanaman merata terkena paparan matahari.

  • Penanaman

    penanaman kentang

Setelah pengolahan tanah siap maka langkah selanjutnya adalah penanaman. Lakukan penanaman pada awal musim hujan agar tanaman kentang dapat mendapatkan curah hujan maksimal. Lakukan penanaman dengan cara membuat lubang tanam selebar 10-15 cm dengan kedalaman 10 cm. Bibit yang ditanam jangan ditanam terlalu dalam karena akan menghambat pertumbuhan tunas.

Baca Juga :
Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati
Cara Menanam Kubis Dengan Baik Dan Benar
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

  • Perawatan Tanaman

    perawatan kentang

Perawatan yang intensif adalah sebagai salah satu syarat agar hasil panen kentang melimpah. Perawatan tanaman meliputi penyiraman, penyiangan dan pemupukan. Lakukanlah penyiraman setiap 1-2 kali seminggu pastikan tanah tidak tergenang hanya cukup dengan membasahi sampai tanah kelihatan basah dan lembab.
Untuk pemupukan tanaman kentang dapat dilakukan pada umur 3 minggu setelah tanam. dan lakukan secara rutin 3 minggu sekali. Pemupukan yang baik dengan menggunakan komposisi Urea 500kg per ha, pupuk KCL 110 kg per ha, Pupuk ZA 160 kg per ha dan SP 36 sebanyak 450 kg per ha. Lakukan pemupukan dengan menaburkannya pada lubang tanaman.
Langkah selanjutnyha adalah menyiangi tanaman dari gangguan gulma. Lakukanlah penyiangan setiap 3 minggu sekali sebelum pemupukan. Bersihkan gulma yang tumbuh disekitar area tanam. lakukanlah penyiangan hingga gulma benar-benar bersih dari area pertanaman agar tidak terjadi persaingan makanan antara tanaman kentang dan gulma.

  • Panen dan Pasca Panen

    pasca panen

Pemanenan kentang dapat dilakukan ketika umur tanaman telah menginjak usia 4 bulan. Lakukan pemanenan dengan cara mencabut atau menggali tanaman untuk mengambil umbinya. Gali bedengan dengan menggunakan garpu tala kecil namun lakukanlah dengan hati-hati agar tidak menancap dan merusak permukaan umbi.

  • Panen Kentang Hasil Maksimal

    panen kentang lagio

    Setelah pemanenan dilakukan, lakukanlah proses pencucian, cuci umbi hingga benar-benar bersih dari tanah dan kotoran yang menempel. Lalu lakukan penyortiran berdasarkan ukuran, bentuk serta kualitas. Umbi disortir agar lebih mudah dalam proses pendistribusian ke pasaran.

Sekian Mungkin Artikel Ini Bisa Bermanfaat, Terimakasih/

Cara Menanam Kubis Dengan Baik Dan Benar

Sampai sekarang ini, tingkat produksi tanaman kubis (kol) baik dengan jumlah maupun kwalitas tetaplah termasuk rendah. Tentang ini karena salah satunya karena tanah sudah miskin unsur hara, pemupukan yg tidak berimbang, organisme pengganggu tanaman, cuaca dan iklim. Berikut ini diterangkan bagaimana caranya budidaya kubis (kol) yang umum dikerjakan :

Fase pra tanam
1. Prasyarat tumbuh
a. Tanaman dapat ditanam sepanjang tahun
b. Tumbuh dan berproduksi dengan baik pada ketinggian 800 m d. pl. ke atas, curah hujan hujan cukup dan temperatur udara 15 – 20 derajat celcius.
c. Tipe tanah yang diinginkan gembur, memiliki tekstur gampang atau sarang serta ph 6 – 6, 5.

2. Pengelolaan tanah dan air

a. Bersihkan gulma dan beberapa bekas tanaman untuk menekan serangan penyakit terbawa tanah seperti akar bengkak, busuk lunak, rebah semai, dan sebagainya. melalui langkah dicabut dan dikumpulkan lalu dibakar atau menjadikan kompos
b. Jangan sampai menanam tanaman kubis-kubisan dengan terus menerus dan lakukan pergiliran tanaman
c. Gunakan pupuk organik (super nasa), terlebih di musim kemarau untuk memberi efisiensi penggunaan air

3. Persiapan lahan

a. Tempat dicangkul dan dibajak sedalam 20-30 cm
b. Berikanlah dolomit atau captan lebih kurang 2 ton/ha apabila ph fase persemaian
c. Media persemaian terbagi dalam kombinasi tanah dan pupuk kandang (kompos) halus dengan perbandingan 1 : 1
d. Benih di rendam di air hangat sepanjang 0, 5 – jam lalu diangin-anginkan
e. Sebarkan benih dengan rata dan teratur lalu ditutup daun pisang selama 3-4 hari
f. Lakukan penyiraman masing-masing hari dengan gembor
g. Persemaian dibuka masing-masing pagi hingga jam 10. 00 dan sore mulai jam 15. 00
h. Amati bibit kubis yang terserang penyakit tepung berbulu (peronospora parasitica) atau ulat daun pada daun pertama, dipetik dan dibuang daun yang terserang

v4-728px-Steam-Cabbage-Step-1

Fase tanam
1. Jarak tanam
Jarak tanam tidak sering 70 kali 50 cm atau jarak tanam rapat 60 kali 50 cm

2. Bibit
Bibit yang telah berumur 3 – 4 minggu memiliki 4 – 5 daun siap ditanam

3. Pemupukan
Pupuk basic diberikan 1 hari sebelum akan tanam dengan dosis 250 kg/ha tsp, 50 kg/ha urea, 175 kg/ha za dan 100 kg/ha kcl.
Pupuk basic dikombinasi dengan rata lalu diberikan pada lubang tanam yang telah di beri pupuk kandang, lalu ditutup kembali dengan tanah.

4. Langkah tanam
a. Buat lubang tanam dengan tugal sesuai sama jarak tanam
b. Tetapkan bibit yang fresh dan sehat
c. Tanam bibit pada lubang tanam
d. Jika bibit disemai pada bumbung daun pisang selekasnya ditanam bersamaan bumbungnya
e. Jika bibit disemai pada polybag plastik, keuarkan bibit dari polibag lalu baru ditanam
f. Jika disemai dalam bedengan ambil bibit beserta tanahnya kurang lebih 2-3 cm dari batang sedalam 5 cm dengan solet (system putaran)
g. Setelah ditanam, siram bibit dengan air hingga basah
h. Kubis dapat ditumpangsarikan dengan tomat melalui langkah tanam : 2 baris kubis baris tomat. tomat ditanam 3 atau 4 minggu sebelum akan kubis.

Baca Juga :
Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Fase pra pembentukan krop (0 – 49 hari)

a. Penyiraman ditangani sehari-hari waktu pagi atau sore hari
b. Pemupukan susulan ditangani pada usia 28 hari dengan dosis 50 kg/ha urea, 175 kg/ha za dan 100 kg/ha kcl
c. Penyiangan (penggemburan dan pembubunan tanah) ditangani pada usia 2 dan 4 minggu
d. Perempelan cabang atau tunas-tunas samping ditangani seawal mungkin supaya pembentukan bunga optimal
f. Hama yang menyerang pada fase ini salah satunya ulat tanah (agrotis ipsilon hufn.), ulat daun kubis (plutella xylostella l.), ulat krop kubis (crocidolomia binotalis zell.), ulat krop bergaris (hellula undalis f.)
g. Lakukan penilaian tiap-tiap minggu sekali pada hama-hama itu mulai kubis usia 13 hari. populasi tertinggi berjalan pada awal musim kemarau
h. Langkah ingindalian ; kumpulkan dan musnah dengan mekanik, sanitasi lingkungan.
i. Tanaman muda yang mati karena penyakit rebah kecambah (rhizoctonia solani kuhn. ) dicabut, lalu disulam dengan tanaman baru yang sehat, tambahkan alami glio pada lubang tanam.

Fase pembentukan crop (50 – 90 hari)

a. Penyiangan dengan manual dengan tangan perlu ditangani hingga lebih kurang 1 minggu sebelum akan panen
b. Lakukan penilaian lebih intensif pada hama yang menyebabkan rusaknya berat pada fase ini yaitu ; ulat daun kubis (p. xylostella) dan ulat krop kubis (c. binotalis), biasanya pebruari – maret
c. Serangan hama menyongsong panen tidak butuh dikendalikan (dengan kimia)

Panen dan pasca panen

A. Kubis dipanen setelah berumur 81- 105 hari
B. Sinyal tanda kubis siap panen jika tepi daun krop terluar dibagian atas krop sudah melengkung ke luar dan berwarna agak ungu, krop segi dalam sudah padat.
C. Pada saat panen diikursertakan dua helai daun hijau bikin perlindungan krop
D. Janganlah pernah berjalan memar atau luka
E. Amati penyakit busuk lunak (erwinia carotovora) dan busuk hitam (xanthomonas camprestris)
F. Daun-daun kubis yang terinfeksi harus dibuang.

Kemuning, Bunga Mirip Melati Namun Bukan Melati

         Bunga Kemuning adalah tanaman hias yang menghasilkan wewangian yang tajam terutama pada malam hari tepatnya mulai pukul 19.00. Bunga Kemuning atau nama ilmiahnya Murraya paniculata menyerupai bunga melati yang tidak sekedar wangi.

       Bunganya termasuk bunga tunggal atau majemuk tandan semu, setiap tandan berjumlah 8 bunga. warnanya putih, wangi, keluar dari ujung ranting maupun sela-sela daun. Daun mahkota bunga berwarna putih.

            Buah kemuning mempunyai daging yang tidak banyak, daging ini berbentuk bulat telur atau lonjong, mempunyai panjang sekitar 8 – 12 mm, dengan pangkal dan ujungnya lancip buah masih muda hijau setelah tua merah mengilap dan berbiji dua.

Baca Juga :
Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Ciri Ciri Umum Bunga Kemuning
Bunganya berwarna putih dan berbau harum/wangi. Sering digunakan dalam acara perkawinan/dekorasi. Kemuning mempunyai akar tunggang, berwarna kuning keputih-putihan. Kemuning termasuk tanaman perdu, tingginya sekitar 3 – 7 meter. Batangnya berkayu cukup keras, berwarna kekuning-kuningan, beralur, tidak berduri. Kulit batang juga berwana ke-kuning-kuningan.

            Kemuning mempunyai daun berbentuk majemuk, menyirip ganjil dengan anak daun yang berjumlah 3 – 9, letak berseling. Bentuk dari anak daunnya bertangkai, bentuk menyerupai bulat telur sungsang atau disebut jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata dan terkadang agak beringgit, panjang mencapai 2 – 7 cm, lebar dari 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, berwarna wama hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga Kemuning bisa kita jumpai tumbuh liar, tepi hutan, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Kemuning dapat ditemukan sampai ketinggian ± 400 m dpl.

            Variasi morfologi besar sekali. Yang biasa ditanam untuk memagari pekarangan, biasanya jenis yang berdaun kecil dan lebat. Semak atau pohon kecil, bercabang banyak, tinggi 3 – 8 m, batangnya keras, beralur, tidak berduri. Daunnya majemuk, mempunyai sirip-sirip ganjil dengan anak daun sekitar 3 – 9, letaknya berseling.

            Helaian anak daun bertangkai, bentuk bulat telur sungsang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata atau agak beringgit, panjang 2 – 7 cm, lebar 1 – 3 cm, permukaan licin, mengilap, wamanya hijau, bila diremas tidak berbau.

            Bunga majemuk berbentuk tandan, 1 – 8, berwarna putih, memiliki bau yang harum, keluar ujung ranting maupun dari sela sela daun. Buahnya berdaging, bulat telur atau bulat memanjang, panjang sekitar 8 – 12 mm, disaat sudah tua buahnya berwarna merah mengilap dan di saat masih muda buahnya berwarna hijau, terkadang berbiji 1 dan 2.

            Kemuning memiliki beberapa julukan nama, antara lain Kamuning dari Sunda, kemuning, kumuning dari Jawa.; Kajeni, kemuning, kemoning dari Bali, kamoneng dari Madura,; Kamuning dari Manado, Makasar, kamoni dari Bare, palopo dari Bugis.; Kamuni dari daerah Bima. eseki, tanasa, kamone, kamoni dari Maluku.; Jiu li xiang, yueh chu dari negara China, Orange jessamine dari negara Inggris

 

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik

Seledri ialah tanaman sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Tumbuhan ini di Indonesia diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan sedangkan beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan.

Seledri kini sudah banyak ditanam atau dibudidayakan dalam skala kecil ataupun besar. Tanaman ini tidak hanya ditanam secara konvensional, kini banyak orang yang menanam seledriu secara hidroponik. Nah kali ini kita akan membahas tentang cara menanam seledri secara hidroponik.

Persiapan Bibit Seledri
Bibit seledri dapat diperoleh dari penyemaian biji benih ataupun dari anakan. Anakan seledri untuk bibit dapatanda dapatkan dengan membeli di toko atau pasar. Pilihlah anakan yang sehat, tidak cacat. Untuk meminimalisir kerusakan akar seledri, pisahkan anakan seledri secara hati-hati. Jika anda ingin menanam melalui biji benih, berikut adalah langkah-langkah menyemai benih seledri:

Baca Juga :
Macam-macam Sayuran & Buah Hidroponik Yang Bisa Anda Coba Di Rumah
Produsen Dan Distributor Karung Beras Laminasi, Putih polos, Dan Transparan
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Tips Cara Menanam Singkong Yang Benar

Pertama siapkan dahulu biji benih seledri yang dapat anda dapatkan di toko pertanian. Selanjutnya isi baskom atau wadah lain yang berukuran sedang dengan air. Kemudian masukan biji benih seledri untuk direndam selama sekitar 1 jam. Selama perendaman, lakukan seleksi benih. Benih yang mengambang dibuang dan gunakan benih yang tenggelam.

Selanjutnya, siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel, lalu masukkan arang sekam dalam netpot dan basahi dengan air. Masukkan benih dalam netpot, dalam setiap netpot diisi dengan 3-5 biji benih. Setelah melakukan penyemaian pada biji benih seledri selesai, tunggu hingga daun sejatinya muncul karena itu bertanda bahwa tanaman sudah dapat diberiu nutrisi.

Cara Menanam Seledri Hidroponik
Siapkan dahulu alat-alat untuk menanam, seperti tandon nutrisi yang dapat berupa pipa paralon, toples, botol bekas, ember atau yang lainnya. Namum disarankan menggunakan pipa paralor karena lebih kokoh. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Pertama lubangi pipa paralon untuk meletakkan netpot.
Lalu tutupi kedua ujung pada pipa paralon dengan penutup atau bisa juga dengan sterofoam agar nutrisi yang diberikan tidak tumpah.
Selanjutnya, larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml dalam 1 liter air, dan isi paralon dengan nutrisi hidroponik sebanyak 1260 ppm – 1680 ppm dengan pH 6,5.
Jika sudah, letakkan netpot yang sudah ada benih pada lubang pipa paralon yang sudah dibuat.
Agar terhindar dari sinar matahari langsung, maka buatlah naungan. Setelah sekitar satu minggu barulah lakukan perkenalan sinar matahari secara bertahap.
Perawatan Seledri Hidroponik
Lakukan pengecekan ketersediaan nutrisi yang ada dalam pipa setiap hari, jika nutrisi berkurang maka segera tambah. Pemberian nutrisi semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan tanaman.

Pemanenan Seledri Hidroponik
Seledri dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 1 bulan hingga 1,5 bulan, pemenenan tersebut dapay diulang setiap 5 hingga 6 hari sekali. Cara pemanenan yaitu dengan mencabut seledri dari netpot.

Demikian artikel pembahasan tentang”Cara Mudah Menanam Seledri Hidroponik“, Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Tipe Waring dan Tips Memilih Sesuai Kebutuhan

Bagi anda yang sudah berkecimpung di dunia pertanian atau tambak ikan pasti sudah tidak asing dengan waring. Untuk pemula mungkin masih bingung membedakan antara waring, paranet dan insectnet. Paranet biasanya digunakan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari, msalnya 50% atau 75%. Paranet biasanya berwarna hitam dengan pola anyaman seperti tikar. Insectnet seperti namanya digunakan untuk melindugi tanaman dari hama pengganggu dengan kerapatan yang berfariasi. Insectnet biasanya berwarna hijau atau putih. Waring pun ada dua jenis, waring ikan yang biasanya digunakan untuk tambak berwarna hitam dan waring sayur yang diguankan sebagai wadah sayuran setelah dipanen atau ketika didistribusi. Waring sayur memiliki beberapa jenis dan ukuran serta warna. Kami menyediakan waring sayur dengan bahan seperti raffia berwarna merah dan kuning dengan ukuran:

Waring Sayur Merah :

1.50×75 cm
2.60×100 cm
3.80×120 cm

Waring Sayur Kuning :

1.50×80 cm
2.60×100 cm

Setalah mengetahui ukuran, pilih waring sayur juga berdasarkan kebutuhan, yaitu:

1. Jenis hasil panen
Saat ini banyak produsen waring sayur berbagai warna, ukuran dan kualitas yang berbeda. Untuk hasil panen yang berat seperti kentang, umbi-umbian, apel dan lain-lain pasti membutuhkan waring sayur yang kuat agar tidak mudah robek saat digunakan. Kerusakan pada kemasan dapat menghambat proses distribusi dan menambah biaya. Ketika membeli waring apalagi dengan metode online anda harus sangat berhati-hati dalam memilih. Pilihlah produsen atau toko yang sudah terpercaya. Anda bias melihat dari kolom komentar atau sharing dengan petani lain. Jika membeli langsung di toko lakukan survey untuk mengetahui kualitas bahan dan harga.

Baca Juga :
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

2. Ukuran
Untuk mengemas hasil panen yang melimpah dibutuhkan waring sayur ukuran besar. Waring sayur juga bias disesuaikan, misalnya ingin mengemas produk mentimun 20 Kg per waring anda data memodifikasi kemasan. Hal ini memudahkan menghitung karena sudah diketahui secara pasti berapa berat per waring. Untuk kemasan skala besar biasanya menggunakan waring seperti karung berbentuk persegi panjang. Untuk kemasan kecil menggunakan waring berbentuk lingkaran. Contohnya adalah ketika membeli buah dari pasar yang langsung dijual ke konsumen. Warna waring sayur yang beragam mempercantik kemasan produk.

3.Kualitas dan Distributor yang Terpercaya
Banyaknya distributor waring sayur membuat konsumen harus selalu berhati-hati dalam memilih produk. Waring memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Pastikan anda melakukan survey sebelum membeli dan melakukan transaksi dengan penjual yang terpercaya.Selain digunakan untuk membungkus buah hasil panen, waring juga bisa digunakan sebagai pembungkus yang melindungi buah ketika masih di pohon. Contohnya pada buah kelengkeng, mangga, belimbing dan lain-lain. Buah dibungkus sebelum masak agar terhindar dari hama yang akan memakan buah.

Kami melayani pembelian grosir waring sayur dan buah untuk kebutuhan agen, pertanian besar atau juga pertanian sedang. Untuk mendapatkan harga waring sayur dan buah ataupun waring ikan di pabrik waring kami, maka Anda dapat melakukan pembelian minimal 5 ball (5000 lembar). Selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi anda juga bias menjadi penjual waring, kami siap menjadi distributor anda. Info pemesanan hubungi kami dengan

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Inilah Teknik Jitu Untuk Budidaya Rumput Laut


Rumput laut adalah salah satu aset atau pendapatan dari laut yang dapat dikembangkan serta dapat menjadi komoditi yang memiliki nilai jual tinggi.Oleh karena itu cara budidaya rumput laut & cara pengolahannya menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kemajuan budidaya rumput laut serta membantu para petani agar mendapatkan ketrampilan teknik budidaya rumput laut yang baik guna mendapatkan hasil yang maksimal.

* Manfaat dari rumput laut sebagai berikut :
1. Mencegah Penyakit Kanker
2. Menurunkan Berat Badan
3. Mengatur Fungsi Hormonal
4. Menurunkan Gula Darah dan Kolesterol
5. Mengeluarkan Racun di Dalam Tubuh
6. Menjaga Kesehatan Kulit
7. Menjaga Kesehatan Tulang
8. Mempercepat Penyembuhan Luka
9. Meningkatkan Sistem Imun
10. Membuat Tubuh Menjadi Sehat

a. Penyediaan dan Pemilihan Bibit Rumput Laut
Penyediaan rumpt laut dapat dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Bibit yang digunakan untuk budidaya merupakan bibit yang berasal dari stek tanaman rumput laut yang sudah dibudidayakan berkualitas unggul (memiliki banyak cabang) yang masih muda, bersih dan segar dan memiliki angka pertumbuhan harian yang baik.

b. Penanaman
Terdapat beberapa metode tanam rumput laut, diantaranya metode lepas dasar, rakit apung dan metode lepas dasar atau tali gantung.

1. Metode Lepas Dasar
Penanaman dengan metode ini, bibit diikatkan dengan batu-batu karang kemudian batuan karang tersebut disebarkan di dasar perairan. Metode ini cocok dilakukan pada perairan yang memiliki dasar rata dan tidak ditumbuhi karang dan juga tidak berpasir. Metode ini mudah dan hanya memerlukan peralatan yang sederhana, namun metode ini jarang dilakukan karena keberhasilannya belum diyakini dan mengingat pula persyaratan yang perlu dipenuhi yaitu lahan yang terbuka serta terdapat potongan batu karang yang kedudukannya sebagai substrat yang kokoh dan tidak terbawa arus. Selain sulitnya mendapatkan lahan budidaya seperti itu, kelemahan lain metode ini adalah nantinya akan ada banyak bibit yang hilang terbawa ombak, tidak dapat dilakukan di perairan yang berpasir, banyak mendapat gangguan dari bulubabi, dan memiliki produksi yang rendah.

2. Metoda Rakit Apung
Penanaman dengan metode ini, rakit apung yang digunakan terbuat dari bambu berukuran antara sekitar 2,5 x 2,5 meter persegi hingga 7 x 7 meter persegi bergantung pada ketersediaan bambu. Supaya rakit apung tidak terbawa oleh arus maka rakit diikatkan pada patok kayu yang telah ditancapkan di dasar laut atau gunakan jangkar sebagai penahanan.
Dalam memasang tali dan juga patok harus memperhitungkan faktor ombak, arus dan pasang surut air. Metode rakit apung ini cocok dilakukan pada lokasi budidaya yang memiliki kedalaman sekitar 60 cm. Bahan-bahan yang diperlukan untuk budidaya dengan metode ini adalah bibit, potongan bambu yang memiliki diameter sekitar 10 cm, potongan kayu penyiku yang memiliki diameter sekitar 5 cm, tali rafia, tali ris dengan diameter sekitar 4 mm dan 12 cm, serta jangkar besi, bongkah batu ataupun adukan semen pasir. Berikut adalah tahapan penanaman dengan metode ini :

Rangkai potongan bambu dan kayu, kemudian ikatkan jangkar pemberat dengan tali 12 mm.
Thallus dengan berat sekitar 100 gram diikatkan pada tali ris dengan menggunakan tali rafia lalu diberi jarak sekitar 20 cm – 25 cm
Panjang tali ris disesuaikan dengan panjang rakit apung yang digunakan sedangkan jarak antara tali ris yaitu sekitar 50 cm.
Tali ris yang telah berisi tanaman diikatkan pada rakit. Untuk titik tanam juga disesuaikan dengan ukuran rakit apung. Untuk rakit apung yang memiliki ukuran 7 Meter x 7 meter maka ditanami sekitar 500 titik tanam rumput laut.

Baca Juga :
Strategi Berhasil Dalam Budidaya Sorgum
Panduan Budidaya Padi Organik Dengan Cara SRI
Catat!! Faktor Penting Merawat Anggrek
Tips & Trik Menanam Pohon Manggis Manis Dengan Tepat

3.Metoda lepas dasar atau tali gantung
Penanaman rumput laut dengan metode lepas dasar atau tali gantung, tali ris yang sudah berisi ikatan tanaman direntangkan pada tali ris utama. Pengikatan tali ris pada tali ris utama dilakukan dengan benar agar nantinya mudah dibuka kembali. Tali ris utama yang terbuat dari bahan polyetilendengan diameter sekitar 8 mm dibentangkan pada patok. Jarak tiap tali ris dengan tali ris utama sekitar 20 cm. Patok terbuat dari kayu dengan diameter sekitar 5 cm adan panjang sekitar 2 m. Jarak patok untuk membentangkan tali ris utama adalah sekitar 2,5 m.

c. Pemeliharaan Tanaman Rumput Laut
Usahakan selalu mengontrol dan bersihkan kotoran yang menempel pada rumput laut secara rutin dan apabila terjadi kerusakan pada sarana budidaya rumput laut maka harus segera diperbaiki.

Perlu pula dilakukan pemupukan apabila budidaya dilakukan di tambak (biasanya rumput laut jenis gracilaria sp) dengan menggunkan pupuk urea, TSP dan ZA, selain itu bila budidaya dilakukan di tambak maka perlu juga dilakukan pergantian air setiap 15 hari sekali saat bulan baru dan bulan purnama.

d. Pemanenan Rumput Laut
Rumput laut dapat mulai dipanen setelah berumur sekitar 6 minggu- 2 bulan setelah tanam atau telah memiliki berat per ikatan sekitar 800 gram.
Cara memanen rumput laut pada saat air surut dapat dilakukan secara langsung di lokasi budidaya, sedangkan pada saat air pasang adalah dengan cara mengangkat seluruh rumput laut ke darat kemudian tali rafia pengikat dipotong.

Kami Menjual waring Ikan Untuk Produsen & Distributor Hub : 0852.3392.5564 / 0877.0282.1277 / 0812.3258.4950
Untuk Harga Waring Ikan Klik DISINI.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Inilah Teknik Jitu Untuk Budidaya Rumput Laut “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat:)…

Cara Menanam Pohon Kelapa Dengan Mudah

Kelapa merupakan sejenis pohon palem yang tergolong tumbuhan berbiji satu (monokotil). Memiliki ciri pohon tidak bercabang, daun menyirip dan berakar serabut. Memiliki batang yang keras seperti halnya pohon pinang namun diameter batang lebih besar ketimbang batang pinang. Sebatang pohon kelapa memiliki banyak manfaat maka dari itu pohon ini memiliki julukan sebagai ” Pohon Kehidupan “ karena semua unsur pada pohon kelapa dapat digunakan untuk keperluan manusia mulai dari pucuk sampai akar dapat dipergunakan untuk berbagai kebutuhan dan berikut manfaat pohon kelapa :

1. Daun Kelapa
Daun kelapa dapat dijadikan berbagai macam benda. Semacam jadi bingkai lemari, hiasan janur, tempat buah, sapu lidi, sarang ketupat, tatakan, dan keranjang sampah. Sementara pucuk daunnya dapat dibuat makanan, seperti asinan.
Kemudian manggar atau pangkal pelepahnya dapat dimanfaatkan untuk membuat ragi dan gula. Sementara pelepah keringnya dapat dibuat kipas, sandal, tas tangan, dan topi.

2. Batang Kelapa
Batang kelapa bisa dijadikan untuk membuat perlengkapan rumah tangga. Misalnya meja, kursi, bingkai lukisan, dan lainnya. Selain itu, untuk membuat bahan dasar pembangunan rumah, seperti genteng, papan, dan sebagainya adalah manfaat dari batang kelapa.

3. Buah Kelapa
Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging (testa), daging buah, air kelapa, dan lembaga (bakal buah). Banyak dari bagian buah kelapa ini yang bisa dimanfaatkan. Contohnya daging buah, air kelapa, tempurung, dan sabut.

Sabut kelapa yang sudah dibuang gabusnya dapat digunakan untuk pelapis kursi dan jok, serta pembuatan tali. Tempurung kelapa juga bisa dijadikan kancing, aksesoris kotak perihiasan, dll , tempurung ini juga dapat digunakan untuk arang batok atau kayu bakar yang dapat digunakan sebagai  arang aktif yang diperlukan oleh berbagai keperluan industri pengolahan.

Daging kelapa dapat dijadikan apa saja, apalagi daging yang masih muda untuk campuran minuman atau bisa juga dijadikan makanan. seperti, kue kelapa, manisan serutan kelapa, dan salad kelapa. Untuk daging kelapa yang tua dapat diolah menjadi kelapa parut, santan, kopra (daging buah kelapa yang dikeringkan), dan minyak.

Tahukah kamu, air kelapa juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kecap. Dan juga dijadikan bahan pembuatan sari kelapa atau biasa disebut nata de coco.

4. Akar Kelapa
Akar kelapa bermanfaat untuk kehidupan manusia salah satu contoh manfaatnya dari akar kelapa ialah dapat dijadikan perabotan rumah tangga, untuk obat obatan (dalam ukuran atau takaran tertentu), dan zat pewarna.

Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Terong Belanda

– Tanah yang ideal untuk penanaman kelapa adalah tanah berpasir , tanah berliat, dan berabu gunung. Dengan mempunyai struktur serpihan sehingga perakaran dapat berkembang dengan baik dan pH tanah 5,2 hingga 8
– Produksi buah akan rendah apabila tanaman tidak terkena sinar matahari minimal 120 jam per bulan
– Suhu yang paling cocok adalah 27ºC dengan variasi rata-rata 5-7 º C, apabila suhu kurang dari 20º C maka tanaman akan tumbuh tidak baik.
– Curah hujan yang baik 1300-2300 mm/th. Jika terjadi kekeringan panjang akan menyebabkan produksi berkurang 50% , sedangkan kelembapan tinggi menyebabkan serangan penyakit jamur.
– Angin yang terlalu kencang terkadang merugikan tanaman yang terlalu tinggi terutama varietas dalam.

  • Peremejaan ialah mengganti tanaman tua yang produksinya rendah dengan tanaman baru yang produksiny lebih tinggi dari tanaman sebelumnya. Kegiatan perluasan ialah menanam tanaman kelapa di tampat baru yang lingkungannya sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman kelapa, sehingga produktivitas kelapa dalam sebesar 2,0 – 3,0 kopra atau kelapa hibrida 4,0 – 5,0 ton kopra per hekatar per tahun dapat diperoleh.

* Peremajaan Kriteria
– Umur tanaman kelapa lebih 50 tahun.
– Tinggi batang kelapa lebih 15 mete
– Buah kurang dan 3 butir per tahun atau 0,5 ton kopra per hektar per tahun

* Benih/Bibit
– Benih unggul berawal dari Blok Penghasil Tinggi (BPT)
– Benih disiapkan 10 – 12 bulan sebelum tanam
– Umur bibit 8 – 10 bulan.
Pilih buah yang tua dan besar. Rendam atau taruh ditempat basah selama 2 minggu. Setelah itu semaikan bibit di bedengan agar sistem perakarannya bisa cepat muncul. Lakukan penumpukan dengan tanah sampai 2/3 buah dan atur jarak antar bibit 25cm x 25 cm, bibit akan berkecambah setelah 12-16 minggu. Apabila lebih dari 5 bulan tidak muncul kecambah maka bibit sudah tidak bisa digunakan/mati. Setelah umur 30 minggu bibit akan memiliki daun 3 lembar, selanjutnya mulai lakukan pemupukan dengan POC.

  •  Pembuatan Lubang

– Diantara barisan kelapa tua dipasang ajir untuk tempat pembuatan lobang tanam sesuai dengan jarak yang dipilih : 8,5 x 8,5 m atau 9 x 9 x 9 m segitiga.
– Sebulan sebelum bibit ditanam, buatlah lobang terlebih dahulu dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm atau sesuaikan dengan berat ringannya tanah yang diolah, ukuran lobang lebih besar untuk tanah berat dan lebih kecil untuk tanah ringan.

  •  Penanaman

– sebelum 2-4 minggu bibit ditanam, lobang diuruk dengan tanah yang telah dicampur dengan 20 kg pupuk kandang dan pupuk lainnya sesuai dengan kebutuhan.
–  Dibagian tengah lobang bibit ditanam dengan kedalaman sekitar 10 cm dari permukaan tanah.

Catatan :
– Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September – Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret – April).
– Siram SUPERNASA dengan dosis 1 sendok makan per 10 lt air per pohon setiap 3-6 bulan sekali.
– Semprotkan HORMONIK 1-2 tutup per tangki setiap 2-4 minggu sekali + POC NASA 3 – 4 tutup.

Tambahan:
Pupuk organik POWER NUTRITION terbuat dari beraneka macam bahan organik alami yang diproses secara khusus dengan kandungan unsur hara esensial yang sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk meningkatkan produksi buah.
Cara pemakaiannya yaitu : campurkan 3 sendok makan POWER NUTRITION ke dalam air yang sudah dicampur dengan 1/2 tutup AERO 810 untuk membantu peresapan nutrisi pada akar. Selanjutnya siramkan di sekeliling perakaran tanaman. Lakukan pemupukan ini setiap 3 bulan sekali untuk hasil optimal.

  •  Pemanenan

Kelapa akan berbuah pada umur 8-10 tahun dengan panjang umur antar 60-100 tahun. Apabila ingin memanen kelapa muda panenlah pada saat umur buah 7-8 bulan setelah berbunganya. Jika ingin memanen untuk santan atau kopra sebaiknya umur 12-14 bulan setelah berbunga.

  • Pasca Panen :

Produksi buah kelapa tua belakangan ini mulai memusat pada pembuatan virgin coconut oil atau minyak kelapa murni yang mampu meningkatkan nilai jual dari produk kelapa, ataupun masih dalam bentuk nira ( legen ) untuk keperluan industri gula kelapa, nata de coco, asam cuka, produk minuman, substrat, serta alkohol yang juga mampu meningkatkan nilai jual dari produk kelapa.

* Gula kelapa :
kandungan sukrosa yang dominan di bahan kimia non air menjadikan nira sebagai sumber gula yang sangat potensil.

* Nata de coco :
Nata de coco merupakan bahan olahan dari nira kelapa dalam bentuk gel, bertekstur kenyal seperti kolang kaling, yang proses fermentasinya dibantu oleh mikrorganisme Acetobacter xylium.

* Asam cuka :
Asam cuka dikenal sebagai pemberi rasa asam pada makanan, warna dan juga sebagai bahan pengawet karena membatasi pertumbuhan bakteri.

* Produk minuman:
Bisa dibuat minuman sehat non alcohol maupun ber alkohol dalam kadar rendah  ataupun dalam kadar tinggi.

* Substrat :
Yaitu bahan nutrient yang dipergunakan untuk menumbuhkan mikroba. Substrat ini sangat diperlukan bagi pekerjaan di lab bioteknologi.

Baca Juga : Macam-Macam Hama dan Penyakit Pada Tanaman Wortel serta Cara Mengatasinya

  •  Pemeliharaan

    –  Lakukan pengawasan dua bulan sekali pada gulma atau parasit tumbuhan yang kehdirannya tidak diinginkan, dengan tanaman muda 1,0 m di sekitar tanaman dan tanaman dewasa selebar 2,0 m.
– Pemupukan dilakukan dua kali setahun, pada awal dan akhir musim penghujan dengan dosis pupuk per pohon 0,5 – 0,7 kg ura, 0,1 – 0,4 kg TSP, dan 0,6 – 1,0 kg KCL setiap kali pemupukan.
– Berikan pupuk dengan cara melingkari pohon kelapa dengan jarak 1,0 m dari pohon untuk tanaman kelapa muda dan 2,0 m untuk tanaman dewasa ke dalam tanah sekitar 15 cm.
Kumbang Oryctes rhinoceros dan cendawan Phytophthora palmivora merupakan penyakit umum dan hama yang menyebabkan penyakit busuk pada tanaman pohon kelapa, penyakit busuk ini muncul melalui infis akar.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Menanam Pohon Kelapa Dengan Mudah “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat:)…

Pagar Kabut : Cara Pengumpul Air Di Musim Kemarau

Kabut adalah uap air yang melayang-layang di udara dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan namun perbedaannya, awan tidak menyentuh permukaan bumi, sedangkan kabut menyentuh permukaan bumi. Biasanya kabut bisa dilihat di daerah yang dingin atau daerah yang tinggi.. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban mendekati 100%.

** Ada beberapa macam kabut yaitu :
1. Kabut Advection
Kabut advection terbentuk dari aliran udara, yang melalui suatu permukaan yang memiliki suhu yang berbeda. Contoh dari kabut ini adalah kabut Laut
 2. Kabut Frontal
Kabut frontal terbentuk melalui suatu pertemuan antara dua masa udara yang berbeda temperaturnya. Ketika hujan turun dari masa udara yang hangat ke dalam masa udara yang dingin tempat uap air menguap disitulah kabut ini terbentuk.
 3. Kabut Radiasi
Kabut radiasi terbentuk pada malam yang tenang dan bersih, ketika tanah memancarkan kembali panas ke dalam udara. Dan kerap muncul dari jurang yang dalam, satu lapis kabut terbentuk di seluruh permukaan tanah, dan secara bertahap bertambah menjadi tebal.
4. Kabut Gunung
Kabut gunung terbentuk kala uap air bergerak menuju ke atas melewati lereng-lereng gunung. Udara dingin bergerak ke atas lereng sampai tidak sanggup menahan uap air. Titik-titik kabut kemudian terbentuk di sepanjang lereng gunung.

Baca Juga : Cara Budidaya Mawar Dengan Benar

Untuk menangkap dan mengumpulkan air dari kabut yang penuh maka kita harus mendirikan jaringan saringannya di daerah pegunungan dan pesisir dan tidak lupa pakai jaring saringan dari polipropilen. Saringan ini didirikan tegak lurus menghadap angin yang bertiup. Saringan menangkap tetesan air kecil (1-40 μm), yang mengalir perlahan ke talang pengumpul atau parit dan selokan menuju serangkaian tangki.
Pada umumnya yang memiliki air kualitas baik adalah kabut yang terhdang, namun dapat dipengaruhi polusi udara, debu di atap atau karat di lembaran logam. Jika berbagai langkah dilakukan untuk mencegah aliran air pertama yang tercemar memasuki tangki penyimpanan, maka airnya layak untuk diminum dan digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya dengan sedikit atau tanpa penanganan lainnya.
Kondisi yang Sesuai

Lokasi yang sering mengalami periode kabut ialah tempat yang sesuai untuk pengumpulan kabut. Daerah dataran tinggi tempat kabut dihasilkan oleh adveksi awan di atas tanah atau tempat awan dipaksa menaiki gunung adalah tempat yang paling cocok, di daerah yang kecepatan anginnya antara 3-12 meter/detik dan tidak ada hambatan terhadap aliran angin. Kabut terbentuk di permukaan samudra, atau kabut radiasi panas malam di dataran rendah yang biasanya tidak memiliki kandungan air dalam bentuk cair yang cukup atau kecepatan angin yang mencukupi untuk pengumpulan air yang memadai.

beberapa penilaian dari geografis dan meteorologis penting untuk dilakukan dalam memilih tempat: arah angin yang mendominasi (adanya angin terus-menerus dari satu penjuru itu ideal), awan yang terbentuk di bawah ketinggian permukaan tanah maksimum, ruang yang cukup untuk pengumpulan kabut, dan tidak ada rintangan utama di darat. Dalam kasus adanya barisan awan pesisir, pegununestinya berjarak 5 atau 10 kilometer dari pesisir.

** Keuntungan dari pengumpul air dari kabut :   
– Biaya proyek yang rendah
– Teknologi dan perawatan sederhana
– Airnya berkualitas baik
– Tidak terpengaruh musim kering

** Kerugian dari pengumpul air dari kabut :
– Biaya proyek yang rendah
– Teknologi dan perawatan sederhana
– Airnya berkualitas baik
– Tidak terpengaruh musim kering
– Air yang dapat dipanen jumlahnya relatif kecil
– Sulit menemukan saringan polipropilen di beberapa daerah
– Efek dari kerusakan akibat badai karena lokasi dan kerapuhan jaring jika tidak dirawat
– Membutuhkan sering adanya kabut
– Pengrusakan dan kurangnya perawatan, disebabkan karena jarak antara bangunan dengan tempat yang berpenduduk

** Construction, operation & maintenance
Begitu jaring polipropilen diperoleh, gunakan jaring dengan tepat dalam lapisan ganda. Ini biasanya terbuat dari polipropilen atau polietilen, terlindungi dari ultraviolet, dengan koefisien keteduhan 35%, anyaman saringan Raschel, dan ukuran serat 1 mm. Kemampuannya akan meningkat apabila ukuran saringan lebih halus dan lebih kecilnya lebar serat.

Luas permukaan harus cukup besar untuk dapat mengumpulkan jumlah air yang diperlukan. Ukuran biasa per jaring mungkin panjangnya 12 meter x tinggi 4 meter (48 m persegi). Kecepatan pengumpulan air bervariasi tergantung situs namun tampaknya rata-rata antara 2 sampai 5 liter per meter persegi per hari, dengan pengumpulan maksimum mencapai 10 liter per meter persegi per hari.

Beri celah antara jaring dalam sepanjang 5 meter (horizontal) dan dalam jarak yang setara atau lebih besar dari 60 kali tinggi pengumpulan kabut di arah angin menaiki/menuruni lereng. Ini memungkinkan pengumpulan kabut yang paling efisien. Ini juga berarti bahwa kerusakan oleh angin lebih sedikit dibanding pengumpul yang disambung menjadi satu. Pada umumnya, unit datar ini cocok untuk kecepatan angin sampai dengan 20 m/detik. Untuk mencegah kabel menimbulkan erosi pada konstruksi maka kabel harus terlindung dalam selang taman.

Banyak air yang didapat dari pengumpul kabut yaitu sekitarb 120-750 liter air per hari. Pengumpulan air dari kabut dapat meningkat apabila kecepatan anggin lebih tinggi, tetesan kabut lebih besar, serat pengumpulan atau diameter lubang saringan lebih sempit dan memiliki sifat drainase yang baik.

Baca Juga : Cara Menanam Kedondong Agar Cepat Berbuah

** Pemeliharaan
Saringan polipropilen memiliki umur pakai sekitar sepuluh tahun. Pengoperasian dan perawatan di Nepal sangat sulit lantaran tidak tersedianya suku cadang (terutama saringan polipropilen). Sebab itu, menyimpan stok saringan dan suku cadang lainnya sangat dianjurkan. Pada saat angin berhembus kencang, jaring biasanya diturunkan sebagai bagian dari pengoperasian dan pemeliharaan yang biasa. Untuk tempat pengumpul kabut terpencil para peneliti masih merancang apa yang dapat meningkatkan ketahanan alat ini.

** Biaya

Biaya bervariasi tergantung ukuran penangkap kabut, kualitas dan tersedianya bahan, tenaga kerja, dan lokasi situs.

Alat untuk menangkap kabut harus terbuat dari bahan yang tidak menyerap air. Alat ini terbuat dari bahan Polyethiline dan harus dalam bentuk jaring-jaring kecil atau KANVAS, karna berfungsi untuk menangkap kabut yang bertebaran. Alat ini kita sebut sebagai PAGAR KABUT. Waring yang bisa digunakan bisa Waring TL ataupun Waring RK.  Kanvas ini juga dapat dibuat dari Waring yang mudah kita dapat di Toko-toko Pertanian atau Perikanan.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Pagar Kabut : Cara Pengumpul Air Di Musim Kemarau “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat :)…

Teknik Budidaya Kelengkeng Manis

Buah kelengkeng merupakan salah satu buah favorit untuk ditanam di halaman rumah.
Pohon lengkeng dapat mencapai tinggi 40 m dan diameter batangnya hingga sekitar 1 m. Berdaun majemuk, dengan 2-4(-6) pasang anak daun, sebagian besar berbulu rapat pada bagian aksialnya. Tangkai daun 1–20 cm, tangkai anak daun 0,5-3,5 cm.

* Berikut adalah jenis-jenis Kelengkeng yang mudah berbuah :
Kelengkeng Gading
Diamond River
Pingpong
Phuangray
Aroma durian

cara yang sering digunakan untuk mengembangbiakkan pohon kelengkeng ialah dengan teknik mencangkok, karena selain bisa lebih cepat berbuah, juga tanaman hasil cangkokan akan mewarisi sifat-sifat dari induknya. Jadi alternatifnya kita bisa memilih indukan pohon kelengkeng dengan kualitas bagus untuk dicangkok.

^^Adapun yang harus kita ketahui tentang beberapa hal seputar pohon kelengkeng sebelum memulai pencangkokan , antara lain :

* Karakteristik Lahan Yang Bagus Untuk Pohon Kelengkeng.
Pohon kelengkeng pada dasarnya dapat tumbuh subur di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Namun, jika ingin mendapatkan hasil yang optimal maka pohon kelengkeng sangat dianjurkan di tanam di daerah dengan ketinggian 400-1200 mdpl.
Pohon kelengkeng sangat pas bia ditanam di tanah andosol, laktosol, grumosl atau tanah lempung yang sedikit berpasir. Sedangkan untuk kelembaban dan suhu udara  yang ideal sekitar 50-70% dan 27-32 derajat celcius.

* lahan untuk pohon kelengkeng.
Adapun pasokan sinar matahari harus memadai karena ini merupakan kebutuhan penting bagi pohon kelengkeng untuk melakukan fotosintesis dan merangsang agar bisa berbuah lebat.Faktor yang tidak kalah penting sebagai kriteria media tanam yang baik untuk pohon kelengkeng adalah kadar pH dalam tanah haruslah berada dalam kisaran 5.0 – 6.6.

* Cara Memilih Pohon Kelengkeng Unggulan Untuk Dicangkok

^^ Sesudah memahami media tanam yang cocok bagi pohon kelengkeng, langkah berikut kita dapat mulai memilih pohon indukan kelengkeng dengan kriteria seperti berikut ini :

* pemilihan bibit unggul.
Pastikan bahwa pohon indukan yang dipilih memiliki riwayat  bisa berbuah sepanjang musim dengan kualitas buah yang bagus.Pastikan usia pohon yang hendak di cangkok sudah lebih dari 1.5 tahun. Pastikan dalam memilih dahan seharusnya dalam kondisi bagus dan tidak cacat. Perhatikan daun pada dahan yang hendak dicangkok haruslah rimbun. Pilihlah batang atau dahan yang kokoh dan kuat.

Baca Juga : Inilah Cara Tepat Budidaya Pisang Kepok

^^ Proses Mencangkok Pohon Kelengkeng

   Pertama, siapkan alat dan bahan yang nanti akan digunakan dalam proses pencangkokan. Alat dan bahan mencakup tali rafia, pisau, plastik tebal dan air serta tanah humus yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
Kemudian kita pilih dahan atau ranting yang kuat dan lurus serta memiliki daun yang lebat.
Jika telah menjumpai dahan yang tepat, hilangkan kulit atau kambium dari dahan kelengkeng dengan panjang sekitar 10 cm. Sedangkan jarak antara potongan sampai dengan ujung daun setidaknya lebih dari 50 cm.
Setelah itu biarkan kambium yang sudah terbuka selama 1 hari agar lendir yang masih menempel benar-benar kering.
Sebelum melapis dahan yang sudah di kupas kambiumnya dengan tanah , Basahi dahan dengan air bersih terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran sisa yang menempel.
Setelah itu pasangkan plastik untuk pembungkus kambium yang dikelupas dan kita isi dalamnya dengan tanah humus yang sudah dicampur dengan pupuk kandang.
Setelah di isi dengan tanah, barulah ikat dengan tali rafia secara kencang agar tidak ada air yang bisa masuk. Sebab bila tidak diikat dengan kencang bisa membuat air hujan masuk yang bisa menyebabkan pembusukan.
Hal terakhir yang harus dilakukan ialah selalu menjaga tingkat kelembabannya jangan sampai tanahnya mengering hingga keras.

Keberhasilan proses pencangkokan ditengarai dengan terlihatnya akar yang keluar dari dahan yang dibungkus. Apabila akar-akar tersebut sudah mulai nampak keluar dan banyak maka pada saat itulah dahan bisa mulai kita potong dan ditanam.

^^ Cara Merawat Bibit Cangkok Kelengkeng Yang Telah Di Tanam

   * Penyiangan
Adapun perawatan yang berguna bagi tanaman yang kita tanam agar terbebas dari tumbuhan parasit seperti rumput liar dan lain sebagainya. Apabila menenumakan rumput liar di sekitar pohon kelengkeng sebaiknya segera mencabut agar tidak bisa tumbuh lagi.
Sebab bila terdapat tumbuhan parasit di sekitar pohon kelengkeng, hal itu bisa mengurangi unsur hara dalam tanah dan bisa menghambat pertumbuhan bibit yang kita tanam. Contoh batangnya akan menjadi kurus, daunnya berwarna pucat hingga lama-kelamaan bisa mati.

  * Penggemburan Tanah
Penggemburan tanah boleh dilakukan dengan teknik mencangkul ataupun bisa juga menggunakan alat lain seperti cetok dan lain-lain. Dengan harapan agar air hujan ataupun air dari penyiraman dapat masuk ke dalam tanah sehingga bisa mempercepat proses pembentukan daun, batang, bunga dan buah.

  * penggemburan lahan kelengkeng
Tujuan dari perampelan dan pemangkasan itu sendiri yakni untuk membuka kanopi sehingga bisa mempercepat pertumbuhan dan pembuahan dan juga untuk meningkatkan produktivitas pohon. Pemangkasan pertama dapat dilakukan saat pohon kelengkeng berumur 4 bulan. Pemangkasan ini bisa terus dilakukan dengan batas jarak 1 tahun sekali.

  * Meningkatkan kualitas dan kualitas kelengkeng
Pemberian hormon giberelin dalam jumlah yang cukup bisa meningkatkan produktivitas buah hingga dua kali lipat. Dan juga dapat meningkatkan kualitas buah kelengkeng dengan proses pembentukan bunga dan buah lebih cepat.

 * Pemupukan
Selain beberapa perawatan di atas, ada satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian pupuk organik supaya pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Adapun pemberian pupuk sebaiknya dari bahan yang alami saja seperti pupuk kandang ataupun pupuk kompos. Untuk satu pohon kelengkeng yang sudah dewasa membutuhkan 2.5 kilogram pupuk alami dan diberi setiap 2 bulan sekali.

Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Teknik Budidaya Kelengkeng Manis “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…