Pagar Kabut : Cara Pengumpul Air Di Musim Kemarau

Kabut adalah uap air yang melayang-layang di udara dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan namun perbedaannya, awan tidak menyentuh permukaan bumi, sedangkan kabut menyentuh permukaan bumi. Biasanya kabut bisa dilihat di daerah yang dingin atau daerah yang tinggi.. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban mendekati 100%.

** Ada beberapa macam kabut yaitu :
1. Kabut Advection
Kabut advection terbentuk dari aliran udara, yang melalui suatu permukaan yang memiliki suhu yang berbeda. Contoh dari kabut ini adalah kabut Laut
 2. Kabut Frontal
Kabut frontal terbentuk melalui suatu pertemuan antara dua masa udara yang berbeda temperaturnya. Ketika hujan turun dari masa udara yang hangat ke dalam masa udara yang dingin tempat uap air menguap disitulah kabut ini terbentuk.
 3. Kabut Radiasi
Kabut radiasi terbentuk pada malam yang tenang dan bersih, ketika tanah memancarkan kembali panas ke dalam udara. Dan kerap muncul dari jurang yang dalam, satu lapis kabut terbentuk di seluruh permukaan tanah, dan secara bertahap bertambah menjadi tebal.
4. Kabut Gunung
Kabut gunung terbentuk kala uap air bergerak menuju ke atas melewati lereng-lereng gunung. Udara dingin bergerak ke atas lereng sampai tidak sanggup menahan uap air. Titik-titik kabut kemudian terbentuk di sepanjang lereng gunung.

Baca Juga : Cara Budidaya Mawar Dengan Benar

Untuk menangkap dan mengumpulkan air dari kabut yang penuh maka kita harus mendirikan jaringan saringannya di daerah pegunungan dan pesisir dan tidak lupa pakai jaring saringan dari polipropilen. Saringan ini didirikan tegak lurus menghadap angin yang bertiup. Saringan menangkap tetesan air kecil (1-40 μm), yang mengalir perlahan ke talang pengumpul atau parit dan selokan menuju serangkaian tangki.
Pada umumnya yang memiliki air kualitas baik adalah kabut yang terhdang, namun dapat dipengaruhi polusi udara, debu di atap atau karat di lembaran logam. Jika berbagai langkah dilakukan untuk mencegah aliran air pertama yang tercemar memasuki tangki penyimpanan, maka airnya layak untuk diminum dan digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya dengan sedikit atau tanpa penanganan lainnya.
Kondisi yang Sesuai

Lokasi yang sering mengalami periode kabut ialah tempat yang sesuai untuk pengumpulan kabut. Daerah dataran tinggi tempat kabut dihasilkan oleh adveksi awan di atas tanah atau tempat awan dipaksa menaiki gunung adalah tempat yang paling cocok, di daerah yang kecepatan anginnya antara 3-12 meter/detik dan tidak ada hambatan terhadap aliran angin. Kabut terbentuk di permukaan samudra, atau kabut radiasi panas malam di dataran rendah yang biasanya tidak memiliki kandungan air dalam bentuk cair yang cukup atau kecepatan angin yang mencukupi untuk pengumpulan air yang memadai.

beberapa penilaian dari geografis dan meteorologis penting untuk dilakukan dalam memilih tempat: arah angin yang mendominasi (adanya angin terus-menerus dari satu penjuru itu ideal), awan yang terbentuk di bawah ketinggian permukaan tanah maksimum, ruang yang cukup untuk pengumpulan kabut, dan tidak ada rintangan utama di darat. Dalam kasus adanya barisan awan pesisir, pegununestinya berjarak 5 atau 10 kilometer dari pesisir.

** Keuntungan dari pengumpul air dari kabut :   
– Biaya proyek yang rendah
– Teknologi dan perawatan sederhana
– Airnya berkualitas baik
– Tidak terpengaruh musim kering

** Kerugian dari pengumpul air dari kabut :
– Biaya proyek yang rendah
– Teknologi dan perawatan sederhana
– Airnya berkualitas baik
– Tidak terpengaruh musim kering
– Air yang dapat dipanen jumlahnya relatif kecil
– Sulit menemukan saringan polipropilen di beberapa daerah
– Efek dari kerusakan akibat badai karena lokasi dan kerapuhan jaring jika tidak dirawat
– Membutuhkan sering adanya kabut
– Pengrusakan dan kurangnya perawatan, disebabkan karena jarak antara bangunan dengan tempat yang berpenduduk

** Construction, operation & maintenance
Begitu jaring polipropilen diperoleh, gunakan jaring dengan tepat dalam lapisan ganda. Ini biasanya terbuat dari polipropilen atau polietilen, terlindungi dari ultraviolet, dengan koefisien keteduhan 35%, anyaman saringan Raschel, dan ukuran serat 1 mm. Kemampuannya akan meningkat apabila ukuran saringan lebih halus dan lebih kecilnya lebar serat.

Luas permukaan harus cukup besar untuk dapat mengumpulkan jumlah air yang diperlukan. Ukuran biasa per jaring mungkin panjangnya 12 meter x tinggi 4 meter (48 m persegi). Kecepatan pengumpulan air bervariasi tergantung situs namun tampaknya rata-rata antara 2 sampai 5 liter per meter persegi per hari, dengan pengumpulan maksimum mencapai 10 liter per meter persegi per hari.

Beri celah antara jaring dalam sepanjang 5 meter (horizontal) dan dalam jarak yang setara atau lebih besar dari 60 kali tinggi pengumpulan kabut di arah angin menaiki/menuruni lereng. Ini memungkinkan pengumpulan kabut yang paling efisien. Ini juga berarti bahwa kerusakan oleh angin lebih sedikit dibanding pengumpul yang disambung menjadi satu. Pada umumnya, unit datar ini cocok untuk kecepatan angin sampai dengan 20 m/detik. Untuk mencegah kabel menimbulkan erosi pada konstruksi maka kabel harus terlindung dalam selang taman.

Banyak air yang didapat dari pengumpul kabut yaitu sekitarb 120-750 liter air per hari. Pengumpulan air dari kabut dapat meningkat apabila kecepatan anggin lebih tinggi, tetesan kabut lebih besar, serat pengumpulan atau diameter lubang saringan lebih sempit dan memiliki sifat drainase yang baik.

Baca Juga : Cara Menanam Kedondong Agar Cepat Berbuah

** Pemeliharaan
Saringan polipropilen memiliki umur pakai sekitar sepuluh tahun. Pengoperasian dan perawatan di Nepal sangat sulit lantaran tidak tersedianya suku cadang (terutama saringan polipropilen). Sebab itu, menyimpan stok saringan dan suku cadang lainnya sangat dianjurkan. Pada saat angin berhembus kencang, jaring biasanya diturunkan sebagai bagian dari pengoperasian dan pemeliharaan yang biasa. Untuk tempat pengumpul kabut terpencil para peneliti masih merancang apa yang dapat meningkatkan ketahanan alat ini.

** Biaya

Biaya bervariasi tergantung ukuran penangkap kabut, kualitas dan tersedianya bahan, tenaga kerja, dan lokasi situs.

Alat untuk menangkap kabut harus terbuat dari bahan yang tidak menyerap air. Alat ini terbuat dari bahan Polyethiline dan harus dalam bentuk jaring-jaring kecil atau KANVAS, karna berfungsi untuk menangkap kabut yang bertebaran. Alat ini kita sebut sebagai PAGAR KABUT. Waring yang bisa digunakan bisa Waring TL ataupun Waring RK.  Kanvas ini juga dapat dibuat dari Waring yang mudah kita dapat di Toko-toko Pertanian atau Perikanan.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Pagar Kabut : Cara Pengumpul Air Di Musim Kemarau “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat :)…
Advertisements

Teknik Budidaya Kelengkeng Manis

Buah kelengkeng merupakan salah satu buah favorit untuk ditanam di halaman rumah.
Pohon lengkeng dapat mencapai tinggi 40 m dan diameter batangnya hingga sekitar 1 m. Berdaun majemuk, dengan 2-4(-6) pasang anak daun, sebagian besar berbulu rapat pada bagian aksialnya. Tangkai daun 1–20 cm, tangkai anak daun 0,5-3,5 cm.

* Berikut adalah jenis-jenis Kelengkeng yang mudah berbuah :
Kelengkeng Gading
Diamond River
Pingpong
Phuangray
Aroma durian

cara yang sering digunakan untuk mengembangbiakkan pohon kelengkeng ialah dengan teknik mencangkok, karena selain bisa lebih cepat berbuah, juga tanaman hasil cangkokan akan mewarisi sifat-sifat dari induknya. Jadi alternatifnya kita bisa memilih indukan pohon kelengkeng dengan kualitas bagus untuk dicangkok.

^^Adapun yang harus kita ketahui tentang beberapa hal seputar pohon kelengkeng sebelum memulai pencangkokan , antara lain :

* Karakteristik Lahan Yang Bagus Untuk Pohon Kelengkeng.
Pohon kelengkeng pada dasarnya dapat tumbuh subur di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Namun, jika ingin mendapatkan hasil yang optimal maka pohon kelengkeng sangat dianjurkan di tanam di daerah dengan ketinggian 400-1200 mdpl.
Pohon kelengkeng sangat pas bia ditanam di tanah andosol, laktosol, grumosl atau tanah lempung yang sedikit berpasir. Sedangkan untuk kelembaban dan suhu udara  yang ideal sekitar 50-70% dan 27-32 derajat celcius.

* lahan untuk pohon kelengkeng.
Adapun pasokan sinar matahari harus memadai karena ini merupakan kebutuhan penting bagi pohon kelengkeng untuk melakukan fotosintesis dan merangsang agar bisa berbuah lebat.Faktor yang tidak kalah penting sebagai kriteria media tanam yang baik untuk pohon kelengkeng adalah kadar pH dalam tanah haruslah berada dalam kisaran 5.0 – 6.6.

* Cara Memilih Pohon Kelengkeng Unggulan Untuk Dicangkok

^^ Sesudah memahami media tanam yang cocok bagi pohon kelengkeng, langkah berikut kita dapat mulai memilih pohon indukan kelengkeng dengan kriteria seperti berikut ini :

* pemilihan bibit unggul.
Pastikan bahwa pohon indukan yang dipilih memiliki riwayat  bisa berbuah sepanjang musim dengan kualitas buah yang bagus.Pastikan usia pohon yang hendak di cangkok sudah lebih dari 1.5 tahun. Pastikan dalam memilih dahan seharusnya dalam kondisi bagus dan tidak cacat. Perhatikan daun pada dahan yang hendak dicangkok haruslah rimbun. Pilihlah batang atau dahan yang kokoh dan kuat.

Baca Juga : Inilah Cara Tepat Budidaya Pisang Kepok

^^ Proses Mencangkok Pohon Kelengkeng

   Pertama, siapkan alat dan bahan yang nanti akan digunakan dalam proses pencangkokan. Alat dan bahan mencakup tali rafia, pisau, plastik tebal dan air serta tanah humus yang telah dicampur dengan pupuk kandang.
Kemudian kita pilih dahan atau ranting yang kuat dan lurus serta memiliki daun yang lebat.
Jika telah menjumpai dahan yang tepat, hilangkan kulit atau kambium dari dahan kelengkeng dengan panjang sekitar 10 cm. Sedangkan jarak antara potongan sampai dengan ujung daun setidaknya lebih dari 50 cm.
Setelah itu biarkan kambium yang sudah terbuka selama 1 hari agar lendir yang masih menempel benar-benar kering.
Sebelum melapis dahan yang sudah di kupas kambiumnya dengan tanah , Basahi dahan dengan air bersih terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran sisa yang menempel.
Setelah itu pasangkan plastik untuk pembungkus kambium yang dikelupas dan kita isi dalamnya dengan tanah humus yang sudah dicampur dengan pupuk kandang.
Setelah di isi dengan tanah, barulah ikat dengan tali rafia secara kencang agar tidak ada air yang bisa masuk. Sebab bila tidak diikat dengan kencang bisa membuat air hujan masuk yang bisa menyebabkan pembusukan.
Hal terakhir yang harus dilakukan ialah selalu menjaga tingkat kelembabannya jangan sampai tanahnya mengering hingga keras.

Keberhasilan proses pencangkokan ditengarai dengan terlihatnya akar yang keluar dari dahan yang dibungkus. Apabila akar-akar tersebut sudah mulai nampak keluar dan banyak maka pada saat itulah dahan bisa mulai kita potong dan ditanam.

^^ Cara Merawat Bibit Cangkok Kelengkeng Yang Telah Di Tanam

   * Penyiangan
Adapun perawatan yang berguna bagi tanaman yang kita tanam agar terbebas dari tumbuhan parasit seperti rumput liar dan lain sebagainya. Apabila menenumakan rumput liar di sekitar pohon kelengkeng sebaiknya segera mencabut agar tidak bisa tumbuh lagi.
Sebab bila terdapat tumbuhan parasit di sekitar pohon kelengkeng, hal itu bisa mengurangi unsur hara dalam tanah dan bisa menghambat pertumbuhan bibit yang kita tanam. Contoh batangnya akan menjadi kurus, daunnya berwarna pucat hingga lama-kelamaan bisa mati.

  * Penggemburan Tanah
Penggemburan tanah boleh dilakukan dengan teknik mencangkul ataupun bisa juga menggunakan alat lain seperti cetok dan lain-lain. Dengan harapan agar air hujan ataupun air dari penyiraman dapat masuk ke dalam tanah sehingga bisa mempercepat proses pembentukan daun, batang, bunga dan buah.

  * penggemburan lahan kelengkeng
Tujuan dari perampelan dan pemangkasan itu sendiri yakni untuk membuka kanopi sehingga bisa mempercepat pertumbuhan dan pembuahan dan juga untuk meningkatkan produktivitas pohon. Pemangkasan pertama dapat dilakukan saat pohon kelengkeng berumur 4 bulan. Pemangkasan ini bisa terus dilakukan dengan batas jarak 1 tahun sekali.

  * Meningkatkan kualitas dan kualitas kelengkeng
Pemberian hormon giberelin dalam jumlah yang cukup bisa meningkatkan produktivitas buah hingga dua kali lipat. Dan juga dapat meningkatkan kualitas buah kelengkeng dengan proses pembentukan bunga dan buah lebih cepat.

 * Pemupukan
Selain beberapa perawatan di atas, ada satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian pupuk organik supaya pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Adapun pemberian pupuk sebaiknya dari bahan yang alami saja seperti pupuk kandang ataupun pupuk kompos. Untuk satu pohon kelengkeng yang sudah dewasa membutuhkan 2.5 kilogram pupuk alami dan diberi setiap 2 bulan sekali.

Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Wortel Supaya Hasil Panen Melimpah

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Teknik Budidaya Kelengkeng Manis “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Cara Budidaya Labu Dengan Benar Dan Baik

Buah Labu ialah buah yang dihasilkan dari beraneka macam jenis anggota labu lainnya (Cucurbitaceae), terutama yang berdimensi cukup besar. Buah labu kuning mengandung serat yang bagus dan juga nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Buah yang memiliki nama Latin Cucurbita Moschata atau juga biasa disebut dengan nama waluh ini memiliki rasa yang cukup enak.

Beberapa jenis yang menghasilkan buah yang biasa disebut labu adalah
* waluh : Cucurbita moschata, C. pepo, C. argyrosperma, C. maxima
*labu air Lagenaria siceraria
*beligo Benincasa hispida
*belonceng
*labu siam Sechium edule

Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Cabe Di Green House

Syarat Pemilihan Lahan Budidaya Labu Kuning

Pohon atau tanaman labu kuning dapat hidup dengan baik di wilayah yang berhawa panas maupun di wilayah yang berhawa dingin. Iklim kering adalah iklim yang paling ideal utuk tanaman labu kuning akan tumbuh dengan baik di tanah yang subur atau gembur. Tetapi di atas tanah yang tandus, tanaman ini juga bisa tumbuh dengan cukup baik asalkan tanah diolah dengan pupuk secara benar.

1. Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan yang harus dilakukan sebelum menanam labu kuning adalah, mencangkul atau membajak tanah terlebih dahulu biar tanah gembur. Kemudian kita harus mengatur keseimbangan unsur hara tanah dengan cara memupuk dan memberikan dolomite secukupnya. Pola tanam yang digunakan untuk menanam labu kuning yaitu berbaris memanjang dan berjajar. Di tengah baris, kita buat saluran air yang pada saat nantinya akan memudahkan kita dalam memenuhi kebutuhan tanaman akan air.
Pembibitan Labu Kuning

2. Cara menanam labu kuning
Cara menanam labu kuning diawali dengan menyemaikan benih terlebih dahulu. Benih labu dapat diambil dari biji buah labu yang telah tua. Sesudah itu biji dikeringkan dan disemaikan di tempat persemaian yang lembab. Sesudah biji-biji tersebut mulai tumbuh dan memiliki beberapa helai daun, maka penanaman bibit siap dilakukan.

Cara Menanam Labu Kuning

Benih labu kuning kemudian dipindahkan ke tanah dan dimasukan ke dalam lubang-lubang tanam dengan jarak tanam yang baik yaitu sekitar 1 meter. Pemupukan lahan dan pembentukan lubang tanam sebaiknya dilakukan paling tidak 1 minggu sebelumnya. Dua bibit bisa dimasukan kedalam satu lubang tanam. Bibit bisa dikasih abu sekam secara teratur hingga mencapai tinggi 25 cm agar aman dari hama cacing atau bekicot. Pemupukan dan penyiraman juga harus tetap dilakukan sampai panen tiba.

3. Perawatan dan Pemupukan

Penyiangan rumput dapat dilakukan 2-3 kali yaitu pada saat tanaman berumur 10 hari, 3 minggu dan 6 minggu.

Pemupukan tanaman

Penyemprotan dilakukan 7-10 hari sekali dengan menggunakan POC NASA dan Hormonik.
Pestona disemprotkan setiap 2 minggu sekali untuk pencegahan hama penyakit tanaman.
Penyiraman dilakukan setiap 1-3 bulan sekali dengan menggunakan SUPERNASA dan POWER NUTRITION untuk membuat buah yang manis, bermutu, dan banyak.
Pada saat tanaman Labu Kuning dibiarkan tumbuh dan sudah berproduksi lewat dari 6 bulan, maka setiap 3 bulan sekali harus diberi tambahan pupuk kandang atau kompos sebanyak 5 kg.

4. Panen

Ketika labu kuning sudah berumur 50-60 hari dari penanam berarti labu sudah siap dipanen. Panen dapat dilakukan terus-menerus dengan interval 2-3 kali per minggu. Buah labu yang sudah siap dipanen memiliki warna kuning dengan tangkai buah yang telah mengering. Cara memanen labu dilakukan dengan memotong tangkainya menggunakan pisau.

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Ikan Kakap

Labu Juga Memiliki Banyak Manfaat Dan Khasiat yang Baik Untuk Kesehatan,  Antara Lain :
1. Menyehatkan mata : Kandungan vitamin A dalam buah labu dapat membuat penglihatan Anda menjadi lebih tajam.
2. Anti radikal bebas : Vitamin C dalam buah ini akan membersihkan efel radikal bebas yang berbahaya.
3. Membuat awet muda : Buah ini mengandung banyak vitamin dan mineral yang bagus untuk kulit sehingga mencegah penuaan dini yang terlalu cepat.
4. Mencegah hipertensi : Buah ini mampu mengontrol tekanan darah Anda sehingga tetap seimbang dan tidak menimbulkan hipertensi.
5. Obat sembelit : Sembelit adalah penyakit yang menyerang pencernaan Anda. Dengan mengonsumsi buah ini dengan teratur, sembelit Anda akan berkurang dengan perlahan.
6. Membantu pertumbuhan tulang : Hal ini karena kandungan kalsium di dalamnya dapat membuat tulang Anda sehat dan tumbuh dengan baik. Itulah kenapa buah ini bisa menjadi sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang pada anak.
7. Baik untuk gigi : Menyikat gigi saja tidak cukup jika Anda masih mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Buah ini akan menutrisi gigi Anda agar lebih kuat dan sehat.
8. Mencegah kanker :Penyakit kanker muncul karena adanya sel yang rusak yang biasanya diakibatkan oleh efek radikal bebas. Buah ini mampu menjaga ketahanan sel dalam tubuh sehingga tidak mudah rusak.
9. Anti inflamasi : Rasa nyeri yang anda rasakan di bagian tubuh dapat berkurang bila mengkonsumsi buah ini.
10. Mencegah stroke : Stroke adalah penyakit yang dapat diatasi oleh buah labu kuning. Jika Anda ingin terhindar & terbebas dari penyakit ini, cobalah untuk memakan buah labu ini dengan rutin.

Selain manfaat dan khasiat labu kuning untuk kesehatan, ada lagi 5 manfaat lainnya dari buah ini yang perlu Anda ketahui. Berikut ini manfaat lainnya:
Baik untuk penderita anemia
Sumber energy
Makanan pendamping ASI
Menjaga sistem imun
Mengobati penyakit cacingan

 

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Budidaya Labu Dengan Benar Dan Baik “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Cara Mudah Budidaya Ikan Kakap

Ikan Kakap merupakan ikan perairan peralihan, ikan ini dapat hidup di perairan air laut, air payau, atau air tawar. Terdapat berebagai jenis ikan kakap diantaranya:
*Ikan kakap merah, yaitu ikan kakap yang memiliki bentuk memanjang serta agak pipih dan dapat hidup di daerah berperairan dangkal.
*Ikan Kakap puti, warna ikan ini didominasi warna putih dan ada warna perak di bagian perut.

Pemberian Pakan

Ikan kakap merupakan salah satu ikan karnivora yang memangsa makhluk hidup lebih kecil darinya. Oleh karena itu, pemberian makan ikan kakap dapat dilakukan dengan memberikan ikan rucah atau ikan teri. Ikan kakap tentu memakan makhluk kecil darinya seperti plankton, cumi – cumi, udang, dan ikan kecil lainnya. Ikan kakap memiliki ketahanan dalam mencerna protein dalam jumlah besar dibandingkan ikan lainnya. Jangan pernah memberikan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat maupun serat karena hal itu dapat mempengaruhi pencernaan ikan. Ikan kakap dapat juga dikasih makan pelet walaupun ikan yang diberi makan secara alami cenderung lebih nikmat dagingnya dibanding yang makan pelet.

* Baca Juga : Cara Budidaya Labu Dengan Benar Dan Baik

Ikan kakap mempunyai berbagai Manfaat dan Khasiat untuk Kesehatan, diantaranya :
1. Sebagai Obat Mencegah Kanker
2. Meningkatkan Kesehatan Tulang
3. Meningkatkan Kesehatan Mata
4. Mencegah Batu Ginjal
5. Menurunkan Hipertensi
6. Mencegah Terkena Stroke
7. Mencegah Aterosklerosis
8. Menurunkan Kadar Lemak Berlebih Pada Darah
11. Sebagai Antioksidan12
13. Makanan Alternatif Diet Ketat
14. Menetralisir Asam Lambung yang Sedang Naik
15. Menambah Kadar HB Agar Stabil
16. Obat Batuk Kering
17. Obat Edema Kulit
18. Terapi Stroke Total
19. Mengurangi Resiko Serangan Jantung Koroner
20. Mengatur Kadar Gula Darah Agar Normal
21. Menghilangkan Morning Sickness pada Ibu Hamil
22. Menguatkan Rahim dan Janin Agar Tidak Sakit
23. Mencerdaskan Otak Anak
24. Menghilangkan Nyeri Asam Urat atau Gout
25. Atasi Sakit Kepala Sebelah

Cara Budidaya Ikan Kakap :

A. Pemilihan Lokasi Pemeliharan Ikan Kakap
Pemilihan lokasi pemeliharan salah satu faktor penting dalam melakukan budidaya ikan kakap ini. Ikan kakap seperti diketahui memiliki toleransi terhadap salinitas yang cukup tinggi yang berarti ikan kakap dapat dipelihara di segala tipe perairan. Budidaya ikan kakap dapat dilakukan di kolam, tambak, atau pinggir pantai dengan mencermati kualitas airnya. Karena ikan kakap merupakan jenis ikan tropis, setelah memiliki tempat budidaya berupa kolam maka pastikan bahwa suhu kolam ideal yaitu sekitar 27°C-32°C dan pastikan selalu kolam tidak terlalu keruh. Dan jika anda memilih budidaya ikan kakap di tambak tepi laut, pastikan deraian air tidak begitu deras karena jika air terlalu deras maka dapat merusak tambak.

B. Pemberian Pakan Ikan Kakap
Karena ikan kakap adalah ikan karnivora, maka pakan alami ikan ini antara lain plankton, cumi – cumi, udang, dan ikan kecil lainnya. Dalam budidaya ikan kakap dapat diberi pakan berupa ikan rucah ataupun ikan teri. Walaupun karnivora ikan kakap juga boleh diberi pakan berupa pelet. Tapi sebaiknya beri pakan alami saja daripada pakan berupa pelet karena dengan pakan alami daging pada ikan kakap akan lebih nikmat jika dimakan.

C. Reproduksi Ikan Kakap
Ikan kakap adalah sebuah ikan hermaphrodit (Berkelamin ganda) yang mempunyai kemampuan merubah jenis kelamin berdasarkan beberapa faktor variabilitas. Pada fase awal pertumbuhan, ikan kakap yang berumur sekitar 1 hingga 2 tahun cenderung menumbuhkan testikel sehingga menjadi ikan jantan. Namun jika ikan berubah menjadi betina ketika telah mencapai umur 5-6 tahun. Masa reproduksi ikan kakap biasanya akan terjadi pada musim penghujan.

Pada saat pemijahan, untuk membedakan kelamin ikan atau membedakan antara jantan dan betina dapat dilihat berdasarkan ukurannya. Ikan kakap jantan biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dan ramping dibandingkan dengan iakn kakap betina. Setelah matang gonad, ikan kakap akan dapat dibuahi dan menghasilkan telur dan bibit baru.

D. Cara Pemanenan Ikan Kakap
ikan kakap siap untuk dipanen setelah sekitar satu tahun pemeliharaan, ikan kakap yang sudah mencapai bobot sekitar 500 – 1000 gram. Jika ada ikan kakap yang memiliki bobot melebihi 1 kg, sebaiknya ikan tersebut dijadikan ikan induk. Alat yang dibutuhkan untuk memanen ikan kakap adalah jala atau serokan. Ada 2 teknik yang dapat dilakukan untuk memanen ikan kakap yaitu panen selektif dan panen total. Panen selektif yaitu menamen sebagian ikan saja sedangkan panen total yaitu memanen semua ikan kakap.

* Baca Juga : Cara Praktis Budidaya Kentang

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Mudah Budidaya Ikan Kakap “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Cara Praktis Budidaya Kentang

Kentang merupakan tanaman yang mempunyai nama latin Solanum tuberosum L ini memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Asal mula tanaman kentang ini dari amerika selatan. Dan dibawa oleh penjelajah eropa yaitu portugis dan juga spanyol lalu dibudidayakan di eropa sehingga sampai sekarang dapat menyebar di seluruh dunia. Tanaman ini merupakan tanaman yang menyukai iklim sejuk. Di area tropis seperti Indonesia ini cocoknya di budidayakan di tempat dataran tinggi.

Kentang Memiliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Antara Lain :

1. Pencegahan kanker
2. Mengurangi kadar kolesterol
3. Mengurangi resiko batu ginjal
4. Kesehatan Tulang
5. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
6. Kesehatan Jantung
7. Membangun dan pembentukan sel
8. Kesehatan Otak & Saraf
9. Mengobati Wajah Berjerawat
10. Mengatasi bengkak sekitar mata

*Baca Juga : Cara Lengkap Budidaya Ikan Mas Yang Benar

Sebelum Melakukan Budidaya Kentang Anda Harus Tahu Syarat Tumbuh Tanaman Kentang Terlebih Dahulu, Sebagai Berikut :

1. Tanaman ini akan tumbuh dengan maksimal di area sejuk, di dataran tinggi misalnya. Jika Penanaman Kentang di dataran rendah dengan suhu yang kurang dingin akan menghasilkan kentang berukuran kecil.

2. Kentang merupakan jenis tanaman yang membutuhkan curah hujan sedang yakni 1500 mm per tahunnya.

3.Kentang tumbuh dengan optimal pada temperatur 15-18 derajat celcius di malam hari dan 24-30 derajat celcius di siang hari. Suhu seperti ini bisa didapat di area beriklim sejuk seperti di pegunungan.

4. Sebaiknya tanaman kentang ditanam di wilayah yang tidak berangin. Karena angin dapat dengan mudah menghembuskan berbagai macam virus dan penyakit yang berbahaya bagi tanaman kentang.

Selanjutnya kita akan membahas tentang cara Mudah Budidaya Kentang.

Pertama, persiapkanlah lahan. Kentang sendiri adalah tanaman yang termasuk memerlukan perawatan yang intens. Karena kentang memerlukan tanah yang subur dan berhumus. Sebab itulah ada beberapa cara untuk membuat tanah menjadi subur dan baik bagi kentang sehingga kentang bisa tumbuh dengan optimal.

Lakukan pembajakan diarea tanah yang akan dijadikan tempat budidaya kentang, setelah pembajakan tanah, imbangi dengan mencangkul agar dapat sesuai dengan apa yang kita inginkan. Jika hendak memperoleh tanah yang baik untuk tanaman kentang, lakukan pembajakan dan pencangkulan ini dua kali.Setelah pembajakan pertama berlalu beberapa hari sekitar seminggu, maka lakukan pembajakan kedua.

Untuk tanah yang akan ditempati benih kentang , buatlah menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Karna ini berfungsi untuk memberikan oksigen yang banyak pada tanah. Dan jangan lupa untuk memberikan pupuk organik sebelum bibit kentang ditanam.

Kedua, Pembibitan buah kentang. Ada dua cara untuk mendapatkan bibit kentang yang berkualitas.
pertama, dengan cara membuat benih kentang sendiri. Yakni dengan menyimpan kentang selama 4 bulan hingga bertunas didalam gudang. Cara kedua dengan membeli bibit kentang yang berkualitas. kalau tidak ingin repot-repot lebih baik beli saja, dan juga lebih aman karena sudah pasti kalau bibit kentang yang dibeli itu berkualitas. tetapi, jika ingin mencoba membuat bibit kentang sendiri juga tidak apa-apa untuk dicoba.

Untuk ukuran bibit kentang yang berkualitas mempunyai berat 30 sampai 80 gram. Sedangkan tunas yang berkualitas baik mempunyai panjang 2 sampai 3 cm dan dalam satu bibit terdapat 3 sampai 5 tunas.

Ketiga, Melakukan penanaman kentang. Dalam melakukan penanaman ini harus dilakukan setelah seminggu lahan disiapkan. Jika memang sudah seminggu dari hari lahan disiapkan baru lakukan penanaman bibit. Penanaman bibit di benamkan kedalam tanah sedalam 8 cm dan jangan terlalu dalam sehingga tunas nya saja yang terlihat. Lalu semprotkan pestisida pada tunas bibit kentang agar dapat tahan dari hama tanaman.

Keempat, Lakukan pemupukan dan penyiangan. Untuk melakukan pemupukan ini dilakukan setiap 20 hari sekali. Dan untuk hari ke 30 setelah penanaman gunakan pupuk NPK, sesudah hari 40 gunakan pupuk ber HP tinggi,setelah hari ke-60 gunakan pupuk ber PK tinggi.

Sedangkan dalam melakukan penyiangan bisa dilakukan dengang menyemprotkan pestisida agar tanaman kebal terhadap hama. Tetapi jangan keseringan, karna akan membuat hama tanaman ini bisa kebal terhadap pestisida. Kemudian jangan biarkan umbi kentang muncul ke permukaan tanah sebab kentang dapat terkena racun. Dan jangan memberikan air yang terlalu banyak.

Kelima, adalah proses pemanenan. Proses pemanenan ini bisa dilakukan setelah tananam kentang berumur 85 hari dari proses penanaman. Atau bisa dilihat dari tanaman kentang yang mulai mongering maka itu adalah waktu yang tepat untuk dilakukan pemanenan.

*Baca Juga : Cara Menanam Buah Strawberry Di Polybag Atau Pot Dengan Mudah

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” cara Mudah Budidaya Kentang “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…