Cara Mudah Budidaya Ikan Kakap

Ikan Kakap merupakan ikan perairan peralihan, ikan ini dapat hidup di perairan air laut, air payau, atau air tawar. Terdapat berebagai jenis ikan kakap diantaranya:
*Ikan kakap merah, yaitu ikan kakap yang memiliki bentuk memanjang serta agak pipih dan dapat hidup di daerah berperairan dangkal.
*Ikan Kakap puti, warna ikan ini didominasi warna putih dan ada warna perak di bagian perut.

Pemberian Pakan

Ikan kakap merupakan salah satu ikan karnivora yang memangsa makhluk hidup lebih kecil darinya. Oleh karena itu, pemberian makan ikan kakap dapat dilakukan dengan memberikan ikan rucah atau ikan teri. Ikan kakap tentu memakan makhluk kecil darinya seperti plankton, cumi – cumi, udang, dan ikan kecil lainnya. Ikan kakap memiliki ketahanan dalam mencerna protein dalam jumlah besar dibandingkan ikan lainnya. Jangan pernah memberikan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat maupun serat karena hal itu dapat mempengaruhi pencernaan ikan. Ikan kakap dapat juga dikasih makan pelet walaupun ikan yang diberi makan secara alami cenderung lebih nikmat dagingnya dibanding yang makan pelet.

* Baca Juga : Cara Budidaya Labu Dengan Benar Dan Baik

Ikan kakap mempunyai berbagai Manfaat dan Khasiat untuk Kesehatan, diantaranya :
1. Sebagai Obat Mencegah Kanker
2. Meningkatkan Kesehatan Tulang
3. Meningkatkan Kesehatan Mata
4. Mencegah Batu Ginjal
5. Menurunkan Hipertensi
6. Mencegah Terkena Stroke
7. Mencegah Aterosklerosis
8. Menurunkan Kadar Lemak Berlebih Pada Darah
11. Sebagai Antioksidan12
13. Makanan Alternatif Diet Ketat
14. Menetralisir Asam Lambung yang Sedang Naik
15. Menambah Kadar HB Agar Stabil
16. Obat Batuk Kering
17. Obat Edema Kulit
18. Terapi Stroke Total
19. Mengurangi Resiko Serangan Jantung Koroner
20. Mengatur Kadar Gula Darah Agar Normal
21. Menghilangkan Morning Sickness pada Ibu Hamil
22. Menguatkan Rahim dan Janin Agar Tidak Sakit
23. Mencerdaskan Otak Anak
24. Menghilangkan Nyeri Asam Urat atau Gout
25. Atasi Sakit Kepala Sebelah

Cara Budidaya Ikan Kakap :

A. Pemilihan Lokasi Pemeliharan Ikan Kakap
Pemilihan lokasi pemeliharan salah satu faktor penting dalam melakukan budidaya ikan kakap ini. Ikan kakap seperti diketahui memiliki toleransi terhadap salinitas yang cukup tinggi yang berarti ikan kakap dapat dipelihara di segala tipe perairan. Budidaya ikan kakap dapat dilakukan di kolam, tambak, atau pinggir pantai dengan mencermati kualitas airnya. Karena ikan kakap merupakan jenis ikan tropis, setelah memiliki tempat budidaya berupa kolam maka pastikan bahwa suhu kolam ideal yaitu sekitar 27°C-32°C dan pastikan selalu kolam tidak terlalu keruh. Dan jika anda memilih budidaya ikan kakap di tambak tepi laut, pastikan deraian air tidak begitu deras karena jika air terlalu deras maka dapat merusak tambak.

B. Pemberian Pakan Ikan Kakap
Karena ikan kakap adalah ikan karnivora, maka pakan alami ikan ini antara lain plankton, cumi – cumi, udang, dan ikan kecil lainnya. Dalam budidaya ikan kakap dapat diberi pakan berupa ikan rucah ataupun ikan teri. Walaupun karnivora ikan kakap juga boleh diberi pakan berupa pelet. Tapi sebaiknya beri pakan alami saja daripada pakan berupa pelet karena dengan pakan alami daging pada ikan kakap akan lebih nikmat jika dimakan.

C. Reproduksi Ikan Kakap
Ikan kakap adalah sebuah ikan hermaphrodit (Berkelamin ganda) yang mempunyai kemampuan merubah jenis kelamin berdasarkan beberapa faktor variabilitas. Pada fase awal pertumbuhan, ikan kakap yang berumur sekitar 1 hingga 2 tahun cenderung menumbuhkan testikel sehingga menjadi ikan jantan. Namun jika ikan berubah menjadi betina ketika telah mencapai umur 5-6 tahun. Masa reproduksi ikan kakap biasanya akan terjadi pada musim penghujan.

Pada saat pemijahan, untuk membedakan kelamin ikan atau membedakan antara jantan dan betina dapat dilihat berdasarkan ukurannya. Ikan kakap jantan biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dan ramping dibandingkan dengan iakn kakap betina. Setelah matang gonad, ikan kakap akan dapat dibuahi dan menghasilkan telur dan bibit baru.

D. Cara Pemanenan Ikan Kakap
ikan kakap siap untuk dipanen setelah sekitar satu tahun pemeliharaan, ikan kakap yang sudah mencapai bobot sekitar 500 – 1000 gram. Jika ada ikan kakap yang memiliki bobot melebihi 1 kg, sebaiknya ikan tersebut dijadikan ikan induk. Alat yang dibutuhkan untuk memanen ikan kakap adalah jala atau serokan. Ada 2 teknik yang dapat dilakukan untuk memanen ikan kakap yaitu panen selektif dan panen total. Panen selektif yaitu menamen sebagian ikan saja sedangkan panen total yaitu memanen semua ikan kakap.

* Baca Juga : Cara Praktis Budidaya Kentang

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Mudah Budidaya Ikan Kakap “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s