Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!

Jenis Sistem Pertanian di Dunia
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!

Pertanian merupakan kegiatan memanfaatkan sumber daya hayati yang dikerjakan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang tergolong dalam pertanian sering disebut orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam serta pembesaran hewan ternak, walaupun cakupannya bisa juga berupa pemanfaatan mikroorganisme serta bioenzim saat proses mengolah produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan. Karena itu, yuk pelajari beberapa sistem pertanian di dunia.

MACAM-MACAM SISTEM PERTANIAN DI DUNIA

Sistem Pertanian Berpindah

Pertanian berpindah adalah satu diantara yang menerapkan teknologi konservasi dalam pertanian yang lebih berintegrasi dengan sistem alami. Menurut pakar ahli, bahwa dari perspektif sosial budaya, sistem perladangan berpindah umumnya dianggap sebagai satu-satunya sistem pertanian yang sesuai dengan ekosistem hutan tropis. Tak hanya itu, sistem perladangan dari segi ekologi, lebih berintegrasi ke dalam struktur ekosistem alami. Sedangkan dalam hal biodeversiti di dalam sistem pertanian berpindah lebih tinggi dari sistem pertanian permanen seperti sawah.

Dalam pertanian berpindah, tahapan pemberaan adalah persentasi tertinggi dalam proses pemakaian lahan, di mana tanah dipakai dalam waktu periode yang pendek, jadi erosi dan sedimentasi di sungai rendah. Dampak dari proses pemberaan ini yaitu bisa kehilangan nutrient, tetapi cara ini mampu meningkatkan pH yang baik untuk pertumbuhan tanaman, sedangkan kandungan bahan organik disimpan selama pemberaan. Dalam sistem dengan periode pemberaan stabil tak menyebabkan peningkatan CO2 pada atmosfir karena penghutanan kembali. Oleh karena itu, sistem pertanian berpindah bisa dijadikan alternatif sistem agrikulture yang permanen di wilayah tropis basah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pertanian berpindah adalah suatu sistem yang dibangun sesuai pengalaman masyarakat dalam mengolah lahan dan tanah yang dipraktekan secara turun menurun. Berbagai hasil penelitian akan menghasilkan suatu yang positif dan negatif. Secara negatif, perladangan berpindah dianggap mengakibatkan penggundulan hutan dan erosi tanah yang sangat kritis. Tuduhan yang paling sering, ketika kebakaran hutan di Kalimantan, salah satu yang dianggap menjadi sebab yaitu sistem pertanian berpindah. Dan dari segi produktivitas dianggap sangat rendah jika dibandingkan dengan resiko lingkungan yang akan terjadi. Meski begitu, sisi positif yaitu sistem pertanian berpindah ini lebih akrab dengan sistem alami yang tentunya lebih adaptif, sebab mempertahankan struktur alami daripada melakukan perubahan ekosistem yang baru.

Dalam pertanian, secara teknologi bisa dilihat dari cara-cara dimana lingkungan secara artifisial dimodifikasi dan mencakup perawatan tanaman, tanah, hama, dan lain-lain, yang berhubungan sangat kompleks.

Pertanian berpindah ini juga yaitu sistem pertanian yang terintegrasi dan berkesinambungan dalam ruang dan waktu. Sistem pertanian ini dikerjakan secara berpindah-pindah sebagai ciri utama kearifan ekologi, dari lokasi lahan ladang yang satu ke lokasi lahan ladang berikutnya untuk mengistirahatkan tanah lahan pertanian yang sudah diolah beberapa kali dalam siklus tahun untuk jangka waktu yang ideal.

Baca Juga:
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?
Intip Kelebihan & Kelemahan Antara Kolam Beton Dengan Kolam Tanah

Sistem Pertanian Keluarga

Dalam pertanian keluarga, hak milik dan hak pakai ada di tangan setiap keluarga. Pengelolaan dan pekerjaan dilaksanakan oleh keluarga yang mempunyai lahan pertanian, dan dengan demikian tak terkait pada kelompok sosial yang lebih besar.

Adanya korelasi diantara besarnya pertanian dan kemampuan tenaga kerja. Keadaan ideal yaitu jika pertanian itu cukup besar bagi keluarga itu untuk melaksanakan semua pekerjaan sendiri dan bisa memenuhi segala kebutuhan. Apabila luas pertanian cukup dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga tani, maka pertanian keluarga yaitu sistem yang stabil dengan perbedaan sosial yang kecil, jadi sangat cocok bagi kegiatan koperasi. Dengan mendidik dan memberikan persiapan kepada ahli waris yang meninggalkan bidang pertanian, sistem ini memberikan manfaat yang cukup berarti kepada sektor ekonomi lainnya.

Di daerah pertanian pada beberapa negara maju, kesempatan kerja di luar sektor pertanian juga umumnya terbuka jadi macam kegiatan sampingan dan pertanian sampingan semakin meningkat. Yang artinya satu atau beberapa anggota keluarga mencari pekerjaan di luar bidang pertanian. Biasanya di negara-negara maju, pertanian komersial yang maju asalnya dari pertanian keluarga yang mempunyai ciri komersial. Pertanian keluarga sebagian besar ada di pulau Jawa. Lahan cenderung sempit serta mengikutsertakan keluarga sebagai tenaga kerja.

Sistem Pertanian Feodalistik

Arti feoddalisme disini dikaitkan dengan stratifikasi sosial yang ditandai dengan perbedaan kekayaan, kekuasaan dan martabat. Diantara minoritas yang terdiri dari pemilik lahan yang besar dan mayoritas terdiri dari mereka yang tak mempunyai lahan atau mempunyai lahan sempit, ada hak dan kewajiban yang mengikat, tetapi sangat tak seimbang.

Untuk pertanian feodalistik bisa terjadi jika di dalam suatu daerah ada banyak kepemilikan lahan sempit dan petani yang tak punya lahan, umumnya banyak ditemukan disebagian besar pulau Jawa. Kondisi ini cenderung menimbulkan feodalistik persewaan, petani yang mempunyai lahan luas menyewakan sebagian lahannya kepada penggarap.

Sistem Pertanian Kapitalistik

Bermacam bentuk pertanian dengan ciri kapitalistik berkembang di seluruh bagian dunia. Tipe pertanian kapitalistik yang paling penting di negara yang sedang berkembang yaitu perkebunan. Untuk itu perkebunan adalah sebuah pertanian berskala besar yang mengutamakan tanaman tahunan contohnya pohon, semak atau perdu, seringkali sistem penanamannya satu jenis.

Umumnya hasil tanam diolah secara industri di pabrik pengolahan perkebunan itu sendiri dan diarahkan untuk ekspor misalnya tebu, teh, sawit, pisang, cengkih dan sebagainya. Seringkali perkebunan tersebut dimiliki oleh pihak asing. Biasanya perkebunan lebih mendahulukan kepentingan asing dan merupakan suatu gugus yang tertutup yang umumnya relatif kurang memberikan manfaat bagi ekonomi dalam negeri.

waring-ikan-44

Sistem Pertanian Kolektif

Sistem pertanian kolektif merupakan proses pengelolaan produksi pertanian secara bersama-sama sesuai dengan pengembangan tanah kecil sepetak-petak milik perseorangan menjadi milik kolektif. Karena terbukti pemilikan individual atas lahan sangat sempit disertai alat kerja masih tradisional hanya menghasilkan kemiskinan, bukan kesejahteraan sosial.

Dua syarat di bangun pertanian kolektif yaitu bangkitnya kesadaran tinggi di kalangan tani penggarap dan sikap sukarela dalam melakukan pekerjaannya. Sistem pertanian kolektif menciptakan kebersamaan tani penggarap dan membangun solidaritas erat sesama kaum tani dalam perjuangan pembebasan kemiskinan.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s