12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Budidaya Ikan Lele

Jual Waring Ikan Berkualiatas – Lim Corporation

Dalam usaha ternak bibit lele saat ini sudah semakin popular hari demi hari. Sebab ikan lele merupakan salah satu lauk yang sangat disukai beragam kalangan untuk disajikan diatas meja makan mereka. Apabila Anda yang sedang ternak bibit lele wajib menjalani perawatan secara maksimal, sebab ternak bibit lele ini bisa terpengaruh dengan kondisi lingkungan sekitar. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan kami bahas mengenai efek lele terkena air hujan.

Pada umumnya ketika musim hujan banyak benih lele mengalami kematian ketika dilaksanakan proses penebaran awal bibit lele, hal tersebut terjadi sebab air hujan bisa meningkatkan kadar asam pada kolam tersebut.

Proses perawatan secara khusus di musim hujan dengan frekuensi serta tingkat curah hujan naik yang tajam dan juga beragam penyakit gampang mempengaruhi kesehatan bibit lele. Jika tak memahami, khsususnya untuk Anda yang baru terjun ke ternak lele bisa beresiko kegagalan dalam upaya pembesaran bibit lele.

Ketika musim hujan kalian wajib menyiapkan tempat yang paling baik untuk tempat budidaya lele, kondisi kolam saat musim hujan berperan penting untuk mempertahankan usaha lele kalian.

Cara Mengatasi Efek Lele Terkena Air Hujan

1. Pilih Kolam yang Jauh dari Banjir
Besar kemungkinan Anda tidak bisa memperkirakan dengan pasti bahwa banjir akan datang kapan saja dan di area mana saja. Untuk itu, sebelum Anda melaksanakan usaha ternak lele, wajib bagi Anda untuk tahu lokasi kolam yang paling baik yakni yang rendah risikonya pada banjir.

Bukan hanya lokasinya jauh dari banjir, pilihlah kolam yang terletak di lingkungan terbuka khususnya di area yang hijau sebab kondisi kolam yang paling berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda, lingkungan hijau ini menandakan ada peresaan air yang bagus, jadi mencegah banjir di kolam bibit lele kalian.

2. Lindungi Kolam dari Lubang
Di musim hujan ini sangat rentan mengalami peningkatan jumlah air pada kolam karena curah air yang meningkat, jika ada lubang sekecil apa saja mungkin bisa membesar karena tekanan air. Maka pastikan kolam Anda yang akan digunakan untuk bibit lele ini aman dan tak berlubang. Jika sampai ada yang berlubang maka risikonya seluruh bibit lele kalian akan hilang dan terbawa oleh arus lubang tersebut.

BACA JUGA:
Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan

3. Kedalaman Air Kolam pada Musim Hujan Maksimal 2 Kaki
Pada umumnya kolam bibit lele memiliki kedalaman 4 kaki, di waktu musim hujan usahakan kedalaman kolam maksimal 2 kaki supaya ketika hujan, air kolam tak akan meluap dan air yang meluap ini bisa berisiko menghanyutkan bibit lele Anda.

4. Berilah Vitamin C
Tujuan pemberian Vitamin C ini sangat baik untuk bibit lele Anda ketika musim hujan, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh pada bibit lele.

5. Berilah Pupuk di Kolam
Pemberian pupuk juga sangat penting untuk kolam bibit lele Anda, supaya tanah bisa menjadi subur serta tidak gampang diserang parasite dan bahkan di musim hujan yang mana kuman akan gampang sekali untuk berkembang. Kondisi kolam yang sehat juga akan mencegah bibit lele Anda pada beragam penyakit.

6. Berilah Pagar serta Jaring
Pagar ini dibutuhkan untuk bibit lele terlindungi dari hewan misalnya ular dan katak diwaktu musim hujan tiba. Katak dan juga ular sering kali berburu di musim hujan untuk mencari makanan, jaring dan pagar ini tidak bisa di tembus atau dimasuki oleh tubuh katak ataupun ular jadi bibit lele akan terhindar dari serangan hewan predator.

7. Berilah Obat Anti Jamur pada Kolam
Ketika musim hujan, obat anti jamur ini bisa Anda berikan pada kolam lele Anda setiap 1 bulan sekali, hal ini sangat penting sebab pada musim hujan sangat gampang memicu jamur karena keadaan udara yang lebih lembab. Jamur ini bisa mengakibatkan kesehatan pada air kolam menurun yang berisiko dan juga berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

8. Jagalah Kebersihan Air
Kondisi air ketika musim hujan akan mudah kotor karena kadar asam meningkat, curah hujan tinggi dan air yang sifatnya lebih asam, maka gantilah air kurang lebih sekitar 15 hari sekali.

9. Memakai Obat Genex
Obat ganex merupakan obat untuk mengeluarkan gas amolak atau gas nitrogen. Gas nitrogen ini gas yang asalnya adari kotoran bibit lele yang bereaksi dengan udara dan kondisi air di kolam. Maka tingkat kelembaban udara juga akan meningkat jadi gas amolak mudah menggumpal.

Waring Ikan
Produsen Waring Ikan Berkualitas

10. Pakailah Penutup Kolam
Untuk tahap ini tujuannya supaya kolam tak bisa terkena air hujan terlalu banyak, dan Anda bisa memakai ketika hujan deras ataupun dalam keadan khusus.

11. Kurangilah Porsi Makanan
Darah lele saat musim hujan akan menjadi lebih asam jadi bibit lele ini akan kurang aktif dan nafsu makan jadi turun, karena itu kurangilah porsi makanan memakai takaran makan tepat supaya tak ada sisa makanan yang akan mengotori kolam, jadi air kolam ini tak akan tercemar.

12. Tambah Garam dalam Kolam
Tujuannya supaya membunuh parasite dan kuman jadi kolam bibit lele Anda dalam keadaan sehat dan bibit lele akan bisa berkembang baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Revolusi Industri 4.0 Sektor Pertanian

Distributor Waring Sayur Mulyana Harga Murah – Lim Corporation

Sektor pertanian tak mungkin dapat mencukupi keperluan masyarakat yang terus bertambah tanpa adanya teknologi. Inisiatif Kementan untuk menggenjot produktivitas pertanian dengan menerbitkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan. Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke-empat atau disebut juga Industri 4.0, ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Bidang pertanian juga harus beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Untuk kedepannya olah lahan, tanam, panen sampai pengolahan dikerjakan memakai remote control dari rumah. Teknologi mekanisasi pertanian ini adalah salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Inovasi dan pemanfaatannya oleh petani harus terus didorong.

Ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Kelimanya mentransformasi cara manusia berinteraksi sampai pada level yang paling mendasar, juga diarahkan untuk efisiensi dan daya saing industri.

Dari implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, harapannya proses usaha tani menjadi semakin efisien, peningkatan produktivitas, dan daya saing. Apabila dulu tanam 1 hektare perlu Rp2 juta, sekarang ditekan lewat mekanisasi pertanian jadi Rp1 juta. Bila diterapkan 16 juta lahan pertanian, sudah hemat 16 triliun. Dan itu pun baru dari sisi tanam, belum panen dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Cara untuk mendukung sektor pertanian pada revolusi industri 4.0 yang akan datang, sedang bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar. Data besar, sensor dan drone, alat analisis, internet pertanian dan otomatisasi alsintan adalah beberapa teknologi yang mendukung industri 4.0. Memanfaatkan teknologi Internet of Thing (IoT) dalam internet pertanian yaitu untuk menyambungkan benda-benda sekitar kita dengan internet melalui smarphone ataupun gadget lainnya.

Hal tersebut melengkapi dan mengembangkan praktek pertanian modern yang selama ini sudah dijalankan termasuk dalam pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, hingga pemasaran.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga sudah mendukung pengembangan Industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas, setelah itu digabung menjadi generasi baru yang digunakan untuk menggerakkan traktor jadi mampu beroperasi tanpa operator, pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pada kesempatan tersebut, Balitbangtan meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, yaitu UPJA Smart Mobile dan SAPA MEKTAN. Pengertian UPJA Smart Mobile yaitu aplikasi android yang dipakai untuk melaksanakan usaha di bidang jasa seperti jasa pengolahan tanah, irigasi, penanaman padi, panen padi, penggilingan padi, jual benih, jual gabah, pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan penjualan suku cadang alsintan.

Banner Waring Sayur

Sementara, SAPA MEKTAN adalah aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan. Penerbitan inovasi lainnya yang dihasilkan Balitbangtan, antara lain seperti Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system mendukung Program Bekerja.

Semua inovasi teknologi Badan Litbang yang dilaunching hari ini diharapkan diadopsi dan diproduksi massal oleh para perusahaan alsintan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha tani sehingga mampu meningkatkan produksi usahatani dan kesejahteraan petani.

Demikian pembahasan artikel tentang “Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3