Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?

Tanaman Teh

Pernahkah terlintas di pikiran Anda teh termahal di dunia? Selama ini, masyarakat Indonesia mengonsumsi dan meyuguhkan minuman teh untuk tamu. Bukan hanya itu, teh sering sekali menjadi minuman pendamping makanan, terutama jika membeli makanan di luar.

Budaya minum teh konon asalnya dari daratan Cina. Tak heran apabila beberapa jenis teh termahal di dunia ini berasal dari negeri Tiongkok tersebut. Nah, berikut ini 5 jenis teh termahal di dunia yang sebaiknya Anda ketahui.

Da Hong Pao Tea

Teh ini dibandrol dengan harga US$1,2 juta atau setara dengan Rp15 miliar untuk satu kilogramnya. Dan teh ini sendiri sudah ada sejak Dinasti Ming.

Kepopuleran teh da hong pao ini dimulai dari kejadian ketika ibunda raja sakit kritis di masa Dinasti Ming. Diutuslah para prajurit untuk mencari teh sampai daerah Gunung Wu Yi. Kata da hong pao sendiri berarti ‘jubah merah’ yang menjelaskan prajurit berjubah merah yang mencari keberadaan teh yang sangat manjur ini.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Panda Dung Tea

Sama seperti namanya, teh ini asalnya dari kotoran hewan Panda. Jangan salah paham dulu sebab yang dimaksud yaitu pemakaian pupuk dari kotoran panda sebagai penyubur tanaman teh. Oleh sebab itu, teh yang dihasilkan merupakan dark tea dengan aroma dan flavor khas dan lezat.

Teh panda dung ini bisa diperoleh dari daerah Pegunungan Szechuan di Cina Utara dengan harga mencapai US$ 70ribu atau Rp932 juta per kilogramnya.

Guanyin tea

Teh termahal di dunia nomor tiga merupakan guanyin tea. Teh ini dibanderol dengan harga US$3.000 atau Rp42 juta per kilogram teh. Teh Guanyin pertama kali ditanam di daerah Fujian, Cina. Jenis teh ini sendiri yaitu teh oolong, yakni teh yang diolah dengan setengah fermentasi. Keunggulan lainnya yaitu teh guanyin mampu diseduh sampai dengan 7 kali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tunas Yellow Gold

Harga dari teh Tunas Yellow Gold ini hampir sama dengan teh Guanyin, yakni US$3.000. Akan tetapi keistimewaan teh ini yaitu hanya ditanam di satu gunung, dipanen hanya satu hari dalam satu tahun, dan proses pemanenan dilaksanakan pada saat teh dalam keadaan kuncup. Dan teh ini dipercaya punya banyak manfaat kesehatan.

Taiwanese Insect Poop Tea

Dan yang terakhir, ada teh yang dijual dengan harga US$1.000 atau setara dengan Rp14 juta per kilogram. Adapun yang membedakan teh ini dengan teh lainnya yaitu Taiwanese Insect Poop tea dipanen dan ditumpuk dengan larva ulat sutera. Sangat unik bukan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Budidaya Buah Kawista

Kawista merupakan tanaman buah dari famili Rutaceae yang asalnya dari India. Tanaman ini mempunyai kayu keras dan dengan pertumbuhan yang cukup lambat. Sebagai salah satu solusinya, maka harus memilih dari bibit unggul dari perbanyakan vegetatif.

Bibit inilah yang sering dimanfaatkan para pembudidaya untuk bisa memperoleh hasil buah yang lebih melimpah. Apabila ditanam melalui biji, maka akan butuh waktu lebih lama untuk berbuah. Jadi dilihat dari cara pembiakan yang lebih efektif untuk melaksanakan budidaya tanaman ini yaitu dengan metode vegetatif.

Memilih Bibit Unggul Buah Kawista

Tahap ini merupakan hal pertama yang harus dilaksanakan. Dengan memilih bibit unggul maka akan diperoleh tanaman yang unggul juga. Ciri tanaman ini yaitu tahan pada hama, pohon tak setinggi di alam liar jadi buah lebih gampang dipanen.

Bibit tersebut sering kali ditemui dari hasil perbanyakan vegetatif. Nah, inilah yang menjadi solusi bagi pembudidaya tanaman buah kawista ini. Tak hanya itu, buah juga akan berkualitas baik ukuran ataupun rasa manisnya sebab diperoleh dari bibit yang unggul juga.

Untuk memperoleh bibit buah ini ada satu cara lebih gampang dan praktis untuk diterapkan yaitu dengan membeli bibit langsung dari para penjual bibit unggul. Hal ini bisa dilaksanakan sesudah terlebih dulu menemukan toko bibit yang terpercaya. Dari sinilah akan diperoleh berbagai keunggulan. Pastinya semua itu akan lebih mempermudah proses budidaya.

BACA JUGA:
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Budidaya dengan Sistem Tabulampot

Buah kawista adalah tanaman yang banyak dijadikan model tanaman tabulampot. Dengan segala kemudahan yang diperoleh, maka metode ini banyak dipakai.

Khususnya bagi yang tak mempunyai lahan luas untuk budidaya tanaman, maka tabulampot menjadi pilihan yang utama. Bibit kawista memang mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan jenis bibit buah lainnya jadi sangat cocok untuk dibudidayakan.

Bibit tanaman ini bersifat adaptif jadi sangat gampang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Termasuk didalam media berupa pot, tanaman ini relatif gampang untuk dibudidayakan.

Dengan metode inilah, maka panen pertama bisa lebih cepat. Bibit pohon kawista bisa berbuah pada usia 3-4 tahun dengan perawatan rutin dan pemberian pupuk yang tepat.

Bila jenis buah lain bisa berbuah rata-rata setahun sekali, jenis buah yang satu ini mampu berbuah lebih dari dari sekali dalam setahun. Bisa dikatakan bahwa tanaman kawista bisa berbuah tanpa mengenal musim. Karena adanya beberapa kelebihan tersebut, membuat kawista sangat cocok untuk dibudidayakan.

Perawatan Tanaman Budidaya Kawista

Sama halnya budidaya tanaman lain, perawatan pohon buah jenis ini tak terlalu berbeda. Terutama untuk buah-buah tropis yang sangat baik ditanam di Indonesia, semuanya memerlukan perawatan mulai dari pemilihan media tanam sampai proses pemupukan yang tepat. Perawatan tanaman ini bisa terdiri dari:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

* Penyediaan Unsur Hara Pada Media Tanam
Faktor ini sangat penting terutama di awal penananam bibit. Sebab, bibit harus ditanam di tanah yang gembur dan kaya unsur hara. Bila memungkinkan, bisa ditambah dengan pupuk organik untuk mengkondisikan tanah supaya lebih gembur.

* Penyiraman Media Tanam
Proses penyiraman bisa dilaksanakan setiap hari, tetapi jangan sampai memberikan efek berupa kelembaban yang berlebihan pada tanah. Sebab pada dasarnya, tanah kering merupakan yang paling cocok untuk budidaya tanaman ini.

* Pemupukan
Pemberian pupuk organik bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan tanah. Bukan hanya itu, pemupukan yang teratur juga membantu proses pembentukan bunga dan buah pada tanaman ini. Berikan juga insektisida atau pestisida secukupnya ketika penyakit dan hama mulai menyerang tanaman buah.

* Pembasmian Gulma
Rumput liar yang tumbuh di sekeliling tanaman adalah salah satu bentuk gangguan pada pertumbuhan tanaman budidaya. Jadi pastikan untuk membersihkan tanaman pengganggu di sekitar media tanah, baik di pot ataupun di lahan, tanaman pengganggu harus dibuang. Hal ini memungkinkan pohon bisa menyerap dengan sempurna semua unsur hara di dalam tanah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda

Peternakan Apung

Apakah pernah terpikir di benak Anda akan adanya peternakan apung yang terletak di atas air? Sekarang, hal tersebut bukan mustahil dilaksanakan. Peternakan apung berhasil dilaksanakan untuk pertama kalinya di Pelabuhan Rotterdam, Belanda.

Minke Van Wingerden adalah seorang pebinis yang merupakan warga negara Belanda yang membuat peternakan apung pertama tersebut. Peternakan yang dimilikinya memang masih berskala kecil. Akan tetapi, teknologi yang dipakai untuk mengaturnya sudah termasuk canggih dan sekarang sedang diuji coba.

Motivasi Van Wingerden membuat peternakan apung ini cukup sederhana. Menurutnya, bagian terluas dari bumi yaitu air. Oleh sebab itu, ia ingin memanfaatkan perairan sebagai lahan untuk memproduksi makanan sehat dan segar. Lokasi yang dipilih juga terjangkau dengan akses masyarakat yang merupakan target konsumennya.

Jenis ternak yang dibudidayakan oleh wanita tersebut yaitu sapi. Ada 32 ekor sapi penghasil susu yang diternakkan secara terapung. Lokasi ini sendiri dipilih sebab sangat jauh dari ladang rumput seperti kebanyakan peternakan sapi pada umumnya. Hal ini karena Rotterdam lebih dikenal sebagai kawasan industri.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Ide dibuatnya peternakan apung ini sendiri sudah tercetus sejak 2012. Awalnya, makanan diproduksi dan disimpan dalam rak. Karena ada bencana badai, akhirnya tercetuslah untuk sekaligus menanam makanan langsung di ladang tersebut.

Kini, peternakan apung tersebut sudah dihuni oleh 32 ekor sapi. Mereka tampak tidak terganggu dengan kesibukan yang berada di kawasan pelabuhan tersebut. Di atas peternakan apung, tampak sapi-sapi melakukan kegiatan selayaknya sapi pada umumnya. Mereka mengonsumsi makanan berupa campuran rumput, jerami, dan sisa produksi bir. Selain itu, di bangunan tersebut mereka juga dapat beristirahat dengan tenang.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Di bangunan yang sama, terdapat fasilitas pemrosesan susu dan kotoran sapi. Tepatnya, kedua bagian tersebut terletak di dek paling bawah yang sekaligus menjadi pintu masuk bagi pengunjung yang akan berkunjung ke toko.

Di dekat dermaga, ada padang rumput yang disediakan agar sapi-sapi dapat berpindah ke lahan kering. Beragam teknologi yang bisa Anda temukan di peternakan ini antara lain sistem pemberian pakan secara otomatis, robot yang mengambil kotoran sapi, stasiun pembersih sapi, dan aplikasi yang dapat diakses di smartphone untuk mengetahui aktivitas sapi.

Teknologi yang ada di bangunan apung digerakkan oleh listrik yang berasal dari panel surya. Selain itu, bagian atapnya juga dapat digunakan untuk menampung air hujan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Pupuk Bokashi

Pupuk bokashi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang sekarang ini sudah banyak beredar di pasaran. Bukan hanya itu, Anda juga bisa membuat sendiri pupuk yang teknik pembuatannya berasal dari Jepang ini. Tak hanya dalam skala rumah tangga, pembuatan pupuk bokashi juga dikerjakan dalam skala industri.

Pupuk ini pertama kali dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa. Diperlukan mikroorganisme EM4 yang membantu proses fermentasi dalam pembuatan pupuk ini. Bahan baku yang dibutuhkan juga sederhana, yaitu bisa berasal dari limbah organik. Didalam pembuatan pupuk skala industri ini, Anda dapat memakai sisa panen dan limbah peternakan.

Bahan baku yang harus disiapkan dalam pembuatan pupuk bokashi skala indsutri diantaranya, Anda memerlukan 200 kg jerami atau sisa hijauan lain, 600 kg kotoran ternak yang sudah dikeringkan, 50 kg serbuk gergaji atau bisa diganti dedak, 50 kg arang sekam, 100 kg humus, dan 1 liter larutan dekomposer EM4 serta 1 kg gula pasir.

BACA JUGA:
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Humus tersebut bisa berupa tanah top soil. Sebaiknya gunakan tanah hutan untuk hasil yang lebih maksimal. Dalam pembuatan pupuk, pilihlah tempat fermentasi yang terlindung dari air hujan dan paparan sinar matahari secara langsung.

Untuk lubang yang diperlukan mempunyai ukuran panjang 2 m, lebar 1 m, dan kedalamannya berkisar 30—50cm. Apabila Anda memakai bahan baku yang lebih banyak, Lebih baiknya ukuran lubang juga diperbesar.

Pembuatan diawali dengan mencacah jerami dan hijauan lain sampai ukurannya mengecil. Campurkan seluruh bahan organik dan aduk sampai merata. Pakailah cangkul atau sekop sebagai alat bantu.

Apabila Anda merasa bahwa tanah yang dipakai asam, tambahkan abu Mg dan kapur Ca. Pemberian tambahan mineral ini dipakai untuk memperkaya kandungan hara pada pupuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selanjutnya encerkan dekomposer EM4 yang terdiri atas bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.), Actinomycetes, dan ragi, ingat lakukan di lain wadah. Dalam 1 liter larutan dekomposer tersebut bisa dicampurkan dengan 200 liter air pengencer. Masukkan juga 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan larutan pada bahan baku yang sudah dicacah. Aduk sampai larutan merata.

Kelembapan yang dipakai sebaiknya sekitar 30%—40%. Supaya lembap, kepalkan campuran sampai menggumpal, tetapi jangan sampai air yang dipakai ikut keluar. Apabila kurang lembap, Anda bisa menambahkan air pada bahan baku.

Setelah itu tutup rapat seluruh lubang fermentasi dengan plastik atau terpal. Waktu yang dibutuhikan dekomposer untuk mengubah bahan baku menjadi pupuk sekitar 7—14 hari. Kontrol suhu maksimal fermentasi, yaitu maksimal 45 derajat Celcius dengan cara mengaduk campuran supaya suhunya turun. Sesudah warna dan aromanya menyerupai tanah, pupuk bisa langsung dipakai.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3