Waring Sayur Warna Merah Dan Kuning

Waring Hijau-Kuning-Merah

Waring memiliki beberapa macam jenis menurut fungsinya. Berikut ini adalah beberapa macam jenis waring yang tersedia di tempat kami ( LIM CORPORATION ).

Waring Ikan (Water net)
Waring ikan adalah jaring yang terbuat dari bahan plastik berwarna hitam. Waring ikan biasa digunakan untuk pagar pembatas tambak. Permintaan waring hitam ini juga cukup banyak.

Waring Sayur dan Buah
Selain digunakan untuk packing sayuran dan buah – buahan, waring sayur yang berwarna cerah ini juga digunakan untuk pagar lahan pertanian oleh para petani.

Di tempat kami tersedia waring sayur dengan beberapa pilihan warna dan ukuran, antara lain :
– waring warna merah (50×75 cm & 60×100 cm)
– waring warna kuning (50×80 cm & 60x100cm)
– waring warna orange
– waring warna ungu
– waring warna hijau

Minimal order 5 ball, 5 ball = 5.000 lembar.
Untuk info harga waring dan info cara pemesanan waring silahkan hubungi kami :
– SMS / Call : 0812 3258 4950 / 0877 0282 1277
– Phone/Fax : 031-8830487

*Baca juga Panduan Budidaya Tanaman Tomat

Advertisements

Budidaya Bawang Merah

Bawang Merah merupakan salah satu komoditas rempah-rempah yang paling dicari dan dibutuhkan oleh semua masyarakat di Indonesia. Kebutuhan bawang merah tiap tahun semakin meningkat ditunjang dengan kebutuhan bawang merah untuk berbagai olahan makanan. Pada awal tahun 90an Indonesia merupakan salah satu pengekspor bawang merah, namun sekarang menjadi salah satu pengimpor bawang merah terbesar di dunia.

ciputranews_1403838143

Berikut kami jelaskan beberapa cara menanam bawang merah dengan benar di bawah ini :

• Persiapan Yang Harus Di Lakukan Dalam Budidaya Bawang Merah

– Benih Bawang Merah
Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal untuk benih hibrida impor. Ada bentuk benih biji, ada juga bentuk umbi. Sebagian besar budidaya bawang merah di sentra menggunakan produksi bibit umbi.

– Pemilihan Benih
Biji bawang yang baik adalah benih yang telah disimpan selama 2-3 bulan. dan berasal dari tanaman yang dipanen pada umur 70-90 hari. Karena pada usia yang digunakan sebagai umbi bibit memiliki titik tumbuh akar. Umbi bibit juga akan berasal dari tanaman yang sehat dengan ciri-ciri, terlihat cerah, segar, tidak mengerut, dan tidak ada warna hitam adalah tanda dari penyakit yang disebabkan jamur.

Jangan menggunakan lampu yang terlalu kecil untuk benih. karena biji kecil akan membuat pertumbuhan tanaman yang jelek dan hasil sedikit. Umbinya juga harus ukuran seragam, tidak ada luka, atau tidak merobek kulit.
Sebelum ditanam, akhir potongan umbi pertama sekitar 1/3 % bagian panjang umbi. Kulit luar yang kering biji dan akar sisa-sisa dibuang.

Tujuannya agar pertumbuhan umbi merata, merangsang pertumbuhan tunas dan pertumbuhan tanaman itu sendiri. dan merangsang sisi pertumbuhan akar, dan mendorong pembentukan anakan. Untuk mencegah pembusukan, sebelum ditanam, memotong luka di umbi harus dikeringkan terlebih dahulu. Sedang untuk memperkirakan jumlah bibit, untuk satu hektar dibutuhkan sekitar 600-800 kg benih.

– Tahap Penanaman
Untuk menghasilkan umbi dengan baik kuantitas dan kualitas, teknik penanaman yang tepat diperlukan waktu tanam, pemilihan bibit, persiapan tanah, teknik penanaman, penyiraman, penyiangan, mengolah tanah, pemupukan, serta pengendalian hama dan penyakit.

– Waktu Tanam
Waktu yang ideal untuk menanam bawang merah adalah di musim kemarau. Namun karena pertumbuhan membutuhkan banyak air, maka harus dilengkapi dengan sistem irigasi yang baik. sehingga tanaman tidak kekurangan air dan juga tidak becek.

Penanaman dilakukan ketika cuaca cerah, Penanaman tidak dilakukan selama masa transisi atau perubahan musim. karena sering terjadi angin saat kering. Dampak angin kering akan membuat daun tanaman rusak dan ujung daun terbakar. Pada saat berkabut juga tidak baik untuk pertumbuhan bawang merah. karena udara berkabut mungkin menimbulkan penyakit yang disebabkan oleh janiur.

– Persiapan Dan Pengolahan Tanah
Tujuan pengolahan adalah untuk melonggarkan tanah atau menggemburkan tanah. menghilangkan gulma, dan menciptakan sistem penyerapan air. Pengolahan dilakukan sebelum proses penanaman. Caranya dengan melonggarkan atau menggemburkan tanah menggunakan cangkul, bajak, atau traktor jika lahan yang akan ditanam cukup luas.

Selanjutnya, membuat tempat saluran irigasi dengan menempatkan parit antara jarak tanggul atau bedengan. Fungsi parit adalah sebagai alat aliran air dan tempat untuk membuang air yang berlebihan. Lentang tanggul 100-120 cm lebar tanggul atau bedengan. parit berukuran sedang dengan kedalaman sekitar 30-35 cm lebar 30¬40 cm. Untuk bedengan panjang dan parit panjang tentu saja disesuaikan dengan luas lahan.

Menjelang penanaman, tepatnya seminggu sebelumnya. tanah persemaian harus diberikan pupuk dasar, yaitu pupuk kandang atau kompos dan diratakan. Tepat satu hari sebelum proses penanaman lahan irigasi cukup siap untuk tanam.

– Proses Penanaman Bawang Merah
Untuk menanam bawang merah, Tanggul yang telah disiapkan di lubangi kecil-kecil dengan kedalaman kurang lebih sama dengan bibit yang akan ditanam jarak sekitar 15 x 15 cm atau 15 x 20 cm. Selanjutnya, umbi bibit dimasukkan ke dalam lubang dengan menempatkan ujung di sisi atas.

Jangan menanam benih terlalu dalam, karena itu membuat kerusakan (membusuk). Ujung Umbi harus ditutup sedikit ke tanah, karena jika tanah penutup terlalu tebal akan dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Setelah proses ini selesai penanaman disiram pada tiap jalur – jalur bedeng atau tanggul yang sudah di tanami.

– Penyiraman Dan Penyiangan Bawang
Tanaman bawang merah harus disiram setiap hari sampai daun pertama tumbuh. Penyiraman dilakukan dua kali sehari yaitu di pagi dan sore hari. Penyiraman baru bisa dilakukan sekali sehari jika tanaman bawang 50 hari.
Ketika menyiram tanaman bawang merah tidak boleh terlalu basah. karena hasilnya bisa menjadi tanah padat dan gangguan pertumbuhan tanaman. serta terjadinya pembusukan.

Bawang merah juga harus disiangi untuk menyingkirkan semua gulma. Penyiangan dan mencabut gulma dengan tangan atau alat-alat lain harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman bawang merah.

Selama pertumbuhan bawang merah. Penyiangan biasanya dilakukan dua kali. Penyiangan pertama saat tanaman masih berusia 2-4 minggu. menjadi penyiangan kedua dilakukan saat tanaman berumur 5-6 minggu. Untuk frekuensi penyiangan sendiri tergantung pada pertumbuhan gulma.

– Pemupukan
Pupuk untuk bawang dapat menggunakan pupuk alami atau buatan. Pemupukan dilakukan dalam dua tahap, yaitu sebelum tanam dan setelah penanaman. Pemupukan tahap pertama sering menggunakan pupuk kandang atau kompos sebanyak 10-15 ton per hektar.

Tujuan memberikan pupuk alami sebelum penanaman, sehingga struktur tanah tidak mudah mengembun. Selain itu, untuk menyuburkan tanah dan untuk meningkatkan kemampuan tanah untuk mengikat air. Sedang untuk pupuk tambahan diberikan dengan cara mengubur di tanah dengan jarak 10 cm dari tanaman atau tabur antara barisan tanaman.

– Pengendalian Hama Dan Penyakit
Jenis hama yang menyerang tanaman bawang merah adalah ngengat dan jamur. Tipe kedua hama ini menyebabkan ujung daun dipotong dan daun terkulai. Ulat media dapat merusak umbi disimpan di gudang. Pencegahan hama dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida Bayrusil 250 EC atau Azodrin 15 WSC. Dosis: 2 ml / I air.

Untuk penyakit yang menyerang tanaman bawang merah adalah tempat ungu yang disebabkan oleh jamur. Terlihat gejala penyakit ini adalah adanya bercak putih pada daun abu-abu yang kemudian berubah menjadi cokelat dan kering. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan penyemprotan tanaman bawang merah menggunakan Difolatan 4F.

– Proses Panen
Karakteristik tanaman bawang merah yang sudah layak untuk dipanen setelah batang lemah atau runtuh. Hal ini biasanya terjadi pada penanaman setelah 60 sampai 90 hari, tetapi itu semua tergantung pada bidang media. Kemudian karakteristik lainnya adalah bentuk bulat yang hampir sempurna, beberapa sudah terlihat di permukaan tanah. umbi sudah berwarna merah gelap atau keunguan bawang merah dan bau khasnya.

waring-sayur-bungkus-bawang-merah

Setelah di panen bawang merah harus di jemur dibawah sinar matahari selama seminggu atau dua minggu, sehingga buah tahan lama. Setelah bawang siap kemudian disimpan dalam karung jerat dengan suhu sekitar 30-33 ° C.

 

Baca juga Cara Budidaya Kentang 

 

 

Tips Budidaya Tanaman Tomat

tomat2

Banyak hal yang butuh di perhatikan dalam budidaya tanaman tomat yaitu ketentuan tumbuh tanaman tomat. Ketentuan tumbuh tanaman tomat mencakup : iklim serta tanah.

1. Iklim

Iklim

Tanaman tomat (Solanum lycopersicum) dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi ataupun di dataran rendah, tergantung varietasnya. Tanaman tomat bisa tumbuh baik di dataran tinggi (kurang lebih

m 700 m dpi), dataran medium (200 m – 700 m dpi), serta dataran rendah (kurang dari 200 m dpl). Faktor temperatur bisa memengaruhi warna buah. Pada temperatur tinggi (diatas 32°C) warna buah tomat condong kuning, sedang pada temperatur tdk tetap warna buah condong tak rata. Temperatur ideal dan berpengaruh baik pada warna buah tomat yaitu pada 24°C – 28°C yang biasanya merah rata. Kondisi temperatur serta kelembapan yang tinggi, punya pengaruh kurang baik pada perkembangan, produksi serta kwalitas buah tomat. kelembapan yang relatip dibutuhkan untuk tanaman tomat yaitu 80%. Tanaman tomat membutuhkan intensitas sinar matahari sekurang–kurangya 10-12 jam sehari-hari (Sastrahidayat. 1992).

2. Tanah

Tanah

Tanaman tomat adalah tanaman yang dapat tumbuh disegala tempat, dari daerah dataran rendah hingga daerah dataran tinggi (pegunungan) untuk perkembangan yang baik, tanaman tomat memerlukan tanah yang gembur, kandungan keasaman pH diantaranya 5-6, tanah sedikit memiliki kandungan pasir, serta banyak terkandung humus, dan pengairan yang literature
serta cukup mulai tanam hingga tanaman dari mulai panen.

Berdasar pada type pertumbuhannya, tanaman tomat dibedakan atas type determinate serta indeterminate. Tanaman tomat bertipe determinate memiliki pola perkembangan batang dengan cara vertikal yang terbatas serta disudahi dengan perkembangan organ vegetatif (akar, batang daun), sedang tomat bertipe indeterminate memiliki kekuatan untuk selalu tumbuh serta tandan bunga tak ada pada tiap-tiap buku dan pada ujung tanaman selalu ada pucuk muda.

Bunga tanaman tomat berjenis dua dengan lima buah kelopak berwarna hijau berbulu serta dua buah daun mahkota (Tugiyono Hery, 2002). Pembuahan berlangsung 96 jam sesudah penyerbukan serta buah masak 45 hari hingga 50 hari sesudah pembuahan. Persentase penyerbukan sendiri pada tanaman tomat yaitu 95% – 100%.

Langkah Budidaya Tanaman Tomat
♦ Persemaiaan Benih Tomat

Persemaiaan Benih Tomat

Benih tomat martha mesti disemai dahulu sebelumnya ditanam. Persemaian dikerjakan di dalam kotak pesemaian (tray), media persemaian yaitu kombinasi tanah, arang sekam, serta pupuk kandang kuda dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Benih ditanamkan dalam kotak pesemaian (tray), benih dipelihara sampai usia 25-30 hari sesudah semai. Syarat-syarat langkah proses pesemaian yang baik yaitu :
a. Yang disemaikan umumnya tanaman yang lemah, tak kuat bila segera ditanam ditempat yang tetap
b. Tempat menyemai berbentuk bedengan spesial, di beri atap peneduh (paranet) untuk menghindar curahan hujan jangan pernah mengakibatkan kerusakan benih yang masihlah lemah.
c. Tempat pesemaian mesti aman dari masalah binatang
d. Penyiraman dikerjakan dengan memakai Hand Sprayer.
e. Baiknya tanaman baru dipindahkan ke tempat penanamannya di lega sesudah cukup kuat
f. Sebaiknya jika bibit terlebih dulu dipindahkan ke polibag, menanti waktu ditanam ditempat penanamannya.

♦ Pemrosesan Tanah

Pemrosesan Tanah

Pemrosesan tanah untuk tanaman tomat yaitu mencakup pembersihan tempat pembajakan atau pencangkulan serta pembuatan bedengan. Untuk memperoleh hasil yang baik dengan maksud :
a. Akar sisi tanaman yang ada pada tanah bisa tumbuh lebih prima.
b. Rumput liar bisa dikendalikan tumbuhnya.
c. Peredaran hawa lebih gampang serta luas, hingga mengakibatkan beberapa zat makanan didalam tanah bisa lebih sempurna
d. Air yang terlalu berlebih dapatb gampang meresap atau menguap.
e. Akar-akar tanaman bisa menembus tanah lebih gampang serta dalam.

♦ Pemupukan

Pemupukan

Pemupukan dibedakan jadi 2 jenis yaitu : pemupukan Organik serta Non Organik.
Pemberian pupuk organik (pupuk kandang) diberikan lewat cara diratakan di atas tanah bedengan. Pupuk kandang terkecuali bisa melakukan perbaikan karakter biologis tanah dapat juga melakukan perbaikan karakter kimia serta fisik tanah, pupuk kandang juga butuh diberikan pada tanaman sayuran yang banyak konsumsi nitrogen hingga nitrogen begitu memastikan kuantita dikonsumsi pada fase vegetatif. Pemberian pupuk non organik SP 36, ZA, Kcl dengan perbandingan 1 : 1 : ½ berperan untuk penyanter tanaman vegetatif. Langkah pemupukan dengan meratakan di atas bedengan dengan jarak per 1 m serta diberikan 100 g.

♦ Penanaman

Penanaman Dengan Polybag

Jika tempat telah siap, jadi bibit bisa selekasnya ditanam. Yang butuh di perhatikan dalam penanaman yaitu saat tanam serta jarak tanam. Saat tanam terkait erat dengan iklim. Ada tanaman yang pas ditanam di musim penghujan, sedang Jarak tanam sesuai dengan morfologi tanaman serta tingkat kesuburan tanahnya. Mengatur jarak tanam bermakna berikan ruangan lingkup hidup yang sama/rata untuk tiap-tiap tanaman. Dengan mengatur jarak tanam ini bakal didapat barisan-barisan tanaman yang teratur hingga gampang dalam lakukan pengelolaan tanaman setelah itu.

Bibit yang telah siap tanam dicabut dipersemaian beserta akarnya bila bibit datang dari persemaian plastik atau tray 25-30 hari sesudah semai bibit segera ditanam pada lubang tanam dengan jarak 70×60 cm, Pada saat penanaman bibit diupayakan tanaman tomat tak menyentuh tanah, supaya tanaman tak membusuk serta terserang penyakit akibat kotoran dikarenakan oleh tanah, waktu yang paling pas untuk penanaman tomat yaitu 2-4 minggu sebelumnya hujan paling akhir. Penanaman dikerjakan pada sore hari supaya tanaman tak layu serta bisa menyesuaikan pada tempat yang ditanami.

♦ Pemeliharaan
• Penyiraman

Penyiraman tanaman sayuran banyak memerlukan air seperti tanaman tomat, sayuran daun memiliki kandungan ± saat penyiraman yang baik adalah pada sore hari butuh di ketahui kalau maksud penyiraman yaitu :
a. Menukar air yang telah banyak menguap pada siang hari ;
b. Kembalikan kemampuan tanaman pada keadan tanaman pada malam hari ;
c. Menambahkan pada tanaman yang kekurangan air.

Penyiraman sebaiknya dikerjakan dengan hati–hati, serta diupayakan tak atau jangan pernah tentang daun lantaran tanaman bakal gampang menanggung derita penyakit seperti virus. Penyiraman yang dikerjakan penyusun memakai alat berbentuk selang serta dikerjakan pada sore hari dengan maksud kurangi penguapan.

• Penyulaman
Bibit tomat yang baru ditanam, baik lewat persemaian ataupun segera ditanam tak semua bisa tumbuh serta bertahan jadi tanaman dewasa sebagian salah satunya tentu ada yang mati satu diantara langkah mengatasinya yaitu lakukan penyulaman, langkahnya waktu tomat berusia 7–14 hari sesudah tanaman kerjakan pergantian bibit yang mati dengan bibit yang baru serta di ambil dari bibit terdahulu atau bibit yang ditanam dengan selang saat 7–14 hari dari pertama penyemaian. Bila dalam 3 mingu sesudah tanam masihlah diketemukan bibit yang mati tak perlu lagi dikerjakan penyulaman, sebab penyulaman pada usia lebih, dari 3 minggu bakal membuahkan tanaman yang perkembangan serta usia panennya tak seragam hingga bakal menyusahkan penanaman.

• Penyiangan/Pembumbunan
Penyiangan mesti dikerjakan pada saat terlihat kalau sudah tumbuh gulma yang mengganggu perkembangan tanaman. Umumnya proses penyiangan diimbangi dengan pembumbunan tanah di sekitaran tanaman. Penyiangan bisa dikerjakan 2 atau 3 kali atau sesuai sama keadaan lega. penyiangan dikerjakan lewat cara dicabut memakai tangan serta yang susah dicabut memakai cangkul atau kored.

• Pemupukan
Pupuk umumnya diberikan sebagai pupuk basic atau pupuk susulan. Bisa diberikan pada tanah atau melalui daun atau sisi tanaman lain. Sebagai pupuk basic dapat dipakai pupuk kandang atau kompos. Pupuk susulan berbentuk pupuk NPK yang didapatkan 2 – 3 kali sepanjang pertumbuhannya lewat cara ditugal kan pada tiap-tiap tanaman. NPK 15-15-15 sejumlah dosis 2 gr/tanaman.

• Pemangkasan
Tanaman yang berbentuk perdu atau pohon biasanya butuh pemangkasan. Pemangkasan ini ditujukan diantaranya untuk membuat pohon, kurangi daun, mempercepat pembuahan, meremajakan tanaman, dan sebagainya.

Maksud membuat pohon yaitu supaya bisa berbunga atau berproduksi lebih banya. Pengurangan daun ditujukan untuk memperoleh hasil assimilasi bersih yang optimum. Dengan pemangkasan juga bisa saja mempercepat sistem pembuahan. Namun adakalanya pemangkasan dikerjakan untuk peremajaan tanaman (rejuvenilisasi).

Pada umumnya pemangkasan dikerjakan dengan memotong cabang/ranting yang tumbuhnya tak pas, memotong tunas-tunas air, atau memotong ranting-ranting yang terkena penyakit. Pemangkasan yang penulis kerjakan tiap-tiap satu minggu sekali sepanjang pertumbuhannya, setiap pohon cuma ditinggalkan sua cabang serta semasing cabang dilewatkan tumbuh semasing tiga tandan, serta buah yang dilewatkan semasing tandan disisakan 5 buah yang dipelihara supaya membuahkan buah yang besar.

• Pengikatan
Pengikatan pohon ditujukan untuk hindari tanaman tomat rubuh ketika berbuah serta agar tanaman tomat itu bisa tumbuh tegak

• Ingindalian hama serta penyakit
A. Hama
1. Ulat buah (Hiliothis armigera)
Ulat ini menyerang tomat yang masihlah muda hingga buah telah tua terlihat berlubang–lubang serta umumnya busuk lantaran infeksi, ulat ini bisa dibrantas denagn inteksida.

2. Nematoda (Helodogyama sP)
Cacing ini mengakibatkan akar–akar tomat berbintil–bintil, umumnya cuma muncul pada tanah–tanah enteng yang sangat asam (PH 4 – 5). Pemberantasan dengan nematisida.

3. Lalat buah (Dacus durcalis)
Lalat ini biasanya menyerang lewat cara menyuntikan telur–telurnya dalam kulit buah tomat, serta telur itu bakal jadi larva yang menggerogoti buah tomat dari dalam sehinga buah itu jadi busuk serta rontok. Lalat buah bisa dikendalikan lewat cara menyemprotkan inteksida systemik mulai sejak buah berusia 1 minggu.

4. Kutu putih (Pseu dococus SP)
Kutu putih menyerang tomat lewat cara mengisap cairan daun. Hama ini dapat mambawa penyakit embun jelaga. Mengakibatkan daun jadi keriting serta bunga/buah alami kerontokan pemberontakan pakai insektisida.

B. Penyakit
1. Blossom and Root (busuk ujung buah)
Umumnya menyerang buah tomat baik yang masihlah muda ataupun yang telah tua. Penyakit dikarenakan oleh kekurangan unsur hara mikro Ca kalsium. Pembarantasnya dengan penyebaran kapur dolomit. pemupukan yang berimbangan pengairan rata penyemprotan CaCl2 pada semua permukaan daun dengan frekwensi 5–7 hari sekali sejumlah 0, 1%.

2. Layu furasium
Umumnya menyerang buah tomat baik yang masihlah muda di dataran tinggi yang mempunyai kelembapan tinggi dimusim hujan. Langkah yang bisa menghindar serangan penyakit layu furasium, seperti berikut :
Kerjakan pemupukan yang berimbang
a. Tentukan serta tanam bibit yang tahan pada semua penyakit
b. Tentukan tempat penanaman yang berdrainse cukup baik.
c. Tentukan daerah yang bersikulasi hawa lancar
d. Tentukan tempat penanaman yang memperoleh cahaya matahari penuh.
e. Tentukan tanaman yang masihlah sehat.
f. Rendam bibit kedalam larutan benomil 0, 1% sebelumnya penanaman.

3. Bacterial will (layu bakteri)
Umumnya menyerang tanaman tomat yang tumbuh didaerah dataran rendah dengan suhu serta kelembapan yang tinggi penyakit ini dikarenakan oleh bakteri psedomonas penyakit ini bisa dikendalikan dengan menggunakan Agrep 20 wp atau agromicin 15/1, 5 wp.

4. Penyakit busuk buah
Umumnya dikarenakan oleh cendawan Collectroticum SP. Hindari serangan penyakit ini lewat cara pemangkasan yang teratur, melindungi kelembapan kebun, serta melindungi saniatasi tanah. Penyakit ini bisa dihindari serta diberantas dengan memakai bubur Bordeaux 1-3%, alcohol 50WP, Prekiur N, prukit PR 10/56 WP, ridomil serta antracol.

Panen serta Pasca Panen
Panen buah tomat di panen pertama kalinya pada usia 90 hari mulai sejak geser tanam. Lantas sepanjang 3–5 hari sekali hingga buah habis, buah tomat yang bakal di pasarkan dalam jarak jauh baiknya dipanen pada tingkat paket 75%, saat buah marih hijau atau kira–kira 5– hari lagi jadi merah, sedang untuk jarak dekat tingkat kemasakan 90% yaitu saat buah berwarna kuning kemerah – merahan.

Baca Juga Budidaya Tanaman Wortel dan Pemanfaatan Waring Dalam Peternakan Ikan Lele

Pingin Beli Waring Sayur Harga Murah?

 

Produsen waring sayur (karung jaring), menjual waring sayur, karung jaring, waring net, sak jaring yang biasa digunakan untuk cabe (lombok), bawang merah, bawang putih, kol, jengkol, jeruk limau, dll. Tersedia waring dengan berbagai pilihan warna dan ukuran. Saat ini waring sayur yang paling laku, paling diminati adalah waring sayur warna merah dan waring sayur warna kuning.

Untuk kebutuhan waring sayur pastikan hanya pada kami. Kami sudah lama berpengalaman melayani pembeli dari seluruh wilayah Indonesia: Sumatra, Jawa, kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, NTB dan Papua. Anda tidak perlu kuatir, transaksi DIJAMIN SANGAT AMAN, barang pasti kita kirim, kami mengutuk segala bentuk penipuan. Kami berkomitmen melayani Anda untuk jangka panjang.

Harga waring sayur dari kami dijamin murah karena langsung dari pabrik. Waring sayur kami merk MULYANA, stok yang tersedia antara lain:
Waring Sayur Warna MERAH
– 50×75 cm
– 60×100 cm
– 80×120 cm

Waring Sayur Warna KUNING
– 50×80 cm
– 60×100 cm
Minimal order waring sayur 5.000 lembar.

Untuk info harga waring sayur silahkan hubungi kami:
– sms/call: 0852.3392.5564 – 0877.0282.1277 – 08123.258.4950
– Email: limcorporation2009@gmail.com

Baca juga Waring Untuk Budidaya Ikan

Pabrik Karung Jaring, Waring Sayur

Waring Hijau-Kuning-MerahPabrik waring sayur/karung jaring, jual waring sayur, karung jaring, waring net, sak jaring yang umum dipakai untuk cabe (lombok), bawang merah, bawang putih, kol, jengkol, jeruk limau, dan lain-lain. Ada waring dengan beragam pilihan warna serta ukuran. Sekarang ini waring sayur yang paling laris, paling disukai yaitu waring sayur warna merah serta waring sayur warna kuning.

Untuk keperluan waring sayur yakinkan cuma pada kami. Kami telah lama memiliki pengalaman melayani konsumen dari semua lokasi Indonesia : Sumatra, Jawa, kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, NTB serta Papua.

Anda tak perlu cemas, transaksi DIJAMIN SANGAT AMAN, barang tentu kita kirim, kami mengutuk semua bentuk penipuan. Kami memiliki komitmen melayani Anda untuk periode panjang.
Harga waring sayur dari kami ditanggung murah lantaran segera dari pabrik. Waring sayur kami merk MULYANA, stock yang ada diantaranya :
Waring Sayur Warna MERAH
• waring sayur merah ukuran 50×75 cm
• waring sayur merah ukuran 60×100 cm
• waring sayur merah ukuran 80×120 cm

Waring Sayur Warna KUNING
• waring sayur kuning ukuran 50×80 cm
• waring sayur kuning ukuran 60×100 cm
Minimum order waring sayur 5. 000 lembar.

◘ Untuk informasi harga waring sayur/karung jaring silakan hubungi kami :
– sms/call : 0852. 3392. 5564 – 0877. 0282. 1277 – 08123. 258. 4950
– E-mail : limcorporation2009@gmail. com