CARA MENANAM KUBIS ATAU BUDIDAYA KOL

kubis-hijau-cabbage-340x340
Sampai sekarang ini, tingkat produksi tanaman kubis (kol) baik dengan jumlah maupun kwalitas tetaplah termasuk rendah. Tentang ini karena salah satunya karena tanah sudah miskin unsur hara, pemupukan yg tidak berimbang, organisme pengganggu tanaman, cuaca dan iklim. Berikut ini diterangkan bagaimana caranya budidaya kubis (kol) yang umum dikerjakan :

Fase Pra Tanam
1. Prasyarat tumbuh

a. Tanaman dapat ditanam sepanjang tahun
b. Tumbuh dan berproduksi dengan baik pada ketinggian 800 m d. pl. ke atas, curah hujan hujan cukup dan temperatur udara 15 – 20 derajat celcius.
c. Tipe tanah yang diinginkan gembur, memiliki tekstur gampang atau sarang serta ph 6 – 6, 5.

2. Pengelolaan tanah dan air

a. Bersihkan gulma dan beberapa bekas tanaman untuk menekan serangan penyakit terbawa tanah seperti akar bengkak, busuk lunak, rebah semai, dan sebagainya. melalui langkah dicabut dan dikumpulkan lalu dibakar atau menjadikan kompos
b. Jangan sampai menanam tanaman kubis-kubisan dengan terus menerus dan lakukan pergiliran tanaman
c. Gunakan pupuk organik (super nasa), terlebih di musim kemarau untuk memberi efisiensi penggunaan air

3. Persiapan lahan

a. Tempat dicangkul dan dibajak sedalam 20-30 cm
b. Berikanlah dolomit atau captan lebih kurang 2 ton/ha apabila ph fase persemaian
c. Media persemaian terbagi dalam kombinasi tanah dan pupuk kandang (kompos) halus dengan perbandingan 1 : 1
d. Benih di rendam di air hangat sepanjang 0, 5 – jam lalu diangin-anginkan
e. Sebarkan benih dengan rata dan teratur lalu ditutup daun pisang selama 3-4 hari
f. Lakukan penyiraman masing-masing hari dengan gembor
g. Persemaian dibuka masing-masing pagi hingga jam 10. 00 dan sore mulai jam 15. 00
h. Amati bibit kubis yang terserang penyakit tepung berbulu (peronospora parasitica) atau ulat daun pada daun pertama, dipetik dan dibuang daun yang terserang

Fase Tanam

1. Jarak tanam
Jarak tanam tidak sering 70 kali 50 cm atau jarak tanam rapat 60 kali 50 cm

2. Bibit
Bibit yang telah berumur 3 – 4 minggu memiliki 4 – 5 daun siap ditanam

3. Pemupukan
Pupuk basic diberikan 1 hari sebelum akan tanam dengan dosis 250 kg/ha tsp, 50 kg/ha urea, 175 kg/ha za dan 100 kg/ha kcl.

Pupuk basic dikombinasi dengan rata lalu diberikan pada lubang tanam yang telah di beri pupuk kandang, lalu ditutup kembali dengan tanah.

4. Langkah Tanam

a. Buat lubang tanam dengan tugal sesuai sama jarak tanam
b. Tetapkan bibit yang fresh dan sehat
c. Tanam bibit pada lubang tanam
d. Jika bibit disemai pada bumbung daun pisang selekasnya ditanam bersamaan bumbungnya
e. Jika bibit disemai pada polybag plastik, keuarkan bibit dari polibag lalu baru ditanam
f. Jika disemai dalam bedengan ambil bibit beserta tanahnya kurang lebih 2-3 cm dari batang sedalam 5 cm dengan solet (system putaran)
g. Setelah ditanam, siram bibit dengan air hingga basah
h. Kubis dapat ditumpangsarikan dengan tomat melalui langkah tanam : 2 baris kubis baris tomat. tomat ditanam 3 atau 4 minggu sebelum akan kubis

Waring Hijau-Kuning-Merah

*Baca Juga Mengenal Berbagai Jenis Waring dan Manfaatnya
Fase Pra Pembentukan Krop (0 – 49 hari)

a. Penyiraman ditangani sehari-hari waktu pagi atau sore hari
b. Pemupukan susulan ditangani pada usia 28 hari dengan dosis 50 kg/ha urea, 175 kg/ha za dan 100 kg/ha kcl
c. Penyiangan (penggemburan dan pembubunan tanah) ditangani pada usia 2 dan 4 minggu
d. Perempelan cabang atau tunas-tunas samping ditangani seawal mungkin supaya pembentukan bunga optimal
f. Hama yang menyerang pada fase ini salah satunya ulat tanah (agrotis ipsilon hufn.), ulat daun kubis (plutella xylostella l.), ulat krop kubis (crocidolomia binotalis zell.), ulat krop bergaris (hellula undalis f.)
g. Lakukan penilaian tiap-tiap minggu sekali pada hama-hama itu mulai kubis usia 13 hari. populasi tertinggi berjalan pada awal musim kemarau
h. Langkah ingindalian ; kumpulkan dan musnah dengan mekanik, sanitasi lingkungan.
i. Tanaman muda yang mati karena penyakit rebah kecambah (rhizoctonia solani kuhn. ) dicabut, lalu disulam dengan tanaman baru yang sehat, tambahkan alami glio pada lubang tanam.

Fase Pembentukan crop (50 – 90 hari)

a. Penyiangan dengan manual dengan tangan perlu ditangani hingga lebih kurang 1 minggu sebelum akan panen
b. Lakukan penilaian lebih intensif pada hama yang menyebabkan rusaknya berat pada fase ini yaitu: ulat daun kubis (p. xylostella) dan ulat krop kubis (c. binotalis), biasanya pebruari – maret
c. Serangan hama menyongsong panen tidak butuh dikendalikan (dengan kimia)

Panen Dan Pasca Panen

A. Kubis dipanen setelah berumur 81- 105 hari
B. Sinyal tanda kubis siap panen jika tepi daun krop terluar dibagian atas krop sudah melengkung ke luar dan berwarna agak ungu, krop segi dalam sudah padat.
C. Pada saat panen diikursertakan dua helai daun hijau bikin perlindungan krop
D. Janganlah pernah berjalan memar atau luka
E. Amati penyakit busuk lunak (erwinia carotovora) dan busuk hitam (xanthomonas camprestris)
F. Daun-daun kubis yang terinfeksi harus dibuang.

 

CV. LIM CORPORATION menyediakan waring sayur untuk melindungi sayuran agar tidak busuk, jika anda berminat silahkan hubungi SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277

Email: limcorporation2009@gmail.com atau info lengkap di   www.waring99.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s