Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!

Sayuran Organik

Banyak orang tertarik tren urban farming. Bahkan, bukan hanya untuk skala konsumsi, melainkan sudah mulai tertarik untuk mengembangkannya menjadi bisnis. Namun, tidak jarang banyak yang belum tahu bagaimana cara pemasaran sayur organik yang mereka hasilkan. Simak penjelasan berikut agar Anda tidak kebingungan untuk melakukan pemasaran.

Pada umumnya hasil sayuran yang didapatkan dari bertanam secara organik dengan sistem hidroponik, akuaponik, ataupun vertikultur akan memiliki harga jual tinggi. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi yang terkandung lebih baik jika dibandingkan dengan sayuran yang dihasilkan dari perkebunan konvensional.

Harga jual tinggi tidak akan menghasilkan pendapatan apabila sayuran dan ikan tidak dipasarkan dengan baik. Sebagian masyarakat masih ragu untuk memulai usaha berbisnis sayuran organik karena tidak tahu akan dipasarkan ke mana sayuran tersebut.

Sebelum melakukan pemasaran sayur organik, Anda harus sudah mengenal dengan baik sayuran organik tersebut. Ciptakan kualitas yang baik serta lakukan pemasaran yang menarik sehingga konsumen atau pelanggan jatuh hati pada produk Anda. Ketika konsumen sudah jatuh hati, mereka akan mempromosikan produk Anda. Berikut ini beberapa cara pemasaran yang dapat Anda lakukan.

Baca Juga:
Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!

Media Sosial

Media sosial merupakan wadah paling mudah untuk melakukan pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen dari segala penjuru. Anda dapat gunakan media sosial atau website. Sudah banyak website atau media sosial yang digunakan oleh petani milenial sukses untuk memasarkan produknya.

Dijual Langsung dari Garasi Rumah

Jika sayuran yang Anda hasilkan banyak, Anda dapat melakukan pemasaran dengan cara yang amat mudah. Cukup sediakan lapak kecil di garasi rumah untuk memajang hasil sayuran Anda. Anda dapat melakukan berbagai teknik pengiklanan yang menarik dengan menuliskan kelebihan produk.

Ikut Serta Pada Acara Pameran dan Bazar

Melalui pameran, Anda dapat melakukan ekspansi pasar lebih luas lagi. Pengunjung pameran dan bazar akan berasal dari berbagai daerah. Bahkan, tidak jarang pengunjung pameran atau bazar merupakan orang berpengaruh atau seorang influencer. Jadi, siapkan produk yang terbaik.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pemasaran ke Swalayan

Harga sayuran organik memang terbilang lebih mahal sehingga target pembeli sudah pasti mereka yang memiliki kemampuan lebih. Anda dapat memasarkan produk melalui kerja sama dengan toko swalayan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Teknik Pemasaran Sayur Organik Ala Milenial, Harus Dicoba Nih!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!

Plastik Penutup Tanaman

Pasar umumnya menolak sayuran yang kondisi daunnya retak. Dan bahkan, ada daun sayuran bisa robek di beberapa bagian. Retak daun memang bisa timbul ketika masih masa penanaman. Yang awalnya retakan halus, sampai akhirnya sesudah sekitar 4—5 hari daun akan patah. Akibatnya ketika proses penyortiran, daun tersebut tak bisa digunakan. Solusi mengatasi retak daun bisa dilaksanakan proses penyungkupan.

Retak yang terjadi di daun bisa diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satunya yaitu tindakan pemupukan unsur nitrogen yang berlebihan. Faktor tanah juga bisa menjadi pendukung retak pada daun menjadi parah. Salah satunya, kondisi tanah yang memiliki tingkat kelembapan terlalu tinggi akibat terlalu berlebihan ketika melaksanakan proses penyiraman.

Oleh sebab itu, penting memberikan pupuk dengan unsur antara nitrogen, fosfor, dan kalium yang berimbang. Bukan hanya itu, penting untuk memahami teknik penyiraman yang tepat. Penyiraman yang tepat harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta suhu yang sedang terjadi.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Alasan Mengapa Pembudidaya Lele Harus Gunakan Metode Bioflok!
Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Pada saat musim hujan, penyiraman tak perlu dilaksanakan setiap hari. Akan tetapi, pada musim kemarau penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak dua kali sehari. Penyiraman yang terlalu banyak mengakibatkan daun menyerap air secara berlebih sehingga kandungan air di dalam daun menjadi banyak. Dengan begitu, ketika suhu udara tinggi, terjadi penguapan yang tinggi dan memicu timbulnya retak di permukaan daun.

Sungkup merupakan teknik melindungi tanaman dari terpaan air hujan secara langsung dan sekaligus mencegah embun menempel pada daun. Daun yang sudah retak bisa mengundang cendawan sehingga mempercepat proses pembusukan pada tanaman.

Pemakaian sungkup sudah terbukti mampu mengurangi kegagalan panen. Hal ini bisa dilihat dari penanaman sayuran di dataran tinggi yang mempunyai suhu tinggi mampu ditekan angka retak daun karena menyungkupkan tanaman.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Sungkup bisa dibuat dari plastik ataupun jaring serangga. Kedua bahan ini mampu menahan laju air hujan yang menerpa tanaman dan sekaligus menghindari tanaman dari terpaan sinar matahari secara langsung.

Sungkup bisa dipasang ketika bibit berumur 7 hari dengan tinggi 5cm—6cm dan terdapat 2—3 helai daun, kemudian dipindahkan ke bedengan untuk dibesarkan. Saat itu sungkup dipasang di atas bedengan dengan memakai kerangka bambu untuk menopang sungkup.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Atasi Retak Daun Saat Proses Tanam dengan Cara Jitu Ini, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!

Limbah Sawit

Pemanfaatan limbah sawit sebagai pakan ternak belum banyak dilaksanakan. Padahal, sawit merupakan tanaman industri dengan limbah yang cukup banyak. Penambahan perkebunan sawit juga terus terjadi sepanjang tahun membuat bahan baku limbah sawit tersedia dengan sangat banyak.

Hasil samping pengolahan perkebunan sawit sangatlah beragam. Umumnya, limbah sawit yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan pakan merupakan pelepah sawit, lumpur sawit atau dikud decanter, bungkil inti sawit atau palm kernel cake, dan rumput liar yang tumbuh di sekitaran lahan sawit.

Sebagai perbandingan, pelepah sawit mengandung serat kasar sebanyak 50,94%, protein sebanyak 5,1%, dan lemak sebanyak 1%. Satu pelepah sawit berbobot rata-rata 5 kg. Dalam satu hektare lahan, Anda bisa memanen sampai 9 ton pelepah segar.

Pakan Ternak dari Limbah Sawit

Sebagai gambaran, sapi bali dewasa dengan berat 250 kg memerlukan pakan bahan kering sebanyak 8,75 kg per hari. Pelepah yang diperoleh dari satu hektare lahan sawit tersebut mampu menghasilkan setara 0,66 ton bahan kering.

Baca Juga:
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?

Sementara itu, lumpur sawit mengandung serat kasar yang lebih rendah yakni hanya 35,88%. Akan tetapi, lumpur sawit mengandung protein yang lebih tinggi, yaitu 14,4% dan lemak sebanyak 14,78%.

Lumpur sawit merupakan limbah yang paling disukai oleh ternak. Anda bisa memfermentasi lumpur ini terlebih dulu sebelum diberikan kepada ternak ataupun memberikannya dalam keadaan segar.

Bukan hanya pelepah dan lumpur sawit, bungkil inti sawit juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pakan ternak berkualitas. Bungkil sawit mengandung serat kasar sebanyak 36,68% dengan kadar protein tertinggi di antara limbah yang lain yakni 18,15%. Bungkil inti sawit juga mengandung lemak sebanyak 6,49%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Kandungan protein yang tinggi pada bungkil inti sawit ini membuatnya banyak diincar sebagai bahan baku pakan ternak. Hanya saja, nilai palatabilitas dari bungkil inti sawit juga rendah akibat kandungan seratnya lebih tinggi ketimbang jenis limbah sawit yang lainnya.

Anda bisa memberikan bungkil inti sawit kepada ternak milik Anda. Tetapi, sebaiknya pakan ini tidak diberikan secara tunggal. Akibat yang ditimbulkan apabila Anda mengerjakan hal tersebut bisa fatal, organ pencernaan sapi bisa terganggu. Campurlah bungkil inti sawit dengan jenis pakan lain supaya tetap bisa dicerna sapi dengan baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?

Tanaman Teh

Pernahkah terlintas di pikiran Anda teh termahal di dunia? Selama ini, masyarakat Indonesia mengonsumsi dan meyuguhkan minuman teh untuk tamu. Bukan hanya itu, teh sering sekali menjadi minuman pendamping makanan, terutama jika membeli makanan di luar.

Budaya minum teh konon asalnya dari daratan Cina. Tak heran apabila beberapa jenis teh termahal di dunia ini berasal dari negeri Tiongkok tersebut. Nah, berikut ini 5 jenis teh termahal di dunia yang sebaiknya Anda ketahui.

Da Hong Pao Tea

Teh ini dibandrol dengan harga US$1,2 juta atau setara dengan Rp15 miliar untuk satu kilogramnya. Dan teh ini sendiri sudah ada sejak Dinasti Ming.

Kepopuleran teh da hong pao ini dimulai dari kejadian ketika ibunda raja sakit kritis di masa Dinasti Ming. Diutuslah para prajurit untuk mencari teh sampai daerah Gunung Wu Yi. Kata da hong pao sendiri berarti ‘jubah merah’ yang menjelaskan prajurit berjubah merah yang mencari keberadaan teh yang sangat manjur ini.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Panda Dung Tea

Sama seperti namanya, teh ini asalnya dari kotoran hewan Panda. Jangan salah paham dulu sebab yang dimaksud yaitu pemakaian pupuk dari kotoran panda sebagai penyubur tanaman teh. Oleh sebab itu, teh yang dihasilkan merupakan dark tea dengan aroma dan flavor khas dan lezat.

Teh panda dung ini bisa diperoleh dari daerah Pegunungan Szechuan di Cina Utara dengan harga mencapai US$ 70ribu atau Rp932 juta per kilogramnya.

Guanyin tea

Teh termahal di dunia nomor tiga merupakan guanyin tea. Teh ini dibanderol dengan harga US$3.000 atau Rp42 juta per kilogram teh. Teh Guanyin pertama kali ditanam di daerah Fujian, Cina. Jenis teh ini sendiri yaitu teh oolong, yakni teh yang diolah dengan setengah fermentasi. Keunggulan lainnya yaitu teh guanyin mampu diseduh sampai dengan 7 kali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tunas Yellow Gold

Harga dari teh Tunas Yellow Gold ini hampir sama dengan teh Guanyin, yakni US$3.000. Akan tetapi keistimewaan teh ini yaitu hanya ditanam di satu gunung, dipanen hanya satu hari dalam satu tahun, dan proses pemanenan dilaksanakan pada saat teh dalam keadaan kuncup. Dan teh ini dipercaya punya banyak manfaat kesehatan.

Taiwanese Insect Poop Tea

Dan yang terakhir, ada teh yang dijual dengan harga US$1.000 atau setara dengan Rp14 juta per kilogram. Adapun yang membedakan teh ini dengan teh lainnya yaitu Taiwanese Insect Poop tea dipanen dan ditumpuk dengan larva ulat sutera. Sangat unik bukan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Budidaya Buah Kawista

Kawista merupakan tanaman buah dari famili Rutaceae yang asalnya dari India. Tanaman ini mempunyai kayu keras dan dengan pertumbuhan yang cukup lambat. Sebagai salah satu solusinya, maka harus memilih dari bibit unggul dari perbanyakan vegetatif.

Bibit inilah yang sering dimanfaatkan para pembudidaya untuk bisa memperoleh hasil buah yang lebih melimpah. Apabila ditanam melalui biji, maka akan butuh waktu lebih lama untuk berbuah. Jadi dilihat dari cara pembiakan yang lebih efektif untuk melaksanakan budidaya tanaman ini yaitu dengan metode vegetatif.

Memilih Bibit Unggul Buah Kawista

Tahap ini merupakan hal pertama yang harus dilaksanakan. Dengan memilih bibit unggul maka akan diperoleh tanaman yang unggul juga. Ciri tanaman ini yaitu tahan pada hama, pohon tak setinggi di alam liar jadi buah lebih gampang dipanen.

Bibit tersebut sering kali ditemui dari hasil perbanyakan vegetatif. Nah, inilah yang menjadi solusi bagi pembudidaya tanaman buah kawista ini. Tak hanya itu, buah juga akan berkualitas baik ukuran ataupun rasa manisnya sebab diperoleh dari bibit yang unggul juga.

Untuk memperoleh bibit buah ini ada satu cara lebih gampang dan praktis untuk diterapkan yaitu dengan membeli bibit langsung dari para penjual bibit unggul. Hal ini bisa dilaksanakan sesudah terlebih dulu menemukan toko bibit yang terpercaya. Dari sinilah akan diperoleh berbagai keunggulan. Pastinya semua itu akan lebih mempermudah proses budidaya.

BACA JUGA:
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Budidaya dengan Sistem Tabulampot

Buah kawista adalah tanaman yang banyak dijadikan model tanaman tabulampot. Dengan segala kemudahan yang diperoleh, maka metode ini banyak dipakai.

Khususnya bagi yang tak mempunyai lahan luas untuk budidaya tanaman, maka tabulampot menjadi pilihan yang utama. Bibit kawista memang mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan jenis bibit buah lainnya jadi sangat cocok untuk dibudidayakan.

Bibit tanaman ini bersifat adaptif jadi sangat gampang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Termasuk didalam media berupa pot, tanaman ini relatif gampang untuk dibudidayakan.

Dengan metode inilah, maka panen pertama bisa lebih cepat. Bibit pohon kawista bisa berbuah pada usia 3-4 tahun dengan perawatan rutin dan pemberian pupuk yang tepat.

Bila jenis buah lain bisa berbuah rata-rata setahun sekali, jenis buah yang satu ini mampu berbuah lebih dari dari sekali dalam setahun. Bisa dikatakan bahwa tanaman kawista bisa berbuah tanpa mengenal musim. Karena adanya beberapa kelebihan tersebut, membuat kawista sangat cocok untuk dibudidayakan.

Perawatan Tanaman Budidaya Kawista

Sama halnya budidaya tanaman lain, perawatan pohon buah jenis ini tak terlalu berbeda. Terutama untuk buah-buah tropis yang sangat baik ditanam di Indonesia, semuanya memerlukan perawatan mulai dari pemilihan media tanam sampai proses pemupukan yang tepat. Perawatan tanaman ini bisa terdiri dari:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

* Penyediaan Unsur Hara Pada Media Tanam
Faktor ini sangat penting terutama di awal penananam bibit. Sebab, bibit harus ditanam di tanah yang gembur dan kaya unsur hara. Bila memungkinkan, bisa ditambah dengan pupuk organik untuk mengkondisikan tanah supaya lebih gembur.

* Penyiraman Media Tanam
Proses penyiraman bisa dilaksanakan setiap hari, tetapi jangan sampai memberikan efek berupa kelembaban yang berlebihan pada tanah. Sebab pada dasarnya, tanah kering merupakan yang paling cocok untuk budidaya tanaman ini.

* Pemupukan
Pemberian pupuk organik bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan tanah. Bukan hanya itu, pemupukan yang teratur juga membantu proses pembentukan bunga dan buah pada tanaman ini. Berikan juga insektisida atau pestisida secukupnya ketika penyakit dan hama mulai menyerang tanaman buah.

* Pembasmian Gulma
Rumput liar yang tumbuh di sekeliling tanaman adalah salah satu bentuk gangguan pada pertumbuhan tanaman budidaya. Jadi pastikan untuk membersihkan tanaman pengganggu di sekitar media tanah, baik di pot ataupun di lahan, tanaman pengganggu harus dibuang. Hal ini memungkinkan pohon bisa menyerap dengan sempurna semua unsur hara di dalam tanah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Pupuk Bokashi

Pupuk bokashi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang sekarang ini sudah banyak beredar di pasaran. Bukan hanya itu, Anda juga bisa membuat sendiri pupuk yang teknik pembuatannya berasal dari Jepang ini. Tak hanya dalam skala rumah tangga, pembuatan pupuk bokashi juga dikerjakan dalam skala industri.

Pupuk ini pertama kali dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa. Diperlukan mikroorganisme EM4 yang membantu proses fermentasi dalam pembuatan pupuk ini. Bahan baku yang dibutuhkan juga sederhana, yaitu bisa berasal dari limbah organik. Didalam pembuatan pupuk skala industri ini, Anda dapat memakai sisa panen dan limbah peternakan.

Bahan baku yang harus disiapkan dalam pembuatan pupuk bokashi skala indsutri diantaranya, Anda memerlukan 200 kg jerami atau sisa hijauan lain, 600 kg kotoran ternak yang sudah dikeringkan, 50 kg serbuk gergaji atau bisa diganti dedak, 50 kg arang sekam, 100 kg humus, dan 1 liter larutan dekomposer EM4 serta 1 kg gula pasir.

BACA JUGA:
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Humus tersebut bisa berupa tanah top soil. Sebaiknya gunakan tanah hutan untuk hasil yang lebih maksimal. Dalam pembuatan pupuk, pilihlah tempat fermentasi yang terlindung dari air hujan dan paparan sinar matahari secara langsung.

Untuk lubang yang diperlukan mempunyai ukuran panjang 2 m, lebar 1 m, dan kedalamannya berkisar 30—50cm. Apabila Anda memakai bahan baku yang lebih banyak, Lebih baiknya ukuran lubang juga diperbesar.

Pembuatan diawali dengan mencacah jerami dan hijauan lain sampai ukurannya mengecil. Campurkan seluruh bahan organik dan aduk sampai merata. Pakailah cangkul atau sekop sebagai alat bantu.

Apabila Anda merasa bahwa tanah yang dipakai asam, tambahkan abu Mg dan kapur Ca. Pemberian tambahan mineral ini dipakai untuk memperkaya kandungan hara pada pupuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selanjutnya encerkan dekomposer EM4 yang terdiri atas bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.), Actinomycetes, dan ragi, ingat lakukan di lain wadah. Dalam 1 liter larutan dekomposer tersebut bisa dicampurkan dengan 200 liter air pengencer. Masukkan juga 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan larutan pada bahan baku yang sudah dicacah. Aduk sampai larutan merata.

Kelembapan yang dipakai sebaiknya sekitar 30%—40%. Supaya lembap, kepalkan campuran sampai menggumpal, tetapi jangan sampai air yang dipakai ikut keluar. Apabila kurang lembap, Anda bisa menambahkan air pada bahan baku.

Setelah itu tutup rapat seluruh lubang fermentasi dengan plastik atau terpal. Waktu yang dibutuhikan dekomposer untuk mengubah bahan baku menjadi pupuk sekitar 7—14 hari. Kontrol suhu maksimal fermentasi, yaitu maksimal 45 derajat Celcius dengan cara mengaduk campuran supaya suhunya turun. Sesudah warna dan aromanya menyerupai tanah, pupuk bisa langsung dipakai.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Revolusi Industri 4.0 Sektor Pertanian

Distributor Waring Sayur Mulyana Harga Murah – Lim Corporation

Sektor pertanian tak mungkin dapat mencukupi keperluan masyarakat yang terus bertambah tanpa adanya teknologi. Inisiatif Kementan untuk menggenjot produktivitas pertanian dengan menerbitkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan. Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke-empat atau disebut juga Industri 4.0, ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Bidang pertanian juga harus beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Untuk kedepannya olah lahan, tanam, panen sampai pengolahan dikerjakan memakai remote control dari rumah. Teknologi mekanisasi pertanian ini adalah salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Inovasi dan pemanfaatannya oleh petani harus terus didorong.

Ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Kelimanya mentransformasi cara manusia berinteraksi sampai pada level yang paling mendasar, juga diarahkan untuk efisiensi dan daya saing industri.

Dari implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, harapannya proses usaha tani menjadi semakin efisien, peningkatan produktivitas, dan daya saing. Apabila dulu tanam 1 hektare perlu Rp2 juta, sekarang ditekan lewat mekanisasi pertanian jadi Rp1 juta. Bila diterapkan 16 juta lahan pertanian, sudah hemat 16 triliun. Dan itu pun baru dari sisi tanam, belum panen dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Cara untuk mendukung sektor pertanian pada revolusi industri 4.0 yang akan datang, sedang bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar. Data besar, sensor dan drone, alat analisis, internet pertanian dan otomatisasi alsintan adalah beberapa teknologi yang mendukung industri 4.0. Memanfaatkan teknologi Internet of Thing (IoT) dalam internet pertanian yaitu untuk menyambungkan benda-benda sekitar kita dengan internet melalui smarphone ataupun gadget lainnya.

Hal tersebut melengkapi dan mengembangkan praktek pertanian modern yang selama ini sudah dijalankan termasuk dalam pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, hingga pemasaran.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga sudah mendukung pengembangan Industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas, setelah itu digabung menjadi generasi baru yang digunakan untuk menggerakkan traktor jadi mampu beroperasi tanpa operator, pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pada kesempatan tersebut, Balitbangtan meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, yaitu UPJA Smart Mobile dan SAPA MEKTAN. Pengertian UPJA Smart Mobile yaitu aplikasi android yang dipakai untuk melaksanakan usaha di bidang jasa seperti jasa pengolahan tanah, irigasi, penanaman padi, panen padi, penggilingan padi, jual benih, jual gabah, pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan penjualan suku cadang alsintan.

Banner Waring Sayur

Sementara, SAPA MEKTAN adalah aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan. Penerbitan inovasi lainnya yang dihasilkan Balitbangtan, antara lain seperti Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system mendukung Program Bekerja.

Semua inovasi teknologi Badan Litbang yang dilaunching hari ini diharapkan diadopsi dan diproduksi massal oleh para perusahaan alsintan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha tani sehingga mampu meningkatkan produksi usahatani dan kesejahteraan petani.

Demikian pembahasan artikel tentang “Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan

Jahe Merah
Cara Budidaya Jahe Merah

Distributor Waring Sayur Mulyana High Quality – Lim Corporation

Jahe merah sudah dikenal mempunyai banyak manfaat dan khasiat. Salah satu tanaman rempah sekaligus tanaman herbal, jahe merah dipercaya bisa menyembuhkan sekaligus meredakan berbagai jenis penyakit.

Mulai dari gejala flu, demam ringan, batuk sampai mampu menjaga kondisi jantung dan menurunkan berat badan. Sejak dulu jahe merah sudah dipercaya sebagai tanaman yang kaya akan manfaat, jadi kehadirannya selalu ditanam sebagai tanaman toga atau tanaman obat keluarga di rumah.

Permintaan jahe merah dipasaran juga tak pernah menurun. Bahkan cenderung mengalami peningkatan seiring dengan kepedulian masyarakat akan obat-obatan herbal. Hal ini disebabkan karena semakin populernya makanan atau minuman hangat yang berbahan jahe seperti sekoteng dan bajigur.

Cara Menanam Jahe Merah di Tanah

Oleh sebab itu, budidaya jahe merah dinilai paling tepat dilakukan. Apalagi Anda yang mempunyai lahan luas yang tak terpakai. Anda bisa mencoba 5 cara budidaya jahe merah di tanah paling gampang dan menguntungkan ini.

1. Menyiapkan Lahan Tanam

Tahapan awal saat budidaya jahe merah yaitu menyiapkan lahan tanam. Lahan tanam yang dibutuhkan harus berupa lahan tanah yang subur dan gembur. Oleh sebab itu, pastinya Anda memerlukan pengolahan lahan. Berikut langkah yang digunakan untuk menyiapkan lahan tanam.

* Gemburkan lahan tanam dengan cara mencangkul lahan atau anda juga bisa membajak area tanam.
* Kemudian buat bedengan dengan ukuran lebar 1 m dan panjang disesuaikan luas lahan.
* Tinggi bedengan dibuat 25-30 cm.
* Kemudian jarak antar bedengan sekitar 50 cm.
* Setelah itu taburkan pupuk kandang dengan dosis 10 kg untuk bedengan dengan luas 10 m.
* Buatlah lubang tanam dengan jarak 25×25 cm.
* Kedalaman lubang tanam 25-30 cm.
* Selanjutnya isi pupuk kandang kedalam lubang tanam sebanyak 0,5 kg.
* Biarkan selama seminggu baru kemudian bedengan bisa ditanami.

BACA JUGA:
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental

2. Memilih Benih Tanaman

Setelah lahan tanam siap, maka tahapan selanjutnya yaitu menyiapkan benih tanaman. Benih tanaman yang harus disiapakan ialah berupa rumpang benih jahe merah. Untuk mendapatkannya dengan mudah Anda bisa membelinya di pasar tradisional. Meski begitu, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan benih kualitas baik, antara lain sebagai berikut:
* Pilih rimpang dengan ukuran yang besar.
* Kondisi rimpang masih segar, dengan kadar air yang banyak serta tak keriput.
* Rimpang dalam kondisi sehat, utuh dan tak cacat.
* Selain itu warna rimpang haruslah merah cerah menyala.
* Letakkan rimpang di ruangan yang sejuk.
* Kemudian siram menggunakan air secukupnya, setelah itu biarkan sampai rimpang mengeluarkan tunas atau mata tunas.
* Sembari menunggu maka siram dan lakukan pemeliharaan, jika ada rimpang yang busuk sebaiknya buang dan jauhkan.
* Setelah rimpang mulai bertunas, selanjutnya anda bisa langsung melakukan penanaman.

3. Menanam Jahe Merah

Setelah lahan tanam dan bibit siap, maka tahapan selanjutnya yaitu melakukan penanaman pada lahan. Disarankan agar penanaman dilakukan ketika selesai musim penghujan dan memasuki musin kemarau. Sebab curah air yang berlimpah dapat menyebabkan benih membusuk dan tak bisa tumbuh. Oleh sebab itu, penanaman dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
* Masukkan rimpang jahe merah kesetiap lubang tanam.
* Kemudian tutup kembali lubang tanam sampai rata.
* Namun, jangan sampai menutup bagian tunas tanaman.
* Dan berikan furadan untuk menanggulangi serangan jamur pada rimpang.
* Setelah itu siram bibit menggunakan air secukupnya.
* Amati dan tunggu selama satu minggu, bila tunas tak tumbuh maka periksa bibit.
* Sebab bisa jadi bibit busuk jadi perlu di ganti dengan bibit baru.
* Proses penyulaman ini dikerjakan agar tanaman bisa tumbuh seragam dan bisa dipanen secara bersamaan.
* Setelah di tanam tentunya sangat penting untuk dilakukan perawatan dan pemeliharaan agar tanaman dapat menghasilkan umbi yang berkualitas.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

4. Perawatan dan Pemeliharaan

Proses ini dalam budidaya jahe merah terbilang cukup sederhana. Berikut beberapa tahapan dalam perawatan dan pemeliharaan tanaman jahe merah.

Penyiraman
Penyiraman dilakukan setiap hari terutama ketika awal tanam. Dengan catatan bahwa masa tanam yang anda lakukan bertepatan dengan musim kering atau musim kemarau. Namun, sebaiknya tanam ketika akhir memasuki musim penghujan dan memasuki musim kemarau. Dengan begitu anda tak perlu terlalu sering menyiram tanaman. Apabila anda terlalu sering menyiram maka akan membuat umbi membusuk.

Oleh sebab itu, untuk pengairan sendiri anda bisa kerjakan secukupnya saja. Apabila kondisi lahan memang benar-benar kering maka anda bisa menyiramnya sedikit demi sedikit. Anda bisa menggunakan penyiram air seperti sprayer. Lakukan penyiraman minimal 3-4 hari sekali. Selain itu, penyiraman juga bisa mempermudah proses panen. Anda bisa menyiram tanaman 3 hari sebelum dilakukan panen agar mempermudah proses pengambilan umbi.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan ketika awal masa tanam memakai pupuk organik atau pupuk kandang. Disarankan hanya memakai pupuk kandang atau pupuk organik saja. Sebetulnya tanpa diberi pupuk tanaman jahe merah sudah bisa tumbuh baik. Namun untuk memperbaiki kualitas umbi anda perlu melakukan pemupukan tambahan. Pemupukan dilakukan minimal 3 kali sampai dengan masa panen tiba.

Pemupukan pertama ketika tanaman berumur 1 bulas setelah tanam. Selanjutnya ketika tanaman berumur 2 bulan setelah tanam. Dan pemupukan terakhir ketika tanaman berumur 3 bulan setelah tanam. Pemupukan dikerjakan dengan cara memberikan pupuk langsung ke bedengan. Usahakan pupuk yang diberikan sudah dikeringkan dan dalam kondisi benar-benar kering. Sebab jika basah dikhawatirkan malah dapat merusak umbi jahe merah.

Penyiangan
Penyiangan dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Dengan cara membersihkan gulma dan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman. Tak hanya itu, rumput di sekitar bedengan harus dibersihkan. Sebab jika tak dilakukan penyiangan di khawatirkan pertumbuhan tanaman akan terganggu serta juga menjadi sarang dari pertumbuhan hama dan penyakit. Oleh sebab itu, maka penyiangan harus di lakukan secara rutin sebagai upaya pencegahan hama dan penyakit. Dan juga memberikan pertumbuhan optimal bagi tanaman untuk menyerap hara yang diberikan melalui pemupukan.

5. Panen Jahe Merah

Panen bisa dilakukan sejak umur 3-4 bulan. Pada akhir masa tanam panen dapat dilakukan dengan mencabut batang tanaman berserta umbinya. Kemudian memotong bagian pangkal batang. Serta meletakkannya pada wadah bersih untuk tetap menjaga kesegarannya. Dan pisahkan antara umbi jahe merah yang sehat dan tidak. Usaha kan gemburkan tanah agar Anda tak kesulitan saat memanen.

Demikian pembahasan artikel tentang “Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Hobi Berkebun
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun

Bertanam atau berkebun merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan untuk dilaksanakan di sela-sela kesibukan. Untuk melaksanakan kegiatan yang satu ini, tentunya dibutuhkan peralatan berkebun yang bisa mendukung segala kebutuhan. Pasalnya, berkebun merupakan proses yang sangat panjang dan harus dilaksanakan dengan teliti.

Salah satu manfaat berkebun adalah membantu melepaskan stres. Adapun satu penelitian di Belanda menunjukkan bahwa mereka yang hobi berkebun mempunyai suasana hati yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang membaca. Mereka juga mempunyai kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah. Kortisol yang rendah membantu tubuh meningkatkan sistem kekebalan, mencerna makanan yang lebih baik, meningkatkan ingatan dan mencegah penyakit jantung.

Berkebun bisa dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, supaya tanaman tumbuh subur dan bertahan lama, Anda perlu memerhatikan beberapa hal berikut ini sebelum mulai hobi berkebun.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tentukan Ide Tanaman yang Akan Dikembangkan
Ada banyak jenis tanaman yang bisa Anda tanam. Ada baiknya, Anda mulai dengan memilih tanaman yang tepat. Misalnya, tanaman sayur untuk dikembangkan supaya bisa memenuhi cadangan makanan harian Anda dan keluarga. Selain itu, tanaman obat-obatan juga bisa menjadi pilihan sebagai apotek hidup.

Lebih Baik Mulai dengan Skala Kecil
Memulai sesuatu selalu dari yang kecil, termasuk berkebun. Saat Anda baru mengatakan ini adalah hobi baru, tidak ada salahnya memulai dengan dua atau tiga pot. Bahkan, tidak ada salahnya juga memulai dengan jenis tanaman yang sama.

Jumlah tanaman yang sedikit akan membuat Anda memiliki waktu banyak untuk mempelajari tanaman tersebut. Mungkin Anda tahu berapa kali tanaman itu harus disiram dan seberapa banyak sinar matahari yang dibutuhkannya.

BACA JUGA:
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Tempat dengan Cahaya Matahari Cukup
Tempat memiliki peran penting selain jenis tanaman. Pot berukuran kecil bisa dibilang mudah untuk dipindah-pindahkan ke tempat yang banyak mendapatkan cahaya matahari. Selain itu, ketika malam atau hujan besar, tanaman pun bisa dipindahkan ke tempat yang terlindungi.

Kalau memang Anda memilih untuk berkebun di pekarangan rumah, pastikan di sekitarnya mendapat cahaya matahari yang cukup. Tempat tersebut pun harus mudah dijangkau.

Buat Tanah Lebih Subur
Anda harus membuat tanah subur dengan memupuknya sebelum memasukkan bibit tanaman ke dalamnya. Namun, bukan berarti tanah itu akan subur selamanya. Anda harus menjaganya setiap saat. Pastikan tanah di sekitar tanaman juga mendapatkan air yang cukup, tidak kurang atau berlebihan. Anda juga wajib memberikan pupuk dalam kurun waktu tertentu.

Mulai Berkebun Berarti Mulai Belajar
Masalah tanaman bukan hanya sekadar tanah, pupuk, dan air. Ada banyak hal yang wajib Anda perhatikan dan pelajari, mulai dari pencahayaan sampai tanaman yang bisa ditanam di sekitarnya. Jangan takut, Anda bisa mencari informasi dengan mudah di buku atau internet tentang tanaman yang sedang Anda kembangkan.

Demikian artikel pembahasan tentang “Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida

Benih Tomat
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida

Benih yang dipakai untuk budidaya tomat umumnya terbagi dalam dua jenis, yaitu benih tomat OP dan hibrida. Benih OP ini merupakan singkatan dari open pollinated. Keduanya tentu saja mempunyai perbedaan. Berikut perbedaan dua jenis benih tomat ini.

Benih OP

Seperti namanya, yaitu open pollinated, benih ini diperoleh dari penyilangan tanaman tomat secara mandiri. Cara yang umumnya dipakai untuk menghasilkan benih OP ini ada dua cara, yaitu dengan alami atau penyerbukan buatan.

Cara alami pembuatan benih OP dilaksanakan dengan memakai bantuan angin, serangga, atau udara sekitar. Pernyerbukan alami ini dilaksanakan dengan mengisolasi tanaman yang akan dibenihkan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Sementara, penyerbukan buatan dilaksanakan tanpa mengerjakan isolasi terlebih dulu. Selama kedua jenis tomat yang diserbukkan yaitu tomat jenis murni, akan diperoleh benih yang masih murni. Jadi, sifat yang diperoleh akan sama seperti induknya.

Benih Hibrida

Benih hibrida asalnya dari bahasa Inggris, hybrid, yang berarti turunan dari induk yang berbeda. Benih hibrida merupakan turunan individu hasil perkawinan silang, baik disengaja ataupun tak disengaja.

Kawin silang yang dilaksanakan juga masih bisa dikerjakan selama masih satu famili yang sama. Bisa dari marga atau spesies berbeda ataupun dari jenis yang sama. Hasil dari perkawinan silang ini yaitu benih dengan sifat yang berbeda dari induknya.

Baca Juga:
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut
Ternyata, Ini Dampak Positif Berkebun Terhadap Kesehatan Mental
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

Persilangan untuk menghasilkan benih hibrida bisa dilaksanakan antara tomat a dan tomat b. Misalnya saja, kelebihan tomat a yaitu karakter buah yang lebat tetapi tak tahan serangan hama dan penyakit. Sementara, tomat b mempunyai produktivitas yang rendah tetapi tahan hama dan penyakit.

Perkawinan kedua jenis tomat tersebut diharapkan akan menciptakan benih tomat baru, yakni tahan terhadap penyakit dan mempunyai produktivitas yang tinggi. Salah satu keunggulan benih hibrida yaitu pertumbuhannya yang lebih baik ketimbang benih OP.

waring sayur 2

Kedua jenis benih ini bisa dipakai tergantung keperluan. Jika Anda sudah mempunyai tanaman tomat yang berkualitas unggul, Anda bisa memakai benih murni dari tomat tersebut. Akan tetapi, apabila Anda baru ingin membudidayakan tomat, tak ada salahnya untuk memulai dari bibit hibrida yang mempunyai kualitas unggul.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3