LANGKAH MUDAH BUDIDAYA UBI CILEMBU ST1

Ubi Jalar kaya akan karbohidrat, oleh warga kita tidakjadikan makanan pokok seperti nasi. Ubi Jalar biasanya jadikan penganan lantaran rasa-rasanya yang cukup lezat. Satu diantaranya Ubi Cilembu yang populer dengan rasa-rasanya yang enak serta lezat.

Ubi Cilembu ST 1, adalah satu diantara komoditi unggulan varietas ini dirilis oleh menteri pertanian RI pada Th. 2001. Nama cilembu terinspirasi dari nama daerah asal ubi itu di produksi yakni Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan, ST merupkan singkatan dari Sumedang Tandang, sedang angka 1 menyimbolkan kalau di Kabupaten Sumedang mempunyai varietas lokal ubi jalar lain yang mempunyai kelebihan tak jauh berbeda dengan Cilembu ST 1, tetapi belum dirilis oleh menteri pertanian.

TEKNIK BUDIDAYA UBI CILEMBU

A. Pembibitan
Tanaman ubi jalar bisa diperbanyak dengan cara generatif dengan biji serta dengan cara vegetatif berbentuk stek batang atau stek pucuk. Perbanyakan tanaman dengan cara generatif cuma dikerjakan pada taraf riset untuk membuahkan varietas baru.
1. Penyiapan Bibit
Tentukan tanaman ubi jalar yang telah berusia 2 bln. atau lebih.
Stek dipotong selama 25-30 cm atau 3-4 ruas, di ambil dari ujung batang atau cabang serta optimal 3 stek untuk tiap-tiap cabang atau batang sisi tanaman bibit, pemotongan memakai pisau yang tajam, serta dikerjakan pada pagi
sesudah dipotong, bibit di rendam dalam larutan fungisida dengan konsentrasi 2 g/L larutan sepanjang 5 menit.

Baca Juga 7 Langkah Jitu Budidaya Ikan Gurame Yang Baik
2. Pemrosesan Tanah
a) Penyiapan Tempat Tegalan
Bersihkan tempat dari rumput-rumput liar (gulma).
Olahan tanah dengan cangkul atau bajak sampai gembur sembari membenamkan rumput-rumput liar.
Diamkan tanah kering selama minimum 1 minggu.
Buat guludan-guludan dengan ukuran lebar bawah 60 cm, tinggi 30-40 cm, jarak antar guludan 70-100 cm, serta panjang guludan sesuai dengan kondisi lahan.
Atur guludan sembari melakukan perbaikan saluran air.

B) Penyiapan Tempat Sawah Sisa Tanaman Padi
Babat jerami hanya permukaan tanah.
Tumpuk jerami dengan teratur jadi tumpukan kecil memanjang berjarak 1 m antar tumpukan.
Olah tanah diluar bagian tumpukan jerami dengan cangkul atau bajak, lalu tanahnya ditimbunkan pada tumpukan jerami sembari membuat guludan. Ukuran guludan yaitu lebar bawah 60 cm, tinggi 40 cm, lebar atas 40 cm (untuk ukuran guludan dengan jarak pada gulud 100 cm) sedang untuk jarak antar guludan 80 cm dipakai ukuran lebar bawah 50 cm, lebar atas 30 cm, tinggi guludan 30 cm.
Atur guludan sembari melakukan perbaikan saluran air antar guludan.

B. Tehnik Penanaman
Penanaman ubi jalar di tempat kering dikerjakan pada awal musim hujan (Oktober), atau awal musim kemarau (Maret) apabila kondisi cuaca normal. Dilahan sawah, saat tanam yang paling pas yaitu selekasnya sesudah padi rendengan atau padi gadu, yaitu pada awal musim kemarau.

Baca Juga “BERCAK DAUN CERCOSPORA” Penyakit Penting Kacang Tanah
C. Pemeliharaan Tanaman
1. Penyulaman
Sepanjang 3 (tiga) minggu sesudah ditanam, penanaman ubi jalar mesti dilihat kontinu, terlebih bibit yang mati atau tumbuh dengan cara abnormal. Bibit yang mati mesti selekasnya disulam. Langkah menyulam yaitu dengan mencabut bibit yang mati, lalu ditukar dengan bibit yang baru. Penyulaman baiknya dikerjakan saat pagi atau sore hari, ketika cahaya matahari tidaklah terlalu terik serta suhu tidaklah terlalu panas. Bibit (setek) untuk penyulaman terlebih dulu disiapkan atau ditanam di tempat yang teduh.
2. Penyiangan
Pada system tanam tanpa ada mulsa jerami, tempat umumnya gampang ditumbuhi rumput liar (gulma) yang disebut kompetitor dalam pemenuhan keperluan bakal air, unsur hara, serta cahaya matahari. Oleh karenanya, gulma mesti selekasnya disiangi. Berbarengan dengan penyiangan dikerjakan pembumbunan, yakni menggemburkan tanah guludan, lalu ditimbunkan pada guludan itu.
Tata langkah penyiangan serta pembumbunan seperti berikut :
Bersihkan rumput liar (gulma) dengan kored atau cangkul dengan cara hati-hati supaya tak mengakibatkan kerusakan akar.
3. Pemupukan
Pemupukan mempunyai tujuan menukar unsur hara yang terangkut waktu panen, memberi kesuburan tanah, serta sediakan unsur hara untuk tanaman. Dosis pupuk yang pas mesti berdasar pada hasil analisa tanah atau tanaman di daerah setempat. Sebagai referensi dosis pupuk/ha yang disarankan yaitu :
– 100 kg N (± 200-250 kg Urea)
– 50 Kg P2O5 (± 100-150 kg TSP/SP-36)
– 200 kg K2O (± 300-350 kg KCL)
Pemberian pupuk dikerjakan dalam larikan dengan jarak garitan 10 cm dari lubang setek sedalam 5 cm. Saat pemupukan seperti berikut :
– Waktu tanam : Urea diberikan 1/3 ukuran, SP-36, KCL diberikan semuanya ketika tanam.
– Usia 6 minggu sesudah tanam ; Urea 1/3 dari takaran
– Usia 12 minggu sesudah tanam ; Urea 1/3 dari takaran

4. Pembalikan batang serta pucuk
Pembalikan batang serta pucuk mempunyai tujuan untuk tingkatkan hasil umbi, pembalikan serta pengangkatan batang dikerjakan setiap 3 minggu sekali, sebab pada tanaman yang pertumbuhannya subur kurun waktu sebulan bakal menyebar selama 1-1, 5 m. Pembalikan batang ditujukan untuk mematikan akar yang tumbuh pada ketiak daun.

5. Pemangkasan
Tanaman yang sangat subur butuh dipangkasan sebab tanaman yang daunya sangat rimbun bakal kurangi hasil umbi. Pemangkasan dikerjakan dengan memakai pisau tajam. Pemangkasan dikerjakan pada sulur-sulur yang merayap dalam saluran di sela-sela bedengan.

6. Pengairan serta Penyiraman
Walau ubi jalar tahan kekeringan, fase awal perkembangan membutuhkan air tanah yang ideal.

Selesai tanam, guludan diairi sepanjang 15-30 menit sampai tanah cukup basah, lalu airnya dibuang.
Pengairan selanjutnya masihlah dibutuhkan dengan cara kontinu sampai tanaman berusia 1-2 bln..
Pada periode pembentukan serta perubahan ubi, yakni usia 2-3 minggu sebelumnya panen, pengairan dikurangi atau dihentikan.
Saat pengairan yang terbaik pagi atau sore hari.

*Baca Juga Cara Budidaya Bawang Putih
D.  Panen
1. Ciri serta Usia Panen
Tanaman ubi jalar bisa dipanen apabila ubi-ubinya telah tua (masak fisiologis). Ciri fisik ubi jalar masak, diantaranya : apabila kandungan tepungnya telah maksimum, ditandai dengan kandungan serat yang rendah apabila di rebus (dikukus) rasa-rasanya enak dan tak berair. Pemilihan saat panen ubi jalar didasarkan atas usia tanaman. Type atau varietas ubi jalar berusia pendek (genjah) dipanen pada usia 3-3, 5 bln., sedang varietas berusia panjang (dalam) pada saat berusia 4, 5-5 bln.. Panen ubi jalar yang ideal diawali pada usia 3 bln., dengan penundaan paling lambat hingga usia 4 bln.. Panen pada usia kian lebih 4 bln., terkecuali kemungkinan serangan hama boleng cukup tinggi, juga akan tidak memberi kenaikan hasil ubi.
2. Langkah Panen
Tata langkah panen ubi jalar lewat bagian seperti berikut
Tetapkan pertanaman ubi jalar yang sudah siap dipanen.
Potong (pangkas) batang ubi jalar dengan memakai parang atau sabit, lalu batang-batangnya disingkirkan ke luar petakan sembari dihimpun.
Galilah guludan dengan cangkul sampai terkuak ubi-ubinya.
Ambillah serta kumpulkan ubi jalar di satu tempat pengumpulan hasil.
Bersihkan ubi dari tanah atau kotoran serta akar yang masihlah melekat.

cropped-waring-sayur.jpg

WARING SAYUR
Tersedia berbagai waring sayur dengan berbagai warna dan ukuran sesuai kebutuhan Anda. Untuk pemesanan silahkan Hub. 081232584950 | 087702821277 | 085233925564
Bagi para petani sayur, waring sayur ini sangat bermanfaat sebagai sarana packing atau pengemasan, baik dalam rangka penyimpanan atau pengangkutan.
Info selengkapnya tentang prodak bisa anda simak di www.waring99.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s