Gunakan Waring Ikan, Pelindung Kebun Anda Dari Gangguan Siput

Semakin maraknya gaya hidup sehat belakangan ini, banyak orang mulai memilih untuk mengubah pola makannya dengan memperbanyak makan sayuran dan buah dalam menu sehari-hari. Maka, mulai banyak kesadaran masyarakat untuk berkebun sendiri di rumah. Sehingga hasil sayuran dan buah yang dipanen, dapat langsung dikonsumsi. Dengan berkebun sendiri, Anda akan bisa mengatur, jenis sayuran dan buah apa yang ditanam, penggunaan pupuk organik ataukah non organik, jenis perawatan tanaman yang diperlukan, dan lain sebagainya. Sehingga hasil panennya pun lebih terjamin kualitasnya untuk Anda konsumsi bersama keluarga.

Jika Anda memutuskan untuk berkebun sendiri, maka salah satu hal yang perlu Anda perhatkan ialah pengendalian hama tanaman yang mengganggu. Karena tanpa hama saja, produksi kebun Anda bisa menurun lantaran terserang penyakit ataupun pengaruh cuaca. Maka dengan adanya hama pengganggu yang merusak dan memakan tanaman, Anda juga harus waspada. Salah satu hama yang banyak ditemui oleh pemilik perkebunan ialah hama siput tak bercangkang (slug). Hewan gastropoda ini banyak berkeliaran di malam hari dan memakan tanaman sayur atau buah dari berbagai jenis. Sangat mengganggu. Dan hama siput ini, konon ialah merupakan hama yang sangat sulit diatasi. Biasanya tukang kebun menggunakan berbagai cara untuk dapat menghalangi siput ini merusak lahan.

Cara Mengatasi Gangguan Tanaman Dari Siput
1. Memakai Jebakan
Cara pertama memakai jebakan untuk dapat menangkap siput, menghalangi siput masuk ke lahan, menggunakan pemangsa untuk memakan siput, atau menggunakan pestisida yang dapat mematikan siput. Menggunakan jebakan untuk menangkap siput sebenarnya cukup merepotkan karena berbagai jebakan harus dipersiapkan terlebih dahulu, termasuk berbagai perlengkapan agar siput dapat tertangakp. Misalnya menyiapkan beberapa botol kaca, campuran bir dan susu, tepung jagung, dan lain sebagainya.

2. Menggunakan Hewan Pemangsa (Predator)
Cara yang kedua ialah dengan menggunakan pemangsa (predator) untuk memakan siput, seperti cacing parasit (nematoda) atau burung. Tapi kadang cara ini kurang efektif karena burung kesulitan menemukan siput di malam hari, dimana malam hari ialah waktu siput-siput itu banyak menyerbu lahan. Kalau menggunakan cacing parasit, kadang bisa menjadi kesalahan juga karena cacing parasit ini juga bisa menghilang lemyap begitu saja dari kebun Anda dan bahkan menyebabkan hama siput lebih banyak datang karena mereka merasa sudah aman dari predator yang memangsa. Sehingga, untuk menjada kelangsungan proses pemangsaan siput, Anda harus rajin membeli cacing parasit ini untuk kemudian menyebarkannya lagi di kebun Anda.

3. Menggunakan Pestisida
Cara yang ketiga juga bisa digunakan ialah menggunakan pestisida atau bahan kima untuk menghalau siput. Pestisida yang bisa digunakan antara lain ialah amonia, butiran besi fosfat, atau metaldehyde. Tapi siput dapat mengeluarkan lendir dari tubuhnya untuk mengatasi berbagai ancaman pestisida ini, sehingga beberapa bahan pestisida menjadi kurang efektif. Selain itu, kekurangan dari penggunaan bahan kimia ini ialah juga dapat mempengaruhi hasil kebun Anda nantinya. Bahkan untuk metaldehyde akan sangat berbahaya apabila Anda juga memiliki hewan peliharaan, karena kandungan meteldehyde dapat membunuh hewan peliharaan Anda juga.

4. Menggunakan Waring Ikan / Waring Pagar
Lantas gimana jika menggunaan waring ikan, waring hitam atau waring pagar? Waring ikan (waring hitam) ternyata telah teruji dapat digunakan untuk mnghalangi siput masuk ke dalam lahan Anda. Waring Ikan atau waring pagar ini ada beberapa macam jenisnya, yang paling umum adalah waring jenis RK (benang double) dan waring jenis TL (benang single). Kalau waring jenis RK biasanya digunakan untuk keramba, benangnya double, jadi lebih kuat. Sedangkan waring ikan jenis TL banyak digunakan untuk pagar tanaman, sehingga banyak yang menyebutnya waring pagar.

Cara penggunaannya sangat mudah, karena Anda hanya cukup membeli waring seluas lahan kebun di rumah Anda, kemudian menutupi tanaman sayur dan buah Anda dengan menggunakan waring tersebut. Selain menghalangi siput, waring juga akan dapat menghalangi lahan Anda dari hewan pengganggu lain, seperti burung hantu. Sesudah kebun Anda tertutup waring hitam, Anda dapat tetap mengelola kebun Anda seperti biasa, termasuk memberi pupuk organik maupun pestisida alami sebagai tambahan penghalang siput merusak tanaman Anda. silahkan hubungi kami untuk mendapatkan waring ikan yang kuat berkualitas yang terbaik bagi kebun Anda.

OK Sobat Petani, demikian tadi uraian kami tentang Gunakan Waring Ikan, Pelindung Kebun Anda Dari Gangguan Siput, semoga bermanfaat. Jika Sobat Petani ada yang membutuhak waring ikan (waring hitam) silahkan hubungi kami di 08123-258-4950 / 0877-0282-1277 / 085233925564 (SMS, Tlp, WA).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s