Inilah 5 Jenis Ikan Yang Hampir Terancam Dari Kepunahan, Wajib Dilestarikan!

Ikan memang banyak jenisnya bahkan masih ada yang belum diketahui jenis dan spesiesnya itu saking banyaknya jenis ikan tersebut, bahkan ikan-ikan itu juga ada habitatnya atau populasinya hampir terancam keberadaannya atau terancam punah di muka bumi ini, bahkan ikan juga ada yang langka sekali keberadaannya.

Karena ikan ini pada dasarnya sekarang sangatlah kita tak mengetahuinya tentang keberadaannya. Inilah 5 jenis ikan langka yaitu antara lain :

HAG FISH

Hagfish

Hag menurut catatan fosil ikan ini sudah ada sejak 300 juta tahun lalu, yang berarti ikan ini sudah ada sejak zaman dinosaurus berada jadi usianya sangat lama sekali, binatang ini akan ditemukan apabila di laut yang relatif dalam, hewan ini menyerupai belut tetapi sangat aneh walaupun mereka mempunyai tengkorak tapi tak mempunyai tulang belakang, menurut para peneliti. Untuk makannya umumnya memakan bangkai-bangkai ikan besar contohnya ikan paus.

LANCE FISH

Lancetfish

Dengan giginya yang tajam dan mempunyai layar di bagian punggungnya jelas ikan ini mempunyai penampilan sebagai ikan prasejarah, panjang predator ini hampir atau bisa mencapai 2m, ikan predator ini biasanya ditemukan di semua samudera kecuali di kutub, umumnya ikan ini sangat rakus pada ikan kecil serta cumi-cumi bisa dikatakan juga ikan ini sebagai pemakan temannya sendiri bisa dikatan ikan canibal.

Baca Juga :

ARWANA

arwana

Untuk jenis ikan ini anda pasti sudah mengenalnya karena sering banyak dikoleksi masyarakat pada umumnya sebagai ikan hias, tetapi anda juga harus mengetahuinya ternyata ikan ini sudah ada sejak jaman prasejarah jadi bisa dibayangkan betapa lamanya ikan arwana ini berada. Umumnya ikan ini ditemukan di sungai amazon dan juga diberbagai bagian afrika, australia, ikan arwana termasuk ikan pemangsa rakus karena sangat menyukai binatang kecil bahkan kelelawarpun menjadi salah satu makanan ikan ini.

STURGEON

sturgeon

Ikan ini yaitu ikan yang sudah ada pada awal mula dinosaurus, ikan ini juga dikenal sebagai bahan utama pembuatan kaviar, karena penangkapan dan cara menangkapnya yang secara berlebihan jadi ikan ini populasinya atau habitantnya sangat terancam punah, ikan ini umumnya memakan binatang kecil di dasaran laut, dan pertumbuhannya bisa mencapai 6m.

ARAPAIMA

arapaima

Arapaima ini yaitu jenis ikan arwana atau kerabat dari ikan arwana, ikan arapaima ini atau ikan amazon ini merupakan jenis ikan terbesar yang hidup air tawar, yang mana tumbuhnya bisa sampai 4m, tetapi untuk sekarang ini umumnya kita temukan hanya berukuran 2m saja, jadi ikan ini termasuk ikan yang sangatlah langka.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan di parit atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 10 roll
– harga netto (tdk termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Teknik Tepat Budidaya Ikan Kakap Bagi Para Pemula, Usaha Kecil & Untung Besar

ikan kakap

Ikan Kakap termasuk ikan perairan peralihan, ikan ini bisa hidup di perairan air laut, air payau, ataupun air tawar. Adapun beberapa jenis ikan kakap yaitu seperti ikan kakap merah dan ikan kakap putih

Banyak orang yang sekarang ini mulai membudidayakan ikan ini karena rasanya yang cukup lezat. Berikut adalah Cara Budidaya Ikan Kakap :

A. Pemilihan Lokasi Pemeliharan Ikan Kakap

Pemilihan tempat/lokasi untuk pemeliharan adalah faktor penting dalam melaksanakan budidaya ikan ini. Ikan kakap yang sering diketahui mempunyai toleransi pada salinitas yang cukup tinggi dan artinya ikan kakap bisa dibudidaya pada segala tipe perairan. Budidaya ikan kakap bisa dilaksanakan di kolam, tambak, ataupun pinggir pantai dengan memperhatikan pada kualitas airnya. Karena ikan kakap tergolong ikan tropis, sesudah mempunyai tempat budidaya berupa kolam maka pastikan bahwa suhu kolam yang ideal yaitu sekitar 27°C-32°C serta pastikan juga untuk kolam tak terlalu keruh. Dan apabila memilih budidaya ikan kakap di tambak pinggir laut, pastikan arus air tak terlalu deras, apabila air terlalu deras maka bisa merusak tambak.

B. Pemberian Pakan Ikan Kakap

Karena ikan kakap ini termasuk ikan karnivora, pakan alami ikan ini antara lain yaitu plankton, cumi–cumi, udang, serta ikan kecil lainnya. Apabila dalam budidaya ikan kakap bisa diberi pakan berupa ikan rucah ataupun ikan teri. Meskipun tergolong karnivora ikan ini juga bisa diberi pakan berupa pelet. Tetapi sebaiknya beri pakan alami saja dari pada pakan berupa pelet karena dengan pakan yang alami, daging pada ikan kakap akan lebih nikmat dan lezat apabila dimakan.

Baca Juga :

C. Reproduksi Ikan Kakap

Ikan kakap termasuk ikan hermaphrodit atau berkelamin ganda yaitu mempunyai kemampuan untuk merubah jenis kelamin berdasarkan beberapa faktor variabilitas. Ketika awal pertumbuhan, ikan kakap yang berumur sekitar 1-2 tahun cenderung sekali menumbuhkan testikel akhirnya menjadi ikan jantan. Tetapi ikan akan berubah menjadi betina ketika sudah mencapai umur sekitar 5-6 tahun. Masa reproduksi ikan kakap umumnya akan terjadi pada musim penghujan.

Ketika proses pemijahan, untuk membedakan kelamin ikan atau membedakan antara jantan serta betina bisa dilihat berdasarkan ukurannya. Ikan kakap jantan umumnya mempunyai ukuran yang lebih kecil serta ramping bila dibandingkan dengan ikan kakap betina. Sesudah matang gonad, ikan kakap bisa dibuahi dan bisa menghasilkan telur serta bibit baru.

D. Cara Pemanenan Ikan Kakap

Sesudah sekitar 1 tahun proses pemeliharaan, ikan kakap yang sudah mencapai bobot sekitar 500gr-1000gr ikan kakap sudah bisa dipanen. Apabila ada ikan kakap yang mempunyai bobot melebihi 1kg, sebaiknya ikan tersebut dijadikan indukan. Alat yang diperlukan untuk memanen ikan kakap yaitu jala atau serokan.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Waring Ikan untuk budidaya ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5 Ball
– 1 Ball = 1.000 lembar
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum Termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah Setiap waktu

Beginilah Cara Sukses Budidaya Ikan Arwana Di Kolam

Arwana-Super-Red

Ikan Arwana atau nama ilmiahnya Scleropages formosus adalah ikan hias air tawar dari Asia Tenggara, Ikan ini banyak digemari sebagai ikan peliharaan karena ikan ini mempunyai warna dan bentuk yang cukup indah. Ada 4 varietas warna dari ikan arwana ini, seperti Ikan Arwana Hijau (ditemukan di negara Indonesia, Vietnam, Myanmar, Thailand, dan Malaysia); Ikan Arwana Emas dengan ekor merah (ditemukan di Indonesia); Ikan Arwana Emas (ditemukan di Malaysia); dan Ikan Arwana Merah (ditemukan di Indonesia).

Klasifikasi ILmiah Ikan Arwana

Kingdom   : Animalia
Filum        : Chordata
Kelas         : Actinopterygii
Ordo          : Osteoglossiformes
Famili       : Osteoglossidae

Harga ikan arwana bisa mencapai sekitar 5-10 juta setiap ekornya. Jadi, tak heran apabila banyak orang menjadikannya peluang usaha yang sangat menjanjikan. Kini banyak orang mulai melaksanakan budidaya ikan ini baik itu dalam kolam besar ataupun dalam akuarium.

Dalam skala besar, budidaya ikan arwana ini bisa dilaksanakan di kolam terpal, kolam tempao atau jenis kolam yang lainnya. Nah kali ini kita akan membahas cara budidaya ikan arwana di dalam kolam.

Adapun Beberapa Cara Budidaya Ikan Arwana Di Kolam, Antara Lain :

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Arwana

Kolam yang perlu disiapkan untuk melaksanakan budidaya ikan arwana ini dibuat sebagaimana tempat hidupnya di alam liar dengan memberi bebatuan dalam kolam. Selain itu, dalam kolam diberi tambahan filter supaya kolam tetap menjaga kebersihan serta kejernihan air. Derajat keasaman atau pH air yang baik sebagai tempat hidup ikan arwana yaitu sekitar 6-5-7,5 dengan suhu sekitar 25-29 derajat celcius. Usahakan kolam tak terkena paparan sinar matahari langsung.

Ikan arwana tergolong spesies ikan pemakan segala termasuk anak-anaknya. Untuk itu, dalam budidaya ikan arwana harus mempunyai lebih dari 1 kolam untuk menempatkan ikan berdasarkan umur dan ukurannya. Ada beberapa jenis kolam yang perlu disiapkan seperti kolam pemijahan, kolam pembesaran, kolam indukan dan kolam pembentukan warna.

Pemilihan Jenis dan Indukan Ikan Arwana

Jenis ikan arwana yang akan dibudidayakan bisa disesuaikan dengan modal yang dipunyai dan juga spesies yang sedang banyak permintaannya. Jenis ikan arwana yang tetap banyak permintaan yaitu ikan arwana jenis red arwana. Tetapi untuk membudidayakan jenis red arwana memerlukan modal yang besar, apabila modal anda tak begitu besar anda bisa membudidayakan ikan arwana jenis silver arwana.

Baca Juga :

Pilihlah indukan arwana yang sudah berumur sekitar 4-5 tahun, karena indukan dengan umur tersebut akan sangat baik kualitas pemijahannya. Masukkan indukan ke kolam pemijahan kemudian berikan pakan berupa udang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anakannya nanti. Untuk membedakan indukan jantan dan betina ikan arwana bisa dilihat dari bentuk kepalanya, apabila kepalanya lebih kecil berarti itu ikan arwana betina, begitu juga sebaliknya.

Cara Pengembangbiakkan Ikan Arwana

Amati ikan yang selalu berenang berdampingan, ikan yang sudah berpasangan biasanya berenang berdampingan dengan kepala dan ekor yang selalu menempel. Ikan arwana yang sudah berpasangan juga selalu bergerak memutari salah satu badan lawan jenisnya.

Sesudah ikan arwana mempunyai pasangan segera pindahkan ke dalam kolam pemijahan yang diberi bebatuan supaya mirip habitatnya di alam liar. Sesudah dipindahkan ikan arwana akan berkembang biak. Ikan arwana tak memerlukan bantuan dalam bertelur. Ketika ikan arwana betina mengeluarkan telur, ikan arwana jantan langsung memasukkannya ke dalam mulut, hal itu bertujuan untuk membuahinya. Ikan arwana jantan akan mengeluarkan telur dari dalam mulutnya sekitar 7-8 minggu sesudah telur menjadi larva.

Pembesaran Benih Ikan Arwana

Pindahkan benih ikan arwana yang sudah berukuran 1cm ke dalam kolam lainnya yaitu kolam anakan. Hal ini dilaksanakan untuk menghindari ikan arwana memakan anaknya sendiri. Sesudah dipindahkan anakan ikan tersebut diberi makan cacing pita. Pembesaran benih dilaksanakan sampai anakan ikan arwana berukuran sekitar 10cm-12cm. Sesudah itu ikan arwana dipindahkan kembali ke kolam peremajaan.

Peremajaan Ikan Arwana

Sesudah dari kolam anakan, ikan arwana dipindahkan ke kolam peremajaan dan dirawat sampai berukuran sekitar 30cm-40cm. Kolam peremajaan ini dibuat terkena sinar matahari secara langsung. Sinar matahari akan membuat tubuh ikan arwana mengeluarkan warna alaminya. Proses penjemuran ikan arwana harus dilaksanakan pada pagi hari karena sinar matahari pagi dinilai paling baik. Apabila sudah memasuki waktu siang kolam harus segera ditutupi lagi dengan atap jerami ataupun yang lainnya.

Pemanenan Ikan Arwana

Apabila ikan arwana sudah mempunyai ukuran sesuai dan sudah mempunyai warna yang bagus, ikan bisa dipanen dan dijual.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan untuk budidaya ikan di parit atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Teknik Polikultur, Trik Kombinasi Budidaya Ikan Nila Dengan Ikan Lele Dumbo

Nila-jantan-dan-betina-campur

 

Ikan Nila merupakan salah satu jenis ikan tawar untuk dikonsumsi. Ikan dengan nama ilmiah Oreochromis niloticus ini mempunyai ukuran sedang dengan panjang total sekitar 30cm. Tubuh ikan ini mempunyai tubuh berwarna kehitaman dengan beberapa belang. Bagian sirip, tenggorokan, dan ujung sirip punggung mempunyai warna merah, kemerahan atau kekuningan.

Klasifikasi Ilmiah Ikan Nila

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Osteichtyes
Ordo : Perciformes
Famili : Cichlidae
Genus : Oreochromis
Spesies : Oreochromis niloticus

Banyak orang saat ini mulai membudidayakan ikan nila ini, karena ikan ini sangat gampang berkembangbiak. Salah satu teknik yang dipakai untuk budidaya ikan nila ini yaitu dengan memakai sistem polikultur. Sistem polikultur yaitu pemeliharaan yang dilaksanakan secara campuran dalam kolam dengan jenis yang berbeda namun masih jenis ikan konsumsi sehingga pemakaian kolam akan lebih optimal.

Apabila anda ingin budidaya ikan nila dengan sistem polikultur, anda dapat menggabungkan ikan nila dengan ikan lele dumbo, ikan mas atau juga ikan tawes.

Cara Budidaya Ikan Nila Dengan Sistem Polikultur

Menurut Penelitian, ikan nila sangat baik apabila disatukan dengan ikan lele dumbo dalam 1 kolam. Karena kedua ikan tersebut sama-sama saling melengkapi. Ikan nila dapat hidup di permukaan air karena ikan nila selalu mencari makanan di permukaan air dan senang dengan tempat yang terkena sinar matahari. Sedangkan ikan lele dumbo lebih suka hidup dan mencari makan di tempat yang gelap atau di bagian dasar kolam, dan akan muncul ke permukaan apabila ia memerlukan oksigen.

Karena sifat yang berbeda, sangatlah cocok apabila keduanya ditempatkan dalam 1 kolam karena tak akan terjadi perebutan kekuasaan dan juga perebutan makanan.

Dasar kolam yang ditempati oleh lele dumbo, maka ikan nila tak akan sempat membuat sarang di dasar kolam karena apabila ikan nila membangun sarang pastinya akan dirusak oleh lele dumbo dan hal tersebut akan menguntungkan bagi pembudidaya karena dengan begitu tak perlu mengerjakan perkawinan dan energi ikan akan tersimpan dalam tubuh dan ikan akan cepat besar.

Baca Juga :

Inilah Rahasia Sukses Budidaya Ikan Belida Dengan Kolam Terpal
Ini Dia Trik Budidaya Timun Suri Untuk Pemula Agar Berbuah Lebat
Belajar Cara Budidaya Goji Berry Bagi Para Pemula

Tahapan Budidaya Ikan Nila Sistem Polikultur

Tahapan budidaya ikan nila dengan sistem polikultur umumnya sama dengan sistem monokultur. untuk persiapan kolam hal-hal yang perlu dilaksanakan yaitu pengolaan tanah, pemupukan dasar kolam, pengapuran apabila keasaaman tanah berlebihan atau kurang, pembuatan sistem pengairan dan lain sebagainya.

Penebaran Benih Ikan Dalam Sistem Polikultur

Untuk penebaran ikan dalam sistem polikultur ini baik ikan nila dengan ikan lele dumbo, ikan nila dengan ikan mas dan ikan nila dengan ikan tawes ataupun semuanya, apabila ikan berukuran sekitar 8-12cm maka persentase penebarannya yaitu 70% ikan nila, 10% ikan mas, 10% ikan lele dumbo dan 10% ikan tawes.

Misalkan luas kolam pembesaran yaitu 100m2 maka padat tebarnya yaitu 20 ekor/m2 dan dapat diisi sebanyak 2000 ekor ikan yaitu 1400 ikan nila merah, dan ikan mas, ikan lele dumbo, ikan tawes masing-masing sebanyak 200 ekor.

Penebaran ikan ini dilaksanakan secara bersamaan kecuali ikan lele dumbo karena ikan lele dumbo mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat sehingga lele dumbo tersebut ditebar 2 bulan sesudah ikan lainya supaya pemanenan dapat dilaksanakan serentak atau bersamaan.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Waring Ikan, Waring Hitam untuk berbudidaya atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564