4 Trik Ampuh Untuk Mengatasi Hama Siput, Salah Satunya Menggunakan Waring Ikan

pagar tanaman

Jual Waring Ikan Untuk Pagar Tanaman – Lim Corporation

Semakin banyaknya orang melaksanakan gaya hidup sehat belakangan ini, banyak orang yang mulai memilih untuk mengubah pola makannya dengan memperbanyak makan sayuran dan buah setiap harinya. Maka, mulai banyak kesadaran masyarakat untuk budidaya sendiri di rumah. Jadi hasil sayuran dan buah yang dipanen bisa langsung dikonsumsi. Dengan berbudidaya sendiri, Anda akan bisa mengatur jenis sayuran dan buah apa yang akan ditanam, pemakaian pupuk organik ataukah non organik, jenis perawatan tanaman yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Jadi hasil panennya pun lebih terjamin kualitasnya untuk Anda konsumsi bersama dengan keluarga.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Jika Anda ingin berkebun sendiri, maka salah satu hal yang perlu Anda perhatikan yaitu pengendalian hama tanaman yang sangat mengganggu. Bukan karena hama saja tetapi produksi kebun Anda bisa menurun akibat terserang penyakit ataupun pengaruh cuaca. Maka Anda harus lebih waspada karena adanya hama pengganggu yang bisa merusak dan memakan tanaman. Contoh hama yang banyak ditemui oleh pemilik perkebunan yaitu hama siput tak bercangkang. Hewan gastropoda ini banyak berkeliaran di malam hari dan memakan tanaman sayur atau buah dari bermacam jenis. Sangat mengganggu dan hama siput ini yaitu salah satu jenis hama yang sangat sulit diatasi. umumnya tukang kebun memakai bermacam cara untuk bisa menghalangi siput ini merusak lahan. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi hama siput.

Baca Juga :

1. Memakai Jebakan

Cara yang pertama yaitu memakai jebakan untuk bisa menangkap siput, menghalangi siput masuk ke lahan, memakai pemangsa untuk memakan siput, atau dengan memakai pestisida yang bisa mematikan siput. Memakai jebakan untuk menangkap siput sebetulnya cukup merepotkan karena bermacam jebakan harus dipersiapkan terlebih dulu, termasuk bermacam-macam perlengkapan supaya siput bisa tertangkap. Contohnya seperti menyiapkan beberapa botol kaca, campuran bir dan susu, tepung jagung, dan lain sebagainya.

2. Menggunakan Hewan Pemangsa atau Predator

Teknik untuk mengatasi yang kedua yaitu dengan memakai pemangsa atau predator untuk memakan siput, seperti cacing parasit atau burung. Tetapi kadang cara ini kurang efektif sebab burung sulit untuk menemukan siput pada malam hari, dimana malam hari yaitu waktu dimana siput itu banyak menyerbu lahan. Walaupun sudah memakai cacing parasit, bisa juga menjadi kesalahan karena cacing parasit ini juga bisa menghilang begitu saja dari kebun Anda dan bahkan mengakibatkan hama siput lebih banyak. Oleh karena itu Anda harus rajin membeli cacing parasit ini untuk untuk memangsa hama siput di kebun Anda.

3. Menggunakan Cairan Pestisida

Kemudian teknik yang selanjutnya yaitu dengan memakai pestisida atau bahan kima untuk menghalau siput. Pestisida yang bisa dipakai yaitu seperti amonia, butiran besi fosfat, atau metaldehyde. Tetapi siput bisa mengeluarkan lendir dari tubuhnya untuk mengatasi bermacam ancaman pestisida ini, jadi beberapa bahan pestisida menjadi kurang efektif. Tak hanya itu, kekurangan dari pemakaian bahan kimia ini yaitu juga bisa mempengaruhi hasil kebun Anda nantinya. Bahkan untuk metaldehyde akan sangat berbahaya jika Anda juga mempunyai hewan peliharaan, karena kandungan meteldehyde bisa membunuh hewan peliharaan Anda juga.

4. Menggunakan Waring Ikan / Waring Pagar

Nah, bagaimana jika memakai waring ikan, waring hitam atau waring pagar? Waring ikan ternyata sudah teruji bisa dipakai untuk menghalangi siput masuk ke dalam lahan Anda. Waring Ikan atau waring pagar ini ada berbagai macam jenisnya, yang paling umum yaitu waring jenis RK atau benang double dan waring jenis TL atau benang single. Waring jenis RK umumnya dipakai untuk keramba, sebab benangnya double, jadi lebih kuat. Sedangkan waring ikan jenis TL banyak dipakai untuk pagar tanaman, jadi banyak yang menyebutnya waring pagar.

Memakai waring ikan ini sangat gampang, karena Anda hanya cukup membeli waring seluas lahan kebun di rumah Anda, kemudian menutupi tanaman sayur dan buah Anda dengan memakai waring tersebut. Selain menghalangi siput, waring juga akan bisa menghalangi lahan Anda dari hewan pengganggu yang lain, seperti burung hantu. Sesudah kebun Anda tertutupi dengan waring hitam, Anda bisa tetap mengelola kebun Anda seperti biasanya, termasuk memberi pupuk organik ataupun pestisida alami untuk tambahan penghalang siput yang merusak tanaman Anda.

* Info selengkapnya mengenai harga Waring Ikan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Kolam Keramba Dari Waring Ikan Untuk Budidaya Ikan Nila Mampu Hasilkan Panen Melimpah

ikan nila

Distributor Waring Ikan Murah – Lim Corporation

Ikan nila termasuk jenis ikan konsumsi yang hidup di air tawar. Ikan ini sangat gampang di budidayakan serta sangat gampang dipasarkan karena termasuk salah satu jenis ikan yang paling sering dikonsumsi setiap hari. Karena proses budidaya ikan nila ini sangat gampang dan pemasarannya yang cukup luas bisa dijadikan peluang usaha.

Budidaya ikan nila ditambak terbukti bisa membawa keuntungan dalam berbisnis. Berikut ini cara budidaya ikan nila dengan waring ikan, yaitu :

A. Penyediaan Sarana dan Peralatan

1. Kolam

Ada beberapa kolam yang dipakai ketika budidaya ikan nila yaitu :

Kolam Pemijahan
Kolam yang tepat untuk pemijahan ikan nila ini yaitu kolam tanah yang luasnya sekitar 50m2 – 100m2 dengan kepadatan kolam indukan hanya 2 ekor/m2. Untuk suhu kolam pemijahan yaitu sekitar antara 20-22 derajat C, dengan kedalaman air sekitar 40cm-60cm, dan sebaiknya dasar kolam berpasir.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Kolam Pendederan
Pada kolam pendederan luasnya tak lebih dari 50m2 – 100m2. Dengan kedalaman air kolam sekitar 30cm-50cm dan kepadatan ikan sebaiknya sekitar 5-50 ekor/m2. Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan sekitar 3-4 minggu, ketika benih ikan berukuran sekitar 3cm-5cm.

Kolam Pembesaran
Kolam pembesaran fungsinya untuk tempat memelihara dan membesarkan benih sesudah dari kolam pendederan. Sebaiknya dalam pemeliharaan ini dibutuhkan beberapa kolam pembesaran, yaitu :

– Kolam pembesaran tahap yang pertama fungsinya untuk memelihara benih ikan sesudah dari kolam pendederan. Sebaiknya kolam untuk pembesaran tahap pertama ini berjumlah sekitar 2-4 buah dengan luas maksimal 250-500 m2/kolam. Disarankan untuk pembesaran pada tahap pertama ini jangan memakai kolam semen, karena benih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. Apabila benih sudah menjadi gelondongan kecil maka bisa dilaksanakan pembesaran tahap yang kedua atau bisa langsung dijual kepada pera petani.
– Tujuan dari kolam pembesaran tahap kedua ini untuk memelihara benih gelondongan besar bisa dilaksanakan di kolam tanah atau sawah ataupun bisa juga memakai keramba apung dengan mata jaring 1,25cm–1,5cm. Sebaiknya jumlah penebaran pada kolam pembesaran tahap kedua ini tak lebih dari 10 ekor/m2.
– Kolam pembesaran tahap yang ketiga tujuannya untuk membesarkan benih. Dibutuhkan kolam tanah antara 80cm-100cm dengan luas 500m2 – 2.000m2.

Baca Juga :

2. Alat

Alat yang umum dipakai yaitu jala, waring ikan, hapa, seser, ember, baskom beberapa ukuran, timbangan skala kecil dan besar, cangkul, arit, pisau serta piring secchi untuk mengukur kadar kekeruhan air.

3. Persiapan Media

* Keringkan kolam selama beberapa hari. Kemudian laksanakan pengapuran supaya bisa menghilangkan hama dan ikan liar sebanyak 25-200 gr/m2.
* Pemberian pupuk organik dengan dosis 50-700 gr/m2.

B. Pembibitan

Ikan nila sangat gampang untuk kawin silang dan bertelur secara liar. Akibatnya, kepadatan kolam akan meningkat. Untuk ikan nila yang sedang dalam masa beranak, pertumbuhan iakn tersebut akan lambat jadi diperlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai ukuran yang diinginkan. Untuk mengatasi kekurangan ikan nila di atas, maka laksanakan metode kultur tunggal kelamin. Dalam pelaksanaan metode ini benih jantan saja yang dipelihara karena ikan nila jantan tumbuhnya lebih cepat dibandingkan ikan nila betina.

C. Pembenihan

Pada saat proses pembenihan umumnya akan menghasilkan benih yang berbeda ukurannya tergantung dengan lamanya pemeliharaan benih ikan. Benih yang umumrnya sekitar 2-3 minggu sesudah menetas disebut dengan benih kecil dan ukurannya sekitar 3cm-5cm. Tahap berikutnya untuk benih ikan kecil dipelihara pada kolam lain ataupun di sawah. Jika pemeliharaan sudah berjalan sekitar 1-3 minggu akan menghasilkan benih dengan ukuran sekitar 6cm dan berat sekitar 8-10 gr/ekor.

Kolam harus sudah dipersiapkan 2 minggu sebelum dipakai. Keringkan bagian dasar kolam, kemudian jemur beberapa hari, dan bersihkan dari rerumputan serta dicangkul sampai rata. Tanggul dan pintu air diperbaiki jangan sampai terjadi kebocoran. Saluran air diperbaiki supaya jalan air lancar. Pasangkan saringan pada pintu pemasukan ataupun pengeluaran air. Dan untuk yang berikutnya yaitu :
a. Pemupukan
b. Pemberian Pakan
c. Pemeliharaan Kolam atau Tambak

D. Pemanenan

Ikan nila bisa dipanen yaitu sesudah masa pemeliharaan sekitar 4-6 bulan. Ketika pemanenan total ukuran ikan bervariasi di atas 50 gr/ekor. Sistem pemanenan bisa juga dilaksanakan secara bertahap, dimana hanya dipilih ukuran sesuai permintaan pasar. Untuk pemanenan tahap yang pertama bisa dilaksanakan dengan memakai jaring dan untuk pemanenan yang berikutnya dilaksanakan secara bertahap.

Terdapat 2 teknik dan cara untuk pemanenan ikan nila yang paling gampang yaitu dengan mengeringkan kolam secara total atau dikeringkan sebagian. Jika ikan dipanen secara keseluruhan, maka kolam dikeringkan secara total. Tetapi jika akan memanennya beberapa maka hanya sebagian air yang dibuang.

Sebaiknya ketika pemanenan air segar selalu dialirkan ke dalam kolam untuk mencegah supaya ikan tak banyak yang mati. Ikan akan berkumpul di kubangan penangkapan atau dalam saluran, kemudian diserok atau ditangkap. Jika pemanenan sudah selesai, kolam pemeliharaan dikeringkan dan dipersiapkan untuk pemeliharaan yang berikutnya.

* Info selengkapnya mengenai harga Waring Ikan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Keunggulan Budidaya Metode Keramba Jaring Apung Dengan Waring Ikan, Lebih Awet & Murah

Keramba Jaring Apung

Waring Ikan Untuk Keramba Jaring Apung – Lim Corporation

Membudidayakan ikan dalam keramba jaring apung yaitu salah satu cara budidaya yang bisa Anda laksankan di laut. Tetapi tak hanya di laut Anda juga bisa laksanakan di sungai ataupun danau. Pastinya dengan keadaan serta ketinggian air yang cukup apabila Anda ingin melaksanakan budidaya. Keramba umumnya menjadi pilihan bagus apabila Anda ingin melaksanakan budidaya.

Keramba Jaring Apung adalah suatu cara pemeliharaan ikan ataupun hewan air yang mana kerangkanya terbuat dari bambu, kayu, pipa pralon ataupun besi. Umumnya berbentuk persegi serta diberi jaring/waring ikan dan juga dilengkapi dengan pelampung dari drum plastik ataupun streoform. Jadi wadah tersebut akan terus terapung di air.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Kerangka serta pelampung itulah yang berfungsi untuk penahan jaring/waring ikan jadi tetap terbuka dan berada di permukaan air. Dan juga jaring/waring ikan tetap tertutup pada bagian bawah yang akan dipakai budidaya ikan untuk beberapa bulan kedepannya.

Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Apabila Anda ingin budidaya ikan, Anda bisa melaksanakannya dengan memakai beberapa media, salah satunya yaitu dengan memakai keramba jaring apung. Budidaya memakai keramba jaring apung bisa Anda laksanakan di sungai, danau, di atas kolam terpal bahkan di peraiaran laut. Cara ini adalah salah satu cara budidaya yang efisien serta efektif dilaksanakan. Tak heran apabila sudah banyak yang memakai cara ini.

Dengan tempat yang tak begitu luas, Anda bisa memperbanyak hasil panen ikan. Pastinya tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar. Pola yang Anda pakai yaitu dengan mengintensifkan pola dari budidaya ikan yang Anda pilih. Meskipun pada akhirnya bisa berdampak pada biaya yang tinggi. Tetapi Anda bisa memperoleh keuntungan yang tinggi juga pastinya.

Apabila Anda mengelolanya dengan baik, membuat kolam jaring ini di sungai pun bisa menjadi potensi yang sangat luar biasa. Bahkan Anda bisa memperoleh penghasilan dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini bisa menjadi lapangan pekerjaan terutama untuk warga yang tinggal disekitarnya.

1. Penyeleksian Benih Ikan

Faktor yang paling penting dari budidaya ikan dalam keramba jaring apung yaitu pemilihan benih. Hal ini menjadi salah satu faktor yang sangat penting dan wajib untuk Anda perhatikan.

Apabila Anda membuat kesalahan ketika pemilihan benih. Pastinya bisa berpengaruh buruk pada hasil panen. Karena bisa jadi harapan Anda akan menjadi sia-sia. Bahkan keuntungan yang Anda peroleh dari budidaya ikan ini tak akan mampu menutup modal yang sudah dikeluarkan. Pastinya Anda tak menginginkan hal ini terjadi.

2. Penebaran Benih Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Sebagai salah satu bentuk sterilisasi, yaitu ketika sebelum menebar benih. Sebaiknya Anda merendam lebih dulu kedalam larutan Kalium Pemanganat. Perhatikan supaya konsentrasi berada pada 4–5 ppm serta direndam selama kurang lebih 15–30 menit. Laksanakan adaptasi suhu pada benih jadi suhu pada kemasan ikan akan sama dengan suhu pada keramba jaring apung. Caranya yaitu dengan merendam kemasan benih kedalam keramba jaring apung selama sekitar 1 jam.

Untuk penebaran benih sebaiknya Anda kerjakan di pagi hari. Untuk menghindari ikan mengalami stres serta kematian yang disebabkan perbedaan suhu. Benih yang Anda tebar haruslah berukuran 5cm–8cm, serta mempunyai berat 30gr–50gr dan juga padat tebar sebanyak 50–70ekor/m3. Pakan yang Anda berikan ketika pembesaran ikan yaitu lambit.

Baca Juga :

3. Pemeliharaan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Untuk lama pemeliharaan ikan dalam keramba jaring apung bisa sampai 4 bulan. Pastinya dengan tingkat keberhasilan hidup sebesar 80%. Pakan yang Anda berikan lebih baik berupa pelet apung. Untuk pakan bisa diberikan dengan dosis 3%–4% dari total bobot ikan. Anda bisa memberikan sebanyak 3 kali 1 hari. Yaitu ketika pagi hari, siang hari serta sore hari dengan rasio konversi pakan sebesar 1,3.

4. Perhatikan Kondisi Air Kolam

Ketika memelihara ikan memakai keramba jaring, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi air. Meskipun beberapa ikan gampang untuk dipelihara. Bahkan dengan kondisi air bagaimanapun, ikan bisa hidup dengan media pembesaran apapun. Tetapi bukan berarti Anda bisa mengabaikan kondisi air.

5. Perhatikan Suhu Air Kolam

Tak hanya kondisi air, Anda juga harus memperhatikan suhu air kolam. Ikan pada normalnya bisa hidup pada suhu 26-32 C. Apabila suhu air terlalu rendah, bisa mengakibatkan masalah pada ikan seperti proses pencernaan yang terganggu. Lain lagi apabila suhu air pada kolam tinggi ataupun hangat. Suhu yang hangat justru dianjurkan karena membuat pencernaan ikan menjadi lebih lancar dan cepat

6. Proses Pemeliharaan

Benih ikan yang sudah Anda tebar ke dalam keramba, ini menandakan ikan sudah siap masuk dalam tahap pemeliharaan. Pada tahapan ini Anda harus memperhatikan 2 hal yang penting. Yang pertama yaitu tentang pengelolaan air serta masalah pemberian pakan. Sangat tak dianjurkan untuk mengganti air atau memindahkan ikan selama proses ini sampai dengan masa panen. Karena penggantian air kolam bisa berdampak buruk pada ikan yang Anda pelihara.

Faktor penting selanjutnya yaitu tentang masalah pakan ikan. Karena banyaknya jenis pakan untuk ikan baik yang organik ataupun nonorganik. Anda bisa memberikan pakan yang organik seperti keong mas, plankton, cacing dan makanan organik yang lainnya. Tak hanya itu jangan lupa untuk selalu memperhatikan proses pemberian pakan.

Berikan pakan sebanyak 5-6 kali dalam 1 hari. Untuk pemberian pakan berikan jarak kurang lebih 2-3 jam. Seperti halnya budidaya ikan air tawar

Apabila ketika Anda ingin memberikan pakan tetapi turun hujan. Disarankan untuk tak pernah menebarkan pakan. Karena hal ini bisa membuat pakan ikan menjadi tercemar, karena air hujan bisa membuat pakan tercemar zat asam. Pakan yang terkontaminasi bisa berdampak buruk pada kesehatan ikan. Bahkan bisa mempengaruhi kualitas dan membuat ikan mati keracunan.

7. Pengelolaan Panen Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Pemanenan ikan bisa Anda laksanakan sesuai dengan permintaan pasar. Tetapi umumnya ukuran panen haruslah ikan dengan berat 500gr/ekor. Panen bisa Anda laksanakan di pagi hari atau sore hari untuk mengurangi resiko kematian pada ikan. Penanganan panen bisa Anda kerjakan sesuai dengan cara penanganan ikan hidup. Hal yang perlu Anda perhatikan juga yaitu memastikan supaya ikan bisa sampai ke konsumen dalam keadaan segar dengan cara pengangkutan memakai air bersuhu rendah. Waktu pengangkutan dikerjakan pada waktu pagi hari ataupun sore hari.

* Info selengkapnya mengenai harga Waring Ikan klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Inilah 5 Jenis Ikan Yang Hampir Terancam Dari Kepunahan, Wajib Dilestarikan!

Ikan memang banyak jenisnya bahkan masih ada yang belum diketahui jenis dan spesiesnya itu saking banyaknya jenis ikan tersebut, bahkan ikan-ikan itu juga ada habitatnya atau populasinya hampir terancam keberadaannya atau terancam punah di muka bumi ini, bahkan ikan juga ada yang langka sekali keberadaannya.

Karena ikan ini pada dasarnya sekarang sangatlah kita tak mengetahuinya tentang keberadaannya. Inilah 5 jenis ikan langka yaitu antara lain :

HAG FISH

Hagfish

Hag menurut catatan fosil ikan ini sudah ada sejak 300 juta tahun lalu, yang berarti ikan ini sudah ada sejak zaman dinosaurus berada jadi usianya sangat lama sekali, binatang ini akan ditemukan apabila di laut yang relatif dalam, hewan ini menyerupai belut tetapi sangat aneh walaupun mereka mempunyai tengkorak tapi tak mempunyai tulang belakang, menurut para peneliti. Untuk makannya umumnya memakan bangkai-bangkai ikan besar contohnya ikan paus.

LANCE FISH

Lancetfish

Dengan giginya yang tajam dan mempunyai layar di bagian punggungnya jelas ikan ini mempunyai penampilan sebagai ikan prasejarah, panjang predator ini hampir atau bisa mencapai 2m, ikan predator ini biasanya ditemukan di semua samudera kecuali di kutub, umumnya ikan ini sangat rakus pada ikan kecil serta cumi-cumi bisa dikatakan juga ikan ini sebagai pemakan temannya sendiri bisa dikatan ikan canibal.

Baca Juga :

ARWANA

arwana

Untuk jenis ikan ini anda pasti sudah mengenalnya karena sering banyak dikoleksi masyarakat pada umumnya sebagai ikan hias, tetapi anda juga harus mengetahuinya ternyata ikan ini sudah ada sejak jaman prasejarah jadi bisa dibayangkan betapa lamanya ikan arwana ini berada. Umumnya ikan ini ditemukan di sungai amazon dan juga diberbagai bagian afrika, australia, ikan arwana termasuk ikan pemangsa rakus karena sangat menyukai binatang kecil bahkan kelelawarpun menjadi salah satu makanan ikan ini.

STURGEON

sturgeon

Ikan ini yaitu ikan yang sudah ada pada awal mula dinosaurus, ikan ini juga dikenal sebagai bahan utama pembuatan kaviar, karena penangkapan dan cara menangkapnya yang secara berlebihan jadi ikan ini populasinya atau habitantnya sangat terancam punah, ikan ini umumnya memakan binatang kecil di dasaran laut, dan pertumbuhannya bisa mencapai 6m.

ARAPAIMA

arapaima

Arapaima ini yaitu jenis ikan arwana atau kerabat dari ikan arwana, ikan arapaima ini atau ikan amazon ini merupakan jenis ikan terbesar yang hidup air tawar, yang mana tumbuhnya bisa sampai 4m, tetapi untuk sekarang ini umumnya kita temukan hanya berukuran 2m saja, jadi ikan ini termasuk ikan yang sangatlah langka.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan di parit atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Teknik Tepat Budidaya Ikan Kakap Bagi Para Pemula, Usaha Kecil & Untung Besar

ikan kakap

Ikan Kakap termasuk ikan perairan peralihan, ikan ini bisa hidup di perairan air laut, air payau, ataupun air tawar. Adapun beberapa jenis ikan kakap yaitu seperti ikan kakap merah dan ikan kakap putih

Banyak orang yang sekarang ini mulai membudidayakan ikan ini karena rasanya yang cukup lezat. Berikut adalah Cara Budidaya Ikan Kakap :

A. Pemilihan Lokasi Pemeliharan Ikan Kakap

Pemilihan tempat/lokasi untuk pemeliharan adalah faktor penting dalam melaksanakan budidaya ikan ini. Ikan kakap yang sering diketahui mempunyai toleransi pada salinitas yang cukup tinggi dan artinya ikan kakap bisa dibudidaya pada segala tipe perairan. Budidaya ikan kakap bisa dilaksanakan di kolam, tambak, ataupun pinggir pantai dengan memperhatikan pada kualitas airnya. Karena ikan kakap tergolong ikan tropis, sesudah mempunyai tempat budidaya berupa kolam maka pastikan bahwa suhu kolam yang ideal yaitu sekitar 27°C-32°C serta pastikan juga untuk kolam tak terlalu keruh. Dan apabila memilih budidaya ikan kakap di tambak pinggir laut, pastikan arus air tak terlalu deras, apabila air terlalu deras maka bisa merusak tambak.

B. Pemberian Pakan Ikan Kakap

Karena ikan kakap ini termasuk ikan karnivora, pakan alami ikan ini antara lain yaitu plankton, cumi–cumi, udang, serta ikan kecil lainnya. Apabila dalam budidaya ikan kakap bisa diberi pakan berupa ikan rucah ataupun ikan teri. Meskipun tergolong karnivora ikan ini juga bisa diberi pakan berupa pelet. Tetapi sebaiknya beri pakan alami saja dari pada pakan berupa pelet karena dengan pakan yang alami, daging pada ikan kakap akan lebih nikmat dan lezat apabila dimakan.

Baca Juga :

C. Reproduksi Ikan Kakap

Ikan kakap termasuk ikan hermaphrodit atau berkelamin ganda yaitu mempunyai kemampuan untuk merubah jenis kelamin berdasarkan beberapa faktor variabilitas. Ketika awal pertumbuhan, ikan kakap yang berumur sekitar 1-2 tahun cenderung sekali menumbuhkan testikel akhirnya menjadi ikan jantan. Tetapi ikan akan berubah menjadi betina ketika sudah mencapai umur sekitar 5-6 tahun. Masa reproduksi ikan kakap umumnya akan terjadi pada musim penghujan.

Ketika proses pemijahan, untuk membedakan kelamin ikan atau membedakan antara jantan serta betina bisa dilihat berdasarkan ukurannya. Ikan kakap jantan umumnya mempunyai ukuran yang lebih kecil serta ramping bila dibandingkan dengan ikan kakap betina. Sesudah matang gonad, ikan kakap bisa dibuahi dan bisa menghasilkan telur serta bibit baru.

D. Cara Pemanenan Ikan Kakap

Sesudah sekitar 1 tahun proses pemeliharaan, ikan kakap yang sudah mencapai bobot sekitar 500gr-1000gr ikan kakap sudah bisa dipanen. Apabila ada ikan kakap yang mempunyai bobot melebihi 1kg, sebaiknya ikan tersebut dijadikan indukan. Alat yang diperlukan untuk memanen ikan kakap yaitu jala atau serokan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 Ball
– 1 Ball = 1.000 lembar
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Beginilah Cara Sukses Budidaya Ikan Arwana Di Kolam

Arwana-Super-Red

Ikan Arwana atau nama ilmiahnya Scleropages formosus adalah ikan hias air tawar dari Asia Tenggara, Ikan ini banyak digemari sebagai ikan peliharaan karena ikan ini mempunyai warna dan bentuk yang cukup indah. Ada 4 varietas warna dari ikan arwana ini, seperti Ikan Arwana Hijau (ditemukan di negara Indonesia, Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia); Ikan Arwana Emas dengan ekor merah (ditemukan di Indonesia); Ikan Arwana Emas (ditemukan di Malaysia); dan Ikan Arwana Merah (ditemukan di Indonesia).

Klasifikasi ILmiah Ikan Arwana

Kingdom   : Animalia
Filum        : Chordata
Kelas         : Actinopterygii
Ordo          : Osteoglossiformes
Famili       : Osteoglossidae

Harga ikan arwana bisa mencapai sekitar 5-10 juta setiap ekornya. Jadi, tak heran apabila banyak orang menjadikannya peluang usaha yang sangat menjanjikan. Kini banyak orang mulai melaksanakan budidaya ikan ini baik itu dalam kolam besar ataupun dalam akuarium.

Dalam skala besar, budidaya ikan arwana ini bisa dilaksanakan di kolam terpal, kolam tempao atau jenis kolam yang lainnya. Nah kali ini kita akan membahas cara budidaya ikan arwana di dalam kolam.

Adapun Beberapa Cara Budidaya Ikan Arwana Di Kolam, Antara Lain :

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Arwana

Kolam yang perlu disiapkan untuk melaksanakan budidaya ikan arwana ini dibuat sebagaimana tempat hidupnya di alam liar dengan memberi bebatuan dalam kolam. Selain itu, dalam kolam diberi tambahan filter supaya kolam tetap menjaga kebersihan serta kejernihan air. Derajat keasaman atau pH air yang baik sebagai tempat hidup ikan arwana yaitu sekitar 6-5-7,5 dengan suhu sekitar 25-29 derajat celcius. Usahakan kolam tak terkena paparan sinar matahari langsung.

Ikan arwana tergolong spesies ikan pemakan segala termasuk anak-anaknya. Untuk itu, dalam budidaya ikan arwana harus mempunyai lebih dari 1 kolam untuk menempatkan ikan berdasarkan umur dan ukurannya. Ada beberapa jenis kolam yang perlu disiapkan seperti kolam pemijahan, kolam pembesaran, kolam indukan dan kolam pembentukan warna.

Pemilihan Jenis dan Indukan Ikan Arwana

Jenis ikan arwana yang akan dibudidayakan bisa disesuaikan dengan modal yang dipunyai dan juga spesies yang sedang banyak permintaannya. Jenis ikan arwana yang tetap banyak permintaan yaitu ikan arwana jenis red arwana. Tetapi untuk membudidayakan jenis red arwana memerlukan modal yang besar, apabila modal anda tak begitu besar anda bisa membudidayakan ikan arwana jenis silver arwana.

Baca Juga :

Pilihlah indukan arwana yang sudah berumur sekitar 4-5 tahun, karena indukan dengan umur tersebut akan sangat baik kualitas pemijahannya. Masukkan indukan ke kolam pemijahan kemudian berikan pakan berupa udang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anakannya nanti. Untuk membedakan indukan jantan dan betina ikan arwana bisa dilihat dari bentuk kepalanya, apabila kepalanya lebih kecil berarti itu ikan arwana betina, begitu juga sebaliknya.

Cara Pengembangbiakkan Ikan Arwana

Amati ikan yang selalu berenang berdampingan, ikan yang sudah berpasangan biasanya berenang berdampingan dengan kepala dan ekor yang selalu menempel. Ikan arwana yang sudah berpasangan juga selalu bergerak memutari salah satu badan lawan jenisnya.

Sesudah ikan arwana mempunyai pasangan segera pindahkan ke dalam kolam pemijahan yang diberi bebatuan supaya mirip habitatnya di alam liar. Sesudah dipindahkan ikan arwana akan berkembang biak. Ikan arwana tak memerlukan bantuan dalam bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, ikan arwana jantan langsung memasukkannya ke dalam mulut, hal itu bertujuan untuk membuahinya. Ikan arwana jantan akan mengeluarkan telur dari dalam mulutnya sekitar 7-8 minggu sesudah telur menjadi larva.

Pembesaran Benih Ikan Arwana

Pindahkan benih ikan arwana yang sudah berukuran 1cm ke dalam kolam lainnya yaitu kolam anakan. Hal ini dilaksanakan untuk menghindari ikan arwana memakan anaknya sendiri. Sesudah dipindahkan anakan ikan tersebut diberi makan cacing pita. Pembesaran benih dilaksanakan sampai anakan ikan arwana berukuran sekitar 10cm-12cm. Sesudah itu ikan arwana dipindahkan kembali ke kolam peremajaan.

Peremajaan Ikan Arwana

Sesudah dari kolam anakan, ikan arwana dipindahkan ke kolam peremajaan dan dirawat sampai berukuran sekitar 30cm-40cm. Kolam peremajaan ini dibuat terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari akan membuat tubuh ikan arwana mengeluarkan warna alaminya. Proses penjemuran ikan arwana harus dilaksanakan pada pagi hari karena sinar matahari pagi dinilai paling baik. Apabila sudah memasuki waktu siang kolam harus segera ditutupi lagi dengan atap jerami ataupun yang lainnya.

Pemanenan Ikan Arwana

Apabila ikan arwana sudah mempunyai ukuran sesuai dan sudah mempunyai warna yang bagus, ikan bisa dipanen dan dijual.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan di parit atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Teknik Polikultur, Trik Kombinasi Budidaya Ikan Nila Dengan Ikan Lele Dumbo

Nila-jantan-dan-betina-campur

 

Ikan Nila merupakan salah satu jenis ikan tawar untuk dikonsumsi. Ikan dengan nama ilmiah Oreochromis niloticus ini mempunyai ukuran sedang dengan panjang total sekitar 30cm. Tubuh ikan ini mempunyai tubuh berwarna kehitaman dengan beberapa belang. Bagian sirip, tenggorokan, dan ujung sirip punggung mempunyai warna merah, kemerahan atau kekuningan.

Klasifikasi Ilmiah Ikan Nila

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Osteichtyes
Ordo : Perciformes
Famili : Cichlidae
Genus : Oreochromis
Spesies : Oreochromis niloticus

Banyak orang saat ini mulai membudidayakan ikan nila ini, karena ikan ini sangat gampang berkembangbiak. Salah satu teknik yang dipakai untuk budidaya ikan nila ini yaitu dengan memakai sistem polikultur. Sistem polikultur yaitu pemeliharaan yang dilaksanakan secara campuran dalam kolam dengan jenis yang berbeda namun masih jenis ikan konsumsi sehingga pemakaian kolam akan lebih optimal.

Apabila anda ingin budidaya ikan nila dengan sistem polikultur, anda dapat menggabungkan ikan nila dengan ikan lele dumbo, ikan mas atau juga ikan tawes.

Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Sistem Polikultur

Menurut Penelitian, ikan nila sangat baik apabila disatukan dengan ikan lele dumbo dalam 1 kolam. Karena kedua ikan tersebut sama-sama saling melengkapi. Ikan nila dapat hidup di permukaan air karena ikan nila selalu mencari makanan di permukaan air dan senang dengan tempat yang terkena sinar matahari. Sedangkan ikan lele dumbo lebih suka hidup dan mencari makan di tempat yang gelap atau di bagian dasar kolam, dan akan muncul ke permukaan apabila ia memerlukan oksigen.

Karena sifat yang berbeda, sangatlah cocok apabila keduanya ditempatkan dalam 1 kolam karena tak akan terjadi perebutan kekuasaan dan juga perebutan makanan.

Dasar kolam yang ditempati oleh lele dumbo, maka ikan nila tak akan sempat membuat sarang di dasar kolam karena apabila ikan nila membangun sarang pastinya akan dirusak oleh lele dumbo dan hal tersebut akan menguntungkan bagi pembudidaya karena dengan begitu tak perlu mengerjakan perkawinan dan energi ikan akan tersimpan dalam tubuh dan ikan akan cepat besar.

Baca Juga :

Inilah Rahasia Sukses Budidaya Ikan Belida Dengan Kolam Terpal
Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat
Belajar Cara Budidaya Goji Berry Bagi Para Pemula

Tahapan Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Tahapan budidaya ikan nila dengan sistem polikultur umumnya sama dengan sistem monokultur. untuk persiapan kolam hal-hal yang perlu dilaksanakan yaitu pengolaan tanah, pemupukan dasar kolam, pengapuran apabila keasaaman tanah berlebihan atau kurang, pembuatan sistem pengairan dan lain sebagainya.

Penebaran Benih Ikan Dalam Sistem Polikultur

Untuk penebaran ikan dalam sistem polikultur ini baik ikan nila dengan ikan lele dumbo, ikan nila dengan ikan mas dan ikan nila dengan ikan tawes ataupun semuanya, apabila ikan berukuran sekitar 8-12cm maka persentase penebarannya yaitu 70% ikan nila, 10% ikan mas, 10% ikan lele dumbo dan 10% ikan tawes.

Misalkan luas kolam pembesaran yaitu 100m2 maka padat tebarnya yaitu 20 ekor/m2 dan dapat diisi sebanyak 2000 ekor ikan yaitu 1400 ikan nila merah, dan ikan mas, ikan lele dumbo, ikan tawes masing-masing sebanyak 200 ekor.

Penebaran ikan ini dilaksanakan secara bersamaan kecuali ikan lele dumbo karena ikan lele dumbo mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat sehingga lele dumbo tersebut ditebar 2 bulan sesudah ikan lainya supaya pemanenan dapat dilaksanakan serentak atau bersamaan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan, Waring Hitam untuk berbudidaya atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Ini Dia Tips & Trik Budidaya Ikan Supaya Hasil Melimpah

tilapia

Ikan air tawar mungkin bisa dibilang menjadi salah satu primadona sekarang ini. Nyatanya, tingkat permintaan pasaran semakin tinggi untuk ikan air tawar. Salah satu jenis ikan tawar yang paling banyak diminati yaitu ikan mas.

Sebagai ikan konsumsi, ikan mas merupakan salah satu primadona ikan air tawar yang mempunyai permintaan yang cukup tinggi. Itulah salah satu alasan yang membuat banyak orang sangat tertarik untuk mengembangkan usaha budidaya untuk ikan air tawar.

Menjalankan usaha budidaya ikan mas, pembudidaya harus menekan biaya produksi dan harus memaksimalkan hasil panen tentunya. Pasti Anda berpikiran bagaimana caranya bisa menekan pengeluaran produksi dan memperoleh hasil produksi yang maksimal?

Baca Juga :

Trik Jitu Budidaya Tomat Beef Dengan Metode Hidroponik
Yuk Intip!! 5 Tanaman Yang Sangat Cocok Pada Musim Kemarau
Budidaya Rempah-Rempah Di Dalam Pot & Polybag, Lebih Menguntungkan

Strategi jitu yang dapat diterapkan pembudidaya ikan mas dengan melaksanakan manajemen pakan yang baik. Sebab, sekitar 70% komponen biaya produksi berasal dari pakan.

Pemberian pakan sangat bergantung pada pertumbuhan ikan tersebut. Pembudidaya dituntut untuk memberikan pakan yang berkualitas baik. Sebab, pakan yang berkualitas baik menjadi faktor penting keberhasilan suatu usaha budidaya bidang perikanan.

Pakan yang mengandung protein kasar (PK) sekitar 28%—30% jauh lebih efisien bila dibandingkan dengan pakan berprotein 26%. Meskipun harganya lebih mahal, hal yang perlu diutamakan yaitu produksi yang dicapai harus jauh lebih baik dan masa panen lebih pendek.

Soal manajemen pemberian pakan berkualitas baik. Yang terpenting yaitu pakan yang diberikan sesuai takaran dan habis dimakan. Kebutuhan pakan untuk ikan mas sendiri, yaitu sebesar 5% dari biomassa ikan dalam 1 hari.

Jika Anda membutuhkan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Budidaya Dengan Sistem Total Akuakultur, Untung Berlimpah

IMG_3149

Permintaan konsumen ikan semakin meningkat. Ini terbukti dari data produksi ikan mas yang diperkirakan mencapai 4.000 ton setiap bulannya. Demikian juga dengan jenis ikan konsumsi lainnya seperti nila serta bawal, yang mencapai sekitar 1.000—2.000 ton setiap bulannya.

Sayangnya, permintaan yang tinggi belum tercukupi karena sistem pembudidayaan masih banyak yang mengandalkan kondisi alam. Padahal, ini bisa diakal dengan memakai sistem total akuakultur. Apa itu total akuakultur?

Istilah total akuakultur pertama kali disebarluaskan oleh Guru Besar Institut Pertanian Bogor. Kata ‘total’ mengacu pada teknik permainan tim nasional Belanda, Total Football. Pada teknik tersebut semua bagian dikerahkan bersamaan, baik pada saat melaksanakan serangan maupun bertahan.

Total akuakultur mempunyai arti yaitu menerapkan seluruh unsur yang memengaruhi produktivitas budidaya secara simultan dan sebaik mungkin. Dengan begitu, jika timbul masalah yang bisa mengurangi produktivitas atau bahkan kegagalan, bisa diatasi lebih dini.

Ada beberapa hal yang dapat memengaruhi produktivitas antara lain air, kondisi ikan, dan faktor pendukung lainnya. Faktor pendukung ini co0ntohnya teknologi pakan, pemacu pertumbuhan dan peningkatan daya tahan, serta skala usaha.

Budidaya ikan dengan sistem total akuakultur sudah banyak diterapkan pada budidaya skala industri, terutama di luar negeri. Salah satu contohnya, budidaya ikan salmon. Pengaplikasian sistem total akuakultur ini mengontrol berbagai hal. Mulai dari kualitas air kolam hingga penggunaan probiotik serta vitamin. Produksi yang dihasilkan pun sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan.

Baca Juga :

Ini Tips Agar Sukses Budidaya Mangga Alpukat Dengan Pot
Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau
Menguntungkan, 4 Trik Budidaya Buah Kiwi

Sistem total akuakultur menjamin kelangsungan usaha budidaya ikan. Berdasarkan praktik lapangan, sistem ini mampu meningkatkan hasil budidaya ikan.

Aplikasi budidaya sistem total akuakultur lebih efektif diterapkan pada budidaya ikan air tawar. Adapun budidaya ikan air laut belum bisa berhasil dengan baik. Ini karena lingkungan laut belum bisa dikontrol dengan baik, demikian pula dengan ketersediaan benih unggul untuk komoditas air laut.

Dari ulasan tadi, ada beberapa kelebihan budidaya ikan dengan sistem total akuakultur, yaitu :

  • Tak perlu lahan luas : pembesaran lele di kolam terpal berdiameter 3 m, mampu menampung 3.000 ekor.
  • Mudah untuk dikerjakan : penerapan total akuakultur cocok pada segmen pembesaran.
  • Modal lebih sedikt : biaya yang dikeluarkan untuk pembesaran benih lele sebanyak 3.000 ekor yaitu Rp4 juta dengan volume kolam terpal bulat 3 m3.
  • Panen lebih cepat : dengan ukuran benih 7—9cm akan bisa dipanen dalam waktu 2 bulan.

Jika Anda membutuhkan atau ingin budidaya dengan Waring Ikan ataupun untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Teknik Aquaponik Lele, Kreatif & Menguntungkan

penerapan-hidroponik-sistem-aquaponik

Sistem aquaponik lele memanglah belum banyak yang menggunakannya. sistem ini mengombinasikan cara budidaya ikan lele dengan menggunakan nutrisi yang diperoleh dari air kolam lele untuk disalurakan ke media tanam untuk tanaman tersebut.

sistem aquaponik lele ini yang seringkali digunakan pada berbagai jenis aquaponik, hal semacam ini karena ikan lele membuang kotoran serta berbagai bekas makanan dengan jumlah yang semakin banyak, hingga dapat digunakan untuk nutrisi tanaman.

Untuk Anda yang mempunyai hoby berkebun serta memelihara ikan mempunyai kolam lele sekalian juga untuk budidaya tanaman, pasti sangat menyenangkan serta jadi kenikmatan tersendiri.

Aplikasi sistem Aquaponik Lele

TAHAP PERTAMA

Pertama Anda harus menyiapkan kolam lele dahulu. Untuk bikin kolam Anda bisa menggunakan terpal yang di buat dengan ukuran 2 x 4 m. Kolam dengan ukuran itu bisa berisi sekitar 3000 ekor ikan lele.

TAHAP KEDUA

Di dalam pembuatan sistem aquaponik lele ada banyak sistem yang bisa Anda gunakan, sebagai contoh sistem DFT atau Deep Flow Technique merupakan teknik pemasangan hidroponik yang menggunakan prinsip yaitu meletakan akar tanaman pada media yang dialiri air sedalam 3-4 cm dari permukaan. Aplikasi sistem ini dibutuhkan pipa paralon atau bambu sebagai tempat tanaman. Kemudian letakan net pot atau sisa aqua gelas yang berisi pecahan batu bata serta di bagian atas diberi tambahan sabut kelapa ataupun sekam bakar.

Jika Anda memakai sistem DFT pada aquaponik lele, jadi Anda membutuhkan mesin pompa air yaitu cukup pompa aquarium saja. Mesin pompa ini berfungsi untuk mengalirkan air pada media tanam dari kolam lele.

TAHAP KETIGA

Langkah ketiga pada pembuatan sistem aquaponik lele yaitu menentukan jenis tanaman. Anda bisa memilih bibit tanaman seperti kangkung, sawi, slada, sledri serta jenis sayuran yang lain. Seandainya saja Anda menggunakan kangkung dalam sistem aquaponik lele ini. Langkah yang harus Anda lakukan yaitu menyemaikannya dulu, Anda bisa gunakan satu lembar kapas yang basah untuk penyemaian. Untuk melindungi agar tak terbenam, baiknya tunggu samapi benih mempunyai tunas serta tumbuh akar pada kapas tersebut.

Tahap berikutnya yaitu memindah bibit tanaman kedalam gelas plastik yang sudah diisi media tanam seperti pecahan batu bata. Agar akar tetap kuat serta tak tenggelam jadi bibit kangkung tersebut dipindahkan dengan kapasnya. Dalam setiap pot bisa diisi 3 sampai 5 bibit kangkung.

TAHAP KEEMPAT

Langkah keempat yaitu tahap pencahayaan. Kolam Aquaponik lele yang mempunyai ukuran 2 x 4 m. Jadi, begitu terdapat masalah pertumbuhanya jika tak mendapatkan kecukupan sinar matahari. Jadi solusinya gampang. Aquaponik lele sebaiknya Anda di buat di samping rumah, yang mendapatkan pencahayaan sinar matahari.

Baca Juga :

Ini Dia Trik Jitu Budidaya Terong Di Musim Kemarau
5 Cara Jitu Budidaya Tanaman Bayam Di Pekarangan Rumah
Budidaya Ikan Gabus Di Kolam Terpal, Yang Kaya Khasiat Sekaligus Menguntungkan

Tetapi jika sudah terlanjur Anda buat, jadi solusinya dengan lewat cara Anda menggunakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari yang cukup. Atau Anda bisa memberikan lampu uv untuk mengganti sinar matahari.

Pemeliharan sistem Aquaponik Lele

Setelah Anda bisa membuat sistem aquaponik lele masih terdapat hal yang perlu diingat yaitu masalah pemeliharaan. Di mana aquaponik lele ini cenderung mudah terhalang oleh kotoran, lendir serta bekas makanan ikan. Karena itu sebaiknya Anda menempatkan filter di daerah sekitar pompa. Anda bisa menggunakan kawat strimin dengan lubang yang agak kecil supaya tak mudah terhalang oleh sampah kotoran. Sebelum air masuk ke dalam paralon, air akan tersaring oleh filter tersebut, hingga aliran air bisa berjalan dengan lancar.

Pemeliharaan pada kolam aquaponik lele dengan juga mengontrol tekanan air, supaya air tak gampang menguap hingga air tak gampang menyusut. Solusi untuk mengatasinya yaitu dengan memberi lubang pada pipa kecil dari pompa sebelumnya masuk ke pipa paralon untuk mengurangi desakan pada pompa. Dengan terbaginya aliran, jadi daya dorong air akan menyusut. Atau mungkin dengan membuat aliran yang bercabang untuk dibuat yang lain, hingga bisa mengurangi daya dorong air supaya tak meluap.

Hal dalam pemeliharaan aquaponik lele yang harus Anda perhatikan lagi yaitu mengontrol tanaman. Jika Anda menanam kangkung, setelah dipanen jadi tanaman akan tumbuh bercabang. Oleh karena itu, semakin sering dipetik jadi akan tambah rimbun. Serta hal tersebut Anda mesti bersiap untuk mengecek pipa paralon, karena makin rimbun jadi akarnya makin rimbun juga, serta hal tersebut yang sering menyumbat pipa paralon.

Satu lagi yaitu pemeliharaan ikan lele. Untuk pakanan di dalam kolam aquaponik lele tak selalu berbentuk pelet, tetapi Anda bisa menggunakan sayuran atau sisa makanan rumah tangga. Karena bisa memberi kandungan nutrisi di air hingga tanaman bisa tumbuh lebih subur.

Jika anda membutuhkan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau untuk yang lainnya dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.