Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!

Limbah Sawit

Pemanfaatan limbah sawit sebagai pakan ternak belum banyak dilaksanakan. Padahal, sawit merupakan tanaman industri dengan limbah yang cukup banyak. Penambahan perkebunan sawit juga terus terjadi sepanjang tahun membuat bahan baku limbah sawit tersedia dengan sangat banyak.

Hasil samping pengolahan perkebunan sawit sangatlah beragam. Umumnya, limbah sawit yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan pakan merupakan pelepah sawit, lumpur sawit atau dikud decanter, bungkil inti sawit atau palm kernel cake, dan rumput liar yang tumbuh di sekitaran lahan sawit.

Sebagai perbandingan, pelepah sawit mengandung serat kasar sebanyak 50,94%, protein sebanyak 5,1%, dan lemak sebanyak 1%. Satu pelepah sawit berbobot rata-rata 5 kg. Dalam satu hektare lahan, Anda bisa memanen sampai 9 ton pelepah segar.

Pakan Ternak dari Limbah Sawit

Sebagai gambaran, sapi bali dewasa dengan berat 250 kg memerlukan pakan bahan kering sebanyak 8,75 kg per hari. Pelepah yang diperoleh dari satu hektare lahan sawit tersebut mampu menghasilkan setara 0,66 ton bahan kering.

Baca Juga:
Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?

Sementara itu, lumpur sawit mengandung serat kasar yang lebih rendah yakni hanya 35,88%. Akan tetapi, lumpur sawit mengandung protein yang lebih tinggi, yaitu 14,4% dan lemak sebanyak 14,78%.

Lumpur sawit merupakan limbah yang paling disukai oleh ternak. Anda bisa memfermentasi lumpur ini terlebih dulu sebelum diberikan kepada ternak ataupun memberikannya dalam keadaan segar.

Bukan hanya pelepah dan lumpur sawit, bungkil inti sawit juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pakan ternak berkualitas. Bungkil sawit mengandung serat kasar sebanyak 36,68% dengan kadar protein tertinggi di antara limbah yang lain yakni 18,15%. Bungkil inti sawit juga mengandung lemak sebanyak 6,49%.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Kandungan protein yang tinggi pada bungkil inti sawit ini membuatnya banyak diincar sebagai bahan baku pakan ternak. Hanya saja, nilai palatabilitas dari bungkil inti sawit juga rendah akibat kandungan seratnya lebih tinggi ketimbang jenis limbah sawit yang lainnya.

Anda bisa memberikan bungkil inti sawit kepada ternak milik Anda. Tetapi, sebaiknya pakan ini tidak diberikan secara tunggal. Akibat yang ditimbulkan apabila Anda mengerjakan hal tersebut bisa fatal, organ pencernaan sapi bisa terganggu. Campurlah bungkil inti sawit dengan jenis pakan lain supaya tetap bisa dicerna sapi dengan baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Selain Menghasilkan Minyak, Ternyata Limbah Sawit Juga Bermanfaat Loh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami

Budidaya Ikan Gurame

Budidaya gurami sangat lumrah dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia. Ikan air tawar ini menjadi primadona sebab rasanya yang enak dan dagingnya yang tebal. Bukan hanya itu, harga jual ikan gurami juga cukup tinggi sehingga menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pembudidayanya. Supaya sukses berbisnis, Anda harus pahami hal-hal penting ini sebelum memulai budidaya gurami.

Apabila Anda ingin membudidayakan gurami, ada beberapa hal yang harus diketahui terlebih dulu. Dengan demikian, Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai keuntungan dan hal-hal yang memengaruhi produktivitas gurami ini sendiri.

Untuk yang pertama, ikan gurami termasuk ikan dengan pertumbuhan yang cenderung cukup lambat. Jika dibandingkan dengan ikan jenis lain, ikan ini termasuk lambat. Akan tetapi, sekarang sudah banyak bibit ikan gurami unggul yang bisa dipanen dalam kurun waktu 3-4 bulan.

Jenis ikan gurami juga sangat beragam. Mulai dari gurami angsa atau soang, jepun, blue saphire, bastar, paris, kapas, porselin, sampai dengan gurami batu. Apabila Anda ingin melaksanakan budidaya gurami untuk dikonsumsi, pilihlah gurami dengan karakteristik produktivitas yang tinggi, mampu menghasilkan banyak telur, cepat besar, dan mempunyai daya jual tinggi.

Baca Juga:
Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Umumnya ikan gurami hidup di area sungai dan rawa. Budidaya gurami dilaksanakan di air tawar dengan ketinggian sekitar 50—600 mdpl. Akan tetapi, ikan ini mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi jadi pada daerah dengan tingkat keasinan sedikit tinggi masih bisa ditolerir oleh ikan gurami. Lebih baiknya, tetap menggunakan air tawar untuk hasil maksimal.

Ketika bertelur, induk gurami akan menyimpan dan melindungi telur-telurnya dalam sarang yang dibuat sendiri. Induk jantan ataupun betina akan membuat sarang ini bersama-sama dari potongan rumput, tanaman, atau serabut lain yang bisa dikumpulkan. Sarang ini berukuran berkisar 30—35 cm dan terdapat pada kedalaman 30 cm. Ikan gurami umumnya akan memijah pada musim kemarau.

Mengenai pakan, gurami merupakan hewan omnivora alias pemakan segala. Namun, benih gurami memiliki beberapa pakan kesukaan antara lain larva serangga, udang-udangan, zooplankton, dan cacing sutera.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ikan gurami yang sudah besar cenderung menyukai pakan berupa daun-daunan yang tumbuh di air. Pakan ini masih bisa disesuaikan dengan lokasi hidupnya. Jika Anda memelihara gurami di kolam, Anda bisa memberi mereka pakan berupa pelet.

Lingkungan yang ideal untuk budidaya gurami adalah pada suhu 24—28 derajat Celcius. Kandungan oksigen terlarut antara 3—5 ppm dan keasaman berkisar pada pH 7—8. Gurami kurang peka pada keberadaan senyawa beracun. Oleh karena itu, keberadaan amoniak, amonium, ataupun asam sulfida tidak begitu berpengaruh pada hidup gurami.

Keunggulan lain dari ikan gurami adalah ia mampu bertahan pada lingkungan dengan jumlah oksigen yang kritis. Bahkan, gurami mampu bertahan pada air dengan kadar karbondioksida yang sangat tinggi hingga 100 ppm. Kelebihan ini ditunjang oleh adanya labirin pada insangnya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Pahami Faktor Penting Ini Sebelum Melakukan Budidaya Gurami” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok!

Tanaman Aquascape

Terdapat banyak jenis tanaman aquascape yang dapat Anda pilih untuk membuat akuarium tampak lebih indah. Dari banyaknya jenis tanaman tersebut, paling tidak ada 4 tanaman aquascape yang cukup banyak dipilih.

Dwarf Baby Tears

Dwarf Baby Tears

Tanaman ini mempunyai nama Latin Hemianthus callitrichoides. Dwarf baby tears mulai populer sejak diperkenalkan pada 2000-an di Indonesia dari daerah asalnya di Kuba. Tak butuh waktu lama bagi tanaman ini untuk melejit karena dwarf baby tears memang mempunyai keunikan dan keindahan tersendiri.

Tanaman ini mempunyai bentuk daun yang kecil dan padat. Selain itu, dwarf baby tears ini memiliki tingkat pertumbuhan yang sedang dan ketinggiannya rendah. Tanaman ini butuh cahaya yang banyak, tetapi dapat tumbuh juga pada cahaya sedang.

Hygrophila Polyserma

Hygrophila Polyserma

Keunggulan Hygrophila polyserma adalah tanaman yang tidak mementingkan cahaya. Selama masih ada cahaya, dengan intensitas yang tinggi ataupun rendah, tanaman ini akan tetap tumbuh dengan baik. Jadi, apabila Anda pemula dalam bidang aquascape, Anda dapat memulainya dengan menanam Hygrophilla polyserma ini.

BACA JUGA:
Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda

Windelov

Windelov

Tanaman windelov diambil dari nama seorang penemu tropica aquascape, yakni Holge Windelov. Nama Latin dari tanaman aquascape ini sendiri adalah Microsorum pteropus dan sudah banyak dibudidayakan oleh penikmat aquascape.

Ciri utama tanaman windelov adalah ujungnya yang bercabang dan berbentuk unik. Bentuk unik inlah yang menjadikannya salah satu tanaman aquascape paling diminati di dunia. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 20 cm. Begitu pula lebar tanaman yang satu ini. Tidak hanya itu, keunggulan windelov juga terdapat dari segi perawatannya yang mudah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Java Moss

Java Moss

Terakhir, ada jenis tanaman aquascape yang berasal dari Asia Tenggara. Nama ilmiah java moss adalah Taxiphyllum barbieri. Jenis tanaman ini juga termasuk mudah dari segi perawatannya. Tak heran, banyak pelaku aquascape yang menggunakan tanaman ini untuk mempercantik akuarium mereka.

Java moss tidak bisa tumbuh secara emersed, yaitu teknik menanam tanaman aquascape dengan cara kering (tidak didalam air). Dibanding jenis tanaman lain, tingkat pertumbuhannya tergolong lambat. Namun, java moss tidak memerlukan banyak karbon dioksida ataupun cahaya dengan intensitas yang tinggi.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ingin Buat Aquascape, Ini 4 Jenis Tanaman yang Cocok! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau?

Tanaman Teh

Pernahkah terlintas di pikiran Anda teh termahal di dunia? Selama ini, masyarakat Indonesia mengonsumsi dan meyuguhkan minuman teh untuk tamu. Bukan hanya itu, teh sering sekali menjadi minuman pendamping makanan, terutama jika membeli makanan di luar.

Budaya minum teh konon asalnya dari daratan Cina. Tak heran apabila beberapa jenis teh termahal di dunia ini berasal dari negeri Tiongkok tersebut. Nah, berikut ini 5 jenis teh termahal di dunia yang sebaiknya Anda ketahui.

Da Hong Pao Tea

Teh ini dibandrol dengan harga US$1,2 juta atau setara dengan Rp15 miliar untuk satu kilogramnya. Dan teh ini sendiri sudah ada sejak Dinasti Ming.

Kepopuleran teh da hong pao ini dimulai dari kejadian ketika ibunda raja sakit kritis di masa Dinasti Ming. Diutuslah para prajurit untuk mencari teh sampai daerah Gunung Wu Yi. Kata da hong pao sendiri berarti ‘jubah merah’ yang menjelaskan prajurit berjubah merah yang mencari keberadaan teh yang sangat manjur ini.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Panda Dung Tea

Sama seperti namanya, teh ini asalnya dari kotoran hewan Panda. Jangan salah paham dulu sebab yang dimaksud yaitu pemakaian pupuk dari kotoran panda sebagai penyubur tanaman teh. Oleh sebab itu, teh yang dihasilkan merupakan dark tea dengan aroma dan flavor khas dan lezat.

Teh panda dung ini bisa diperoleh dari daerah Pegunungan Szechuan di Cina Utara dengan harga mencapai US$ 70ribu atau Rp932 juta per kilogramnya.

Guanyin tea

Teh termahal di dunia nomor tiga merupakan guanyin tea. Teh ini dibanderol dengan harga US$3.000 atau Rp42 juta per kilogram teh. Teh Guanyin pertama kali ditanam di daerah Fujian, Cina. Jenis teh ini sendiri yaitu teh oolong, yakni teh yang diolah dengan setengah fermentasi. Keunggulan lainnya yaitu teh guanyin mampu diseduh sampai dengan 7 kali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tunas Yellow Gold

Harga dari teh Tunas Yellow Gold ini hampir sama dengan teh Guanyin, yakni US$3.000. Akan tetapi keistimewaan teh ini yaitu hanya ditanam di satu gunung, dipanen hanya satu hari dalam satu tahun, dan proses pemanenan dilaksanakan pada saat teh dalam keadaan kuncup. Dan teh ini dipercaya punya banyak manfaat kesehatan.

Taiwanese Insect Poop Tea

Dan yang terakhir, ada teh yang dijual dengan harga US$1.000 atau setara dengan Rp14 juta per kilogram. Adapun yang membedakan teh ini dengan teh lainnya yaitu Taiwanese Insect Poop tea dipanen dan ditumpuk dengan larva ulat sutera. Sangat unik bukan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengulik 5 Jenis Teh Termahal di Dunia, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!

Budidaya Buah Kawista

Kawista merupakan tanaman buah dari famili Rutaceae yang asalnya dari India. Tanaman ini mempunyai kayu keras dan dengan pertumbuhan yang cukup lambat. Sebagai salah satu solusinya, maka harus memilih dari bibit unggul dari perbanyakan vegetatif.

Bibit inilah yang sering dimanfaatkan para pembudidaya untuk bisa memperoleh hasil buah yang lebih melimpah. Apabila ditanam melalui biji, maka akan butuh waktu lebih lama untuk berbuah. Jadi dilihat dari cara pembiakan yang lebih efektif untuk melaksanakan budidaya tanaman ini yaitu dengan metode vegetatif.

Memilih Bibit Unggul Buah Kawista

Tahap ini merupakan hal pertama yang harus dilaksanakan. Dengan memilih bibit unggul maka akan diperoleh tanaman yang unggul juga. Ciri tanaman ini yaitu tahan pada hama, pohon tak setinggi di alam liar jadi buah lebih gampang dipanen.

Bibit tersebut sering kali ditemui dari hasil perbanyakan vegetatif. Nah, inilah yang menjadi solusi bagi pembudidaya tanaman buah kawista ini. Tak hanya itu, buah juga akan berkualitas baik ukuran ataupun rasa manisnya sebab diperoleh dari bibit yang unggul juga.

Untuk memperoleh bibit buah ini ada satu cara lebih gampang dan praktis untuk diterapkan yaitu dengan membeli bibit langsung dari para penjual bibit unggul. Hal ini bisa dilaksanakan sesudah terlebih dulu menemukan toko bibit yang terpercaya. Dari sinilah akan diperoleh berbagai keunggulan. Pastinya semua itu akan lebih mempermudah proses budidaya.

BACA JUGA:
Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Budidaya dengan Sistem Tabulampot

Buah kawista adalah tanaman yang banyak dijadikan model tanaman tabulampot. Dengan segala kemudahan yang diperoleh, maka metode ini banyak dipakai.

Khususnya bagi yang tak mempunyai lahan luas untuk budidaya tanaman, maka tabulampot menjadi pilihan yang utama. Bibit kawista memang mempunyai beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan jenis bibit buah lainnya jadi sangat cocok untuk dibudidayakan.

Bibit tanaman ini bersifat adaptif jadi sangat gampang tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. Termasuk didalam media berupa pot, tanaman ini relatif gampang untuk dibudidayakan.

Dengan metode inilah, maka panen pertama bisa lebih cepat. Bibit pohon kawista bisa berbuah pada usia 3-4 tahun dengan perawatan rutin dan pemberian pupuk yang tepat.

Bila jenis buah lain bisa berbuah rata-rata setahun sekali, jenis buah yang satu ini mampu berbuah lebih dari dari sekali dalam setahun. Bisa dikatakan bahwa tanaman kawista bisa berbuah tanpa mengenal musim. Karena adanya beberapa kelebihan tersebut, membuat kawista sangat cocok untuk dibudidayakan.

Perawatan Tanaman Budidaya Kawista

Sama halnya budidaya tanaman lain, perawatan pohon buah jenis ini tak terlalu berbeda. Terutama untuk buah-buah tropis yang sangat baik ditanam di Indonesia, semuanya memerlukan perawatan mulai dari pemilihan media tanam sampai proses pemupukan yang tepat. Perawatan tanaman ini bisa terdiri dari:

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

* Penyediaan Unsur Hara Pada Media Tanam
Faktor ini sangat penting terutama di awal penananam bibit. Sebab, bibit harus ditanam di tanah yang gembur dan kaya unsur hara. Bila memungkinkan, bisa ditambah dengan pupuk organik untuk mengkondisikan tanah supaya lebih gembur.

* Penyiraman Media Tanam
Proses penyiraman bisa dilaksanakan setiap hari, tetapi jangan sampai memberikan efek berupa kelembaban yang berlebihan pada tanah. Sebab pada dasarnya, tanah kering merupakan yang paling cocok untuk budidaya tanaman ini.

* Pemupukan
Pemberian pupuk organik bisa menjadi pilihan untuk menyuburkan tanah. Bukan hanya itu, pemupukan yang teratur juga membantu proses pembentukan bunga dan buah pada tanaman ini. Berikan juga insektisida atau pestisida secukupnya ketika penyakit dan hama mulai menyerang tanaman buah.

* Pembasmian Gulma
Rumput liar yang tumbuh di sekeliling tanaman adalah salah satu bentuk gangguan pada pertumbuhan tanaman budidaya. Jadi pastikan untuk membersihkan tanaman pengganggu di sekitar media tanah, baik di pot ataupun di lahan, tanaman pengganggu harus dibuang. Hal ini memungkinkan pohon bisa menyerap dengan sempurna semua unsur hara di dalam tanah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Panduan Lengkap Budidaya Buah Kawista yang Wajib Anda Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda

Peternakan Apung

Apakah pernah terpikir di benak Anda akan adanya peternakan apung yang terletak di atas air? Sekarang, hal tersebut bukan mustahil dilaksanakan. Peternakan apung berhasil dilaksanakan untuk pertama kalinya di Pelabuhan Rotterdam, Belanda.

Minke Van Wingerden adalah seorang pebinis yang merupakan warga negara Belanda yang membuat peternakan apung pertama tersebut. Peternakan yang dimilikinya memang masih berskala kecil. Akan tetapi, teknologi yang dipakai untuk mengaturnya sudah termasuk canggih dan sekarang sedang diuji coba.

Motivasi Van Wingerden membuat peternakan apung ini cukup sederhana. Menurutnya, bagian terluas dari bumi yaitu air. Oleh sebab itu, ia ingin memanfaatkan perairan sebagai lahan untuk memproduksi makanan sehat dan segar. Lokasi yang dipilih juga terjangkau dengan akses masyarakat yang merupakan target konsumennya.

Jenis ternak yang dibudidayakan oleh wanita tersebut yaitu sapi. Ada 32 ekor sapi penghasil susu yang diternakkan secara terapung. Lokasi ini sendiri dipilih sebab sangat jauh dari ladang rumput seperti kebanyakan peternakan sapi pada umumnya. Hal ini karena Rotterdam lebih dikenal sebagai kawasan industri.

BACA JUGA:
Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Ide dibuatnya peternakan apung ini sendiri sudah tercetus sejak 2012. Awalnya, makanan diproduksi dan disimpan dalam rak. Karena ada bencana badai, akhirnya tercetuslah untuk sekaligus menanam makanan langsung di ladang tersebut.

Kini, peternakan apung tersebut sudah dihuni oleh 32 ekor sapi. Mereka tampak tidak terganggu dengan kesibukan yang berada di kawasan pelabuhan tersebut. Di atas peternakan apung, tampak sapi-sapi melakukan kegiatan selayaknya sapi pada umumnya. Mereka mengonsumsi makanan berupa campuran rumput, jerami, dan sisa produksi bir. Selain itu, di bangunan tersebut mereka juga dapat beristirahat dengan tenang.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Di bangunan yang sama, terdapat fasilitas pemrosesan susu dan kotoran sapi. Tepatnya, kedua bagian tersebut terletak di dek paling bawah yang sekaligus menjadi pintu masuk bagi pengunjung yang akan berkunjung ke toko.

Di dekat dermaga, ada padang rumput yang disediakan agar sapi-sapi dapat berpindah ke lahan kering. Beragam teknologi yang bisa Anda temukan di peternakan ini antara lain sistem pemberian pakan secara otomatis, robot yang mengambil kotoran sapi, stasiun pembersih sapi, dan aplikasi yang dapat diakses di smartphone untuk mengetahui aktivitas sapi.

Teknologi yang ada di bangunan apung digerakkan oleh listrik yang berasal dari panel surya. Selain itu, bagian atapnya juga dapat digunakan untuk menampung air hujan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Intip Inovasi & Teknologi Bidang Peternakan di Belanda dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau?

Pupuk Bokashi

Pupuk bokashi bisa menjadi alternatif pupuk alami yang sekarang ini sudah banyak beredar di pasaran. Bukan hanya itu, Anda juga bisa membuat sendiri pupuk yang teknik pembuatannya berasal dari Jepang ini. Tak hanya dalam skala rumah tangga, pembuatan pupuk bokashi juga dikerjakan dalam skala industri.

Pupuk ini pertama kali dipopulerkan oleh Prof. Dr. Teruo Higa. Diperlukan mikroorganisme EM4 yang membantu proses fermentasi dalam pembuatan pupuk ini. Bahan baku yang dibutuhkan juga sederhana, yaitu bisa berasal dari limbah organik. Didalam pembuatan pupuk skala industri ini, Anda dapat memakai sisa panen dan limbah peternakan.

Bahan baku yang harus disiapkan dalam pembuatan pupuk bokashi skala indsutri diantaranya, Anda memerlukan 200 kg jerami atau sisa hijauan lain, 600 kg kotoran ternak yang sudah dikeringkan, 50 kg serbuk gergaji atau bisa diganti dedak, 50 kg arang sekam, 100 kg humus, dan 1 liter larutan dekomposer EM4 serta 1 kg gula pasir.

BACA JUGA:
Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Humus tersebut bisa berupa tanah top soil. Sebaiknya gunakan tanah hutan untuk hasil yang lebih maksimal. Dalam pembuatan pupuk, pilihlah tempat fermentasi yang terlindung dari air hujan dan paparan sinar matahari secara langsung.

Untuk lubang yang diperlukan mempunyai ukuran panjang 2 m, lebar 1 m, dan kedalamannya berkisar 30—50cm. Apabila Anda memakai bahan baku yang lebih banyak, Lebih baiknya ukuran lubang juga diperbesar.

Pembuatan diawali dengan mencacah jerami dan hijauan lain sampai ukurannya mengecil. Campurkan seluruh bahan organik dan aduk sampai merata. Pakailah cangkul atau sekop sebagai alat bantu.

Apabila Anda merasa bahwa tanah yang dipakai asam, tambahkan abu Mg dan kapur Ca. Pemberian tambahan mineral ini dipakai untuk memperkaya kandungan hara pada pupuk.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Selanjutnya encerkan dekomposer EM4 yang terdiri atas bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.), Actinomycetes, dan ragi, ingat lakukan di lain wadah. Dalam 1 liter larutan dekomposer tersebut bisa dicampurkan dengan 200 liter air pengencer. Masukkan juga 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan larutan pada bahan baku yang sudah dicacah. Aduk sampai larutan merata.

Kelembapan yang dipakai sebaiknya sekitar 30%—40%. Supaya lembap, kepalkan campuran sampai menggumpal, tetapi jangan sampai air yang dipakai ikut keluar. Apabila kurang lembap, Anda bisa menambahkan air pada bahan baku.

Setelah itu tutup rapat seluruh lubang fermentasi dengan plastik atau terpal. Waktu yang dibutuhikan dekomposer untuk mengubah bahan baku menjadi pupuk sekitar 7—14 hari. Kontrol suhu maksimal fermentasi, yaitu maksimal 45 derajat Celcius dengan cara mengaduk campuran supaya suhunya turun. Sesudah warna dan aromanya menyerupai tanah, pupuk bisa langsung dipakai.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Lengkap Membuat Pupuk Bokashi Skala Industri, Mau Tau? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?

Pensil Fabula

Jual Waring Ikan Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Tak disangka-sangka alat tulis seperti pulpen dan pensil ternyata bisa menjadi benda penyumbang sampah plastik. Akan tetapi berbeda dengan Fabula Organic Pencil. Fabula ini merupakan jenis pensil non plastik yang terbuat dari hasil daur ulang bahan-bahan organik.

Sekilas bentuk dari pensil ini terlihat seperti pensil kayu pada umumnya. Tetapi bila diselisik, pensil Fabula ini terbuat dari hasil daur ulang kopi, teh dan kelopak bunga. Bahan atau komponen daur ulangnya diambil dari sisa ampas kopi dan teh yang banyak ditemukan di kedai atau kafe. Dan sedangkan untuk material kelopaknya diambil dari sampah kelopak bunga yang ada di toko-toko bunga.

Bukan hanya dipakai untuk keperluan pribadi, Fabula juga cocok menjadi hadiah atau kenang-kenangan dalam kegiatan seminar, bisnis, konfrensi dan juga pertemuan. Di dalam situs resminya, fabulaorganicpencil.com mengklaim bahwa pensil ini tahan lama, mempunyai grafit yang berkualitas dan nyaman dipakai.

Sama seperti yang dilansir dalam situs total-croatia-news.com, Fabula dibuat oleh seorang pebisnis berkebangsaan Croatia yang bernama Mateja Kuhar. Sejak kecil Mateja gemar sekali menulis. Seiring bertambahnya usia, obsesi Mateja pada alat tulis semakin membesar. Kecintaan Mateja pada alat tulis ia wariskan dari sang kakek yang juga menggemari alat tulis dan perlengkapan kantor.

BACA JUGA:
12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan
Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?
Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini

Inspirasi dan inovasi Mateja untuk membuat pensil ini muncul pada saat salah seorang teman Mateja menggambarkan sebuah sketsa memakai pensil kayu berukuran besar. Ketika itulah ia mulai berpikir untuk menciptakan pensil yang unik dan bisa dipakai secara berkelanjutan.

Pensil ini mempunyai panjang 16 cm dengan diameter 1 cm. Bukan hanya itu, ampas rautan pensil ini bisa dimanfaatkan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Dan uniknya lagi, pada ujung atas pensil ada bibit yang bisa ditanam juga. Cara menanam pensil Fabula pun gampang. Pensil yang berukuran pendek direndam ke dalam air hangat yang sudah diukur sesuai dengan batas garis hijau pada pensil. Diamkan pensil tersebut sampai melunak. Apabila sudah melunak, air rendamannya akan terlihat berwarna cokelat seperti air teh. Dan kemudian, siram atau semprotkan air rendaman tersebut secara merata ke media tanah yang sudah disediakan. Tunas tanaman baru akan muncul sekitar 10-14 hari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Walaupun produk ini terlihat sederhana, tetapi butuh waktu 2 tahun untuk mengembangkan pensil ini menjadi produk yang bisa dijual di pasaran Eropa. Mulai dari membuat rancangan awal, mengembangkan manufaktur dan menyiapkan hak paten secara internasional. Menciptakan suatu inovasi dibutuhkan kesabaran, pengorbanan dan kerja keras yang nantinya akan berbuah manis. Fabula sudah memperoleh berbagai penghargaan sebagai produk inovasi ramah lingkungan, seperti di Red Dot Award di tahun 2016 dan A’Design Award.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Mengenal Jenis Alat Tulis yang Bisa Ditanam, Apa Itu?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan

Budidaya Ikan Lele

Jual Waring Ikan Berkualiatas – Lim Corporation

Dalam usaha ternak bibit lele saat ini sudah semakin popular hari demi hari. Sebab ikan lele merupakan salah satu lauk yang sangat disukai beragam kalangan untuk disajikan diatas meja makan mereka. Apabila Anda yang sedang ternak bibit lele wajib menjalani perawatan secara maksimal, sebab ternak bibit lele ini bisa terpengaruh dengan kondisi lingkungan sekitar. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan kami bahas mengenai efek lele terkena air hujan.

Pada umumnya ketika musim hujan banyak benih lele mengalami kematian ketika dilaksanakan proses penebaran awal bibit lele, hal tersebut terjadi sebab air hujan bisa meningkatkan kadar asam pada kolam tersebut.

Proses perawatan secara khusus di musim hujan dengan frekuensi serta tingkat curah hujan naik yang tajam dan juga beragam penyakit gampang mempengaruhi kesehatan bibit lele. Jika tak memahami, khsususnya untuk Anda yang baru terjun ke ternak lele bisa beresiko kegagalan dalam upaya pembesaran bibit lele.

Ketika musim hujan kalian wajib menyiapkan tempat yang paling baik untuk tempat budidaya lele, kondisi kolam saat musim hujan berperan penting untuk mempertahankan usaha lele kalian.

Cara Mengatasi Efek Lele Terkena Air Hujan

1. Pilih Kolam yang Jauh dari Banjir
Besar kemungkinan Anda tidak bisa memperkirakan dengan pasti bahwa banjir akan datang kapan saja dan di area mana saja. Untuk itu, sebelum Anda melaksanakan usaha ternak lele, wajib bagi Anda untuk tahu lokasi kolam yang paling baik yakni yang rendah risikonya pada banjir.

Bukan hanya lokasinya jauh dari banjir, pilihlah kolam yang terletak di lingkungan terbuka khususnya di area yang hijau sebab kondisi kolam yang paling berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda, lingkungan hijau ini menandakan ada peresaan air yang bagus, jadi mencegah banjir di kolam bibit lele kalian.

2. Lindungi Kolam dari Lubang
Di musim hujan ini sangat rentan mengalami peningkatan jumlah air pada kolam karena curah air yang meningkat, jika ada lubang sekecil apa saja mungkin bisa membesar karena tekanan air. Maka pastikan kolam Anda yang akan digunakan untuk bibit lele ini aman dan tak berlubang. Jika sampai ada yang berlubang maka risikonya seluruh bibit lele kalian akan hilang dan terbawa oleh arus lubang tersebut.

BACA JUGA:
Pusing Atasi Gulma di Pekarangan, Coba Cara Ampuh Ini
Mengenal Jenis Ikan Gurame yang Sering Dibudidayakan
Yuk Cari Tau Tentang Sistem Pertanian di Dunia!
Ternyata, Ini Dampak Negatif Konsumsi Kangkung yang Berlebihan

3. Kedalaman Air Kolam pada Musim Hujan Maksimal 2 Kaki
Pada umumnya kolam bibit lele memiliki kedalaman 4 kaki, di waktu musim hujan usahakan kedalaman kolam maksimal 2 kaki supaya ketika hujan, air kolam tak akan meluap dan air yang meluap ini bisa berisiko menghanyutkan bibit lele Anda.

4. Berilah Vitamin C
Tujuan pemberian Vitamin C ini sangat baik untuk bibit lele Anda ketika musim hujan, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh pada bibit lele.

5. Berilah Pupuk di Kolam
Pemberian pupuk juga sangat penting untuk kolam bibit lele Anda, supaya tanah bisa menjadi subur serta tidak gampang diserang parasite dan bahkan di musim hujan yang mana kuman akan gampang sekali untuk berkembang. Kondisi kolam yang sehat juga akan mencegah bibit lele Anda pada beragam penyakit.

6. Berilah Pagar serta Jaring
Pagar ini dibutuhkan untuk bibit lele terlindungi dari hewan misalnya ular dan katak diwaktu musim hujan tiba. Katak dan juga ular sering kali berburu di musim hujan untuk mencari makanan, jaring dan pagar ini tidak bisa di tembus atau dimasuki oleh tubuh katak ataupun ular jadi bibit lele akan terhindar dari serangan hewan predator.

7. Berilah Obat Anti Jamur pada Kolam
Ketika musim hujan, obat anti jamur ini bisa Anda berikan pada kolam lele Anda setiap 1 bulan sekali, hal ini sangat penting sebab pada musim hujan sangat gampang memicu jamur karena keadaan udara yang lebih lembab. Jamur ini bisa mengakibatkan kesehatan pada air kolam menurun yang berisiko dan juga berpengaruh pada kesehatan bibit lele Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

8. Jagalah Kebersihan Air
Kondisi air ketika musim hujan akan mudah kotor karena kadar asam meningkat, curah hujan tinggi dan air yang sifatnya lebih asam, maka gantilah air kurang lebih sekitar 15 hari sekali.

9. Memakai Obat Genex
Obat ganex merupakan obat untuk mengeluarkan gas amolak atau gas nitrogen. Gas nitrogen ini gas yang asalnya adari kotoran bibit lele yang bereaksi dengan udara dan kondisi air di kolam. Maka tingkat kelembaban udara juga akan meningkat jadi gas amolak mudah menggumpal.

Waring Ikan
Produsen Waring Ikan Berkualitas

10. Pakailah Penutup Kolam
Untuk tahap ini tujuannya supaya kolam tak bisa terkena air hujan terlalu banyak, dan Anda bisa memakai ketika hujan deras ataupun dalam keadan khusus.

11. Kurangilah Porsi Makanan
Darah lele saat musim hujan akan menjadi lebih asam jadi bibit lele ini akan kurang aktif dan nafsu makan jadi turun, karena itu kurangilah porsi makanan memakai takaran makan tepat supaya tak ada sisa makanan yang akan mengotori kolam, jadi air kolam ini tak akan tercemar.

12. Tambah Garam dalam Kolam
Tujuannya supaya membunuh parasite dan kuman jadi kolam bibit lele Anda dalam keadaan sehat dan bibit lele akan bisa berkembang baik.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “12 Cara Jitu Perawatan Bibit Ikan Lele Saat Musim Hujan” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Ikan untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?

Revolusi Industri 4.0 Sektor Pertanian

Distributor Waring Sayur Mulyana Harga Murah – Lim Corporation

Sektor pertanian tak mungkin dapat mencukupi keperluan masyarakat yang terus bertambah tanpa adanya teknologi. Inisiatif Kementan untuk menggenjot produktivitas pertanian dengan menerbitkan Revolusi Industri 4.0 di bidang pertanian untuk menjawab tantangan. Dunia saat ini telah memasuki era revolusi industri yang ke-empat atau disebut juga Industri 4.0, ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet.

Bidang pertanian juga harus beradaptasi untuk menjawab tantangan ke depan. Untuk kedepannya olah lahan, tanam, panen sampai pengolahan dikerjakan memakai remote control dari rumah. Teknologi mekanisasi pertanian ini adalah salah satu komponen penting untuk pertanian modern dalam mencapai target swasembada pangan berkelanjutan. Inovasi dan pemanfaatannya oleh petani harus terus didorong.

Ada lima teknologi utama yang menopang implementasi Industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, teknologi robotic dan sensor, serta teknologi 3D Printing. Kelimanya mentransformasi cara manusia berinteraksi sampai pada level yang paling mendasar, juga diarahkan untuk efisiensi dan daya saing industri.

Dari implementasi Industri 4.0 disektor pertanian, harapannya proses usaha tani menjadi semakin efisien, peningkatan produktivitas, dan daya saing. Apabila dulu tanam 1 hektare perlu Rp2 juta, sekarang ditekan lewat mekanisasi pertanian jadi Rp1 juta. Bila diterapkan 16 juta lahan pertanian, sudah hemat 16 triliun. Dan itu pun baru dari sisi tanam, belum panen dan lain sebagainya.

BACA JUGA:
Tips Mudah Budidaya Jahe Merah Agar Sukses dan Menguntungkan
Ingat! Hal-hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Mulai Hobi Berkebun
Yuk Kepoin Perbedaan Antara Benih Tomat OP dan Hibrida
Mengenal Bonnotte, Tanaman Kentang Rasa Rumput Laut

Cara untuk mendukung sektor pertanian pada revolusi industri 4.0 yang akan datang, sedang bereksperimen dengan model dan inovasi bisnis baru, yaitu pertanian presisi, pertanian vertikal, pertanian pintar. Data besar, sensor dan drone, alat analisis, internet pertanian dan otomatisasi alsintan adalah beberapa teknologi yang mendukung industri 4.0. Memanfaatkan teknologi Internet of Thing (IoT) dalam internet pertanian yaitu untuk menyambungkan benda-benda sekitar kita dengan internet melalui smarphone ataupun gadget lainnya.

Hal tersebut melengkapi dan mengembangkan praktek pertanian modern yang selama ini sudah dijalankan termasuk dalam pemanfaatan irigasi, pengolahan lahan, penggunaan pupuk dan pestisida, pengembangan varietas tanaman baru, pengolahan pasca panen, hingga pemasaran.

Oleh karena itu, Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) juga sudah mendukung pengembangan Industri 4.0 dengan memanfaatkan teknologi-teknologi cloud computing, mobile internet dan mesin cerdas, setelah itu digabung menjadi generasi baru yang digunakan untuk menggerakkan traktor jadi mampu beroperasi tanpa operator, pesawat drone untuk deteksi unsur hara, dan robot grafting.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pada kesempatan tersebut, Balitbangtan meluncurkan teknologi yang dikembangkan dengan kombinasi antara teknologi cloud computing dengan mobile internet, yaitu UPJA Smart Mobile dan SAPA MEKTAN. Pengertian UPJA Smart Mobile yaitu aplikasi android yang dipakai untuk melaksanakan usaha di bidang jasa seperti jasa pengolahan tanah, irigasi, penanaman padi, panen padi, penggilingan padi, jual benih, jual gabah, pelatihan untuk operator alsintan, perawatan dan perbaikan alsintan, dan penjualan suku cadang alsintan.

Banner Waring Sayur

Sementara, SAPA MEKTAN adalah aplikasi administrasi pengujian alsintan online berbasis android dan berbasis web yang digunakan di Laboratorium Penguji BBP Mektan. Penerbitan inovasi lainnya yang dihasilkan Balitbangtan, antara lain seperti Smart irrigation, smart green house, telescoping boom sprayer, mobile dryer, rice Upland Seeder by Farm Dozer, jarwo riding transplanter, penanam benih padi, alsin penanam tebu dan pemasang drip line irigasi, dan kandang ayam close system mendukung Program Bekerja.

Semua inovasi teknologi Badan Litbang yang dilaunching hari ini diharapkan diadopsi dan diproduksi massal oleh para perusahaan alsintan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas usaha tani sehingga mampu meningkatkan produksi usahatani dan kesejahteraan petani.

Demikian pembahasan artikel tentang “Revolusi Industri 4.0 Membuat Petani Lebih Tenang saat Budidaya, Kok Bisa?”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Waring Sayur untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3